Checklist Persiapan Melahirkan yang Harus Ayah dan Bunda Lakukan

Menjelang hari “H”, Bunda mungkin merasa kewalahan karena banyaknya persiapan melahirkan yang harus dilakukan agar Si Kecil bisa hadir ke dunia dengan sempurna.

Dimulai dari persiapan untuk biaya-biaya, persiapan untuk proses persalinan itu sendiri, seperti latihan pernapasan, berjalan kaki agar Si Kecil bisa segera berpindah ke posisi siap dikeluarkan dari rahim, memilih prosedur persalinan yang diinginkan; hingga mempersiapkan perlengkapan untuk ketika bayi lahir nanti.

Dalam proses mempersiapkan persalinan ini, Bunda mungkin akan menemukan begitu banyak referensi literatur dan saran dari lingkungan sekitar mengenai bagaimana persalinan yang sempurna seharusnya berjalan. Padahal, memaksakan diri untuk mendapat persalinan yang sempurna, sebenarnya tak wajib.

Bunda bisa menyederhanakan prosesnya, agar bisa lebih menikmati masa kehamilan dan benar-benar fokus pada pengalaman saat melahirkan nanti. Lantas, persiapan apa saja yang bisa Bunda cicil sejak awal masa kehamilan? Persiapan apa saja yang bisa dilakukan nanti saja menjelang tanggal persalinan?

Daftar Persiapan Melahirkan

Kapan Mulai Mempersiapkan Persalinan?

Tak perlu terburu-buru. Nikmati masa kehamilan Bunda sepenuhnya, terutama jika ini merupakan kehamilan pertama. Bunda bisa mulai melakukan persiapan melahirkan yang lebih spesifik ketika memasuki:

  • Minggu ke-30:

Bunda bisa mulai berbelanja barang-barang yang akan Bunda perlukan di rumah sakit nanti (bra menyusui, baju tidur, pakaian bayi, kursi mobil) dan di rumah (popok, tisu basah, dll.).

  • Minggu ke-31:

Bunda bisa mulai menghadiri kelas prenatal atau kelas persiapan persalinan. Biasanya kelas prenatal ini akan berlangsung selama beberapa minggu, jadi sebisa mungkin usahakan mengambil kelas yang periodenya berakhir pada minggu ke 36.

  • Minggu ke-33:

Beberapa keluarga memiliki tradisi untuk mengadakan “syukuran” sebelum waktu persalinan, yang biasanya jatuh sekitar dua bulan sebelum tanggal perkiraan persalinan Bunda. Saat syukuran ini biasanya kerabat dan keluarga akan menghadiahi Bunda dengan berbagai perlengkapan atau kebutuhan bayi. Dengan jadwal acara syukuran di sekitar minggu ke-33 ini, Bunda masih memiliki waktu untuk berbelanja perlengkapan yang kurang setelah mengecek hadiah-hadiah yang Bunda terima.

  • Minggu ke-34:

Diskusi dengan dokter persalinan mengenai prosedur persalinan yang diinginkan; cari tahu juga mengenai spesialis laktasi jika Bunda membutuhkannya nanti.

  • Minggu ke-35:

Terkadang, mencari dokter anak yang tepat seperti mencari jodoh. Karena biasanya Bunda akan mempercayakan Si Kecil tak hanya setelah kelahirannya saja, tapi juga hingga ia memasuki usia kanak-kanak nanti. Cari tahu tentang dokter anak yang cocok dengan prinsip Bunda untuk merawat dan membesarkan Si Kecil, misalnya pro ASI, pro RUM (rational use of medicine), mudah dihubungi, teliti dan komunikatif.

  • Minggu ke-36:

Kemasi tas untuk di rumah sakit (jangan lupa catat nomer-nomer telepon penting di buku atau notes, sebab tidak semua orang akan bisa mengakses ponsel Bunda dalam kondisi darurat). Bayi biasanya dianggap cukup bulan mulai tiga minggu sebelum hari perkiraan lahirnya, jadi sebaiknya jangan menunggu hingga waktunya mepet.

  • Minggu ke-37:

Bunda boleh mengambil waktu untuk mencari tahu lebih lanjut tentang proses persalinan, menyusui, dan berbagai referensi literatur lainnya yang berkaitan dengan persiapan melahirkan.

Apa Persiapan Melahirkan yang Harus Dibawa Ke Rumah Sakit Untuk Bunda?

persiapan melahirkan
Checklist Persiapan Melahirkan Yang harus Ayah dan Bunda siapkan menjelang kedatangan sang buah hati tercinta!
  1. Buat daftar rencana persalinan (metode persalinan, obat yang bisa digunakan, rencana cadangan jika tidak bisa melakukan metode persalinan yang diinginkan di awal).
  2. Pakaian yang nyaman untuk pasca persalinan.
  3. Perlengkapan mandi (sisir, sampo, sikat gigi dan pasta gigi, deodoran, pelembab bibir, ikat rambut, atau tisu basah untuk Bunda)
  4. Pakaian dalam yang nyaman (terutama untuk digunakan menyusui Si Kecil pasca persalinan). Jangan lupa membawa kaus kaki dan sendal yang nyaman juga.
  5. Minuman. Selain membawa air minum kemasan, sebaiknya bawa juga botol minum yang dapat diisi ulang.
  6. Charger ponsel atau power bank yang terisi penuh.
  7. Nipple cream (krim puting) untuk berjaga-jaga jika terjadi puting lecet ketika menyusui Si Kecil.
  8. Bantal dan handuk mandi. Tak semua rumah sakit menyediakan bantal dan handuk yang nyaman.
  9. Popok dewasa. Biasanya pihak rumah sakit akan memberi Bunda pembalut khusus pasca bersalin, namun beberapa orang merasa lebih nyaman dan praktis menggunakan popok dewasa.

Apa Yang Harus Dibawa ke Rumah Sakit Untuk si Kecil Pasca Persalinan?

  1. Pakaian untuk pulang. Siapkan dua pakaian berbeda dengan ukuran berbeda karena Bunda tidak akan tahu seberapa besar atau kecil bayi Anda nantinya (siapkan satu pasang pakaian untuk ukuran bayi baru lahir, dan satu pasang lagi dengan ukuran untuk bayi usia 0-3 bulan). Jangan lupa selimut, juga topi dan kaus kaki.
  2. Beberapa rumah sakit menyediakan popok, tisu basah untuk bayi, dan perlengkapan lainnya, namun untuk berjaga-jaga Bunda bisa membawanya juga dari rumah. Untuk perlengkapan bayi ini, sebaiknya siapkan yang memang khusus untuk bayi baru lahir – berbeda dengan produk untuk anak-anak. Kulit bayi baru lahir lebih tipis dan sensitif sehingga memerlukan perawatan dengan kelembutan ekstra. Rangkaian produk Cussons Baby Newborn mengandung bahan pilihan yang lembut, seperti minyak zaitun organik, chamomile alami, dan air murni. Rangkaian produk yang terdiri dari Cussons Baby Newborn Hair & Body Wash, Cussons Baby Newborn Lotion, dan Cussons Baby Newborn Cream juga telah teruji secara hypoallergenic dengan pH seimbang dan 0% perwarna & 0% alkohol, cocok untuk tubuh bayi baru lahir, dan bisa jadi salah satu pilihan untuk Si Kecil nanti.

Baca Juga: Apa Itu Baby Blues ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apa yang Harus Dibawa Oleh Calon Ayah?

Biasanya saat melahirkan, Bunda akan didampingi oleh calon ayah atau anggota keluarga lain. Jika mereka akan ikut menginap di rumah sakit, maka mereka juga perlu ikut menyiapkan hal-hal seperti:

  1. Pakaian ganti dan peralatan mandi.
  2. Camilan. Usahakan camilan yang dibawa cukup mengganjal perut. Biasanya setelah Bunda melahirkan, Bunda juga mungkin akan meminta camilan ini, pastikan diperbolehkan oleh dokter. Jangan lupa juga membawa botol air yang bisa digunakan kembali.
  3. Buku, ponsel, charger atau powerbank, dan earphone.
  4. Bantal dan selimut ekstra.
  5. Kamera jika ingin mengabadikan momen sebelum atau sesudah persalinan.

Dukungan dari keluarga amat penting sebelum, selama, dan setelah persalinan. Tak sekadar membawa perlengkapan di atas saja, calon ayah atau keluarga yang menemani Bunda harus siap untuk:

  • Menenangkan saat Bunda gelisah.
  • Membantu menjelaskan atau berkomunikasi dengan tenaga medis yang bertugas.
  • Membantu mengurus administrasi.
  • Membantu untuk melakukan hal-hal kecil yang tak bisa Bunda lakukan sendiri.
  • Membantu menjaga kondisi Bunda sebelum dan sesudah persalinan, terutama dengan begitu banyak orang yang ingin menjenguk, yang tak semua perlu diterima demi kenyamanan Bunda dan Si Kecil.

Untuk setiap persiapan melahirkan yang Bunda lakukan atau perlukan, jangan lupa untuk selalu libatkan calon ayah dan/atau anggota keluarga lainnya. Biarkan keluarga membantu, sesuai dengan porsinya masing-masing, tapi tetap tegaskan prinsip yang Bunda pegang untuk persiapan dan pasca melahirkan. Sisanya, selamat menikmati proses menjadi ibu baru!

 

 

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami:

Related Artikels

Ayo, Jadilah Bagian dari Sahabat Bunda Cussons!