Infografik Cussons Baby : Ketombe pada Bayi - Cussons Baby Indonesia

Infografik Cussons Baby : Ketombe pada Bayi

Wah, Ada Ketombe di Kepala Bayi! Apa yang Harus Bunda Lakukan?

 

Ketombe merupakan kondisi yang normal terjadi pada rambut manusia. Namun, jika muncul pada bayi, apakah lumrah?

Hal ini tentu menjadi pertanyaan Bunda. Untuk itu, Bunda harus menyimak infografis di atas guna mengungkap apakah ketombe pada bayi, terutama yang baru lahir. Yuk, perhatikan baik-baik, Bunda!

Jawabannya adalah lumrah. Menurut dr. Cindy Paulina, Hair and Skin Expert, ketombe pada bayi baru lahir disebut cradle cap. Kondisi ini dilihat dari lapisan seperti sisik berwarna putih dan berminyak pada kulit kepala bayi. Sangat mirip dengan ketombe pada kulit kepala orang dewasa.

Cradle cap pada bayi adalah hal yang normal terjadi. Biasanya, kondisi ini muncul pada bayi baru lahir. Cradle cap pada bayi akan hilang dengans sendirinya saat bayi berusia lebih dari 12 bulan.

Meskipun begitu, Bunda harus memahami bahwa cradle cap bisa menimbulkan ketidaknyamanan pada kulit kepala bayi. Hal ini bisa berujung pada anak yang rewel atau cranky.

Untuk itu, Bunda harus tahu penyebab cradle cap pada bayi. Selain itu, Bunda juga harus memahami cara mengatasi kondisi ini. Yuk, mengenal cradle cap pada bayi baru lahir lebih jauh lagi.

 

Penyebab cradle cap pada bayi

Sebagai sebuah kondisi pada kulit dan rambut bayi, cradle cap dapat disebabkan oleh beberapa hal. Setidaknya ada empat penyebab utama cradle cap. Di antarnya:

1. Kelenjar sebasea pada bayi yang terlalu aktif,
2. Kulit kepala bayi terinfeksi jamur,
3. Pengaruh hormon bunda, terutama hormon setelah melahirkan, dan
4. Riwayat alergi pada keluarga.


Cara ampuh mengatasi cradle cap pada bayi

 

Nah, setelah mengetahui penyebabnya, lalu bagaimana Bunda mengatasi cradle cap pada bayi?

Tenang saja, ada banyak cara untuk mengatasi si sisik putih yang mengganggu ini!

Pertama, Bunda bisa menggunakan produk perawatan rambut bayi yang mengandung minyak alami. Contohnya adalah Cussons Baby Natural Hair Oil. Dengan kandungan minyak alami, produk ini tentu aman untuk merawat kesehatan rambut dan kulit kepala si Kecil yang berharga.

Kedua, Setelah mengoleskan hair oil dan memberikan pijatan yang menenangkan pada kepala bayi, segera bilas kepala bayi. Tujuannya agar tidak ada penyumbatan pada pori-pori kepala bayi.

Ketiga, gunakan sisir yang lembut untuk merapikan rambut bayi. Sisir yang lembut akan memberikan sensasi yang nyaman dibandingkan dengan sisir orang dewasa yang cenderung terbuat dari material keras. Sisir lembut juga cocok untuk rambut bayi yang masih tipis.

Keempat, pilihlah komposisi produk perawatan rambut dan kulit kepala bayi yang bisa mendukung kesehatan maksimal untuk kulit kepala. Di antaranya Aloe Vera, Almond Oil. atau Avocado Oil.

Kelima, Bunda juga harus memastikan asupan makanan yang dikonsumsi oleh si Kecil. Kandungan nutrisi, vitamin, dan mineral yang seimbang sangat dibutuhkan. Bunda juga bisa melakukan konsultasi dengan dokter gizi untuk memastikan asupan makanan mereka sesuai dengan apa yang dibutuhkan tubuhnya.

Keenam, dan yang paling terpenting, hindari penggunaan shampo dewasa. Kandungan shampo orang dewasa seringkali tidak cocok dengan kondisi kulit kepala dan rambut bayi yang masih beradaptasi dengan dunia luar. Jadi, pastikan Bunda menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan tahapan pertumbuhan si Kecil.

 

Nah, sudah lebih paham, kan, Bunda tentang si sisik putih pada kulit kepala di kecil ini?


Pada dasarnya, cradle cap memang tidak berbahaya. Tapi, amat lebih baik jika Bunda mengatasi cradle cap pada bayi secepat mungkin.

Pastikan untuk terus mengontrol kondisi dan tahap pertumbuhan di kecil dan gunakan produk perawatan yang sesuai pada tahap pertumbuhannya. Dengan demikian, Bunda terus memberikan perawatan terbaik untuk memaksimalkan pertumbuhan si Kecil.

Konten Terkait Lainnya

x

Dapatkan Produk Kami di Sini: