Panduan Perawatan Rambut Bayi Baru Lahir Bagi Ibu Baru

Bagaimana Merawat Rambut Bayi Baru Lahir Yang Benar?

Bagi Bunda yang baru pertama kali menjadi ibu, merawat rambut bayi baru lahir merupakan tantangan tersendiri. Namun Bunda tidak perlu merasa cemas karena kami akan membahas bagaimana struktur rambut bayi dan cara merawatnya yang benar.

Struktur Rambut Bayi Baru Lahir

Rambut bayi baru lahir biasanya memiliki tekstur halus, tipis dan lembut. Rambut bayi baru lahir disebut juga velus. Velus mulai tumbuh saat janin berusia 5-6 bulan di dalam kandungan. Saat bayi berusia 3-4 bulan, velus akan rontok perlahan-lahan hingga berganti semua menjadi rambut permanen. Proses ini berlangsung hingga bayi berusia 1 tahun.

Rambut yang tumbuh sesudah usia satu tahun merupakan rambut tetap yang akan tumbuh hingga dewasa. Struktur bayi saat menginjak usia 1 tahun mulai berbeda. Helai rambut lebih kasar dan tebal, pigmen rambut mulai terlihat mengikuti warna rambut orang tua.

Rambut anak berusia di atas 1 tahun disebut rambut terminal. Warna dan tekstur rambut bayi baru lahir bukan merupakan warna dan tekstur rambut bayi hingga dewasa. Jadi tidak perlu cemas apabila rambut bayi si Kecil berwarna kemerahan ataupun tipis.

Bagaimana Cara Merawat Rambut Bayi Baru Lahir?

rambut bayi baru lahir
Mengenal Cara Perawatan Rambut Bayi Baru Lahir Hingga Langkah – Langkah dalam membersihkan Rambut si Kecil
  1. Pilih sampo yang sesuai

Rambut bayi baru lahir cenderung lebih tipis, rapuh, dan sensitive. Pemilihan sampo yang tepat akan membantu membersihkan rambut bayi dan kulit kepala secara afektif tanpa mengakibatkan iritasi pada kulit kepala dan menyebabkan rasa perih di mata.

Pilih sampo bayi yang terjamin dan teruji secara klinis serta memiliki pH 4.5 hingga 6. Ph sampo yang terlalu tinggi akan mengakibatkan rambut bayi  menjadi mudah kusut. Hindari penggunaan sampo bayi yang mengandung bahan pengawet dan pewangi yang berlebihan.

Untuk bayi baru lahir, tidak perlu mencuci rambut bayi setiap hari, cukup satu hingga dua kali dalam seminggu. Untuk bayi berusia lebih besar yang sudah aktif bergulung dan bergerak keramas dapat dilakukan tiga kali seminggu. Terutama apabila bayi banyak beraktifitas dalam ruangan bersuhu sejuk.

  1. Penggunaan minyak rambut atau hair lotion

Mengoles dan memijat kulit kepala bayi dengan hair lotion sangat baik untuk meningkatkan sirkulasi darah kulit kepala bayi dan meningkatkan asupan nutrisi untuk akar dan batang rambut. Selain itu memijat kulit kepala bayi juga bisa membantu bayi tertidur dengan nyenyak. Hair lotion juga dapat membantu menjaga kelembaban kulit kepala dan mencegah pembentukan ketombe.

Gunakan secukupnya di atas kulit kepala bayi dan pijit dengan gerakan sirkular / melingkar tanpa menekan. Bunda juga dapat memakai natural oils seperti olive oil, coconut oil, ataupun almond oil. Apabila Bunda memutuskan untuk membeli hair lotion untuk bayi Bunda, pilihlah produk hair lotion yang mengandung bahan alami dan sudah teruji klinis serta aman.

  1. Apabila bayi mengalami Cradle Cap

Cradle Cap terjadi karena produksi sebum yang berlebihan, Sebum adalah zat berminyak yang dihasilkan kulit kepala untuk menjaga kelembaban kulit kepala. Craddle Cap kadang – kadang terlihat seperti lapisan tebal berwarna kuning atau putih di atas kulit kepala. Craddle Cap ini umum terjadi dan biasanya hilang sendiri di usia 8-12 bulan.

Apabila bayi Bunda mengalami cradle cap, penanganan paling baik adalah bersihkan rambut bayi secara teratur dengan air hangat dan sampo bayi. Sebelum keramas, oleskan minyak kelapa atau minyak lain yang berbahan alami, diamkan selama 10 hingga 15 menit kemudian bilas rambut bayi menggunakan sampo dan air hangat. Sisir rambut bayi dengan lembut menggunakan sisir bergigi lembut atau berujung karet. Selama perawatan hindari penggunaan bedak tabur pada kepala.

  1. Menyisir

Menyisir dapat menstimulasi aliran darah pada kulit kepala, meningkatkan asupan nutrisi dan oksigen ke akar dan batang rambut. Pastikan Bunda menggunakan sisir dengan ujung lembut seperti sisir bergigi karet untuk bayi berusia lebih besar, atau sisir berbentuk sikat lembut untuk rambut bayi baru lahir.  Jangan menyisir  terlalu banyak dan berulang – ulang dalam sehari, cukup sekali – dua kali dalam sehari.

  1. Menggunting rambut bayi secara teratur

Salah satu cara paling baik mempertahankan kesehatan rambut bayi adalah dengan menggunting rambut bayi secara teratur. Hal ini dilakukan untuk memastikan rambut bayi mendapatkan nutrisi hingga ke ujung batang rambut sehingga ujung rambut bayi tidak bercabang dan kering. Rambut yang terlalu panjang juga memberikan beban tambahan pada akar rambut bayi sehingga rambut akan mudah rontok. Selain itu, bayi cendrung lebih nyaman bergerak dan beraktivitas dengan rambut pendek.

  1. Perawatan khusus untuk rambut panjang bayi

Apabila Bunda memutuskan untuk membiarkan rambut bayi perempuan Bunda hingga panjang, maka Bunda harus memberikan perhatian lebih untuk perawatan rambut bayi Bunda. Rambut bayi perlu dijaga kebersihannya, dipotong dan diberi minyak rambut (hair lotion).

Jangan biarkan minyak rambut tersisa terlalu lama di rambut bayi karena bisa membuat debu dan kotoran terperangkap. Hindari juga penggunaan jepitan rambut atau ikat rambut pada bayi karena mereka belum bisa mengkomunikasikan ketidaknyaman mereka kepada Bunda, sehingga jepit atau ikat rambut yang terlalu kencang dapat membuat rambut byi menjadi rapuh dan mudah lepas.

  1. Rambut Kusut

Ini masalah yang sering terjadi pada bayi yang memiliki rambut panjang. Rambut kusut juga dapat terjadi apabila rambut bayi baru lahir dikeramas dengan shampp dengan Ph terlalu tinggi, atau rambut bayi ikal. Rambut ikal cenderung lebih mudah kusut. Solusi terbaik untuk mencegah rambut bayi kusut adalah gunakan conditioner khusus bayi.

Untuk bayi berambut ikal, Bunda dapat menyisir rambut bayi dengan lembut menggunakan jari jemari Bunda hingga berkurang kusutnya baru kemudian menyisirnya dengan sisir lembut. Gunakan sisir bergigi jarang dan lembut untuk menyisir rambutnya untuk mengurangi tarikan berlebihan pada rambut bayi sehingga rambut mudah rontok.

Menggunduli Rambut Bayi Membuatnya Tumbuh Lebih Lebat?

Jumlah folikel rambut bayi sudah tetap sejak lahir dan tidak berubah hingga dewasa. Jadi tidak perlu khawatir bila anak Anda lahir dengan rambut tipis atau botak, karena rambutnya pasti akan tumbuh. Sebaliknya, rambut lebat bayi baru lahir tidak menjamin rambutnya akan lebat juga nantinya. Jadi, menggunduli bayi tidak akan membuat rambutnya tumbuh lebih lebat, karena lebat tidaknya rambut bayi ditentukan jumlah folikel rambut yang sudah tetap sejak lahir.

memotong rambut bayi
Mitos memotong hingga menggunduli rambut bayi membuat rambutnya menjadi lebih panjang? Apakah Benar?

Manfaat dari mencukur habis rambut bayi adalah untuk mempermudah melihat apakah ada iritasi, bisul atau gangguan lainnya di kulit kepala bayi, sehingga juga lebih mudah diobati. Kepala bayi lebih mudah berkeringat; dengan mencukur habis rambut bayi, akan membuat kepala bayi lebih adem karena adanya sirkulasi udara yang lebih baik di kepala bayi. Mencukur rambut bayi baru lahir hingga botak juga membuat rambut bayi tumbuh bersamaan sehingga terlihat lebih tebal.

Baca Juga: Cara Menumbuhkan Rambut Bayi Yang Botak Setelah Cukur

Kecemasan Bunda Apabila Rambut Bayi Rontok dan Bagaimana Mengatasinya

Pada bayi dibawah usia 6 bulan, kerontokan rambut adalah hal yang sangat wajar terjadi. Hal yang menyebabkan kerontokan rambut pada bayi baru lahir adalah perubahan hormon yang drastis. Pada saat kehamilan tubuh bayi akan menghasilkan hormon dan juga menerima hormon dari ibu, ketika dilahirkan maka hormon ibu akan turun secara drastis dan ini mempengaruhi tubuh bayi. Tekstur dan warna rambut bayi dapat saya berubah drastis dibandingkan dengan rambut pada saat lahir, hal ini wajar terjadi.

Penyebab lainnya yang dapat mempercepat kerontokan rambut bayi adalah:

  • Posisi tidur, dimana daerah yang tertekan akan lebih cepat untuk rontok
  • Infeksi pada kulit bayi, misal infeksi jamur
  • Nutrisi yang tidak cukup
  • Iritasi dan keruskan pada rambut akibat sampo yang tidak cocok
  • Genetika, contohnya ketika keluarga memiliki riwayat kebotakan
  • Kelainan hormon pada bayi seperti hipotiroid

Jika kelainan berlanjut hingga lebih dari 6 bulan, maka Bunda dapat  berkonsultasi ke dokter anak untuk mengetahui penyebab lain selain perubahan hormon, dan apakah kerontokan tersebut dapat berlanjut terus. Untuk menjaga agar kulit kepala dan rambut bayi baru lahir tetap dalam kondisi baik, saya menganjurkan:

  1. Menjaga agar suhu lingkungan bayi tidak terlalu panas
  2. Tidak memakaikan topi setiap saat kepada bayi Bunda atau menggunakan ikat rambut terlalu kencang
  3. Menggunakan sampo dan hair lotion yang sesuai
  4. Memperhatikan asupan nutrisi yang tepat untuk tumbuh kembang bayi dan pertumbuhan rambutnya

Nah setelah Bunda membaca artikel ini tentu Bunda yang baru pertama kali mempunyai bayi tidak perlu cemas lagi. Nikmati masa masa merawat rambut bayi Bunda dan tetap memberikan yang terbaik.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

 

 

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Artikels

Ayo, Jadilah Bagian dari Sahabat Bunda Cussons!