Ini, Lho, Fakta dan Mitos Mandi Bayi Biar Ayah dan Bunda Nggak Bingung Lagi!

Banyaknya informasi seputar cara merawat bayi, termasuk soal fakta dan mitos mandi bayi, mungkin membuat Ayah dan Bunda bingung. Apalagi jika Ayah dan Bunda baru menjadi orang tua. Yuk, ketahui fakta di balik mitos mandi bayi yang banyak beredar, agar Ayah dan Bunda tak lagi salah kaprah.

Mungkin Ayah dan Bunda sering kali mendengar berbagai fakta dan mitos mandi bayi, seperti tidak boleh memandikan bayi dengan air dingin, memandikan bayi di malam hari dapat membuatnya sakit, atau bayi tidak boleh mandi terlalu lama.

Fakta dan mitos mandi bayi ini mungkin juga membuat Ayah dan Bunda bertanya- tanya, apakah cara merawat bayi yang dilakukan selama ini sudah tepat atau justru salah?

Memandikan Bayi Dapat Meningkatkan Hubungan Emosional

Baca Juga : 5 Cara Seru Ciptakan Momen Mandi Bayi Baru Lahir, Bisa Bikin Mereka Makin Pintar, Lho!

Sebelum mengetahui fakta di balik berbagai mitos mandi bayi, perlu dipahami bahwa memandikan bayi merupakan aktivitas yang dapat menguatkan ikatan antara orang tua dengan anak.

Sentuhan lembut dari Ayah dan Bunda saat mandi akan membuat Si Kecil merasa makin dekat secara emosional, sehingga memudahkannya berkomunikasi dan berinteraksi, serta mengenali lingkungan sekitarnya.

Jangan khawatir bila Si Kecil terkesan tidak menikmati waktu mandi. Hal ini karena mereka belum terbiasa. Setelah beberapa minggu dimandikan dan menjadi sebuah rutinitas, bayi akan merasa nyaman dan waktu mandi terasa menyenangkan untuk mereka.

Fakta dan Mitos Mandi Bayi

Fakta dan Mitos Mandi Bayi

Mandi bayi sangat penting untuk kesehatan kulit dan tubuhnya. Memandikan si Kecil juga dapat membangun ikatan emosinya dengan orang tua.

Baca Juga : Perlengkapan Mandi Bayi yang Tepat Dukung Si Kecil Tetap Segar Beraktivitas di Luar Ruangan

Ada berbagai mitos mandi bayi yang harus diluruskan, agar Ayah dan Bunda tak lagi salah kaprah. Berikut ini adalah penjelasannya:

  • Bayi tidak boleh mandi dengan air dingin

Pernyataan bayi tidak boleh mandi air dingin adalah fakta. Hal ini karena lapisan kulit bayi sangat sensitif terhadap suhu, sehingga air untuk mandi bayi tidak boleh terlalu dingin atau terlalu panas. Air yang terlalu dingin dapat membuat bayi kedinginan, sedangkan air yang terlalu panas bisa menyebabkan luka bakar.

Suhu air terbaik untuk mandi bayi adalah sekitar 37–38oC. Kisaran suhu ini dapat membuat bayi merasa nyaman dan rileks, karena menyerupai suhu saat Si Kecil masih berada dalam rahim ibu.

  • Mandi malam bisa melemahkan imunitas bayi

Bunda, pernyataan ini adalah mitos! Memandikan bayi di malam hari tidak akan membuat bayi sakit atau melemahkan sistem imunnya.

Sebaliknya, memandikan bayi dengan air hangat di malam hari bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk membuatnya tidur lebih nyenyak.

Namun, segera hentikan aktivitas mandi di malam hari jika Si Kecil kedinginan. Bayi belum dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri, sehingga ia bisa cepat merasa kedinginan.

  • Mandi terlalu lama bisa membuat kulit bayi kering

Faktanya, mandi terlalu lama dapat menyebabkan kulit bayi kering. Memandikan bayi dalam waktu yang terlalu lama dapat menghilangkan minyak alami pada kulit bayi, sehingga menyebabkan kulit kering.

Oleh karena itu, bayi baru lahir disarankan untuk mandi sebanyak 2–3 kali seminggu atau 1 kali sehari. Waktu mandi bayi pun terbatas, hanya sekitar 5–10 menit. Setelah memastikan semuanya bersih, segera angkat dan selimuti tubuh bayi dengan handuk yang lembut agar tidak kedinginan.

  • Tidak boleh memandikan bayi dengan produk mandi dewasa

Pernyataan ini merupakan fakta. Kulit bayi lebih sensitif daripada kulit orang dewasa, sehingga kandungan produk mandi bayi dan dewasa berbeda.

Sebagai contoh, kebanyakan produk mandi dewasa mengandung pewangi, pewarna, dan alkohol. Jika digunakan pada bayi, bahan-bahan ini dapat menyebabkan kulit kering, reaksi alergi, dan iritasi, terutama jika bayi memiliki eksim.

Jadi, selalu gunakan produk mandi yang diformulasikan khusus untuk bayi demi menjaga kesehatan kulit Si Kecil.

  • Produk mandi bayi harus memiliki formula yang lembut

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kulit bayi lebih sensitif daripada kulit orang dewasa, sehingga pernyataan bahwa produk mandi bayi harus memiliki formula yang lembut adalah fakta.

Pilihlah produk mandi bayi, seperti sabun, sampo, losion, dan minyak, yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif, tanpa pewangi, dan alkohol. Pastikan juga Ayah dan Bunda memilih produk mandi bayi dengan bahan alami dan mengandung berbagai vitamin, salah satunya provitamin B5 (panthenol).

Kandungan provitamin B5 ini diketahui dapat memberikan kelembapan alami bagi kulit, dan telah terbukti aman untuk kulit bayi yang sehat. Penggunaan produk mandi

bayi dengan bahan yang lembut ini bertujuan untuk menjaga komposisi alami di kulit bayi tetap seimbang, sehingga kulit Si Kecil senantiasa sehat.

Tips Memandikan Bayi dengan Benar

Bayi mandi

Mandi bayi yang baik adalah dengan memperhatikan kondisi kulit dan tubuhnya. Gunakan peralatan bayi dan sabun dengan formula lembut agar kulitnya sehat, lembut, dan cerah setelah mandi.

Baca Juga : Bunda, Yuk Bikin Momen Mandi Bayi Baru Lahir yang Rileks dan No Cranky

Setelah memahami beberapa fakta dan mitos mandi bayi, pastikan Ayah dan Bunda juga memandikan Si Kecil dengan tepat. Berikut ini adalah beberapa tips memandikan bayi dengan benar:

  • Setelah bak mandi bayi terisi dengan air, turunkan tubuh Si Kecil dengan lembut ke dalam bak mandi dan jangan lepaskan dari tangan Ayah atau Bunda.
  • Mulailah dari membersihkan wajah bayi dengan sentuhan lembut dan air tanpa sabun, lalu dilanjutkan dengan membersihkan lubang telinganya
  • Selanjutnya, ambil sedikit sabun bayi dan larutkan ke dalam air atau gunakan waslap basah, lalu bersihkan area leher, dada, paha, dan pergelangan tangan, serta area lipatan tubuh lainnya dengan sentuhan lembut tangan Ayah atau Bunda.
  • Gunakan sabun bayi yang kandungannya lembut, seperti Oat organik, madu Manuka alami, dan diperkuat dengan Pro-Vitamin B5 dan Vitamin E. Formula lembut ini baik untuk kulit bayi yang lembut, lembab, dan sehat setelah mandi.
  • Pastikan juga sabunnya bisa 99% membunuh kuman, hypoallergenic, memiliki pH seimbang, dan teruji klinis agar aman untuk kesehatan kulit bayi. 
  • Setelah itu, bilas dengan air bersih dan segera angkat Si Kecil dari bak mandi.
  • Selimuti tubuh bayi dengan handuk kering dan peluk Si Kecil dengan lembut.
  • Pastikan seluruh bagian tubuh Si Kecil telah kering sepenuhnya sebelum memakaikannya baju.

Fakta dan mitos mandi bayi yang beredar mungkin membuat Ayah dan Bunda ragu untuk memandikan Si Kecil. Namun, perlu diingat, memandikan adalah salah satu cara terbaik untuk memberikan sentuhan kepada bayi. Sentuhan akan menstimulasi tumbuh kembang bayi, serta memberikan rasa nyaman dan ketenangan untuknya.

Tak hanya memandikan, sentuhan yang diberikan Ayah dan Bunda saat menggendong Si Kecil setelah selesai mandi juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan menyusui, bahkan mengurangi frekuensi menangis. Jadi, pastikan Ayah dan Bunda selalu memberikan sentuhan terbaik untuk Si Kecil, ya.

 

Referensi:

Stettler, et al. (2017). A new topical panthenol-containing emollient: skin-moisturizing effect following single and prolonged usage in healthy adults, and tolerability in healthy infants. Journal of Dermatological Treatment, 28 (3), pp. 251–257.

Australian Government Department of Social Services Raising Children. Babies: Hygiene & Keeping Clean. Baby Bath Time: How Often?

Public Health Scotland (2020). NHS Inform. Bathing Your Baby.

Standford Children’s Health. Bathing and Skin Care for the Newborn. Mayo Clinic (2022). Healthy Lifestyle. Baby bath basics: A parent’s guide.

Rai, D. Baby Center India (2021). Will my newborn baby catch a cold if I have a bath in cold water?

Rai, D. & Balan, S. Baby Center India (2020). When is the best time to bathe my baby?

Miller, S. Baby Center UK. Developmental milestones: touch.

Montgomery, N. Baby Center. When can I use adult skin lotion on my baby?

Whiting, F. & Gibbs, H. Baby Center UK. Is water-only best for bathing my baby?

Iftikhar, N. & Gill, K. Healthline (2020). Baby Bath Temperature, Plus Keeping Baby Warm and Other Tips.

Meissner, M. & Gill, K. Healthline (2020). What Types of Products Are Safe for Baby’s Skin?

Konten Terkait

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

Ayo, Jadi Bagian dari Keluarga Cussons!