Pentingnya Perawatan Kulit Bayi untuk Menjaga Kelembabannya - Cussons Baby Indonesia

Pentingnya Perawatan Kulit Bayi untuk Menjaga Kelembabannya

Kulit merupakan salah satu organ paling penting pada tubuh bayi. Kulit menjadi tembok pertama yang melindungi bayi dari berbagai macam penyakit. Karenanya, Ayah dan Bunda harus memberikan perawatan kulit bayi sejak dini agar tumbuh kembangnya optimal.

Semua yang ada pada diri bayi sangatlah lembut, tidak terkecuali kulitnya. Saking lembutnya, kulit bayi, terutama yang baru lahir cenderung sensitif. Tidak heran jika Ayah dan Bunda kerap mengkhawatirkan kondisi kulit si Kecil.

Baca Juga : Yuk, Pahami Kulit Bayi Baru Lahir Lebih Dekat Agar Kulit si Kecil Senantiasa Sehat dan Bersinar

Pentingnya perawatan kulit bayi agar selalu lembab

Perawatan kulit bayi

Kulit bayi yang lembab tidak hanya mengindikasikan bahwa kulitnya sehat, tapi juga tubuhnya yang sehat dan juga indikasi pertumbuhan si kecil yang optimal.

Saat kulitnya lembab, si Kecil cenderung merasa nyaman. Tubuhnya pun terasa lebih segar karena kulit tidak kering.

Selain itu, Kelembaban kulit bayi sangat berbanding lurus dengan kesehatan dan pertumbuhannya. Donald Leung, Dokter Anak di National Jewish Health, Colorado menyebutkan bahwa menjaga kelembaban kulit bayi tidak hanya membuat kulitnya lembut, tapi juga memperkuat skin barrier atau lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pelindung.

Tahukah ayah dan Bunda, skin barrier yang sehat sangat bermanfaat bagi bayi. Skin barrier yang kuat melindungi bayi dari berbagai macam penyakit yang berasal dari udara atau permukaan di luar kulitnya.

Donald menambahkan, bayi dengan kelembaban dan skin barrier yang baik cenderung terhindar dari alergi makanan.

Wah, kok bisa?

Menurut Donald, alergi ada karena masuknya zat-zat yang tidak bisa diterima oleh tubuh. Saat zat tersebut masuk ke tubuh, kulit yang bukan merupakan organ pencernaan secara natural akan langsung merespons sebagai alergi.

“Ketika kulit terhidrasi dengan baik, respons tersebut akan berkurang atau tidak ada sama sekali. Hal ini diakibatkan perlindungan di kulit jauh lebih kuat dibanding dengan sinyal alergi yang diterima kulit,” kata Donald seperti dikutip dari Today’s Parent.

Pernyataan ini secara tidak langsung menjelaskan mengapa bayi dengan kulit eksim cenderung mudah alergi terhadap makanan.

Kelembaban pada kulit bayi mempengaruhi tingkat kesehatan kulitnya. Kelembaban melindungi kulit dari berbagai gangguan seperti kuman dan penyakit yang ada di udara.

Ciri-ciri Kulit Bayi Sehat

Perawatan kulit bayi

Salah satu ciri kulit bayi yang sehat adalah terlihat cerah dan lembut saat disentuh.

Nah, sebenarnya bagaimana sih ciri-ciri kulit bayi yang sehat?

Parah ahli menjelaskan ada tiga ciri kulit bayi normal dan sehat.

  1. Kulit halus saat dilihat dan disentuh,,
  2. Terlihat lembut,
  3. Warna kulit merata.

JIka dilihat lagi, ketiga ciri tersebut mengarah pada kulit lembab, lho.

Kelembaban kulit bayi memang penting untuk diperhatikan. Ketika kulit bayi lembab, artinya kulit mereka sehat dan ternutrisi dengan baik.

Tips Perawatan Kulit Bayi yang Jitu untuk Melembabkan Kulitnya

Setelah memahami mengapa kelembaban kulit bayi harus dijaga, yuk cari tahu bagaimana cara terbaik untuk merawat kulit si Kecil.

Kulit bayi merupakan labirin besar yang harus Ayah dan Bunda hadapi. Di balik kelembutan kulitnya, ternyata tersimpan rahasia dan kehebatan tumbuh kembang yang amat mempengaruhi masa depannya.

Karenanya perawatan kulit bayi sangatlah dibutuhkan. Salah satunya menjaga kelembaban yang menjadi salah satu kunci kesehatan kulit si Kecil.

Banyak orang tua yang mengira bahwa kulit bayi yang terlihat lembut artinya sudah cukup terhidrasi. Akibatnya, banyak orang tua yang melewatkan pelembab ketika merawat kulit bayinya.

Padahal, kulit bayi sangat sensitif terhadap perubahan tingkat kelembaban lho. RIset membuktikan bahwa kulit bayi kehilangan kelembaban lebih cepat dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Hal ini karena lapisan epidermisnya tidak menempel dengan dermis (lapisan di bawahnya).

Kulit bayi juga 30% lebih tipis yang membuatnya lebih sensitif ketika menerima perubahan lingkungan atau terkena sesuatu.

Kondisi ini membuat para ahli merekomendasikan orang tua untuk menjaga kelembaban kulit bayi sejak dini. Perawatan kelembaban kulit bayi harus dilakukan setiap hari.

Nah, bagaimana, sih, caranya agar kelembaban kulit terjaga dan perawatan kulit bayi menjadi optimal.

1. Pastikan pakaiannya bersih

Sensitivitas kulit bayi sampai pada titik gesekan kain pakaian bisa menimbulkan iritasi pada kulitnya. Tidak hanya itu, sisa deterjen yang ada di pakaian bayi juga bisa merusak lapisan pelindung kulit bayi.

Karenanya, Ayah dan Bunda harus memastikan kebersihan pakaian si Kecil, sehingga kulitnya bersih, tetap lembab, dan tidak mengalami gesekan berlebih dengan kain pakaian.

Pilihlah pakaian berbahan katun yang lembut dan mudah menyerap keringat. Selain itu, cuci pakaian si Kecil dengan metode lembut. 

Pastikan juga mencuci pakaian bayi hingga benar-benar bersih dan tidak ada residu deterjen. Sejumlah ahli bahkan menyarankan agar pakaian bayi dicuci dengan tangan hanya menggunakan air. 

“Atau, gunakan deterjen khusus pakaian bayi yang lembut sehingga aman untuk kulit bayi,” kata Donald Leung.

2. Ganti popok secara berkala

Popok memiliki peran yang besar dalam membantu Ayah dan Bunda dalam mengurus si Kecil. Namun, popok bayi kerap menjadi masalah besar bagi kulit bayi yang sensitif.

Diaper rash atau ruam popok kerap muncul ketika bayi menggunakan popok. Biasanya, Ayah dan Bunda mengira bahan popok tidak cocok dengan kulit si Kecil. Padahal,  iritasi kulit yang terjadi diakibatkan oleh kontak kulit dan kotoran pada popok.

Tidak hanya itu, penggunaan popok juga menghambat sirkulasi udara di area popok bayi. Gesekan dan minimnya sirkulasi udara akibat popok membuat kulit bayi di area popok jadi cepat lelah. Akibatnya kulitnya menjadi kering dan iritasi.

Karenanya, pastikan untuk mengganti popok bayi secara berkala, tergantung frekuensi buang air bayi. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan area popok saat menggantinya. Ayah dan Bunda bisa membilas area popok dengan air atau tisu basah sebelum memakaikan popok baru pada di Kecil.

Menggunakan krim di area popok juga disarankan untuk melembabkan kulit dan meminimalisir gesekan antara permukaan popok dan kulit bayi. Gunakan krim dalam jumlah yang cukup tebal agar skin barrier si Kecil di area ini lebih kuat.

3. Jaga kelembaban udara

Perawatan kulit bayi

Kelembaban udara yang baik tidak membuat cairan dalam kulit lebih cepat menguap. Penggunaan diffuser bisa menjadi cara untuk menjaga kualitas kelembaban udara.

Udara sangat mempengaruhi kondisi kulit bayi. Terkadang, Ayah dan Bunda sudah memberikan perawatan kulit terbaik untuk si Kecil, tapi kulitnya terlihat tidak sehat karena udara yang kering.

Untuk itu, Ayah dan Bunda harus memastikan udara di sekitar si Kecil bersih dan lembab. Salah satunya dengan menggunakan alat pelembab udara (humidifier) . Dengan udara yang lembab, kulit si Kecil pun tidak terlalu banyak kehilangan cairannya dan bisa lebih kuat.

4. Optimalkan pemberian nutrisi

perawatan kulit bayi tidak lepas dari pemberian nutrisi yang mendukung kesehatan kulitnya. 

Untuk bayi di bawah enam bulan yang belum diberikan MPASI, Ayah dan Bunda bisa memaksimalkan nutrisinya lewat pemberian ASI yang optimal. Pemberian susu formula pun disarankan di umur ini agar nutrisi si Kecil terpenuhi dengan baik.

Pemberian ASI atau susu formula yang teratur secara natural akan membuat kulit si Kecil lembab, halus, dan sehat.Sementara itu, jika si Kecil sudah diberikan MPASI, Ayah dan Bunda bisa mengoptimalkan nutrisinya lewat olahan makanan yang bagus untuk kulit. Contohnya telur, ikan, dan kacang-kacangan.

Nutrisi seperti Vitamin E dan C sangat baik untuk kelembaban kulit bayi.

Baca Juga : Kenali Keajaiban si Chamomile yang Bisa Bikin Kulit Bayi Makin Sehat

5. Ciptakan mandi yang hepi dan bikin healthy

Kulit yang sehat berasal dari perawatan yang sehat pula, tidak terkecuali kulit bayi. 

Mandi yang baik untuk menjaga kelembaban kulit bayi adalah yang tidak terlalu lama, cukup 1-5 menit saja. Mandi terlalu lama bisa mengikis minyak alami pada kulit bayi yang bisa menimbulkan kulit kering. Gunakan juga air hangat kuku, sehingga kulit bayi terasa nyaman saat dimandikan.

Ciptakan mandi yang Hepi dan Healthy lewat rangkaian produk mandi yang mengandung formula lembut, wangi yang meningkatkan mood, dan disempurnakan dengan sentuhan lembut Ayah dan Bunda

Cussons Baby Mild and Gentle Hair and Body Wash dengan inovasi 3 Kebaikan mengandung formula lembut Pro Vitamin B5 dan Natural Manuka Honey yang baik untuk kelembutan kulit bayi.

Wangi vanilla dengan teknologi Moodscent™ yang menenangkan dan membuat si Kecil rileks seharian. 

Sempurnakan mandi si Kecil dengan sentuhan lembut Ayah dan Bunda di permukaan kulitnya. Tidak hanya mengoptimalkan kesehatan dan kelembaban kulit bayi, sentuhan Ayah Bunda juga bisa menstimulasi sensor dan otak si Kecil, lho!

Setelah mandi, maksimalkan kelembaban kulitnya dengan menggunakan Cussons Baby Cream MIld & Gentle dan Cussons Baby Lotion Mild & Gentle. Sehingga, kulitnya ternutrisi, terjaga, dan lembab sehabis mandi.

Reference:

Cussons Baby

Moisturizing could prevent food allergies and other baby skincare tips you need to know

IS MOISTURISING NECESSARY FOR YOUR BABY?

baby · natural · natural parenting · naturally · organic · skin ·

How to keep your baby’s skin moisturized

Tags:

Konten Terkait

x

Dapatkan Produk Kami di Sini: