Mengatasi Anak yang Susah Makan

Ketika anak menolak makanan yang diberikan, pasti perasaan Bunda menjadi campur aduk. Pertanyaan mengenai apakah Ia tidak menyukai makanan atau merasakan sesuatu yang tidak nyaman pada tubuhnya hingga tidak ingin makan akan bermunculan. Bunda, simak yah pejelasan cara mengatasi anak susah makan dalam artikel ini.

Fenomena anak susah makan biasa terjadi pada balita 1—2 tahun. Ia selalu menolak ketika disodori makanan apapun. Balita memang dalam masa perkembangan mengeksplorasi lingkungan sehingga lebih menarik daripada menoleh ke makanannya. 

Baca Juga: Pro Kontra Anak Bermain dengan Makanan, Benarkah Bisa Bikin si Kecil Lebih Pintar?

Sebelum menyiasati anak agar mau makan, Ayah dan Bunda perlu mengetahui penyebab si Kecil tidak mau makan. Dilansir dari Family Doctor, kebiasaan makan bisa menjadi alasan si Kecil menolak makanan yang diberikan. Dalam hal ini, Ayah dan Bunda harus mengetahui keinginan makan si Kecil.

Kebiasaan makan ini bisa terbentuk dari rutinitas makan yang diciptakan Ayah dan Bunda sejak anak masih bayi. Contohnya adanya perbedaan menu tiap makan atau makan sambil berkegiatan seperti bermain atau menonton. Nah, dalam hal ini kebiasaan makan bisa mengganggu nafsu makan si Kecil. Apalagi, balita cenderung menginginkan menu yang sama selama satu minggu.

Kebiasaan makan lain yang harus dihindari adalah jadwal nyamil yang tidak teratur. Laporan dari About Kids Health, Ayah dan Bunda harus menjadwal waktu makan dan nyamil si Kecil agar Ia tidak merasa kenyang saat waktu makan dan membuat anak enggan makan. Namun, pastikan juga anak tidak lapar di waktu jeda makannya.

Dengan membaca pola dan keinginan makannya, Ayah dan Bunda bisa menyusun strategi agar si Kecil mau makan.

Selain pola dan kebiasaan makan, keluhan terbesar anak yang susah makan adalah perilaku picky eater atau memilih-milih makanan. Kondisi ini memang normal terjadi pada bayi dan balita, namun tetap harus disiasati sejak dini.

Baca Juga : Mengenalkan Makanan Baru Kepada si Kecil

Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Bagaimana mengatasi si kecil yang susah makan? Ini dia tips nya!

  1. Coba sajikan makanan dalam porsi kecil.
    Ingat, lambung si kecil belum mampu menampung makanan terlalu banyak loh
  2. Variasi makanan.
    Cobalah buat beberapa pilihan menu makanan, karna biasanya anak lebih suka dengan makanan pilihannya.
  3. Sajikan dengan menarik.
    Misalnya, mencetak nasi goreng dalam cetakan teddy bear atau bebek kecil.
  4. Jadikan saat makan menyenangkan.
    Hindari mengancam, menghukum, atau menakut—nakuti anak agar ia makan lebih banyak.
  5. Makan teratur.
    Jadwalkan waktu makan dengan teratur, agar si kecil terbiasa dengan waktu makannya.
  6. Beri cemilan sehat.
    Karna si kecil gemar bereksplorasi dengan lingkungannya.
  7. Hindarkan gaya memaksa & mengancam dalam membujuk anak.
    Libatkanlah anak anda untuk menyiapkan makanan. Misalnya dengan meminta pertolongannya untuk mengambil sayur atau buah.
  8. Batasi pemberian minuman di sela-sela waktu makan.
    Karna tidak akan ada tempat yg cukup untuk makanan sehat yg bisa masuk ke perut anak.

Ada juga lho cara lainnya!

Yaitu dengan membuat BENTO…

Apa itu BENTO??

Bento adalah istilah bahasa Jepang untuk makanan bekal berupa nasi berikut lauk-pauk dalam kemasan praktis yg bisa dibawa-bawa dan dimakan di tempat lain.

Saat ini banyak sekali BENTO yg beredar dengan bentuk unik dan menarik agar anak tertarik untuk memakannya.

Berikut ini adalah salah satu resep bento :

 

Bahan—bahan       :

  • 200 g pasta spaghetti (rebus & tiriskan)
  • 2-3 sosis sapi (iris-iris)
  • 1/2 bawang bombay (cincang halus)
  • 75 ml air kaldu
  • 200ml saus tomat
  • 1 sdm mentega
  • 2 sdm minyak zaitun
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 1/4 sdtr oregano kering
  • Garam & gula secukupnya
  • Peterseli cincang untuk taburan

Cara membuat:

  1. Panaskan mentega & minyak zaitun, tumis bawang bombay hingga harum. Tambahkan sosis, bubuhi merica bubuk, garam, gula. Aduk rata
  2. Tuang tumisan dengan air kaldu, tambah oregano. Tutup sebentar. Tambahkan saus tomat. Aduk sampai matang.
  3. Letakkan spaghetti dalam mangkok. Siram dengan saus sosis

 

Mudah, kan, mengatasi si Kecil yang susah makan. Kuncinya adalah kreatif dan sabar dalam menghadapi fase ini, ya, Bunda. Tentunya, pastikan si Kecil mendapatkan asupan gizi baik dan cukup agar tumbuh kembangnya optimal.

 

Konten Terkait

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

Ayo, Jadi Bagian dari Keluarga Cussons!