Tips Agar Rambut Bayi Cepat Tumbuh dan Lebat

Apa Sajakah Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Rambut Bayi?

Setiap ibu pasti menginginkan agar rambut bayi lebat dan sehat. Namun tidak semua bayi terlahir dengan kondisi rambut yang seperti itu. Beberapa terlahir dengan rambut yang cenderung tipis ataupun berwarna kemerahan. Apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi? Dan bagaimanakah tips perawatan rambut bayi agar rambut si Kecil lebat dan sehat?

 

Beberapa Hal Yang Harus Bunda Ketahui Terlebih Dahulu Tentang Pertumbuhan Rambut Bayi:

  1. Rambut bayi baru lahir merupakan rambut janin yang disebut juga Lanugo tumbuh tidak hanya di kepala namun juga di tubuh bayi. Fungsi lanugo untuk membantu melindungi janin dalam kandungan, mengatur suhu tubuh janin, dan memudahkan vernix atau zat lilin menempel pada kulit janin. Umumnya lanugo akan rontok saat bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan.
  2. Pertumbuhan rambut setiap bayi berbeda beda. Tidak semua bayi dilahirkan dengan kecepatan pertumbuhan rambut yang sama. Pertumbuhan rambut bayi dipengaruhi oleh genetik, nutrisi, dan kadar hormon ibu selama bayi berada dalam kandungan.
    • Asupan nutrisi yang dimaksud diantaranya; nutrisi selama ibu mengandung, nutrisi yang didapat selama menyusui maupun mpasi.
    • Kadar hormon ibu selama mengandung berperan menentukan kecepatan pertumbuhan rambut bayi
    • Sementara genetik mempengaruhi diantaranya; warna rambut, tebal dan tipisnya helaian rambut serta tekstur dari rambut bayi
  3. Ketebalan dan tekstur rambut bayi baru lahir tidak menentukan bagaimana rambut bayi di kemudian hari. Beberapa bayi yang terlahir dengan rambut yang halus dan tipis saat lahir dapat memiliki rambut yang tebal dan lebat di kemudian hari; dan begitupula sebaliknya. Hal ini dikarenakan rambut bayi dalam pertumbuhannya juga akan dipengaruhi oleh perawatan, asupan nutrisi, dan genetik serta faktor lingkungan.

 

Baca Juga: Penyebab Rambut Rontok Pada Bayi

 

Mitos tentang perawatan rambut bayi agar lebat dan apakah terbukti benar?

  1. Mencukur rambut bayi dapat membuat rambut tumbuh lebih lebat. Mitos ini salah ya bunda. Karena pertumbuhan rambut bayi dipengaruhi oleh folikel rambut. Mencukur atau membotaki kepala bayi hanya akan membuat rambut tumbuh bersama sama dengan panjang yang sama sehingga memberi kesan lebih lebat.
  2. Mengoleskan kemiri dapat membuat rambut tumbuh lebih lebat. Minyak kemiri mengandung asam amino essensial yaitu asam linoleat dan asam linolenat. Kedua asam amino essensial tersebut memiliki manfaat untuk menutrisi folikel rambut.
  3. Makan banyak kacang hijau selama hamil dapat membuat rambut bayi tumbuh lebat. Kacang hijau memang mengandung banyak protein yang bermanfaat untuk pertumbuhan rambut, namun mengkonsumsi kacang hijau tidak memberi jaminan bahwa rambut bayi akan tumbuh lebat. Rambut yang lebat dipengaruhi olef faktor lain seperti genetik.
  4. Makan makanan pedas selama hamil akan membuat rambut bayi menjadi tipis atau bahkan botak. Mitos ini juga salah ya, bunda. Seperti hal nya makan kacang hijau membuat rambut bayi menjadi lebat, makanan pedas juga tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi. Rambut yang tipis atau jarang dipengaruhi oleh genetik dan kadar hormon ibu.
  5. Sering keramas dapat membuat rambut bayi cepat panjang. Ini juga mitos yang salah ya, bunda. Terlalu sering keramas justru akan membuat minyak alami di kulit kepala bayi anda akan berkurang sehingga rambut justru akan rontok dan kulit kepala menjadi lebih sensitif dan mudah iritasi.
  6. Lidah buaya dapat membantu agar rambut bayi lebat. Lidah buaya kaya akan : allantoin, anti oksidan seperti vitamin C dan E, dan Lidah buaya juga memiliki sifat anti mikroba daan anti bakteri. Berbagai kandungan lidah buaya ini benar dan terbukti dapat membantu agar rambut bayi lebat.

Tips Merawat Rambut si Kecil Agar Tumbuh Sehat dan Lebat:

  1. Gunakan shampoo bayi yang sesuai. Rambut dan kulit kepala bayi memiliki struktur yang berbeda dari rambut orang dewasa. Kulit kepala bayi memiliki lebih banyak kelenjar sebasea atau kelenjar minyak. Sehingga penggunaan shampoo dewasa untuk bayi tidak dianjurkan.
  2. Nutrisi yang berperan dalam membantu agar rambut bayi lebat antara lain:
    • Vitamin A
      Makanan yang banyak mengandung vitamin A diantaranya: bayam, wortel, pepaya, jeruk, brokoli, labu kuning
    • Vitamin B6 dan B12
      Makanan yang banyak mengandung vitamin B6 dan B12 diantaranya : kacang kacangan, serealia, daging merah, daging ayam, ikan, telur, susu dan produk olahannya.
    • Protein
      Makanan yang banyak mengandung protein diantaranya: daging ikan, daging ayam, daging merah, telur, susu, dan kacang kacangan
    • Zat besi
      Makanan tinggi zat besi diantaranya: hati, bayaam merah, bit, kacang merah, daging merah, dan tidak lupa juga ASI atau air susu ibu.
    • Vitamin C
      Vitamin C dibutuhkan agar rambut lebat karena vitamin C membantu penyerapan zat besi. Makanan tinggi vitamin C antara lain: buah buahan seperti berries, jeruk, apel, wortel, dan labu kuning.
    • Vitamin E
      Makanan yang banyak mengandung vitamin E diantaranya: alpukat, kacang almond, bayam, brokoli, mangga, dan golongan berry.
  3. Hindari keramas terlalu sering karena terlalu sering keramas dapat membuat rambut bayi rontok. Frekuensi keramas untuk bayi baru lahir adalah sekali atau dua kali dalam seminggu, dan setiap dua hari sekali pada bayi lebih besar.
  4. Hindari mengikat rambut si Kecil terlalu erat karena dapat menyebabkan pertumbuhan rambut bayi terganggu dan mudah rontok.
  5. Gunakan hair lotion bayi yang mengandung bahan bahan alami yang dapat membantu menutrisi kulit kepala dan rambut bayi.
  6. Minyak kemiri sudah terbukti membantu agar rambut bayi lebat. Bunda dapat membuat sendiri atau membelinya. Aplikasikan secara merata pada kulit kepala bayi sambil dipijat lembut sesaat sebelum keramas, diamkan selama 10-15 menit kemudian bilas hingga bersih.
  7. Menggunakan lidah buaya. Apabila bunda ingin menggunakan lidah buaya agar rambut bayi lebat, bunda dapat mengikuti langkah langkah berikut ini: potong bilah daun lidah buaya, pisahkan bagian daging dari kulitnya. Potong atau haluskan. Dapat dicampur dengan sedikit air atau bisa dipakai langsung sebagai conditioner setelah bayi keramas. Oleskan pada kulit kepala bayi bunda sambil dipijat lembut, kemudian bilas hingga bersih.
manfaat lidah buaya
Cara Melebatkan Rambut Bayi Dengan Lidah Buaya

Nah, setelah bunda mengetahui tentang rambut bayi serta faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan rambut si Kecil, tentu bunda tidak perlu panik apabila mendapati bayi bunda memiliki rambut yang tipis atau kurang lebat.

Setiap bayi berbeda beda dan unik, demikian pula pertumbuhan rambut bayi tidak dapat disamakan antara bayi satu dengan yang lainnya karena ada banyak faktor yang mempengaruhi. Yang terpenting, bunda memberikan bayi bunda nutrisi yang tepat dan seimbang serta melakukan perawatan sesuai anjuran agar rambut bayi lebat.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

Related Artikels