3 Kebiasaan Tidur Bayi yang Dapat Mengacaukan Kualitas Tidurnya

Bayi membutuhkan tidur yang berkualitas. Dari sisi durasi tidur bayi baru lahir disarankan untuk tidur 14-17 jam per hari. Bayi usia 4-11 bulan disarankan tidur 12-15 jam per hari. Sementara itu, batita 1-2 tahun disarankan tidur selama 11-14 jam per hari.

Tidur yang berkualitas sangat mempengaruhi pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak. Saat tidur, tubuh bayi melepaskan hormon pertumbuhan. Hormon ini penting untuk tubuhnya yang tengah tumbuh cepat. 

Hal ini juga terjadi pada otaknya. Saat bayi tidur, otaknya tumbuh dan berkembang. Sejumlah penelitian mengatakan bahwa bayi yang memiliki tidur cukup dan berkualitas tumbuh lebih cerdas secara kognitif dan emosi. Mereka juga cenderung memiliki sistem metabolisme tubuh yang lebih sehat.

Namun, tidak sedikit kasus di mana bayi tidak memiliki tidur yang berkualitas. Saat terlelap, ternyata bayi mungil bisa memiliki beberapa kebiasaan yang dapat mengacaukan kualitas tidurnya. Bagi sebagian Bunda, melihat kebiasaan ini dapat menimbulkan rasa khawatir.

Baca Juga : Jam Tidur Bayi agar Si Kecil Tak Mudah Rewel, Catat Bun!

3 Kebiasaan Tidur Bayi

Ada 3 kebiasaan yang sering dialami bayi. Jika kebiasaan-kebiasaan ini berlangsung lama, kapan Bunda perlu ke dokter? Yuk cek di bawah ini:

  1. Gigi gemeretak ketika tidur
    Sebagian besar bayi memiliki kebiasaan menggemeretak gigi saat tidur. Kondisi ini paling sering terjadi saat bayi mendapatkan gigi pertamanya. Kemungkinan bayi melakukan ini karena ada sensasi dari gigi baru, rasa sakit akibat tumbuh gigi atau dari infeksi telinga dan bisa juga karena masalah pernapasan.
    Kapan perlu dikhawatirkan? Jika kebiasaan ini berlangsung terus menerus di satu malam, ada baiknya Bunda  berkonsultasi ke dokter.
  2. Sering bergerak saat tidur
    Di sekitar usia enam bulan, biasanya si kecil mulai sering menggerakkan badan saat tidur. Kadangkala ia juga senang membenturkan kepalanya pada kasur atau kisi-kisi boks hingga terlelap. Gerakan ini adalah salah satu perilaku untuk menenangkan dirinya sendiri.
    Umumnya kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan selama tidak membahayakan si kecil. Bunda dapat memberi pengaman (bantal yang diikat di sekitar boks) untuk menghindari cedera pada si Kecil.
  3. Berkeringat saat tidur
    Beberapa bayi berkeringat lebih banyak saat tidur. Hal ini disebabkan karena si Kecil menghabiskan waktu lebih banyak dalam tahap terdalam tidurnya. Kondisi ini yang membuat bayi lebih cenderung berkeringat di malam hari dibanding orang dewasa atau anak-anak yang lebih tua.Meskipun keringat adalah kondisi umum, tapi jika terlalu berlebihan bisa menunjukkan adanya masalah kesehatan. Misalnya, terjadi infeksi, sleep apnea atau overheating yang dapat memicu sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) terutama jika si kecil menggunakan baju atau selimut berlapis-lapis.Untuk mengatasinya, coba pakaikan si kecil baju berbahan katun tipis, dan jagalah agar suhu kamar tetap stabil (sekitar 18-23 derajat Celcius).

Baca Juga : Bayi Susah Tidur: Penyebab dan Cara Menanganinya

Memberikan Tidur yang Berkualitas untuk si Kecil

Agar tidurnya berkualitas, ada hal yang bisa Ayah dan Bunda lakukan. Di antaranya.

  • Menjaga kebersihan

Sebelum tidur, pastikan si Kecil dalam kondisi bersih. Ayah dan Bunda bisa memandikannya dengan air hangat yang nyaman serta mengganti pakaiannya dengan yang masih bersih. Tidak hanya itu, kebersihan tempat tidur dan selimut bayi juga harus dipastikan, ya!

  • Pastikan perutnya kenyang sebelum tidur

Jangan sampai si Kecil tidur dalam kondisi lapar. Rasa lapar bisa mengganggu tidurnya, bahkan membuat bayi rewel. Karenanya, usahakan memberikan ASI atau susu bayi sebelum mereka tidur agar tidurnya nyaman.

  •  Tidur bersama bayi

Pelukan Ayah dan Bunda bisa memberikan rasa aman dan nyaman untuk si Kecil. Mengeloni si Kecil saat tidur bisa membantu tidurnya lelap dan minim gangguan. Selain itu, tidur dengan bayi juga dapat mempererat bonding antara anak dan orang tua.

  • Ciptakan suasana tidur yang nyaman

Tidur yang berkualitas adalah tidur yang nyaman, maka pastikan suasana tidur si Kecil membuatnya merasa nyaman. MIsalnya, dengan memakaikan produk kulit seperti sabun mandi dan losion yang wangi seperti Vanilla yang ada di rangkaian Cussons Baby Mild and Gentle Liquid Wash. Wangi vanilla secara sains terbukti dapat memberikan kenyamanan untuk bayi. Dengan teknologi Moodscent™ yang dikembangkan Cussons Baby, wangi vanilla dalam Cussons Baby Mild and Gentle dapat memberikan kenyamaan yang mempererat ikatan Ayah dan Bunda dengan si Kecil.

Bunda memiliki pengalaman atau cerita mengenai si Kecil pada saat tidur? Share ke Bunda lainnya di kolom komentar di bawah ini, yuk!

 

Konten Terkait

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

Ayo, Jadi Bagian dari Keluarga Cussons!