Kondisi Kulit Bayi Baru Lahir, Masalah Hingga Penangannya

Kondisi kulit bayi  baru lahir memang tidak sama dengan orang dewasa. Kulit bayi cenderung lebih tipis dan sensitif terhadap berbagai element yang ada di sekitarnya. untuk itu perlu yang namanya perlakuan khusus untuk kulit bayi baru lahir.

4 Kondisi Kulit Bayi Baru Lahir

Kulit bayi akan berubah terus pada masa-masa awal setelah bayi terlahir kedunia, dan 1 dari 3 bayi lainnya memiliki sensitivitas pada kulitnya sebelum berusia 3 tahun. Untuk itu mari kita simak seperti apa kondisi kulit bayi baru lahir dan bagaimana cara perawatannya.

1. Tekstur Kulit Bayi Baru Lahir

Dari teksturnya, kulit bayi baru lahir memiliki lapisan kulit yang lebih tipis dan lembut. Tekstur ini sangat rentan jika bersentuhan atau terkena suatu zat. Resikonya adalah kulit akan mudah mengalami iritasi dan membuat si kecil jadi tidak nyaman karena kesehatan kulitnya terganggu. Untuk itu perlu Bunda memahami kondisi kulit bayi untuk tetap terawat dan terjaga.

2. Warna Kulit Bayi

Kondisi kulit bayi yang baru lahir biasanya bisa dilihat juga dari warnanya. Warna bayi terlihat lebih gelap saat pertama kali dilahirkan dan akan mengalami perubahan saat pertama kali menghirup udara. Biasanya wrnanya akan berubah menjadi merah yang diakibatkan dari warna pembulu darah yang lebih jelas terlihat. Bunda tidak perlu khawatir dengan kondisi ini karena hal ini adalah sesuatu yang normal.

3. Kulit Kering Mengelupas

Walaupun kulit bayi baru lahir sangat lembut dan tipis. Namun bias juga kering karena proses adaptasi dengan lingkungan barunya. Hal ini norma dan sering waktu akan mulai menyesuaikan dalam beberapa minggu. Ingat untuk tidak perlu menggunakan produk yang bisa berakibat kurang baik bagi kulit si kecil.

4. Terdapat Bulu Halus Pada Kulit Bayi

Jika Bunda menemukan kondisi kulit bayi yang memiliki bulu di sekujur tubuhnya, maka tidak usah risau dan terheran-heran. Hal tersebut adalah wajar karena tubuhnya dapat terlindungi dari suhu yang baru di mana dia mulai menyesuaikan untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil.

Tips Merawat kulit bayi Baru Lahir

  1. Jangan terlalu sering memandikan bayi karena bayi yang baru lahir dengan minyak alami yang terdapat di kulit bayi bisa membantu melindungi kulitnya. Tidak masalah jika si Bayi mandi setiap beberapa hari sekali, Lihat cara memandikan bayi di.
  2. Suhu temperatur air mandi si bayi yang benar. Suhu air untuk memandikan bayi, jangan terlalu panas maupun terlalu dingin. Sebelum memandikan bayi, cobalah air yang telah Bunda sediakan, dan ujilah suhu yang tepat sebelum memandikannya.
  3. Pilihah produk sabun mandi dengan seksama. Jika Bunda memandikan bayi dengan sabun, pastikan sabun tersebut memiliki tingkat pH yang benar sehingga seimbang dengan kelembapan kulit bayi. Pilih sabun mandi dengan pH 4,5-5 dan pastikan produk tersebut dibuat khusus untuk bayi.
  4. Setelah selesai mandi, selimuti bayi dengan handuk lembut dan kemudian gunakan krim atau lotion untuk melembabkan kulit bayi, pastikan ibu memilih produk yang dirancang khusus untuk bayi.
  5. Bersihkan bayi pada waktu mengganti popok. Bayi yang popoknya sudah penuh, sebaiknya harus segera di ganti dan dibersihkan, cucilah bagian yang kotor dengan air yang mengalir. Jika bunda memerlukan lap basah atau tisu basah, gunakan dan pastikanlah tisu basah itu dirancang untuk bayi dan bebas alcohol.
  6. Pilih pakaian dan popok dengan bahan katun tipis yang  lembut, jangan memilih pakaian atau popok yang berbahan nylon karena hal ini dapat membuat bayi berkeringat. Pastikan pakaiannya tidak terlalu ketat dan ingat bayi akan tumbuh dengan cepat.
  7. Mencuci pakaian bayi menggunakan deterjen cair sangat dianjurkan karena lebih lembut dan lebih aman dari deterjen bubuk, pastikan deterjen tersebut bebas pewangi dan tidak mengandung pewarna. Jika ingin mencuci pakaian bayi, cucilah secara terpisah dengan pakaian-pakaian keluarga dengan produk yang dibuat khusus untuk bayi dengan kulit yang masih berkembang.
  8. Menghindari gigitan serangga. Gunakanlah kelambu di tempat tidurnya, untuk mencegah gigitan serangga, jangan gunakan penolak serangga atau losion nyamuk pada bayi yang baru lahir.
  9. Lindungi si bayi dari matahari. Jangan mengekspos   bayi ke sinar matahari langsung setelah jam 9 pagi (atau jam 8 pagi jika di daerah kota yang sangat tercemar dengan banyaknya asap dan udara yang kotor). Jika dia harus di luar rumah, jaga dia di tempat teduh dan menggunakan topi, pakaian dan losion tabir surya bayi untuk melindunginya dari sinar matahari.
  10. Jaga kamar tetap sejuk dan nyaman dengan menggunakan AC atau kipas angin, tetapi jaga agar kipas angin tidak tertuju langsung pada si bayi kecil.

Nah itulah penjelasan mengenai kondisi kulit bayi baru lahirdan tips merawatnya. Semoga membantu Ayah dan Bunda semua untuk melindungi buah hati tersayang.

Konten Terkait

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

Ayo, Jadi Bagian dari Keluarga Cussons!