Tangisan Bayi dan Bagaimana cara mengatasinya?

Beberapa bayi menangis lebih lama dari yang lain. Bayi yang baru lahir pada umumnya menangis selama 2 sampai 3 jam sehari, tetapi untuk Bunda yang baru melahirkan, akan merasa bahwa tangisan bayinya lebih lama dari itu.

Beruntungnya, setelah bayi melewati masa lebih dari 8 Minggu, tangisan akan berkurang, namun tentunya masih akan menangis. Jadi, mengapa bayi menangis dan apa yang harus Bunda lakukan?

 

Mengapa bayi menangis?

Komunikasi: Bayi tidak memiliki banyak cara untuk berkomunikasi selain menangis. Mereka akan sering menangis jika dia merasa ada sesuatu yang aneh atau asing, atau jika mereka merasa tidak nyaman, kesepian, takut, lelah atau bahkan bosan.

 

Kolik : Jika bayi menangis selama beberapa jam setiap hari dan pada jam tertentu, biasanya pada sore atau malam hari, Kemungkinan si Bayi mengalami Kolik. Bunda tidak perlu khawatir, karena masa-masa tangisan bayi ini akan menghilang pada saat bayi berusia 4 bulan.

 

Masuk angin: Kemungkinan terdapat angin yang terperangkap didalam perut si bayi sehabis minum susu. Membantu bayi bersendawa setelah menyusui, akan mencegah hal ini terjadi.

 

Lapar: Jika bayi belum makan selama 2 atau 3 jam, kemungkinan dia merasakan lapar.

 

Tidak nyaman: Bayi mungkin menangis jika popok yang mereka pakai dalam keadaan sudah penuh, atau jika mereka berada dalam kondisi suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin.

 

Kelelahan: Kadang-kadang bayi juga menangis karena mereka kelelahan. Ketika usia mereka bertambah, mereka akan menggunakan cara lain, yang mirip dengan menangis, contohnya seperti menyentuh telinga mereka.

 

Penyakit: Tangisan si bayi terdengar lemah dan melengking menandakan bayi merasakan sakit. Jika dia kelihatan sakit serta masih menangis, dan Bunda merasakan ada yang salah pada si bayi, segera hubungi Dokter anak.

 

Menghibur bayi yang menangis

Ketika Bunda telah menghabiskan lebih banyak waktu dengan si bayi, Bunda akan mengetahui perbedaan dan arti dari tangisan si bayi. Ada beberapa tangisan bayi yang relatif mudah untuk ditangani, seperti tangisan karena lapar. Sementara tangisan lainnya mungkin agak lebih sulit untuk diatasi.

Setiap bayi unik, dan Bunda mungkin bisa mencoba banyak cara untuk menghibur bayi sebelum akhirnya Bunda menemukan cara yang paling tepat dan berhasil. Bunda dapat mencoba beberapa metode ini:

Menggendong bayi: Kontak fisik Bunda dengan sang bayi, akan membantu dia merasa aman, nyaman dan merasa sangat tenang.

Goyangan dan gerakan: Bayi biasanya akan merasa tenang dan nyaman jika dalam keadaan ditimang, Bunda dapat menimang dan menggoyangkan dia atau menari-nari dengan menggendong si bayi disekitar ruangan. Beberapa orang tua menenangkan bayinya dengan berkendara dengan mobil, jika Bunda melakukan ini, ajaklah pasangan untuk membantu Bunda karena bayi yang sedang menangis bisa mengalihkan perhatian saat mengemudi.

Menghisap: Bunda bisa membuat si bayi merasa nyaman dengan cara menyusuinya, menghisap boneka yang lembut yang aman dan disarankan, atau menghisap jari Bunda.

Suara dan bunyi: Beberapa bayi menyukai musik, atau merasa tenang dengan suara-suara seperti suara penyedot debu atau gelombang suara di radio.

Jangan terlalu memusingkan tangisan si Bayi, Jika Bayi menangis terlalu banyak tempatkanlah dia di tempat tidur yang paling nyaman. Jangan khawatir atau ragu untuk menghubungi pasangan atau anggota keluarga, teman, untuk mengambil alih jika Bunda memerlukan bantuan dan dukungan untuk istirahat sejenak.

Pijat juga dapat membantu menenangkan bayi, tetapi jangan lakukan itu ketika dia sedang menangis.

Related Posts

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top