Mainan vs Gadget, Bagaimana Efeknya terhadap Perkembangan Otak Anak?

Mainan dan gadget bisa menjadi sarana belajar sambil bermain yang menyenangkan untuk anak. Namun, gadget juga memiliki risiko untuk si Kecil, khususnya pada perkembangan otak Anak. Jadi, Ayah dan Bunda perlu bijaksana dalam memberikan izin menggunakan gadget untuk si Kecil agar tetap bermanfaat.

Di masa modern ini, tak sedikit orang tua yang lebih mengandalkan gadget, seperti ponsel, tablet, atau laptop, sebagai media belajar dan hiburan anak daripada memberikan anak mainan tradisional.

Selain karena alasan lebih praktis untuk belajar dan bermain, penggunaan gadget juga kerap dianggap dapat membuat anak-anak menjadi tidak rewel. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang tua lebih suka memberikan gadget kepada anaknya.

Namun di balik hal positif menggunakan gadget, Ayah dan Bunda harus memahami bahwa gadget memiliki ‘efek samping’ untuk si Kecil. Yuk, cari tahu lebih lanjut efek positif dan negatif gadget untuk si Kecil agar Ayah dan Bunda bisa lebih bijak dalam menggunakan teknologi pada si Kecil.

Efek Gadget Pada Anak

Bermain sangat baik untuk menstimulasi tumbuh kembang anak, baik secara kognitif, emosi, maupun motorik.

Baca Juga : 5 Rahasia Ayah dan Bunda Mencegah Anak Kecanduan Gadget

Dampak Positif Gadget untuk Perkembangan Otak Anak : Sarana Belajar yang Baik

Banyak penelitian membuktikan bahwa mainan tradisional, seperti balok, puzzle, lilin mainan, dan buku menggambar atau mewarnai, dapat memberi banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak, di antaranya:

• Meningkatkan kemampuan berpikir dan berkonsentrasi

• Mendorong anak untuk bisa memecahkan masalah dan mengambil keputusan

• Merangsang daya imajinasi

• Mengasah kemampuan bicara dan berbahasa

• Meningkatkan kemampuan motorik halus dan kasar

• Mengembangkan keterampilan bersosialisasi

• Meningkatkan bonding antara anak dengan orang tua dan saudaranya

Namun di era sekarang ini, perkembangan di bidang permainan anak telah banyak berubah seperti hadirnya game pada gadget. Efek gadget pada anak tidak seperti permainan tradisional yang cenderung berdampak positif.

Dampak Negatif dari Penggunaan Gadget Berlebih pada Perkembangan Otak Anak

Sama seperti mainan tradisional, pemberian gadget kepada anak juga dapat memberikan dampak positif maupun negatif pada perkembangan otak anak.

Melalui gadget, anak-anak dapat mempelajari banyak hal dan ilmu baru. Tak hanya itu, penggunaan gadget juga bisa meningkatkan memori anak, mengasah pola pikir dan logika, serta merangsang kemampuan visual-spasial dan multitasking anak.

Meski begitu, gadget bukan lagi menjadi hal yang baik jika dimainkan secara berlebihan. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol berisiko membuat anak mengalami kecanduan gadget. Hal ini bisa berdampak pada perkembangannya.

Berikut ini adalah beberapa Efek gadget pada anak jika digunakan secara berlebihan atau dampak yang bisa muncul saat anak sudah kecanduan gadget:

• Kesulitan untuk fokus belajar

• Keterlambatan bicara atau gangguan dalam bicara

• Sulit bersosialisasi dengan teman sebayanya

• Tidak ingin mengeksplorasi lingkungan sekitarnya

• Kesulitan tidur di malam hari

• Makan sedikit atau justru berlebihan

• Sulit atau bahkan tidak mau mendengarkan orang tua

Efek gadget pada anak lebih berbahaya lagi, kecanduan gadget yang sudah parah pada anak bahkan bisa membuat anak mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, susah makan, insomnia, gangguan perilaku, atau masalah kesehatan mental, seperti depresi dan gangguan kecemasan.

Baca Juga : Speech Delay pada Anak, Bisakah Dicegah di Era Digital Ini?

Langkah Bijak dalam Memberikan Mainan dan Gadget Demi Perkembangan Otak Anak

Efek Gadget Pada Anak

Mainan merupakan pilihan terbaik sebagai sarana belajar dan bermain si Kecil, Mainan bisa mendorong anak untuk berpikir sambil bergerak, juga melatih kemampuan problem solving-nya.

Dilihat dari penjabaran di atas, pemberian mainan merupakan pilihan yang lebih baik sebagai sarana belajar dan bermain untuk anak. Namun, tak bisa dipungkiri, gadget di era modern ini juga akan menjadi kebutuhan belajar dan bersosialisasi bagi anak. Jadi, tidak mengenalkan anak gadget sama sekali juga bukan solusi yang tepat.

Nah, supaya anak terhindar dari efek buruk gadget serta bisa memaksimalkan manfaat dari bermain mainan tradisional dan gadget, ada beberapa tips yang bisa Bunda dan Ayah terapkan, yaitu:

1. Batasi penggunaan gadget

Untuk mencegahnya kecanduan gadget, sebaiknya batasi waktu penggunaan gadget pada Si Kecil ya, Bun. Sebagai catatan, waktu maksimal penggunaan gadget adalah 1–2 jam per hari untuk anak di atas 2 tahun.

Sementara itu, untuk anak berusia di atas 6 tahun, waktu screen time bisa disesuaikan dengan kesepakatan Bunda dan Ayah dengan Si Kecil. Misalnya, 1 jam setiap harinya dan 2 jam di akhir pekan.

Sebisa mungkin temani dan awasi Si Kecil saat screen time. Ini penting agar Si Kecil tidak kebablasan dan mengalami dampak negatif gadget, serta tidak mengakses konten kekerasan atau pornografi.

2. Tegas dalam menerapkan batasan

Pastikan Bunda dan Ayah bersikap tegas dalam menerapkan batasan bermain gadget. Untuk melatih kedisiplinannya, latih Si Kecil untuk meminta izin dahulu sebelum mengakses gadget dan mengembalikannya setelah selesai digunakan.

Kalau Si Kecil rewel atau melakukan tantrum, hadapi dengan tenang dan sabar, ya. Coba alihkan perhatian Si Kecil dengan memberikannya mainan, buku, atau alat musik. Bunda dan Ayah juga bisa memberikannya hadiah ketika Si Kecil bisa taat pada aturan screen time yang telah ditentukan.

3. Pilih mainan yang sesuai usia dan game yang mendidik

Untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak, Bunda dan Ayah disarankan memilih mainan yang sesuai dengan usianya.

Anak berusia kurang dari 2 tahun dapat diberikan mainan yang bisa mengeluarkan suara, bertekstur lembut, dan memiliki warna yang cerah. Sementara itu, mainan yang cocok untuk berusia 2–4 tahun adalah instrumen musik, puzzle, shape sorter, atau mainan yang bisa dinaiki, seperti sepeda.

Sedangkan untuk anak usia di atas 4 tahun, coba berikan mainan bola, mainan bongkar pasang, dan board game, seperti ular tangga atau monopoli.

4. Ajak anak bermain bersama

Efek Gadget Pada Anak

Bermain bersama anak akan mendorong kreativitasnya. Bermain juga bisa mengasah kemampuan sosial si Kecil.

Hal penting lain yang dapat mencegah efek buruk gadget pada anak adalah peran Bunda dan Ayah untuk menemani Si Kecil beraktivitas. Menemani Si Kecil bermain dan belajar adalah cara paling tepat untuk mempererat hubungan kalian.

Sentuhan fisik saat bermain dengan Si Kecil juga dapat mendukung perkembangan kecerdasan dan emosinya. Berbagai riset menyatakan bahwa sentuhan orang tua dapat memberikan rasa nyaman dan tenang, mengurangi stres, serta merangsang perkembangan otak dan kecerdasan anak.

Nah, karena pentingnya sentuhan fisik antara orang tua dan anak, pastikan juga Bunda dan Ayah selalu menjaga kesehatan kulit Si Kecil dengan baik, ya.

Meluangkan lebih banyak waktu dengan si Kecil salah satunya. Kegiatan sederhana seperti mandi dan merawat diri bisa menjadi pilihan Ayah dan Bunda untuk bonding dengan di Kecil.

Apalagi jika ditambah dengan menggunakan produk mandi dan perawatan kulit setelah mandi yang berkualitas. Gunakan produk yang mengandung formula lembut dan wangi yang meningkatkan suasana hati, membuat waktu si Kecil dan Ayah Bunda semakin berharga.

Nah, kini Bunda dan Ayah sudah paham ya efek mainan dan gadget terhadap anak, khususnya pada perkembangan otaknya. Kalau Bunda dan Ayah masih memiliki

pertanyaan tentang hal ini atau kebingungan memilih mainan yang cocok diberikan untuk Si Kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Referensi:

Dag, et al. (2021). Children’s only profession: Playing with toys. Northern Clinics of Istanbul. 8(4), pp. 414–420.

Handayani, et al. (2021). Gadget Addiction And The Effect Of Sleep Habit, Stress, Physical Activity To Obesity. Malaysian Journal of Public Health Medicine, 21(1), pp. 1-8.

Montirosso, R., & McGlone, F. (2020). The Body Comes First. Embodied Reparation and The Co-Creation of Infant Bodily-Self. Neuroscience & Biobehavioral Reviews, 113, pp. 77–87.

Rosyati, et al. (2020). Effects of Games and How Parents Overcome Addiction to Children. Journal of Critical Reviews, 7(1), pp. 65-67.

Small, et al. (2020). Brain health consequences of digital technology use. Dialogues in clinical neuroscience, 22(2), pp. 179–187.

Hassinger-Das, B. & Hirsh-Pasek, K, (2019). Brain Training for Kids: Adding a Human Touch. Cerebrum. 2019: cer-01-19.

Manzotti, et al. (2019). Dynamic Touch Reduces Physiological Arousal in Preterm Infants: A Role for C-Tactile Afferents? Developmental Cognitive Neuroscience, 39, pp. 100703.

Wahyuni, et al. (2019). The Relationship between the Duration of Playing Gadget and Mental Emotional State of Elementary School Students. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 7(1), pp. 148–151.

Croy, et al. (2016). Olfactory Modulation of Affective Touch Processing—A Neurophysiological Investigation. Neuroimage, 135, pp. 135-141.

McGlone, F., Wessberg, J., & Olausson, H. (2014). Discriminative and Affective Touch: Sensing and Feeling. Neuron, 82(4), pp. 737-755.

Rosary. & Soebadi, A. Ikatan Dokter Anak Indonesia (2014). Keamanan Menggunakan Internet bagi Anak.

United Nations Children’s Fund (2020). Gadget Playing And Tv Watching Habits In Children Aged 2–5: Antecedents And Effects/ Outcomes.

World Health Organization (2019). To grow up healthy, children need to sit less and play more.

American Academy of Child and Adolescent Psychiatry (2020). Screen Time and Children.

American Optometric Association (2019). New WHO guidance: Very limited daily screen time recommended for children under 5.

National Institute of Health (2022). U.S. National Library of Medicine MedlinePlus. Screen Time and Children.

Indrakanti, et al. Berkeley College of Engineering (2021). Gadget Addiction.

Western Governors University (2019). Impact of Technology on Kids Today (and Tomorrow).

Mayo Clinic (2019). Healthy Lifestyle. Screen Time and Children: How to Guide Your Child.

Miles, K. Baby Center (2021). Screen time for kids: How much is too much?

Healthy Children, American Academy of Pediatrics (2019). The Power of Play – How Fun and Games Help Children Thrive.

Campbell, L. Healthline (2018). Why Toys, Not Touchscreens, Are Better Gifts for Kids.

Reece, T. Parents (2021). 9 Smart Ways to Protect Your Child’s Skin. Parents. Age-by-Age Guide to Toys.

Wedge, M. Psychology Today (2020). 8 Tips to Calm Down Your Child’s Meltdowns. Rock, A. Verywell Family (2021). 11 Important Types of Play As Your Child Grows.

 

 

Konten Terkait

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

Ayo, Jadi Bagian dari Keluarga Cussons!