ARCHIVES VIDEO

Model Rambut Bayi Laki – Laki Sesuai Jenis Rambut
Model Rambut Bayi Laki – Laki Sesuai Jenis Rambut

Bunda pastinya ingin menberikan model rambut bayi laki – laki yang terbaik untuk si kecil. Tahun-tahun pertama kehidupan si kecil tentunya sangat istimewa. Memberikan penampilan menarik untuk si kecil sudah pasti menjadi keinginan setiap orang tua.

Orang tua, khususnya para bunda pasti ingin penampilan pangeran kecilnya selalu terlihat lucu dan menggemaskan. Akan menjadi kebanggaan tersendiri ketika si kecil menjadi pusat perhatian dan banyak yang mengaguminya.

Terlebih lagi, bunda pastinya ingin mengabadikan setiap momen-momen spesial dalam kumpulan foto-foto kenangan. Model rambut anak laki-laki yang bunda pilih menjadi salah satu momen spesial yang diabadikan untuk semur hidup pangeran kecil bunda lho!

Namun, bunda mungkin seringkali bingung saat menata rambut si kecil. Karena potongan rambut itu-itu saja dan kondisi rambut si kecil yang masih halus dan rentan sehingga menjadi sulit untuk ditata. Bunda pastinya ingin mencari potongan rambut terbaik yang cocok dengan kepribadian dengan si kecil agar terlihat keren namun tetap menggemaskan.

Bunda terlebih dahulu harus mengenal dulu jenis rambut si kecil. Pilihlah potongan rambut yang sesuai dengan tekstur rambut alaminya dan tentunya yang mudah merawat dan menatanya. Sekarang ini pilihan model rambut bayi laki-laki  bisa sama trendinya dengan gaya rambut keren pria dewasa . Dari rapih, messy, texture, classic dan masih banyak lagi .

 

Model Rambut Bayi Laki – Laki Berumur 1 Tahun

rambut bayi laki laki 1 tahun
Bagaimana Cara Mengatur/Styling Rambut Bayi Berusia 1 tahun?

Mencari model guntingan untuk bayi laki-laki berumur 1 tahun seringkali menjadi tantangan karena tekstur rambut si kecil yang masih halus dan rentan, serta seringkali jumlahnya belum terlalu banyak dengan pertumbuhan yang kurang merata. Potongan terbaik untuk bayi berumur 1 tahun adalah yang tidak membutuhkan banyak potong.

Bunda hanya perlu melakukan trim pada ujung-ujungnya secara berkala agar bentuknya tetap terjaga. Gunakan produk perawatan ringan seperti hair lotion untuk menjaga rambutnya tetap tertata walau jatuh natural dan supaya lebih terlihat teksturnya.

 

Model Potongan Rambut Anak Laki – Laki Berumur 2 Tahun ke atas

Saat memasuki usia 2 tahun, bunda dapat mulai bereksplorasi dengan berbagai gaya guntingan. Kepribadian anak mulai terlihat ketika memasuki usia ini, karena itu mereka layak mendapatkan gaya rambut yang cocok.

Menata rambut anak laki – laki menjadi sangat menyenangkan apabila bunda mengenal berbagai macam gaya dan pilihan. Berikut ini beberapa inspirasi Model Rambut Bayi Laki-Laki yang akan membuat bunda selalu tersenyum saat melihat si kecil tampil trendy, namun tetap imut, dan menggemaskan

SIDE PART (cocok untuk rambut lurus dan ikal)

Potongan ini cocok untuk si Kecil yang rambutnya halus dan masih belum padat pertumbuhannya. Sangat cocok buat bunda yang belum berani mencukur rambut si kecil terlalu pendek.

model rambut side part bayi
Model rambut side part untuk bayi laki laki
gaya rambut tipis bayi
Model rambut bayi laki laki: Side part

Bunda hanya tinggal melakukan trim secara rutin pada bagian ujung-ujung rambut lalu poni disisir ke arah samping. Rambut bisa disisir rapih untuk keperluan acara keluarga dan pesta ataupun bisa juga disisir natural dengan beberapa bagian dibiarkan jatuh secara alami, untuk tampilan sehari-hari, sekolah, dan playdate.

Tak hanya menggemaskan, model rambut ini juga sangat nyaman buat si kecil. Si kecil akan terlihat seperti pangeran kecil yang mempesona.

SPIKE (cocok untuk rambut lurus kaku)

gaya rambut bayi spike
Rambut Bayi Model Spike
rambut bayi pria usia 2 tahun
Model Rambut Bayi Yang Cocok Untuk si Kecil Usia 2 Tahun
gaya rambut bayi terbaru
Gaya Rambut Bayi Laki Laki Terbaru
gaya rambut bayi pria
Model Rambut Spike Untuk Bayi Laki Laki
rambut spike
Model Rambut Bayi: Spike

Apabila belum berani untuk mohawk yang extreme, cobalah gaya poni agak panjang yang bisa flexible. Ditata spike untuk fun weekend, dan disisir ke bawah untuk acara spesial. Si kecil pasti akan senang ketika melihat rambutnya berdiri ke atas. Tampilan ini tidak pernah gagal untuk membuat si kecil tampil menggemaskan di setiap kesempatan.

CREW CUT (cocok untuk rambut lurus dan ikal yang tebal)

rambut bayi crew cut
Model Rambut Bayi Untuk Rambut Lurus dan Ikal
model rambut bayi pria
Model Rambut Bayi: Crew Cut

Potongan yang sederhana dan mudah ditata. Bagian sampingnya dipotong pendek dengan rambut lebih panjang di bagian atas. Merupakan pilihan yang cocok apabila ingin penampilan yang serasi dengan ayah dan kakaknya.  Potongan ini tidak pernah out-of-date, si kecil akan terlihat keren sepanjang waktu. Tampilan rapih dan tertata, sangat cocok untuk udara panas dan bayi yang aktif bergerak

FAUX HAWK (cocok untuk rambut lurus dan ikal)

potongan bayi faux hawk
Model Rambut Bayi Pria: Faux Hawk atau Mohawk

Tak ada yang lebih menggemaskan dari pada bayi laki-laki berambut mohawk. Rambut bagian samping dicukur pendek  lalu bagian atas dibiarkan agak panjang dan disisir ke tengah meruncing. Si kecil akan tampil menjadi pusat perhatian bak seorang “rockstar” cilik yang menggemaskan.

UNDERCUT (cocok untuk rambut lurus, ikal, dan keriting)

potongan bayi undercut
Potongan Rambut Undercut Untuk Bayi Laki Laki
gaya rambut undercut bayi
Model Rambut Bayi Laki Laki: Undercut

Gaya rambut Undercut ini belakangan menjadi trend dan banyak digemari. Bagian samping dan belakang dibuat cepak lalu bagian atas dibiarkan agak panjang dan berlayer lalu disisir ke arah samping dengan efek side part yang keren .

Model potongan rambut anak laki ini sangat stylish dan low maintenance dan akan bertahan lama tanpa perlu khawatir terlalu sering ke salon. Potongan ini juga cocok apabila si kecil ingin berpenampilan serasi dengan sang ayah,  dan akan membuat si kecil terlihat menggemaskan dan charming.

BOWL CUT (cocok untuk rambut lurus dan halus)

gaya rambut bowl cut bayi
Gaya Rambut Bayi Bowl Cut Untuk rambut Lurus dan Halus
bowl cut rambut bayi
Gaya Rambut Bowl Cut Pada Bayi Laki Laki
bayi bowl cut
Model Rambut Bayi: Bowl Cut

Apabila si kecil memiliki rambut yang ekstra lurus , baik tebal ataupun tipis,  bunda wajib mencoba gaya guntingan ini. Gaya rambut yang terinspirasi era 80an yang selalu mencuri perhatian  Potongan dengan bentuk poni dan bagian samping seperti mangkok akan membingkai wajah si kecil menjadi semakin menggemaskan.

Pilihan yang tepat apabila bunda ingin membiarkan rambut si kecil tumbuh, sementara tetap menjaga agar tidak menutupi mata. Tidak perlu terlalu repot mengaturnya,hanya dengan menyisirnya setiap hari,  rambut akan jatuh sempurna di sekeliling muka, sehingga si kecil akan terlihat selalu imut sepanjang waktu.

Model Rambut Keriting Anak Laki – Laki

gaya rambut bayi keriting
Model Rambut Keriting anak Laki Laki

Menata Rambut keriting si kecil adalah salah satu yang paling menantang bagi para bunda. Kuncinya hanya dengan membiarkannya jatuh alami dan lepas bebas seperti seorang malalikat kecil.

gaya rambut curly bayi
Gaya Rambut Keriting Alami Bayi Laki Laki

Agar terlihat indah, Rambut keriting alami si kecil memerlukan trim yang lebih teratur karena ujung-ujungnya mudah kering dan kusut. Gunakan jari/sisir bergigi renggang untuk menyisirnya agar rambut tidak mengembang dan frizzi.

Tekstur keriting cenderung mudah kering, jadi jangan lupa untuk menggunakan Hair Lotion secara teratur untuk mejaga ikalnya tetap sehat dan bersinar. Agar lebih mudah diatur, Bunda juga bisa memotong pendek bagian samping kanan dan kirinya, lalu bagian atas dibiarkan panjang dan sedikit berjatuhan di dahi  sebagai poni yang menggemaskan,

 

Potongan rambut yang dipilih bunda tentunya akan menunjang karakter dan kepribadian si kecil.  Dan yang terpenting dari semuanya adalah tidak hanya membuat mereka tampil trendy dan keren, tetapi juga supaya si kecil tetap nyaman dengan rambutnya dan tentunya mudah untuk merawatnya.  Agar si kecil tetap nyaman dan bebas bergerak, pilihlah model rambut anak yang sesuai tekstur rambut alaminya.

Rambut si kecil yang sehat dan lebat tentunya akan membuat gaya rambut nampak semakin indah, karena itu jangan lupa merawatnya dengan asupan gizi yang seimbang dan juga memilih produk perawatan rambut yang aman untuk si kecil agar rambut tetap sehat dan menghindari kerontokan.

Rambut bayi cenderung lembut dan sangat halus, tentunya perlu berhati-hati saat merawatnya. Menggunakan produk berbahan kimia tertentu tentunya berdampak negatif pada kondisi rambut yang masih belum berkembang sempurna, serta membuatnya sangat rentan terkena efek buruk dari bahan kimia.

Untuk itu, pilihlah produk perawatan dan penataan yang diperuntukan bagi seusia si kecil ya.  Biasanya produk tersebut diformulasikan dengan bahan alami agar rambut si kecil lebih sehat dan beriklau

Sekarang bunda tidak perlu bingung lagi mencari inspirasi model rambut bayi laki-laki yang cocok dengan si kecil. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut maka menata rambut si kecil menjadi sangat menyenangkan, aman dan nyaman tanpa harus merusak rambut indahnya. Putra bunda akan selalu siap berpose saat mengabadikan moment special dan memamerkan aksi lucunya. Selamat mencoba!

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge

 

 

 

Penyebab Rambut Rontok Pada Bayi
Penyebab Rambut Rontok Pada Bayi

Apa Sajakah Penyebab Rambut Bayi Rontok? Apakah Normal atau Tidak? Serta Bagaimana Cara Mengatasinya?

Rambut bayi rontok normal ditemui pada fase awal kehidupannya. Biasanya berkisar pada usia beberapa minggu sampai 6 bulan pertama setelah lahir, bayi akan kehilangan rambut bayinya dan bunda tidak perlu khawatir apabila rambut bayi rontok  dalam rentang usia tersebut.

Yang dikategorikan sebagai rambut rontok pada bayi yang normal:

  • Rambut rontok beberapa helai sehabis bunda menyisir rambutnya
  • Bunda menemukan beberapa helai rambut bayi pada handuk setelah mandi
  • Bunda menemukan beberapa helai rambut bayi pada bantal, tempat tidur, ataupun tempat duduk bayi bunda

Beberapa penyebab utama rambut bayi rontok yang normal dan tidak perlu bunda khawatirkan:

  1. Akibat posisi tidur

Bayi baru lahir seringkali tidur dalam posisi terlentang. Posisi tersebut mengakibatkan adanya penekanan pada bagian belakang kepalanya sehingga mengakibatkan rambut pada area tersebut mengalami keorontokan.

Hal tersebut normal, dan bunda cukup mengubah posisi tidur bayi bergantian supaya tidak terdapat penekanan pada satu sisi kepalanya saja. Apabila bayi sudah dapat mengangkat kepala, bunda dapat melatih bayi untuk melakukan tummy time selama beberapa menit dalam sehari.

  1. Akibat gesekan sisir pada kepala bayi

Beberapa bayi dilahirkan dengan rambut kepala yang lebih lembut dan halus dibandingkan bayi lainnya. Penggunaan sisir yang tidak tepat serta frekuensi menyisir rambut seringkali menjadi penyebab rambut bayi rontok.

Sisir untuk bayi sebaiknya menggunakan sisir yang berbentuk sikat berbulu halus sehingga tidak menimbulkan gesekan berlebihan pada rambut dan kulit kepala bayi. Begitupula frekuensi bunda menyisir rambut sebaiknya tidak perlu terlalu sering. Rambut bayi dapat disisir setiap sehabis mandi saja.

  1. Akibat penggunaan aksesori kepala

Penggunaan aksesori kepala seperti topi atau bando menimbulkan penekanan pada kulit kepala bayi. Sehingga area yang tertekan oleh tepi topi atau bando dapat mengakibatkan rambut bayi rusak. Penggunaan topi pada bayi dapat dilakukan saat bayi akan bepergian atau pada suhu dingin untuk membantu menghangatkan bayi. Begitupula dengan bando, dapat dipakai untuk mempercantik bayi bunda, namun sebaiknya penggunaan topi ataupun bando tidak perlu setiap saat sehingga mengurangi penekanan pada kepala bayi dan mengakibatkan rambut rontok.

  1. Akibat rambut bayi diikat terlalu kencang

Apabila bayi bunda adalah bayi perempuan, saat rambutnya sudah mulai panjang tentunya bunda ingin mengikatnya supaya lebih rapi dan bayi tampak cantik. Namun hati hati, penggunaan ikat rambut yang terlalu kencang dapat mengakibatkan rambut rontok. Sebaiknya gunakan ikat rambut yang berbahan lembut dan tidak terlalu kencang saat mebngikat sehingga rambut tidak tercabut dari akarnya.

  1. Perawatan rambut yang tidak tepat
rambut bayi
Perawatan Rambut Bayi yang Tidak Tepat Menjadi Penyebab Rusaknya Rambut si Kecil

Perawatan rambut bayi yang tidak tepat dapat berupa:

  • Terlalu sering keramas. Rambut bayi memiliki karakteristik tinggi sebum. Sebum adalah lapisan seperti lilin yang dihasilkan oleh kulit kepala untuk melindungi kelembaban kulit kepala dan rambut bayi. Keramas setiap hari pada bayi baru lahir tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan kulit kepala dan rambut bayi anda menjadi kering sehingga dapat menyebabkan rambut rontok. Pada bayi baru lahir dianjurkan keramas cukup sekali atau dua kali dalam seminggu, dan setiap dua hari sekali pada bayi yang usianya lebih besar.
  • Penggunaan produk perawatan rambut yang terlalu berminyak atau pemakaian minyak seperti minyak kelapa pada kulit kepala bayi anda dapat mengakibatkan penyumbatan pada saluran kelenjar rambut bayi anda sehingga mengakibatkan rambut rontok. Apabila bunda ingin menggunakan produk berbahan minyak untuk merawat kulit kepala dan rambut bayi anda, cukup gunakan sekali hingga dua kali dalam seminggu dalam jumlah secukupnya saja.
  1. Cradle cap
penyebab rambut bayi rontok
Cradle Cap atau Kerak Kepala Bayi Menjadi Penyebab Rontoknya Rambut Bayi

Cradle cap merupakan kerak kekuningan yang berminyak dan berbentuk seperti sisik yang melapisi kulit kepala bayi. Cradle cap lazim terjadi pada usia bayi 3 hingga 6 bulan. Penyebab cradle cap bisa karena adanya alergi, hormon ibu yang diturunkan ke bayi, atau bisa juga karena kebersihan kulit kepala bayi yang kurang terjaga. Cradle cap dapat menyebabkan rambut bayi rontok sehingga apabila bayi bunda mengalami cradle cap, bunda cukup melakukan langkah langkah berikut ini:

  • Oleskan baby oil atau minyak zaitun sebelum keramas pada kepala bayi anda untuk membantu kerak atau sisik menjadi lebih lembut
  • Keramas rambut bayi anda dengan air hangat dan gosok dengan lembut. Jangan menggosok terlalu keras untuk mencoba melepaskan kerak dari kepala karena akan mengakibatkan kulit kepala bayi menjadi iritasi
  • Keringkan kulit kepala dan rambut dengan handuk lembut dan pastikan tidak ada sisa minyak pada kulit kepalanya karena dapat mengakibatkan penyumbatan pada pori pori kepala bayi

Beberapa penyebab rambut bayi rontok yang harus bunda waspadai dan perhatikan:

Trichotillomania

Merupakan suatu kondisi yang dapat ditemukan pada bayi yang sudah berusia lebih besar atau batita. Trichotillomania adalah suatu kondisi dimana bayi atau batita memiliki kebiasaan menarik rambutnya sendiri. Hal tersebut mengakibatkan rambut bayi rontok dan tentunya dapat mengakibatkan kebotakan setempat. Apabila hal tersebut terjadi, bunda sebaiknya memberitahu dan mengajarkan anak dengan lembut untuk tidak menarik rambutnya.

Infeksi

Infeksi pada kulit kepala bayi dapat menyebabkan rambut bayi rontok. Bentuk infeksi pada kulit kepala bayi yang sering ditemui diantaranya adalah tinea capitis. Tinea capitis adalah infeksi jamur pada kulit kepala dan batang rambut. Gejalanya berupa kulit kepala bersisik dan rambut rontok sehingga terjadi pitak.

Kutu

Apabila bayi anda sudah memiliki rambut yang cukup lebat, kutu dapat hidup pada rambut kepala bayi anda. Hindari menggunakan alas kepala, topi, ataupun sisir serta aksesori kepala milik orang lain untuk bayi bunda. Kutu dapat menyebabkan rontoknya rambut si Kecil.

Apabila rambut bayi bunda sudah terlanjur berkutu, bunda dapat menggunakan bawang merah sebagai pengobatan alami untuk mengatasi kutu. Caranya adalah dengan mengoleskan potongan bawang merah ke seluruh kulit kepala anak lalu kepala dibungkus dengan handuk dan didiamkan selama 15 – 20 menit lalu dibilas. Bunda dapat pula menggunakan minyak essensial seperti tea tree oil.

Telogen effluvium

Telogen effluvium adalah suatu kondisi dimana rambut bayi berada pada fase telogen terus menerus. Fase telogen adalah fase dimana rambut berada dalam kondisi beritirahat. Berlawanan dengan fase yang disebut fase anagen. Fase anagen adalah fase dimana rambut mengalami pertumbuhan. Sehingga apabila terjadi kondisi telogen effluvium, rambut bayi akan rontok dan membutuhkan waktu beberapa lama untuk dapat tumbuh kembali.

Penyebab telogen effluvium diantaranya: bawaan hormonal bayi yang dipengaruhi oleh kadar hormon ibu sewaktu bayi berada dalam kandungan, status nutrisi bayi yang dipengaruhi oleh kurangnya zat gizi tertentu dalam pola makannya seperti: zat besi, zinc, vitamin B6 dan vitamin B12. Apabila rambut bayi rontok disebabkan oleh telogen effluvium maka bunda cukup memberi asupan nutrisi yang seimbang untuk bayi bunda sehingga dapat merangsang rambut bayi memasuki fase pertumbuhan anagen.

Alopecia aerata

Alopecia aerata adalah suatu kondisi dimana sistem imun imun tubuh menyerang folikel rambut sehingga menyebabkan rambut si Kecil rontok. Hal tersebut menyebabkan rambut bayi membutuhkan waktu lama untuk tumbuh kembali. Apabila hal tersebut terjadi, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk berkonsultasi.

Kelainan pada kelenjar tiroid

Masalah pada kelenjar tiroid dapat mengakibatkan rambut bayi rontok. Baik hipertiroid maupun hipotiroid dapat menyebabkan kerontokan pada rambut bayi. Namun untuk menegakkan diagnosa hipertiroid maupun hipotiroid tentu saja tidak hanya berdasarkan gejala rambut bayi rontok saja. Sehingga apabila bunda mencurigai adanya masalah pada kelenjar tiroid bayi bunda, bunda dapat melakukan konsultasi dengan dokter .

Kelenjar pituitari yang kurang aktif

Kelenjar pituitari merupakan ogan yang berada di bagian bawah otak. Kelenjar pituitari berukuran kecil, namun berfungsi menghasilkan hormon yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh. Menurunnya fungsi kelenjar pituitari dapat menyebabkan rontoknya rambut si Kecil sebagai salah satu gejalanya.

Kapan bunda harus mewaspadai rambut bayi yang rontok?

  • Saat bunda menemukan rambut si Kecil rontok dalam jumlah banyak dan berlebihan pada bantal, tempat tidur, ataupun saat bunda memandikan bayi
  • Saat bunda mendapati gejala lain yang menyertai kerontokan rambut bayi bunda
  • Rambut bayi masih rontok terus menerus dalam jumlah banyak setelah bayi berusia lebih dari 6 hingga 8 bulan

Apa yang harus bunda lakukan?

Apabila rambut bayi bunda rontok dalam kategori normal maka bunda tidak perlu khawatir. Cukup lakukan perawatan rambut bayi bunda sesuai anjuran dan tunggu hingga usia bayi bunda di atas 6 hingga 8 bulan. Pada usia tersebut rambut bayi akan berkurang rontoknya dan akan tumbuh rambut baru.

Namun apabila bunda mendapati bayi bunda mengalami kerontokan rambut dalam kategori mengkhawatirkan, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mencari penyebab rambut bayi rontok dan mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

Perkembangan Bayi 5 Bulan: Stimulasi Hingga Jam Tidur
Perkembangan Bayi 5 Bulan: Stimulasi Hingga Jam Tidur

Memasuki usia 5 bulan, aktivitas bayi semakin banyak. Agar perkembangan bayi 5 bulan maksimal, ajak bayi untuk melakukan aktivitas yang beragam, ya, Bun!

Bayi 5 Bulan Bisa Apa?

Selamat, Bunda, si kecil kini telah memasuki usia 5 bulan. Satu bulan lagi si kecil akan mulai mengeksplorasi dunia dengan mencicipi makanan padat pertamanya. Bunda pasti sudah tak sabar untuk masa MPASI, kan?

Nah, sementara menunggu waktunya MPASI, di usia 5 bulan ini, Bunda bisa mengajak si kecil melakukan berbagai kegiatan menarik untuk mengoptimalkan perkembangan fisik dan kognitifnya.

Ini dia beberapa kegiatan menarik untuk si kecil yang berguna untuk mengoptimalkan perkembangan bayi 5 bulan.

Berguling

Setelah si kecil mampu tengkurap sendiri di usia 3 atau 4 bulan, di usia 5 bulan beberapa bayi mungkin sudah dapat berguling sendiri, dari posisi terlentang menuju posisi tengkurap dan kembali lagi ke posisi telentang. Ini adalah permulaan yang baik sebelum ia akan mulai merangkak di bulan-bulan berikutnya.

Nah, jadikan aktivitas berguling ini menyenangkan bagi si kecil, misal dengan Bunda menemani di sampingnya sambil memberinya semangat. Bantu si kecil ketika ia nampak sedikit kesulitan untuk kembali ke posisi telentang.

Namun tetap perhatikan keamanan bayi ya, Bun. Ketika ia sudah bisa berguling sendiri, Bunda sebaiknya tidak membiarkannya sendirian tanpa pengawasan, terutama ketika ia sedang tidur. Hal ini untuk mencegah bayi terjatuh dari tempat tidur atau bahkan tercekik tak bisa napas.

Menggenggam

Perkembangan bayi 5 bulan yang juga akan membuat Bunda bangga adalah kemampuannya memegang benda dan memindahkannya dari satu tangan ke tangan lainnya. Ia akan lebih sering menarik benda-benda yang terlihat menarik yang ada di dekatnya. Bila bayi Anda minum dengan botol, ia mungkin sudah dapat memegang botolnya sendiri tanpa dibantu.

Untuk membantu memaksimalkan perkembangan motorik bayi 5 bulan Bunda, cobalah beri si kecil benda-benda untuk digenggamnya. Misalnya saja soft toy, teether, atau botol susu. Letakkan benda-benda tersebut bergantian di tangan kanan dan kirinya.

Bernyanyi

Bunda mungkin akan gemas saat mendengar si kecil mulai mengoceh. Ia mulai bisa bersuara dan seperti mengucapkan mama atau papa. Namun jangan senang dulu, Bun! Pasalnya ia hanya senang mengeluarkan bunyi-bunyian dari mulutnya, bukan berarti ia sudah mengerti bagaimana memanggil orangtuanya. Tunggu beberapa bulan lagi sampai ia mulai dengan jelas mengucapkan mama atau papa untuk memanggil Anda.

Di usia 5 bulan, bayi akan mulai mengenali suara-suara di dekatnya. Ia mungkin akan tertarik mendengar gonggongan anjing tetangga atau ketika suara mesin mobil dinyalakan. Si kecil mungkin belum paham tetapi ia mulai akan menolehkan kepalanya ketika mendengar namanya dipanggil. Jadi, cobalah untuk mengucapkan namanya dengan jelas.

Coba putar lagu anak-anak yang nadanya menarik. Si kecil mungkin akan tepuk tangan, tersenyum, tertawa atau bahkan mengoceh seolah-olah ingin ikut bernyanyi. Nah, Bunda bisa ikut bernyanyi ketika memperdengarkan lagu atau musik kepada si kecil. Selain melatihnya mengenali suara dan musik, ini juga jadi aktivitas yang akan mempererat bonding Bunda dengan si kecil, lho.

Aktivitas bernyanyi ini bisa Bunda lakukan setelah mandi sore dan makan malam. Bunda bisa mengajaknya menari sambil memutar lagu favoritnya. Kemudian, lanjutkan dengan bermain cilukba dan biarkan bayi tertawa. Melakukan kegiatan yang berenergi seperti ini bisa membuat si kecil jadi lebih siap untuk tidur malam, lho. Dan si kecil pun akan tidur lebih nyenyak. Bunda tahu, kan, kalau tidur nyenyak adalah salah satu faktor yang mendukung perkembangan bayi.

Melempar bola

Bayi 5 bulan Bunda menyerap hal-hal baru dengan cepat. Ia akan dengan sendirinya belajar bahwa setiap aksi akan menimbulkan reaksi. Misalnya ketika ia melemparkan mainannya, maka Bunda akan segera mengambilkannya untuknya. Maka jangan heran bila ia mulai mengulang-ulang aksinya ini karena tertarik melihat bagaimana Bunda memberikan respons.

Coba Bunda mengajaknya bermain lempar bola. Meski si kecil belum mengerti dan mungkin belum bisa menangkap ataupun balas melempar bola, tapi setidaknya kegiatan ini bisa membuatnya gembira karena ia bisa melempar-lempar, satu kegiatan yang sedang digandrunginya di usia 5 bulan ini.

Sering-seringlah mengajak si kecil berbicara, entah dengan menyebutkan benda-benda apa saja yang dilihatnya atau dengan membacakan buku cerita. Di usia ini, bayi dengan cepat menyerap segala informasi baru.

Tidur cukup akan membantu perkembangan bayi 5 bulan

Kenapa tidur? Karena tidur yang cukup akan membantu perkembangan bayi 5 bulan Bunda. Semua pertumbuhan bayi tentu saja membutuhkan banyak energi. Sebagian besar bayi akan tidur sepanjang malam, sebagian lagi masih terbangun 1 – 3 kali di tengah malam untuk menyusu.

Meski tiap bayi memiliki pola berbeda, namun idealnya bayi 5 bulan membutuhkan:

  • 3 – 4 kali tidur siang dengan durasi total 3 – 4 jam sehari
  • 11 – 12 jam tidur malam
waktu tidur bayi 5 bulan
Bayi 5 bulan akan lebih susah tidur siang. Bunda harus mengajak si Kecil tidur agar bayi Bunda bisa tidur nyenyak malam hari

Mengingat ini masa transisi bagi bayi, beberapa bayi mungkin menolak untuk tidur siang dan lebih senang untuk eksplorasi. Biasanya bayi akan tidur satu kali di pagi hari setelah sarapan dan satu kali setelah makan siang. Cobalah untuk tidak menunda

Tidur siang di usia ini mungkin hanya sebentar saja, tetapi cukup sering. Ibu mungkin khawatir bayi akan kesulitan tidur malam ketika ia terlalu banyak tidur di siang hari. Percayalah, bayi Anda butuh tidur yang banyak agar ia memiliki energi untuk tumbuh kembangnya.

Biarkan anak Anda tidur siang meski hanya sejenak. Membuatnya terjaga terus di siang hari tidak akan membuatnya tidur nyenyak di malam hari. Bayi Anda justru akan rewel dan sulit tidur ketika ia dipaksa tetap terjaga di siang hari. Jadi, mulailah membiasakan rutinitas tidur bayi untuk mengoptimalkan perkembangan bayi 5 bulan Bunda, ya.

Baca Juga: Jam Tidur Bayi Baru Lahir Hingga 12 Bulan

Membiasakan rutinitas tidur bayi untuk mengoptimalkan perkembangan bayi 5 bulan

Ingin bayi 5 bulan Anda memiliki pola tidur teratur? Lakukan 5 kebiasaan ini setiap kali waktu tidur malam:

1. Membiarkan bayi beraktivitas di sore hari

aktivitas bayi 5 bulan
Perkembangan Bayi 5 Bulan: Optimalkan Dengan Bermain Bersama si Kecil

Setelah mandi sore dan makan malam, ajak bayi Anda beraktivitas. Ibu bisa mengajaknya menari sambil memutar lagu favoritnya. Atau bermain cilukba dan biarkan bayi tertawa. Dengan melepaskan energinya di sore hari, bayi Anda lebih siap untuk tidur malam.

2. Memandikan bayi dengan air hangat

Salah satu ritual agar bayi tidur nyenyak adalah dengan memandikannya. Bila ia sudah mandi sore, Ibu bisa mengelapnya menggunakan waslap dan air hangat. Jangan lupa basuh wajah, tangan, dan kakinya. Bila giginya telah tumbuh, jangan lupa menyikat gigi bayi. Gantilah popoknya dengan yang kering dan bersih. Pakaikan piyama yang nyaman untuk bayi.

3. Bacakan cerita

Perkembangan bayi 5 bulan lain yang pasti akan Bunda sadari adalah ia akan sering mengoceh cukup lama. Meski kata-katanya tak bermakna, tapi Bunda tetap disarankan untuk meresponnya. Apa yang bisa Bunda katakan pada si kecil?

Bunda bisa membacakan cerita sejak dini yang akan menumbuhkan minat baca si kecil kelak, sekaligus melatihnya mengenal beberapa kosakata baru. Walau si kecil belum dapat merespon saat Bunda membacakan buku, namun kemampuan berbahasanya akan bertambah. Beberapa bayi mungkin akan fokus mendengarkan suara Bunda atau bahkan melihat warna-warni menarik yang ada di buku cerita. Kegiatan baca cerita ini bisa Bunda lakukan menjelang jam tidur si kecil agar ia lebih tenang.

4. Pasang musik lembut

Memutar musik pengantar tidur, musik klasik, atau suara alam akan mendukung suasan tenang yang membuat bayi akan cepat mengantuk. Putar dalam volume yang kecil saja. Ibu juga bisa menyanyikan lagu yang akan meninabobokannya. Bayi senang mendengar suara ibunya karena terasa menenangkan.

5. Redupkan lampu

Bayi akan memahami bahwa ini sudah saatnya tidur ketika Ibu mulai meredupkan lampu. Gunakan lampu tidur kecil dan matikan lampu utama. Ucapkan selamat malam sambil mengecup lembut bayi Anda.

Dengan melakukan kebiasaan ini, bayi akan memahami ketika jam tidur tiba. Jangan lupa gunakan Cussons Baby Newborn Cream yang berfungsi melembutkan kulit bayi. Kandungan chamomile alami dalam krim ini akan membuat bayi lebih tenang dan lebih mudah untuk tidur karena baunya yang lembut.

Yuk, coba lakukan berbagai kegiatan di atas agar perkembangan bayi 5 bulan Bunda tumbuh optimal.

 

 

Baca Sebelumnya:

Perkembangan Bayi 4 Bulan

Baca Selanjutnya:

Perkembangan Bayi 6 Bulan

 

9 cara memandikan bayi yang perlu diperhatikan
9 cara memandikan bayi yang perlu diperhatikan

Tips Cara Memandikan Bayi

Cara Memandikan Bayi sangatlah susah-susah-gampang. Memandikan si kecil bayi sangat menyenangkan, tetapi Bunda mungkin merasa sedikit gugup untuk melakukannya. Berikut adalah cara memandikan bayi agar menyenangkan – untuk Bunda dan juga si bayi.

Memandikan si bayi untuk pertama kali bisa menakutkan tetapi dengan persiapan yang matang, memandikan bayi bisa menjadi sangat mudah.

9 cara memandikan bayi bagi ibu pemula

Hal Pertama yang perlu diperhatikan tentang cara memandikan bayi, pilihlah waktu yang tepat memandikan bayi dimana tidak akan ada yang mengganggu Bunda. Hal ini sangat penting dan jangan meninggalkan bayi bahkan untuk beberapa detik sekalipun pada saat memandikan bayi, Jika ada hal yang mengganggu dan harus meninggalkan ruangan, bawalah si bayi bersama Bunda.

Cucilah tangan sebelum mulai memandikannya, kemudian ikuti langkah-langkah cara memandikan bayi berikut:

  1. Siapkan ruangan
    Harus yang hangat dan bersih, jika Bunda menggunakan bak, letakkan bak di permukaan yang rata dan stabil, seperti meja, dimana  Bunda bisa merasa nyaman memandikan si bayi.
  2. Siapkan semua peralatan mandi
    Siapkan handuk, waslap, sabun, krim bayi dan pakaian bersih, dan pastikan semua peralatan mandi mudah dijangkau saat memandikan si bayi.
  3. Tuangkan air di bak mandi bayi
    Air sebaiknya cukup sampai dan dapat menutupi bahu bayi saat dimandikan. Gunakan sabun khusus bayi yang lembut dengan pH seimbang, yang cocok untuk kulit bayi.
  4. Cek temperature air 
    Untuk keamanan, sangatlah penting agar Bunda mengecek suhu air sebelum memasukan si bayi ke dalam air. Air untuk mandi sebaiknya jangan terlalu hangat, dan juga jangan terlalu dingin, cara untuk mengujinya yaitu dengan lengan atau siku Bunda. Jangan menuangkan air lagi setelah bayi sudah berada didalam air.
  5. Lepaskan pakaian bayi dengan hati-hati dan tahan leher dan kepalanya dengan lembut, serta masukan bayi di bak dan air mandi yang sudah disiapkan.
  6. Mandikan bayi, basuh si bayi dengan air secara lembut dengan satu tangan dan perlahan mulai dari atas kepala, leher dan yang lainnya. Pastikan Bunda membasuh di semua lipatan, termaksud di bawah dagunya. Basuh bagian bawah bayi pada saat terakhir. Jangan memandikan si bayi lebih dari 5 menit
  7. Angkat si bayi dengan lebut dan hati-hati saat keluar dari bak mandi dan langsung selimuti bayi dengan menggunakan handuk lembut, kemudian keringkan tubuh bayi dengan perlahan dan lembut.
  8. Oleskan krim lotion yang berfungsi untuk melembabkan kulit bayi yang sangat kering seperti di area popok. Bunda bisa memilih krim yang khusus bayi, juga gunakan bedak untuk membantu menyerap keringat si bayi agar tidak terjadinya biang keringat. Setelah itu, gunakan minyak telon plus untuk menjaga bayi, agar tubuh bayi tetap hangat sekaligus melindungi bayi dari gigitan nyamuk yang menganggu.
  9. Setelah itu, pakailah pakaian yang sudah disiapkan. Selesai, bayi pun bersih, dan wangi.

Fakta dan Mitos Tentang Memandikan Bayi

Setiap orangtua, sangat berhati-hati merawat bayi. Perawatan bayi bermacam-macam, ada perawatan mulut, perawatan kulit, perawatan rambut, dan juga perawatan mandi. Banyak para orangtua yang tidak banyak tahu tentang beredarnya mitos dan fakta tentang memandikan bayi. Beberapa orangtua juga percaya akan cerita-cerita yang diwariskan generasi sebelumnya tentang merawat bayi. Nah, Bunda harus mencari tahu, dan mengetahui apakah fakta dan mitos tersebut benar adanya? Untuk melindungi si Kecil, inilah beberapa fakta dan mitos memandikan bayi :

  • Memandikan bayi dengan air dingin

Mitosnya : Kebiasaan memandikan bayi dengan air dingin karena menganggap cara ini bisa membuat bayi kuat, ini adalah mitos.

Faktanya : Bayi rentan terhadap suhu dingin. Air dingin dapat membuat pembakaran dan metabolisme tubuh bayi meningkat, sehingga makanan dalam tubuh bisa terkuras untuk mengatur suhu tubuh. Akhirnya bayi kehabisan tenaga dan mudah sakit. Sebaiknya mandikan bayi dengan air hangat, sekitar 37 derajat celcius. Durasi yang diperlukan untuk memandikan bayi sekitar 5-10 menit.

“Mandi dengan air dingin amannya untuk anak di atas satu tahun,” jelas dr Attila Dewanti, SpA(K).

Baca Juga : Arti Tangisan Bayi

  • Sebelum usia bayi 40 hari dilarang memandikan pada sore hari

Mitosnya : Jangan memandikan bayi yang belum berusia 40 hari disaat sore hari.

Faktanya : Karena bayi butuh mandi dua kali sehari. Memandikan bayi sebelum 40 hari bukan masalah. Bayi yang lahir setelah 6 jam sudah boleh dimandikan. Pagi hari bayi yang baru lahir atau bulan-bulan pertama bisa dimandikan antara jam 07:00, 08:00 dan sampai jam 09:00 pagi, sedangkan pada sore hari pukul 14:00 dan . Sebaiknya bayi dimandikan dua kali dalam sehari.

  • Jangan mandi terlalu lama, ini akan menyebabkan kulit bayi kering

Mitosnya : Mandi terlalu lama, akan membuat kulitnya menjadi kering.

Faktanya : Mandi baik untuk kulit bayi karena bisa menghilangkan kotoran dari kulitnya. Tetapi jika terlalu sering dimandikan dan teralu lama, minyak alami yang terdapat kulit bayi juga akan berkurang, cukup 5-10 menit jangan terlalu lama saat dimandikan. Gunakan air yang hangat 37 derajat celcius ini juga membantu mengurangi kulit kering pada bayi.

  • Bercak putih pada bayi, apakah itu panu?

Mitosnya : Apakah bercak putih pada bayi itu adalah panu?

Faktanya : Tidak benar jika dikatakan itu panu. Jika panu, lebih sering pada area lembab atau tertutup pakaian. Bercak tersebut lebih karena alergi yang faktornya bawaan yang menurun, juga disebabkan oleh jamur, menurut dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Centre. Istilah untuk kondisi itu adalah pitiriasis alba (peradangan kulit yang disebabkan banyak faktor, bisa dalam diri atau luar tubuh).

Tahukah Bunda?

Untuk memandikan bayi dengan air dingin, bayi akan menjadi kuat. Faktanya, memandikan bayi dengan menggunakan air dingin sangatlah tidak dianjurkan untuk bayi, dengan alasan disaat bayi diberi air dingin tentu badannya akan menyesuaikan agar tetap hangat, dan terjadilah pembakaran metabolisme. Kurang seimbangnya suhu, dengan asupan kalori pada bayi bisa menyebabkan bayi sakit. Jadi, usahakan mandi dengan suhu yang nyaman buat bayi.

Apakah si bayi menikmati saat mandi? Taruh pendapat Bunda di kolom komentar

 

 

Rahasia Melebatkan Rambut Si Kecil
Rahasia Melebatkan Rambut Si Kecil

Bunda tentu menginginkan rambut si Kecil yang tidak hanya sehat tapi juga lebat dan indah, karena itu Bunda perlu memberikan perawatan untuk membantu pertumbuhan rambut bayi. Ada banyak cara mengatasi rambut kering, tipis, dan jarang yang dapat Bunda lakukan, namun pastikan Bunda selalu memilih yang alami agar tidak menimbulkan efek samping yang buruk bagi si Kecil. Berikut ini adalah beberapa bahan alami yang sudah terpercaya baik untuk pertumbuhan rambut anak.

Rahasia Melebatkan Rambut Si Kecil

Cara Mengatasi Rambut Kering, Tipis, dan Jarang 


Daun seledri

Di Indonesia, banyak orang tua yang percaya bahwa daun seledri memiliki manfaat untuk mengatasi masalah rambut anak khususnya dalam membantu pertumbuhan rambut si Kecil. Seledri memang memiliki kandungan vitamin A,B, C, serta protein yang dibutuhkan rambut untuk tumbuh lebih lebat dan sehat. Karena itu seledri memiliki banyak pengagum dalam masalah pertumbuhan rambut si Kecil. Cukup dengan mengambil beberapa daun seledri, lalu remas hingga halus serta tambahkan sedikit air, Bunda dapat langsung mengaplikasikannya ke kepala si Kecil. Tunggu hingga meresap, kemudian bilas dengan air hingga bersih.


Lidah buaya

Siapa yang tidak pernah mendengar lidah buaya sebagai bahan alami untuk merawat rambut. Di Indonesia, lidah buaya yang memiliki kandungan magnesium, asam folat, kalsium,vitamin A, B, C, dan E bahan yang umum dan cukup terpercaya digunakan untuk membantu pertumbuhan rambut. Cara penggunaannya juga cukup mudah, Bunda hanya perlu mengambil dagingnya dan mengoleskannya ke kepala dan rambut si Kecil. Diamkan selama 30 menit, lalu bersihkan dengan air.

 


Minyak Kelapa Alami

Rambut bayi tipis dibanding bayi seusianya, Bunda bisa mencoba menggunakan minyak kelapa. Kandungan vitamin E dan K yang kaya dalam minyak kelapa akan merangsang akar rambut agar jadi lebih kuat dan lebih cepat tumbuh. Hal tersebut bisa menjadi salah satu cara mengatasi rambut kering pada bayi. Basahi dulu rambut bayi Bunda dengan air hangat dan tuang minyak kelapa pada kulit kepala bayi Bunda secukupnya. Setelah itu, pijat dengan lembut dan diamkan selama setengah jam. Bilas sampai bersih dengan air hangat.

 


Minyak Kemiri Alami

Salah satu minyak alami yang terkenal di Indonesia untuk merawat kesehatan rambut adalah minyak kemiri. Kandungan di dalamnya dipercaya dapat membuat rambut tumbuh sehat dan indah. Oleh karena itu banyak orang tua yang menggunakan bahan ini untuk bayi mereka. Untuk mendapatkan minyak kemiri, Bunda perlu melakukan proses yang cukup merepotkan, namun untuk memudahkan Bunda mendapatkan manfaat kemiri, kini telah hadir Cussons Baby Natural Hair Oil Candle Nut & Pro-Vit B5 dengan 100% Minyak kemiri alami untuk rambut gelap & bercahaya, baik untuk menunjang pertumbuhan rambut sehat. Diperkaya dengan Pro-Vitamin B5 membantu rambut tetap lembut bercahaya dan membantu menghilangkan kerak kepala bayi. Cussons Baby Natural Hair Oil Candle Nut & Pro-Vit B5 telah lulus uji dermatologis sehingga terbukti aman. Bunda hanya perlu menusapkannya pada kulit kepala bayi secara merata, pijat secara lembut, dan diamkan selama 30 menit. Lalu cuci kepala dengan Shampoo hingga bersih dan akhiri perawatan rambut dengan Hair Lotion.


Itulah perawatan alami yang dapat Bunda lakukan untuk cara mengatasi rambut kering dan membuat rambut si Kecil tumbuh lebih lebat, sehat, dan indah. Untuk hasil terbaik, lakukan perawatan secara rutin.

Apa Lotion Bayi yang Bagus untuk Merawat Kulit si Kecil?
Apa Lotion Bayi yang Bagus untuk Merawat Kulit si Kecil?

Kulit bayi lebih sensitif dari kulit orang dewasa, itulah sebabnya kulit bayi butuh dirawat dengan menggunakan lotion bayi yang tepat. Lalu, Lotion Bayi yang bagus dan cocok untuk buah hati tercinta itu seperti apa, ya, Bunda? Yuk, simak penjelasanya berikut ini agar Bunda tak salah pilih. 

Benarkah si Kecil Membutuhkan Lotion Bayi?

Kulit bayi tak seperti kulit orang dewasa. Meski sekilas terlihat halus, sebenarnya kulit bayi sangat sensitif terhadap berbagai hal sehingga rentan kering. Ada banyak hal yang bisa membuat kulit si Kecil jadi kering, misalnya saja mandi dengan air hangat. Untuk menjaga kelembapan kulit si Kecil, penggunaan lotion untuk bayi menjadi salah satu andalan para Bunda.

Tentu saja penggunaan body lotion pada si Kecil bergantung pada kebutuhan si Kecil. Jadi Bunda tak perlu khawatir dan bisa bebas memilih akan menggunakan body lotion atau tidak. Penggunaan body lotion untuk bayi sendiri tidak boleh berlebihan dan sebaiknya memang dilakukan karena adanya kondisi tertentu. Beberapa kondisi yang membuat si Kecil memerlukan body lotion antara lain:

  • Air Mandinya terlalu Panas
    Kulit bayi sebenarnya memiliki perlindungan alami. Namun jika air mandinya terlalu panas, ditambah faktor eksternal lainnya, perlindungan alami ini bisa terkikis sehingga kulitnya jadi kering. Pastikan saat si Kecil mandi, airnya hangat dan setelah mandi Bunda bisa memberikan body lotion pilihan untuk menjaga kelembapan kulitnya.
  • Kondisi Cuaca yang Terlalu Panas atau Dingin
    Kulit bayi yang sensitif ini bisa jadi kering karena kondisi udara yang terlalu panas. Apalagi di Indonesia yang beriklim tropis dengan rata-rata suhu hariannya tinggi. Di kondisi cuaca yang seperti ini, tak heran kalau kulit si Kecil jadi kering.
  • Cuaca di luar ruangan
    Jika si Kecil sudah mulai aktif bergerak di luar ruangan atau Bunda sering mengajaknya beraktivitas di tempat terbuka, ia juga akan mudah berkeringat dan kulitnya pun akan semakin mudah kering. Nah, di saat seperti inilah body lotion untuk buah hati dapat melindungi kulit si Kecil dari sinar matahari sehingga tidak kering.

Kulit bayi juga cenderung mudah kering karena kelenjar keringatnya belum berfungsi dengan baik dan masih kesulitan beradaptasi dengan udara. Oleh karena itulah kulit si Kecil memerlukan perlindungan dan perawatan yang tepat agar ia bisa terus aktif bergerak dengan nyaman. Kehadiran lotion bayi yang cocok dan sesuai kebutuhan kulit si Kecil akan memberikan perlindungan yang optimal untuk menjaga kulit sensitifnya.

Apa Manfaat Menggunakan Lotion Bayi bagi Kulit si Kecil?

Lotion untuk bayi tak hanya bermanfaat untuk melindungi kulit si Kecil dari serangan cuaca panas, tapi juga melembapkan kulit si Kecil yang rentan kering karena faktor udara dan akibat terlalu sering atau terlalu lama mandi. Selain itu, body lotion yang bagus juga membantu bayi menjaga kelembapan alami kulitnya.

Lotion Bayi Punya Banyak Manfaat Untuk Kulit si Kecil Yang Sensitif

Apa Bedanya Lotion Bayi dengan Perawatan Kulit Bayi Lainnya?

Tak hanya lotion, saat ini ada pula beberapa perawatan kulit bayi lainnya seperti baby cream atau baby oil yang sama-sama berfungsi melembapkan dan mencegah kekeringan pada kulit si Kecil. Dibandingkan kedua perawatan kulit bayi tadi, biasanya lotion bayi lebih encer karena mengandung jumlah air yang banyak. Dengan tekstur yang lebih encer ini, lotion untuk bayi dapat cepat menyerap ke dalam kulit bayi. Untuk melembutkan, dan melembabkan kulit si Kecil.

Bagaimana Memilih Lotion Bayi yang Tepat dan Cocok untuk si Kecil?

Memilih body lotion untuk bayi yang bagus tentu tidak boleh sembarangan lho, Bunda. Harus ekstra hati-hati karena kulit bayi cenderung kering dan sensitif sehingga membutuhkan perhatian lebih. Apalagi jika si Kecil memiliki masalah pada kulitnya seperti alergi. Jadi si Kecil memerlukan lotion yang dapat melindungi dan melembapkan kulitnya tanpa membuat kulitnya jadi bermasalah.

Seperti apa sih lotion yang bagus untuk melembapkan dan menjaga kulit si Kecil tetap halus? Supaya Bunda tidak bingung dalam memilih, berikut adalah cara memilih lotion yang bagus untuk merawat kulit si Kecil:

  • Pilih body lotion yang khusus dibuat untuk bayi.

Jangan gunakan lotion orang dewasa untuk si Kecil ya, Bunda. Struktur kulit bayi berbeda dengan orang dewasa, jadi pilihlah lotion khusus bayi yang memang bahan dan formulanya dirancang khusus untuk kulit bayi.

  • Pilih lotion bayi yang bagus dan sudah lolos uji klinis

Carilah lotion yang memang sudah lolos uji klinis. Dengan begitu, keamanan kandungan lotion terjamin.

  • Pilih lotion bayi yang kandungan pH-nya seimbang

Agar tak malah membuat kulit bayi semakin kering atau iritasi, pastikan lotion yang bunda pilih memiliki kandungan pH yang seimbang, mendekati pH kulit normal.

  • Pilih lotion yang mampu melembapkan dan mudah meresap di kulit

Ini adalah salah satu faktor terpenting karena lotion harus bisa membantu melembapkan serta melindungi kulit bayi agar tak mudah kering. Saat memilih lotion, perhatikan komposisi dan kandungan yang ada di dalamnya. Pastikan lotion untuk buah hati yang Bunda pilih memang memiliki kemampuan melembapkan kulit.

  • Hindari lotion bayi dengan bahan-bahan yang tidak cocok untuk kulitnya

Saat memerikan kandungan dan komposisi dalam body lotion, pastikan semua bahannya cocok untuk kulit si Kecil ya, Bunda. Beberapa kandungan atau bahan-bahan yang harus dihindari saat memilih lotion di antaranya: paraben, surfaktan sintetis, dan pewarna sintetis.

  • Tes Apakah Lotion Bayi Cocok di Kulit si Kecil

Untuk penggunaan pertama kali atau saat memilih lotion baru yang akan dipakai rutin, tak ada salahnya Bunda mengujinya terlebih dahulu di kulit si Kecil. Caranya, oleskan sedikit lotion tipis-tipis di kulit si Kecil. Diamkan selama kurang lebih 1 hari (24 jam). Jika tak ada reaksi seperti kemerahan atau alergi di kulit si Kecil, Bunda dapat meneruskan pemakaian lotion tersebut.

  • Konsultasikan ke Dokter

Jika body lotion untuk si kecil yang sedang dipakai ternyata menimbulkan reaksi alergi atau malah membuat kulit si Kecil bertambah kering, segera ganti lotion yang dipakai atau konsultasikan ke dokter.

Cussons Baby Happy Fresh Lotion merupakan salah satu lotion yang bisa Bunda pilih untuk menjaga kelembapan kulit si Kecil yang aktif bergerak. Selain sudah teruji klinis, mengandung pH yang seimbang, dan melembapkan kulit si Kecil hingga 24 jam, Cussons Baby Happy Fresh Lotion juga mengandung formulasi yang didukung Freshboost™ sehingga si Kecil akan tetap segar sepanjang hari.

Cara Menggunakan Lotion Bayi yang Tepat

Kenali Cara dan Panduan Dalam Menggunakan Baby Lotion Untuk si Kecil Yang Tepat

Setelah mendapatkan lotion yang cocok untuk si Kecil, tentunya harus dipadukan dengan pemakaian yang tepat dan rutin ya, Bunda, agar bisa melindungi dan melembapkan kulit si Kecil dengan optimal. Berikut beberapa tips cara menggunakan lotion:

  • Gunakan lotion bayi segera setelah ia mandi
    Mandi juga bisa menghilangkan kelembapan alami yang dimiliki kulit bayi, jadi sebaiknya segera oleskan lotion segera setelah bayi selesai mandi. Ada baiknya sebelum mandi Bunda sudah menyiapkan lotion yang akan dipakai sehingga segera setelah mengeringkan tubuh si Kecil, body lotion bisa langsung dioleskan. Jangan lupa bersihkan tangan sebelum mengoleskan lotion di tubuh si Kecil, ya, Bunda.
  • Lotion bayi sebaiknya digunakan rutin setiap hari
    Untuk mendapatkan manfaat optimal, gunakan lotion secara rutin tiap hari. Ini akan membantu kulit bayi mempertahankan kelembapan alami yang dimilikinya.
  • Berikan perhatian khusus pada bagian kulit yang agak tebal
    Bagian-bagian dengan kulit yang agak tebal seperti siku dan lutut bayi biasanya membutuhkan kelembapan ekstra karena lebih mudah kering dibanding bagian lainnya.
  • Hindari Bagian Tertentu
    Area sekitar mata, hidung, dan mulut tidak perlu dioleskan body lotion. Hal ini untuk menghindari iritasi terjadi pada kulit di area tersebut.
  • Pilihlah Satu Produk Body Lotion Saja
    Sebisa mungkin, hindari menggunakan lebih dari satu produk body lotion di waktu yang bersamaan.
  • Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa Lotion untuk Si Kecil
    Selalu cek tanggal kedaluwarsan produk perawatan untuk kulit si Kecil. Selain itu, hindari menyimpan lotion bayi dekat jendela yang terkena sinar matahari langsung untuk menjaga isinya agar tidak rusak.

Jika kulit bayi alergi, iritasi, sangat kering, sebelum atau setelah memakai lotion bayi, sebaiknya segera konsultasikan kondisi ini pada dokter spesialis anak yang Bunda percaya, ya.