Persiapan MPASI yang Baik untk si Kecil!

Dr. Made Indra Waspada, Sp. A (Paediatrician)

Setiap langkah awal perkembangan si Kecil adalah momen berharga, termasuk suapan makanan pertamanya. Makanan Pendamping ASI (MPASI) merupakan salah satu faktor agar pertumbuhan si Kecil optimal. Jadi, pastikan Ayah dan Bunda memiliki persiapann MPASI terbaik untuk si Kecil, ya!

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan pemberian MPASI dimulai saat bayi menginjak usia enam bulan. Hal ini dikarenakan pada enam bulan pertama, memberikan ASI eksklusif memberikan lebih banyak manfaat bagi bayi. Selain itu, kesehatan seperti organ pencernaan yang belum bisa mencerna makanan bertekstur pun menjadi pertimbangan mengapa MPASI dianjurkan untuk diberi setelah usianya mencapai enam bulan.

Meskipun ada anjuran usia, pemberian MPASI kepada si Kecil memerlukan proses, lho, Ayah dan Bunda. Si Kecil harus diajarkan untuk berkenalan dengan calon makanannya. Nah, untuk mulai mengajarkan bayi makan makanan bertekstur, dilansir dari buku Mommyclopedia: 567 Fakta tentang MPASI, ada beberapa ciri bayi siap makan. Ciri ini bisa menjadi patokan Ayah dan Bunda untuk memperkenalkannya dengan makanan.

Baca Juga : Newborn Stress: Bagaimana Cara Bunda Mengatasi Newborn yang Rewel?

Ciri-ciri bayi siap makan terbagi menjadi fisik dan psikologis. Ciri fisik di antaranya:

  1. Bayi bisa mengangkat kepala dengan tegak
  2. Bayi bisa duduk dengan bantuan
  3. Refleks bayi menjulurkan lidah perlahan berkurang dan menghilang

Sementara itu, ciri psikologisnya antara lain:

  1. Bayi menunjukkan ketertarikan ketika melihat orang lain makan, dan
  2. Bayi mencoba meraih makanan, ikut mengunyah, serta membuka mulut.

Persiapan MPASI Yang Baik untuk si Kecil

Dalam memberikan MPASI, Ayah dan Bunda perlu memperhatikan beberapa hal. Di antaranya menu harian, jumlah nutrisi, dan jadwal makan si Kecil.

Di hari pertama MPASI-nya, pastikan makanan bertekstur lembut dan cair. Contohnya adalah bubur atau buah yang dihaluskan. Ayah dan Bunda bisa berkonsultasi, lho, mengenai menu MPASI yang dibutuhkan si Kecil karena kebutuhan asupan gizi anak berbeda-beda.

Hal ini bisa dilihat dari kondisi tubuhnya. Bayi dengan berat badan normal bisa diberikan buah yang dihaluskan sebagai MPASI pertama. Namun, jika berat badan bayi kurang dari angka normal, mulailah MPASI-nya dengan olahan serealia seperti bubur bayi berbahan dasar gandum. Cara ini tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tapi membuat tubuh si Kecil terbiasa dengan makanan yang dibutuhkan sehari-hari.

Dalam memberikan MPASI, hindari penambah rasa, ya, Bunda. Rasa makanan harus cenderung hambar. Pemberian rasa seperti gula dan garam tambahan bisa dilakukan seiring dengan semakin beragamnya menu MPASI yang diberikan.

Selain kandungan nutrisi dan rasanya, Ayah dan Bunda juga harus mengatur jadwal makan yang teratur untuk si Kecil. Tujuannya agar organ pencernaannya bisa beradaptasi. Selain itu, jadwal makan yang teratur juga memengaruhi kondisi psikis bayi. Mereka akan belajar disiplin. Anak yang memiliki jadwal makan teratur juga terbukti lebih lahap ketika makan dan cenderung tidak pemilih.

Berikut contoh jadwal makan yang bisa diterapkan kepada bayi yang baru saja mencoba MPASI:

  • Jam 06.00: ASI
  • Jam 08.00: Bubur susu
  • Jam 10.00: Buah
  • Jam 12.00: ASI
  • Jam 14.00: ASI
  • Jam 16.00: Buah
  • Jam 18.00: Nasi tim saring
  • Jam 20.00: ASI

Baca Juga : Hindari Dehidrasi pada Kulit Bayi, Pastikan Sabunnya Lembut dan Menyehatkan

Nah, bagaimana, Ayah dan Bunda? Apakah si Kecil sudah siap mencoba makanan pertamanya? Jika diperlukan, konsultasikanlah MPASI si Kecil dengan dokter anak agar Ayah dan Bunda lebih memahami apa yang dibutuhkan si Kecil.

Konten Terkait

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

Ayo, Jadi Bagian dari Keluarga Cussons!