Reply To: Ceritakan Co-Parenting Ala Ayah dan Bunda, Benarkah Kerjasama dalam Mengasuh Anak Bikin Pertumbuhan si Kecil Optimal?

#10387
giapakaya@gmail.com[email protected]
Participant

Aku mau sharing Co-Parenting ketika anak pertamaku lahir.

Anakku lahir Prematur usia 8 bulan dengan Operasi Cesar, karena ketuban pecah sebelum waktunya. Tapi Tuhan sangat baik, memberikan anak yang lahir sehat dan kuat.

Tiba dirumah, suamiku yang memegang alih anakku yang baru lahir, memandikannya, memakaikan baju. Bahkan aku sendiri sangat ketakutan dan luka pasca Operasi Cesar masih sakit.
Jujur saat itu kami memakai pula beberapa produk dari Cussons untuk sabunnya, lotionnya creamnya, hair lotion nya. Dan suami saya sangat telaten merawat anak kami yang baru lahir. Juga membantu merawat saya.

Selang seminggu di rumah, kami kembali kontrol kesehatan bayi, ternyata Bilirubin anak saya naik, yang biasa disebut orang sakit kuning. Sehingga mengharuskan anak saya masuk NICU.
Disanalah peran kami berdua kembali diperlihatkan dengan kekompakan. Menunggu di luar ruang Nicu untuk memberikan ASI pumping. Sampai begadang di malam pertama dan menginap di Rumah Sakit, Tapi hanya sebatas Diluar ruang NICU saja.
Saya di rumah, suami saya bolak balik memberikan ASI ke RS. Jam besuk hanya 1 jam dalam 24 jam dan hanya diperbolehkan untuk Mom saja.

Perawat menyuruh kami membawakan ASI, Pempers, dan Tisu Basah, disni juga saya thanks banget dengan kehadiran Cussons Baby Wipes sensitif krn bs memberikan kenyamanan dn kelembutan pd bayi sy yg baru lahir supaya terhindar dari tisu yang berbau alkohol.

Pentingnya peran kedua orang tua, dan kerjasama antara Ayah dan Ibu memang sangat baik. Apalagi batin ke anak jd lebih terasa.
Tapi memngingat di luar sana juga banyak Ibu yang berjuang sendirian tanpa kehadiran sosok seorang Ayah, dikarenakan faktor suatu hal, alangkah baiknya kita doakan mereka agar lebih tegar, kuat dan tabah.

Thankyu @cussonsbabyid

Ayo, Jadi Bagian dari Keluarga Cussons!