ARCHIVES VIDEO

Content Type :

Model Rambut Anak Perempuan Sebahu
Model Rambut Anak Perempuan Sebahu

Bunda sedang bingung memilih model rambut anak perempuan sebahu? Memiliki anak perempuan tentunya sangat menyenangkan. Bunda bisa mendadaninya apa saja seperti sebuah boneka lucu.

Sebagian besar anak perempuan sangat menyenangi rambutnya panjang karena akan membuatnya terlihat cantik seperti tokoh Princess kesukannya. Namun, hari semakin hari rambutnya semakin tumbuh panjang, apalagi apabila si kecil termasuk anak yang aktif dan suka bermain di luar, bunda tentunya mulai  tidak tahan melihatnya gerah, berantakan, dan rambutnya menutupi penglihatannya.

Kebanyakan dari mereka pasti akan menolak dan sedih apabila rambutnya langsung dipotong pendek. Inilah saatnya model rambut anak perempuan sebahu bisa menjadi pilihan yang tepat agar si kecil tidak kaget dan tetap dapat membiarkan rambutnya terurai cantik serta masih dapat dikuncir dan ditata dengan gaya yang lucu dan menggemaskan.

 

Model Rambut Anak Perempuan Sebahu yang cantik dan menggemaskan

Potongan rambut sebahu akan terasa lebih ringkas karena si kecil belum bisa merawatnya dengan telaten. Dengan model rambut anak perempuan sebahu si kecil akan  menjadi lebih fresh dan cute, terhindar dari rasa gerah, kusut dan rontok yang berlebihan.

Berikut beberapa pilihan gaya rambut anak perempuan sebahu yang bisa menjadi inspirasi buat para bunda saat memotong rambut si kecil atau saat membawanya ke salon anak.

  • Long Bob
    Potongan rambut long bob ini bukan hanya terlihat Stylish bagi perempuan dewasa, akan tetapi juga sangat cantik dan trendy untuk penampilan si kecil.Model rambut ini cocok untuk rambut lurus dan ikal dan juga cocok untuk segala jenis bentuk wajah. Potongan rata sebahu tanpa trap ini juga termasuk low-maintenance karena rambut si kecil akan tetap terlihat rapih dan tertata walau sambil beraktivitas. Potongan rambut ini juga akan tetap rapih ketika rambutnya mulai tumbuh panjang.

    long bob
    Style Gaya Rambut Long Bob Sangat Cocok Untuk Membuat si Kecil Lebih menggemaskan

    Potongan rambut ini juga akan memberikan volume pada rambut yang tipis. Bunda juga bisa membeikan variasi A-Line dimana bagian depannya dibuat agak lebih panjang agar tampilannya semakin Dengan model rambut ini si kecil akan selalu terlihat rapih dan cantik sehingga bunda tidak perlu ribet-ribet menguncirnya.

    Untuk menjaga bentuknya, bunda dapat dengan mudah melakukan trimming (menggunting ujung-ujungnya)  setiap 2 bulan sekali , agar menjaga bentuknya tetap rapih dan terhindar dari  kering dan kusam pada bagian ujung rambut.

  • Medium oval layer
    Gaya rambut anak perempuan sebahu ini cocok untuk si kecil yang rambutnya tidak terlalu tebal. Dengan potongan layer ini, rambut si kecil akan terlihat berlapis dan lebih banyak. Selain itu potongan ini juga tidak repot merawatnya dan membuat si kecil terhindar dari kusut dan rontok.

    medium oval layer
    Model Rambut Medium Oval Layer Untuk si Kecil terlihat lebih feminin dan kalem

    Potongan ini membuat si kecil terlihat lebih feminin dan kalem. Penataan model rambut ini juga mudah, apabila saat bunda ingin membawa ke acara spesial, bunda hanya tinggal menambahkan aksesoris yang lucu-lucu. Untuk Sehari-hari bunda juga dapatt membiarkannya terurai cantik.  Untuk memotong layer, bunda sebaiknya memabawanya ke salon khusus anak ya, karena potongan layer memerlukan teknik khusus agar guntingannya jatuh rapih dan seimbang.

  • Shaggy
    Model rambut anak perempuan sebahu ini ini sangat cocok untuk si kecil yang rambutnya tebal dan lurus. Potongan dengan banyak layer dan tekstur diujungnya akan membuat si kecil tampil lucu dan cantik tanpa terlalu susah menatanya setiap hari.

    rambut shaggy
    Model Rambut Anak Perempuan Sebahu: Shaggy

    Potongan ini akan membuat si kecil terlihat trendy sepanjang hari. Namun jangan membuatnya terlalu tipis ya bunda,  karena akan membuat rambut si kecil tampak kurang sehat.Tambahkan poni di atas alis agar tampilannya semakin lucu. Untuk menjaga bentuknya agar tetap indah, untuk potongan ini bunda perlu merapihkan setiap 2-3 bulan terutama pada  bagian ujung-ujungnya agar tidak semakin menipis dan bentuknya tetap cantik.

  • Gaya Rambut Keriting Sebahu (Curly)
    Beruntunglah apabila anak bunda berambut keriting, karena akan tampak sangat lucu ketika dibiarkan panjang sebahu. Apabila rambutnya tipis, bunda bisa memotongnya rata sebahu.

    gaya rambut curly
    Gaya Rambut Sebahu: Curly

    Jika rambutnya tebal, bunda bisa memberikan sedikit layer, agar menjaga volume rambutnya tetap cantik. Namun jangan lupa rambut keriting memembutuhkan perawatan extra ya bunda, diantaranya jangan terlalu sering mengkeramasinya, menyisirnya dengan sisir bergigi renggang dan rajin menjaga kelembapan alaminya dengan memberikan hair lotion. Dengan begitu rambut keritingnya akan terurai cantik, sehat, dan berkilau.

 

Bagaimana Cara memilih potongan yang sesuai

Sebelum memilih model rambut anak perempuan sebahu mana yang bunda inginkan, agar potongan rambut terlihat pantas dan si kecil juga senang, ada beberapa faktor yang bunda harus terlebih dahulu perhatikan ya, yaitu:

  1. Kenali tipe / tekstur rambut si kecil.
    Rambut lurus, ikal, keriting akan memiliki gayanya masing-masing. Seuaikan jenis potongan dengan tekstur rambut si kecil, agar potongan rambut terlihat cantik dan pas dengan si kecil. Apabila rambut si kecil lurus, bunda bisa lebih banyak bereksperimen dengan berbagai model guntingan. Apabila rambut si kecil keriting, jangan memotongnya terlalu pendek ya bunda karena akan membuat jatuh rambutnya sulit untuk ditata.
  2. Sesuaikan dengan bentuk wajah
    Apabila si kecil punya pipi yang bulat dan menggemaskan, si kecil akan semakin lucu dengan tampilan layer dan berponi agar semakin membingkai wajah imutnya. Apabila wajahnya lonjong, bunda bisa memberikan potongan rambut long bob yang akan membuanya lebih berisi. Apabila wajahnya agak kotak, potongan layer yang soft pada bagian sampingnya menjadi pilihan yang tepat.
  3. Sesuaikan dengan kepribadian
    Jangan lupa untuk mengajak ngoborol si kecil untuk tahu kepribadian dan gaya apa yang ia gemari. Apabila si kecil menyenangi tokoh-tokoh princess yang cantik, jangan memotong terlalu pendek rambutnya ya bunda. Karena akan membuatnya sedih kehilangan rambut indah terurainya.
  4. Sesuaikan dengan aktivitasnya
    Apabila si kecil adalah anak yang aktif bergerak dan senang beraktivitas di luar ruangan, bunda bisa menguncir atau mengepangnya agar rambutnya tidak mudah kotor dan kusut, dan tidak mengganggu penglihatannya. Bunda juga bisa memberinya poni di atas alis agar tidak mengganggu penglihatannya saat beraktivitas.

 

Baca Juga: Model Rambut Bayi Perempuan Yang Menggemaskan dan Mudah Dibuatnya

 

Berbagai Styling Model Rambut Anak Perempuan Sebahu

Memiliki rambut sebahu bukan berarti bunda tidak bisa bermain dan menatanya dengan berbagai gaya yang menggemaskan. Bunda tetap bisa bereksperimen dengan berbagai aksesoris lucu untuk melengkapi penampilan si kecil. Melakukan styling rambut pada puteri kecil bunda akan jadi momen yang  pas untuk menghabiskan waktu dan mengobrol dari hati ke hati, mendekatkan diri sebelum ia tumbuh dewasa. Berikut beberapa gaya styling yang bisa menjadi inspirasi model rambut anak perempuan sebahu

  1. Kuncir dua
    Gaya rambut ini selalu menjadi favorit para bunda karena selain mudah membuatnya, akan membuat si kecil sangat imut dan menggemaskan. Tak perlu rambut yang terlalu panjang untuk membuatnya, rambut sebahu juga sangat mudah untuk dibuat gaya kuncir kuda ini.

    model rambut kuncir dua
    Styling Rambut Anak Kuncir Dua Membuat si Kecil Lebih Menggemaskan

    Kendala yang mungkin terjadi adalah bagian rambut bawahnya yang seingkali terjatuh karena tidak terlalu panjang dan sulit terikat. Jangan khawatir bunda, biarkan saja bagian yang terjatuh karena akan terlihat natural dan menggemaskan. Atau bunda bisa menggunakan jepit bobby pin untuk membantu bagian bawahnya agar lebih. Jangan lupa untuk menggunakan jepit bobby pin yang ujungnya ada bulatan pentulnya ya bunda agar tindak menyakiti kulit kepala si kecil.

  2. Half and Double Buns
    Rambut Sebahu juga bisa dibuat cepol lho bunda. Bunda hanya tinggal menyisir keatas setengah rambut bagian atas si kecil, lalu menyimpulnya agar menjadi bola kecil.

    model rambut anak half double buns
    Styling Rambut Anak Perempuan Sebahu: Half and Double Buns

    Bunda juga bisa memberikan variasi double buns dengan cara membagi dua bagian atas rambut si kecil kanan dan kiri, lalu membuat dua buah simpul. Biarkan bagian pendek yang terjatuh karena akan membuat gaya bunsnya lebih natural dan lucu. Untuk mempermudah saat menatanya bunda bisa menggunakan Hair Lotion agar lebih mudah untuk menyisir dan mengikatnya.

  3. Side Ponytail
    Bunda bisa memberikan variasi ponytail si kecil pada bagian samping. Tampilannya akan semakin cantik saat rambut berkibas di sisi bahu. Jangan lupa untuk berikan aksesoris pita agar tampilannya semakin cantik.

    rambut anak perempuan side ponytail
    Model Rambut Anak Perempuan: Side Ponytail

    Bagi bunda yang menggemari drama korea, buat si kecil tampil ala artis Korea yang cantik dengan membuat ponytail , lalu keluarkan sebagian rambut bagian samping kanan dan kirinya agar jatuh menjuntai membingkai wajahnya. Untuk mendapatkan gaya ini jangan lupa memotong poni dan layer pada bagian samping si kecil, supaya menatanya lebih mudah dan maksimal.

  4. Kepang
    Tidak perlu rambut yang terlalu panjang untuk bisa mengepangnya. Bentuk kepang bisa disesuaikan degan kepanjagan rambut si kecil. Untuk rambut sebahu , bunda bisa menatanya dengan kepang mohawk atau kepang dua.

    Bunda juga bisa mengepang bagian poninya agar menyerupai jalinan bando. Apabila bunda senang mengepang rambut si kecil, pilihlah potongan rambut sebahu yang tidak terlalu banyak layernya dan poni yang tidak terlalu pendek agar mempermudah membuat kepang yang lebih rapih.

 

 

Bagaimana Cara Merawat rambut anak agar tetap sehat dan indah

Selain senang melihat si kecil tampil fresh dan trendy dengan potongan rambut yang cocok, bunda juga perlu merawat rambut si kecil agar tetap sehat dan indah.  Berikut yang perlu dilakukan ya bunda:

  • Merawat dengan shampo, hair oil, hair lotion yang formulalnya aman dan khusus untuk rambut anak-anak
  • Rajin melakukan trimming (memotong ujung-ujungnya) setiap 2-3 bulan sekali untuk membuang ujung-ujung yang kering dan mempertahankan bentuk guntingannya agar tetap rapih dan cantik
  • Menjaga asupan nutrisi yang baik untuk menunjang pertumbuhannnya. Banyak mengkonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian, telur, buah-buahan dan sayur akan membantu pertumbuhan rambut anak lebih lebat dan sehat.
  • Jangan terlalu sering mengikat atau mengepangnya terlalu kencang karena dapat menyakiti dan merusak rambut si kecil yang masih lembut dan rentan.
  • Jangan terlalu sering mengikatnya, melainkan biarkan rambut bebas terurai dan bernafas.
  • Ajarkan si kecil untuk merawat rambutnya sejak dini, dengan memberikan contoh kepada si kecil atau bisa juga dengan mengajaknya bermain salon bersama sambil merawat rambutnya.

 

Bunda kini sudah mengenal berbagai jenis model rambut anak perempuan sebahu yang cantik dan menggemaskan. Model rambut ini sangat praktis dan tidak susah untuk merawatnya. Yang terpenting, puteri kecil bunda masih bisa tampil girly dan tetap leluasa dalam beraktivitas tanpa khawatir rambutnya kusut dan berantakan. Dengan rambut yang terawat dan tumbuh indah, si kecil akan tetap segar dan cantik meski bebas bermain sepanjang hari. Sudahkah memilih model rambut yang bunda suka untuk si kecil?

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge

 

 

 

 

Cara Menumbuhkan Rambut Bayi Yang Botak Setelah Cukur
Cara Menumbuhkan Rambut Bayi Yang Botak Setelah Cukur

Bagaimana cara menumbuhkan rambut bayi yang botak? Banyak bunda mempertanyakan hal ini. Biasanya kekhawatiran ini muncul setelah mencukur rambut bayi hingga botak dan setelah tumbuh kembali ternyata tidak selebat sebelumnya atau rambut bayi yang botak akibat rontok atau sedari awal memang pertumbuhannya kurang.

Sebelum membahas bagaimana cara menumbuhkan rambut bayi yang botak, kita perlu mencari tahu terlebih dahulu beberapa hal, seperti:

  • Bagaimana fisiologi pertumbuhan rambut bayi?
  • Apa penyebab kebotakannya?
  • Apa faktor penentu pertumbuhan rambut bayi?

 

Bagaimana Fisiologi Pertumbuhan Rambut Bayi?

Rambut bayi baru lahir merupakan rambut janin yang dinamakan lanugo. Lanugo tidak hanya terdapat di kepala, namun juga terdapat di tubuh bayi. Lanugo bermanfaat untuk melindungi janin dalam kandungan, mengatur suhu tubuh janin, dan memudahkan vernix atau zat lilin untuk menempel pada kulit janin. Umumnya rambut janin akan rontok saat bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan.

Pertumbuhan rambut setiap bayi berbeda beda. Tidak semua bayi dilahirkan dengan kecepatan pertumbuhan rambut yang sama. Ketebalan dan tekstur rambut bayi baru lahir tidak menentukan bagaimana rambut bayi di kemudian hari. Beberapa bayi yang terlahir dengan rambut yang halus dan tipis saat lahir dapat memiliki rambut yang tebal dan lebat di kemudian hari; dan begitu pula sebaliknya. Hal ini dikarenakan rambut bayi dalam pertumbuhannya juga akan dipengaruhi oleh perawatan, asupan nutrisi, dan genetik serta faktor lingkungan.

 

Apa Saja Penyebab Kebotakan Pada Bayi?

Untuk dapat mengetahui cara yang tepat untuk menumbuhkan rambut bayi yang botak, terlebih dahulu kita harus mengetahui penyebab kebotakannya.

Bayi botak dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  • Adanya cradle cap. Cradle cap merupakan hal yang lazim ditemui pada bayi. Cradle cap dapat ditemukan berupa lapisan kerak atau sisik berwarna putih kekuningan yang berminyak pada kulit kepala bayi dan menyebabkan rambut bayi menjadi rapuh dan mudah tercabut dari akarnya.
  • telogen effluvium. Telogen effluvium adalah suatu kondisi dimana siklus hidup rambut berada pada fase telogen atau fase istirahat dalam waktu yang lebih lama dari yang seharusnya. Normalnya, rambut berada dalam fase telogen atau fase istirahat sekitar 10 hingga 15 persen saja. Telogen effluvium umumnya akan teratasi dengan sendirinya dan rambut bayi akan tumbuh dengan sendirinya dalam waktu enam bulan hingga satu tahun.
  • Tinea capitis. Tinea capitis disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit pada kulit kepala dan batang rambut. Tinea capitis dapat menyebabkan kebotakan meluas.
  • pengaruh hormonal saat bayi dalam kandungan. Kadar hormon ibu saat hamil seperti estrogen mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi menjadi tipis dan mudah rontok.
  • kurangnya asupan nutrisi yang menunjang pertumbuhan rambut. Berbagai nutrisi dan vitamin yang berperan pada pertumbuhan rambut diantaranya: protein dan berbagai asam amino esensial, vitamin A, B, C, D dan E, omega 3 dan antioksidan, serta berbagai mineral seperti zinc dan magnesium. Kekurangan berbagai nutrisi tersebut dapat menyebabkan rambut menjadi rapuh dan mudah rontok.
  • Produk perawatan rambut yang salah. Pemakaian produk perawatan rambut yang kurang tepat atau tidak sesuai dapat menyebabkan rambut bayi menjadi rontok dan mengalami kebotakan.
  • Cara perawatan rambut yang salah seperti keramas terlalu sering dapat menyebabkan rambut menjadi rapuh dan mudah rontok
  • Kebotakan akibat tekanan seperti pemakaian topi atau aksesori rambut lainnya secara terus menerus.

 

Baca Juga: 10 Cara Menumbuhkan Rambut Secara Alami

 

Bagaimana Cara Menumbuhkan Rambut Bayi Yang Botak?

menumbuhkan rambut bayi
Tips Menumbuhkan Rambut Bayi Yang Botak Harus Bunda Ketahui Terlebih Dahulu Penyebabnya
  1. Cari dan atasi penyebab rambut rontok dan kebotakan. Perawatan terhadap rambut yang rontok dan mengalami kebotakan tidak akan membawa hasil maksimal apabila tidak disertai dengan upaya untuk mengatasi penyebabnya terlebih dahulu.
     
    Salah satu penyebab rambut bayi rontok adalah cradle cap. Cradle cap dapat diatasi dengan mengoleskan minyak seperti minyak kelapa, maupun minyak zaitun pada kulit kepala bayi sebelum dikeramas dengan menggunakan air hangat. Penyebab lainnya adalah tinea capitis. Tinea capitis dapat diobati setelah berkonsultasi dengan dokter untuk kemudian diresepkan obat anti jamur.
     
    Pada penyebab kebotakan yang dinamakan telogen effluvium, bunda dapat bersabar menunggu hingga bayi berusia 2 tahun sambil tetap melakukan berbagai cara menumbuhkan rambut si Kecil seperti perawatan dan pemberian nutrisi yang tepat. Apabila bayi sudah berusia 2 tahun dan rambutnya masih belum tumbuh juga, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasinya.
  2.  

  3. Perhatikan asupan nutrisi bayi. Salah satu cara adalah dengan memperhatikan asupan nutrisi bayi. Apabila bayi masih menyusui dengan air susu ibu, maka bunda sebaiknya mengkonsumsi makan bernutrisi seimbang untuk menunjang pertumbuhan rambut bayi. Apabila bayi sudah mulai mengkonsumsi makanan pengganti asi, maka ibu dapat memberikan makanan dengan kandungan nutrisi seimbang yang mencakup protein, asam amino esensial, berbagai vitamin serta mineral. Makanan makanan yang bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan rambut bayi diantaranya:
    • Kacang kacangan, serealia, daging merah, daging ayam, ikan, telur, susu dan produk olahan lainnya kaya akan vitamin B6 dan B12
    • Bayam, wortel, pepaya, jeruk, brokoli, dan labu kuning kaya akan vitamin A
    • Daging ikan, daging ayam, telur, daging merah, susu dan kacang kacangan kaya akan protein
    • Hati, bayam merah, daging merah dan asi kaya akan zat besi
    • Buah buahan seperti jeruk, apel, wortel dan labu kuning kaya akan vitamin C
    • Alpukat kaya akan vitamin E dan omega 3
  4. Gunakan perawatan rambut yang sesuai. Hindari menggunakan produk perawatan atau sampo bayi dewasa untuk anak anak. Pilih produk perawatan yang sesuai dan mengandung bahan bahan alami yang bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan rambut, diantaranya:
    • Minyak almond. Almond kaya akan kandungan asam amino esensial diantaranya asam oleat dan asam linoleat, protein, vitamin A, D dan E.
    • Kemiri mengandung asam amino esensial asam oleat, asam linoleat, protein, vitamin B1, serta vitamin E
    • Alpukat kaya akan asam lemak dan omega 3 serta vitamin E.
    • Madu kaya akan anti oksidan, vitamin B6, thiamin, niacin, riboflavin, asam pantotenat, asam amino, mangan, fosfor, kalsium dan seng
    • Minyak kelapa. Minyak kelapa kaya akan asam laurat, asam kaprat, asam oleat dan asam linoleat yang bermanfaat memperbaiki struktur protein keratin rambut, memiliki sifat anti mikroba dan anti jamur.
    • Seledri kaya akan vitamin A, asam amino esensial, vitamin B1, B2, B6 dan vitamin C.
    • Lidah buaya. Lidah buaya kaya akan vitamin A, C, E serta B12. selain itu lidah buaya memiliki efek anti inflamasi serta diperkaya dengan zinc.
  5. Cara lain menumbuhkan rambut bayi yang botak adalah dengan menghindari pemakaian topi atau bando secara terus menerus untuk bayi bunda. Karena penekanan topi atau bandana tersebut pada kulit kepala akan menghambat pertumbuhan rambut bayi. Hindari mengikat rambut dengan kencang karena akan menyebabkan rapuhnya akar rambut dan rambut menjadi mudah rontok
  6. Hindari keramas terlalu sering pada bayi. Bayi baru lahir hanya perlu dikeramas 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Bayi yang berusia lebih besar dapat dikeramas 2 hari sekali. Apabila anak sudah dapat beraktivitas seperti berjalan, berlari dan bermain sehingga banyak mengeluarkan keringat maka dapat dikeramas setiap hari dengan sampo yang sesuai.
  7. Apabila kebotakan atau kerontokan rambut bayi akibat pengaruh hormonal ibu saat masa kehamilan, maka tidak perlu khawatir. Rambut bayi akan tumbuh kembali setelah 6 bulan hingga dua tahun. Tips menumbuhkan rambut bayi akibat pengaruh hormonal adalah dengan tetap melakukan perawatan sesuai dengan kondisi kulit kepala dan rambut bayi serta memperhatikan asupan nutrisi seimbang yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut yang optimal.

 

Jadi apabila bunda ingin rambut bayi bunda lebat, selain memperhatikan berbagai tips dan cara menumbuhkan rambut si Kecil yang botak di atas, jangan lupa juga bahwa genetic memberi peran besar terhadap pertumbuhan rambut bayi. Demikian pula berbagai kondisi seperti cradle cap dan telogen effluvium, maupun penyakit seperti infeksi jamur tinea capitis juga mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi. Segera berkonsultasi dengan dokter apabila terdapat kondisi di atas yang menyertai kebotakan pada bayi bunda.

Semoga berbagai tips dan cara menumbuhkan rambut bayi yang botak di atas dapat membantu bunda yang bayinya mengalami kebotakan.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

 

 

Minyak Kemiri: Manfaat Untuk Rambut Bayi dan Cara Membuatnya
Minyak Kemiri: Manfaat Untuk Rambut Bayi dan Cara Membuatnya

Di Indonesia, kemiri memang sering ditemui di dapur untuk digunakan sebagai bahan masakan. Selain bahan masakan, Bunda juga sudah pasti tahu ya, bahwa kemiri sangat bermanfaat untuk perawatan rambut. Sebabnya, penggunaan kemiri untuk perawatan rambut sudah dipercaya sejak dahulu. Bahkan perawatan rambut dengan kemiri ini juga bisa diaplikasikan untuk rambut bayi. Nah, Bunda dapat mempelajari cara membuat minyak kemiri untuk rambut bayi berikut ini!

Kemiri, yang memiliki nama ilmiah Aleurites Moluccanus, merupakan tanaman berupa pohon yang banyak tumbuh di wilayah beriklim tropis di pulau-pulau di Asia Tenggara, salah satunya di Indonesia. Buah dari pohon kemiri ini bentuknya mirip seperti kacang walnut. Di dalam buah kemiri terdapat satu hingga dua biji. Biji kemiri inilah yang selalu dimanfaatkan untuk berbagai hal, termasuk untuk merawat rambut.

 Agar bisa dimanfaatkan untuk perawatan rambut, kemiri harus diolah terlebih dulu. Sebab, kemiri yang masih mentah mengandung saponin dan phorbol yang sedikit beracun. Biasanya kemiri diolah sedemikian rupa untuk diambil minyaknya yang berwarna kuning cerah.

 

Minyak Kemiri

Kandungan Minyak Kemiri

Sebelum dimanfaatkan untuk perawatan rambut, Bunda perlu tahu juga isi kandungan di dalam minyak kemiri. Antara lain adalah kandungan asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat.

  • Kandungan asam oleat di dalam minyak kemiri ada sebanyak 15%. Asam oleat merupakan lemak tidak jenuh rantai tunggal yang dapat ditemukan secara alami pada hewan ataupun tumbuhan. Kandungan ini juga biasanya disebut sebagai asam lemak omega 9, yang termasuk ke dalam lemak yang sehat.
  • Asam linoleat yang terkandung di dalam minyak kemiri terdapat 40%. Asam linoleat merupakan asam lemak tak jenuh omega-6, yang sangat penting karena tubuh tak mampu memproduksinya.
  • Asam linolenat yang terkandung di dalam minyak kemiri terdapat 30%. Asam linolenat termasuk ke dalam asam lemak omega-3 yang diperlukan tubuh.
  • Kandungan lain yang terdapat di dalam minyak kemiri adalah gliserida, protein, vitamin B1, vitamin E, mineral, miristat, antioksidan alami dan lainnya.
kemiri
Kemiri yang bermanfaat untuk perawatan rambut, baik untuk bayi maupun orang dewasa

Manfaat Minyak Kemiri untuk Rambut

Ekstrak biji kemiri atau minyak kemiri memang sudah dimanfaatkan untuk perawatan rambut sejak dahulu. Bahkan minyak kemiri menjadi pilihan bahan alami untuk perawatan rambut bayi. Ada banyak manfaat dari minyak kemiri untuk merawat rambut Si Kecil karena berbagai bahan alami yang terkandung di dalamnya.

Antara lain adalah membantu jaringan kulit dan rambut tetap sehat karena ada kandungan asam linoleat dan asam linolenat. Asam lemak esensial dan asam amino yang terdapat dalam minyak kemiri juga mudah diserap kulit kepala Si Kecil sehingga kulit kepala dan rambutnya tetap sehat.

Kandungan asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat juga dapat membantu merangsang   pertumbuhan rambut bayi sehingga rambut tumbuh subur dan lebat. Asam lemak esensialnya juga membantu menutrisi, menghidrasi, melembapkan, sekaligus mencegah rambut dari kerontokan. Sebuah studi menyatakan bahwa apabila kekurangan asam linoleat, rambut akan menjadi tipis dan rambut beruban lebih cepat.

Baca Juga: Cara Melebatkan Rambut Bayi Secara Alami

Selain menebalkan rambut, minyak kemiri juga dipercaya dapat membantu menghitamkan rambut secara alami karena kandungan zat lemak dan miristat di dalamnya. Sementara itu kandungan protein di dalam minyak kemiri membantu rambut bayi tetap sehat dan indah. Untuk memperkuat akar rambut sekaligus menjaga kesehatan sistem saraf di sekitar rambut, ada kandungan vitamin B1 atau thiamin yang terdapat di dalam minyak kemiri. Manfaat minyak kemiri juga dapat membersihkan kulit kepala dari kotoran yang menyebabkan ketombe. Untuk menghilangkan kotoran di kulit kepala, pakaikan minyak kemiri usai keramas.

minyak kemiri
Ilustrasi minyak kemiri yang dapat dimanfaatkan untuk menutrisi dan merawat rambut

Cara Membuat Minyak Kemiri

                Minyak kemiri memang bisa didapatkan dengan mudah karena sudah banyak yang dijual di pasaran. Bunda juga bisa mencarinya di toko online. Namun Bunda juga dapat mengolah dan membuat minyak kemiri sendiri loh. Ada beberapa cara pengolahan yang bisa Bunda lakukan untuk mendapatkan minyak kemiri yang sehat. Nah, berikut langkah-langkah pembuatan minyak kemiri di rumah. Coba yuk, Bun!

1. Cara Dibakar

Untuk mendapatkan minyak kemiri, Bunda bisa mengolahnya dengan cara dibakar terlebih dulu. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini ya, Bunda.

  1. Siapkan biji kemiri secukupnya.
  2. Bersihkan biji-biji kemiri dari kulitnya.
  3. Cuci bersih kemiri di bawah air mengalir.
  4. Kemudian, bakar biji-biji kemiri tersebut hingga berwarna hitam seperti arang.
  5. Setelah dibakar, masukkan biji-biji kemiri ke dalam blender. Blender hingga kemiri mengeluarkan minyak.
  6. Ambil minyak kemiri tersebut, lalu masukkan ke dalam wadah tertutup. Minyak kemiri sudah bisa digunakan kapan saja.

 

2. Cara Diperas

Cara kedua dalam membuat minyak kemiri adalah dengan memerasnya. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Siapkan biji kemiri yang telah dibersihkan dari kulitnya. Cuci hingga bersih.
  2. Kemudian, Bunda bisa memarutnya, menumbuknya, atau memblendernya hingga biji kemiri halus.
  3. Biji kemiri yang sudah halus, lalu diperas dengan menambahkan air sedikit demi sedikit.
  4. Saring air perasan kemiri ke dalam wadah untuk memisahkan cairan dengan ampasnya. Tutup wadah dan diamkan selama 24 jam.
  5. Kemudian, masak air perasan kemiri yang sudah didiamkan tersebut hingga mengeluarkan minyak. Ambil minyaknya dan masukkan ke dalam wadah.

Namun, cara membuat minyak kemiri untuk rambut bayi dengan diperas seperti ini ada kekurangannya, yaitu minyak yang dihasilkan sedikit. Pembuatannya pun membutuhkan waktu yang lama. Meski begitu, Bunda perlu tahu bahwa minyak yang dihasilkan dengan metode ini akan berwarna bening.

 

3. Cara Disangrai

Cara lainnya adalah dengan menyangrai biji kemiri. Ikuti caranya seperti berikut ini, Bunda.

  1. Siapkan biji kemiri secukupnya. Biji kemiri sudah dibersihkan dari kulitnya dan dicuci bersih.
  2. Siapkan wajan tanpa minyak, masukkan biji kemiri yang bersih ke wajan, lalu sangrailah biji-biji kemiri tersebut hingga matang dan kehitaman.
  3. Usai disangrai, biji-biji kemiri dihaluskan dengan menumbuknya atau memblendernya.
  4. Biji-biji yang telah disangrai dan dihaluskan, diperas sarinya dengan menggunakan air.
  5. Saat diperas, akan keluar minyak dari kemiri. Masukkan ke dalam wadah tertutup untuk digunakan sewaktu-waktu.

 

Pilihan Praktis

Kalau minyak kemiri yang satu ini lebih praktis lagi Bunda. Cussons Baby memiliki rangkaian produk perawatan rambut yang mengandung minyak kemiri, yaitu Cussons Baby Natural Hair Oil Candle Nut & Pro-Vit B5, Cussons Baby Shampoo Candle Nut & Celery, serta Cussons Baby Hair Lotion Candle Nut & Celery.

hair oil
Cussons Baby Natural Hair Oil Candlenut & Pro Vit B5 untuk merawat rambut dan Kulit Kepala Bayi

Dalam perawatan rambut Si Kecil ini, pertama-tama Bunda bisa mengoleskan Cussons Baby Natural Hair Oil Candle Nut & Pro-Vit B5 pada rambut Si Kecil. Tunggu selama 30 menit agar kandungan minyak kelapa di dalam produk ini dapat menyerap rambut dan kulit kepalanya. Hair oil yang mengandung minyak kemiri ini dapat membantu menutrisi rambut si bayi agar dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat, subur, dan lebat. Kandungan lainnya juga membuat rambut lebih hitam dan berkilau.

sampo bayi
Cussons Baby Shampoo Candle Nut & Celery Membantu Menghitamkan Rambut si Kecil

Kemudian, rambut dan kulit kepala Si Kecil dikeramas menggunakan Cussons Baby Shampoo Candle Nut & Celery. Sampo yang terasa lembut ini mampu membersihkan rambut dan kulit kepala bayi. Dengan diperkaya bahan-bahan alami, seperti kemiri dan seledri, dan sudah teruji klinis, sampo ini dapat memberi nutrisi dengan baik dan membantu menghitamkan rambut Si Kecil. Selain itu, kandungan seledri di dalamnya juga membantu merangsang pertumbuhan rambut sehingga bayi Bunda memiliki rambut yang tebal.

Lengkapi perawatan rambut Si Kecil dengan Cussons Baby Hair Lotion Candle Nut & Celery dalam kesehariannya. Kandungan di dalam krim rambut ini tak hanya minyak kemiri, tetapi ada pula kandungan seledri. Oleskan losion rambut ini pada rambut dan kulit kepala bayi sambil dipijat-pijat perlahan ya, Bunda. Krim yang khusus diformulasikan bagi bayi ini akan merawat rambut dan kulit kepala bayi. Losion rambut ini juga akan menjaga rambut bayi tetap sehat, hitam, tebal, dan terasa segar.

 

 

 

Hamil 1 Bulan: Ciri – Ciri Hamil Muda Minggu Pertama
Hamil 1 Bulan: Ciri – Ciri Hamil Muda Minggu Pertama

Apa rasanya hamil 1 bulan? Beberapa ibu hamil biasanya tidak menyadari sama sekali kehamilannya di bulan pertama ini. Secara fisik, di bulan pertama kehamilan, Bunda biasanya tidak akan terlihat seperti sedang hamil sama sekali. Umumnya Bunda baru akan terlihat hamil ketika memasuki minggu ke-12. Lantas, bagaimana Bunda mengetahui jika Bunda sedang hamil di minggu-minggu awal ini?

Kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir Bunda. Selama sekitar 15 hari pertama, tubuh Bunda akan melalui rutinitas normalnya, yaitu menebalkan rahim dan melepaskan satu atau dua telur. Secara teknis Bunda belum bisa dibilang hamil. Namun, pada minggu kedua atau ketiga, sel telur dan sperma akan bertemu dan terjadi pembuahan. Telur yang telah dibuahi kemudian bergerak ke tuba falopi, membelah diri, sampai mencapai rahim, kemudian akan menempelkan diri ke dalam dinding.

Proses saat sel telur yang sudah dibuahi menempel ke dinding rahim disebut implantasi. Selama implantasi, Bunda mungkin mengalami sedikit pendarahan, yang disebut pendarahan implantasi, dan ini biasanya menjadi salah satu tanda awal kehamilan jika Bunda menyadarinya dan segera melakukan tes untuk mengeceknya. Pada usia empat minggu, sel telur Bunda pun menjadi embrio, dan Bunda sudah bisa dikatakan hamil.

 

Hamil 1 Bulan: Ciri – Ciri dan Tanda Pasti

Memeriksakan kehamilan di bulan pertama

Memasuki minggu keempat kehamilan, Bunda akan mengalami banyak gejala fisik yang akan berlangsung selama trimester pertama kehamilan. Hormon yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG) akan mulai dilepaskan di dalam tubuh Bunda, dan hormon inilah dikaitkan dengan gejala seperti mood swing, mual, dan muntah.

Gejala kehamilan lainnya termasuk kelelahan, sering buang air kecil, payudara bengkak, dan rasa logam yang aneh di mulut. Bunda mungkin juga mulai mengidam makanan tertentu. Dan di minggu kelima atau keenam, dengan haid yang tidak muncul seperti biasanya, mungkin Bunda baru akan menyadari bahwa Bunda telah hamil.

hamil 1 bulan
Gejala dan Perbedaan apa sajakah yang terjadi pada kehamilan bulan pertama Bunda? Kenali ciri – ciri perbedaan fisik pada kehamilan muda.

Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah Bunda hamil atau tidak, seperti:

  • Dari gejala-gejala atau tanda kehamilan seperti yang telah disebut di atas (bercak darah yang bukan menstruasi, mual dan muntah, sering merasa lelah, sering buang air kecil, dan payudara bengkak). Namun, beberapa tanda awal kehamilan hampir mirip dengan gejala PMS (pre – menstrual syndrome). Karena itu, kebanyakan ibu hamil lalu mencoba memeriksa Kembali dengan alat tes kehamilan.
  • Alat tes kehamilan yang dijual bebas di toko-toko. Biasanya ini merupakan langkah lanjutan setelah Bunda menyadari gejala-gejala hamil 1 bulan, dan ingin memastikan lebih lanjut. Alat tes kehamilan ini sebenarnya mengecek kandungan hormon hCG dalam urin Bunda. Meski demikian, ada beberapa kasus yang menunjukkan bahwa hasil alat tes kehamilan tidak selalu akurat.
  • Memeriksakan diri pada fasilitas kesehatan. Tes kehamilan di rumah sakit adalah cara yang pasti untuk mengetahui hasil kehamilan. Tes ini biasanya dilakukan dengan mengambil sampel darah Bunda dan memeriksa kadar hCG Keuntungan dari tes kehamilan di rumah sakit adalah dapat menentukan apakah sumber hCG dalam darah adalah plasenta atau obat kesuburan.

 

 

Kondisi janin di bulan pertama

Setelah memastikan bahwa Bunda hamil, biasanya muncul rasa penasaran, seperti apa kehidupan yang ada di dalam rahim Bunda saat ini? Kondisi Si Kecil saat Bunda hamil 1 bulan ini masih berbentuk embrio, biasanya ukurannya baru sebesar benih bunga.

Embrio dilindungi oleh kantung ketuban yang berisi cairan, dan melekat pada kantung kuning telur kecil yang menyediakan semua makanan yang dibutuhkannya. Lapisan terluar nantinya akan berkembang menjadi plasenta dan memberi Si Kecil oksigen dan nutrisi. Organ bayi baru akan mulai terbentuk di minggu kelima dan seterusnya.

 

Yang dialami Bunda di bulan pertama kehamilan

Ada banyak hal yang akan terjadi pada Bunda di trimester pertama. Gejala awal kehamilan paling umum yang mungkin Bunda alami adalah:

  1. Morning sickness.
  2. Payudara terasa lunak dan membesar.
  3. Perubahan suasana hati.
  4. Pertambahan berat badan. Karena bayi masih sangat kecil pada tahap ini, biasanya berat badan Bunda hanya akan bertambah sekitar 1-2 kg pada trimester pertama.

Saat kehamilan berlanjut, Bunda mungkin akan mengalami gejala lain seperti mulas, sembelit, rasa logam di mulut, penurunan selera makan, dan sakit kepala. Tak perlu panik, karena gejala ini akan berangsur berkurang saat memasuki trimester kedua. Yang harus diingat, jangan jadikan gejala kehamilan orang lain sebagai patokan, karena setiap orang dan setiap kehamilan akan berbeda.

Baca Juga: Kenali Tanda – Tanda Hamil Muda dan Cara Menanganinya!

 

Hamil 1 Bulan: Jenis dan pola makanan yang dianjurkan

Tanda-tanda kehamilan baru akan terlihat setelah sekitar 2 ½ minggu kehamilan berjalan. Dengan mempertimbangkan hal ini, usahakan untuk selalu mengonsumsi makanan sehat, seperti:

  1. Produk susu
    Produk susu, terutama yang difortifikasi adalah sumber kalsium, vitamin D, protein, lemak sehat, dan asam folat yang baik. Konsumsi yoghurt dan susu untuk mendapatkan manfaat dari nutrisi ini.
  2. Makanan kaya folat
    Selama perkembangan awal janin, asam folat membantu pembentukan tabung saraf. Asam folat sangat penting karena dapat membantu mencegah beberapa cacat lahir utama pada otak bayi (anencephaly) dan tulang belakang (spina bifida). Selain konsumsi suplemen asam folat, pastikan juga mengasup makanan kaya folat seperti buah jeruk, kacang-kacangan, kacang polong, lentil, nasi, dan sereal.
  3. Whole grain
    Beras merah, soba, gandum bulgur, millet, dan oatmeal merupakan sumber karbohidrat, serat makanan, vitamin B kompleks, dan mineral seperti zat besi, magnesium, dan selenium yang sehat dan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.
  4. Telur dan unggas
    Telur merupakan sumber protein, vitamin A, B2, B5, B6, B12, D, E, dan K, dan mineral seperti fosfor, selenium, kalsium dan seng yang baik. Unggas juga merupakan sumber protein yang sangat baik.
  5. Buah-buahan
    Melon, alpukat, delima, pisang, jambu biji, jeruk, jeruk nipis, stroberi, dan apel mengandung beberapa vitamin dan antioksidan yang diperlukan untuk pertumbuhan bayi dalam kandungan.
  6. Sayuran
    Untuk memastikan Si Kecil mendapat cukup nutrisi, konsumsi sayuran seperti brokoli, kangkung, bayam, wortel, labu kuning, ubi jalar, tomat, paprika, jagung, terong, kubis, dll.
  7. Kacang-kacangan
    Sumber lemak sehat, vitamin, protein, mineral, flavonoid, dan serat makanan yang sangat baik.
  8. Ikan
    Ikan memiliki protein rendah lemak dan berkualitas tinggi. Ikan juga merupakan sumber asam lemak Omega-3, Vitamin B2, D, dan E yang baik, serta mineral penting seperti kalium, kalsium, zinc, yodium, magnesium, dan fosfor.
  9. Daging
    Daging mengandung vitamin B, protein, zinc, dan zat besi yang baik untuk Bunda dan Si Kecil.
  10. Minyak hati ikan Cod
    Minyak hati ikan kod kaya akan asam lemak Omega-3 yang penting untuk perkembangan otak dan mata janin.
  11. Buah kering
    Satu porsi buah-buahan kering menyediakan sejumlah vitamin, mineral, zat besi, kalium, dan folat bagi wanita hamil. Kurma adalah pilihan buah kering yang bisa Bunda santap.
  12. Garam beryodium
    Gunakan garam meja beryodium selama kehamilan. Garam yang mengandung yodium dapat membantu sistem saraf dan otak bayi berkembang dengan baik.

 

Kegiatan yang dianjurkan untuk Bunda

Selain menjaga kehamilan dengan asupan makanan yang bernutrisi, Bunda juga bisa mempersiapkan diri dan Si Kecil hingga menjelang persalinan nanti dengan tetap aktif melakukan kegiatan seperti biasa. Beberapa persiapan yang bisa Bunda lakukan sejak awal kehamilan, antara lain:

  • memilih dokter kandungan
  • mengonsumsi makanan dan vitamin pre-natal yang dianjurkan dokter
  • konsultasi ke dokter tentang kemungkinan penyakit bawaan orang tua
  • berhati-hati karena masa awal kehamilan merupakan usia rentan keguguran
  • membuat anggaran untuk kebutuhan selama kehamilan, persiapan persalinan, dan pasca persalinan
  • mencari tahu tentang nama-nama bayi
  • meski belum perlu membeli perlengkapan bayi, namun ada baiknya mengetahui apa saja perlengkapan yang dibutuhkan bayi nantinya, misalnya tempat tidur bayi, popok dan pakaian bayi, hingga perlengkapan mandinya.

Pastikan memperhatikan kebutuhan bayi saat membeli perlengkapan mandi bayi. Kulit bayi baru lahir lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa sehingga memerlukan perawatan dengan kelembutan ekstra. Rangkaian produk Cussons Baby Newborn mengandung bahan pilihan yang lembut, seperti minyak zaitun organik, chamomile alami, dan air murni. Rangkaian produk yang terdiri dari Cussons Baby Newborn Hair & Body Wash, Cussons Baby Newborn Lotion, dan Cussons Baby Newborn Cream juga telah teruji secara hypoallergenic dengan pH seimbang dan 0% perwarna & 0% alkohol, cocok untuk tubuh bayi baru lahir, dan bisa jadi salah satu pilihan untuk Si Kecil.

Terakhir, yang perlu diingat adalah, saat hamil 1 bulan mungkin banyak yang tak percaya bahwa Bunda sedang hamil, namun usia kehamilan ini masih rentan keguguran. Jangan takut untuk memberitahu orang lain mengenai kondisi Bunda, terutama jika masih bekerja dan harus menumpang kendaraan umum, atau memiliki beban pekerjaan yang cukup berat dan melelahkan.

Baca Selanjutnya:

Hamil 2 Bulan – Perkembangan Janin Hingga Perubahan Tubuh

 

 

 

Rambut Bayi Tidak Dipotong, Apa Efeknya?
Rambut Bayi Tidak Dipotong, Apa Efeknya?

Efek Rambut Bayi Tidak Dipotong Sedari Lahir, Bagaimana Pendapat Ahli?

Bunda tentu sering mendengar bahwa bayi baru lahir sebaiknya dipotong rambutnya atau digunduli. Kepercayaan ini tidak hanya berkembang di indonesia, namun juga di beberapa negara lain terdapat kepercayaan ini. Alasannya antara lain:

  • Agar rambut bayi tumbuh lebih lebat
  • Rambut janin membawa kesialan atau ketidakberuntungan sehingga harus digunduli atau dibuang

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apakah kepercayaan ini memang terbukti dan sudah didukung oleh penelitian? Apakah memang disarankan untuk dilakukan? Dan bagaimana efeknya apabila rambut bayi tidak dipotong? Adakah efek lain selain alasan kesehatan apabila rambut bayi tidak dipotong?

Untuk menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut ada beberapa hal yang patut bunda ketahui dari penjelasan di bawah ini.

 

Pertumbuhan Rambut Bayi dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Rambut bayi semasa dalam kandungan atau disebut velus, pada umumnya akan rontok sendiri sebelum bayi berusia 6 bulan, untuk kemudian digantikan oleh rambut baru. Rambut baru yang tumbuh dapat berbeda dari rambut janinnya. Jadi jangan heran apabila rambut janin lebat dan hitam, kemudian digantikan oleh rambut baru yang justru lebih tipus, lebih ikal, atau sebaliknya.

Faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi antara lain:

  • Genetik
    Genetik memiliki pengaruh besar dalam pertumbuhan rambut bayi. Apabila kedua orang tua atau kakek dan neneknya memiliki rambut lebat dan hitam, tentu anak akan memiliki kemungkinan untuk memiliki struktur rambut serupa. Demikian juga sebaliknya.  bayi baru lahir sudah memiliki ciri genetik dalam folikel rambutnya yang akan menentukan jenis rambut dan pertumbuhannya di kemudian hari. Ukuran folikel rambut menentukan ketebalan rambut; semakin besar ukuran folikel maka semakin tebal pula rambut bayi nantinya. Sedangkan jumlah folikel menentukan berapa banyak rambut bayi nantinya. Semakin banyak jumlah folikel rambut, semakin lebat rambut bayi nantinya.
  • Hormonal
    Hormon dalam masa kehamilan memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan rambut .Namun tentu saja pengaruh hormon ibu semasa kehamilan akan berkurang seiring usia bayi. Bayi berusia di atas 6 bulan biasanya pertumbuhan rambutnya sudah tidak dipengaruhi oleh hormon dalam kandungan. Hormon yang mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi dalam kandungan antara lain; hormon estrogen dan progesteron ibu.
  • Nutrisi
    Nutrisi yang diterima semasa dalam kandungan dan setelah lahir mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi. Nutrisi yang dimaksud antara lain asupan makanan kaya akan protein, vitamin A, B, C dan E, serta zinc dan antioksidan terbukti dapat meningkatkan dan membantu pertumbuhan rambut bayi.

Dari penjelasan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pertumbuhan rambut bayi tidak dipengaruhi oleh apakah rambut bayi dipotong atau tidak, digunduli atau tidak sedari lahir sehingga bunda tidak perlu khawatir mengenai rambut bayi tidak dipotong secara kesehatan.

Baca Juga: 10 Bahan Alami Penumbuh Rambut

 

 

Beberapa Faktor Yang Dapat Membantu Bunda Dalam Memutuskan Untuk Memotong Rambut bayi atau Menundanya

Lalu bagaimana efeknya apabila bunda memutuskan untuk tidak memotong rambut bayi bunda? Adakah efek buruknya?

rambut bayi
Faktor dari genetik, hormonal dan nutrisi rambut mempengaruhi pertumbuhan rambut si Kecil. Jadi, hanya mitos jika pertumbuhan rambut dipengaruhi karena sering dipotong.

Sebagai bahan pertimbangan bunda untuk memutuskan apakah akan memotong rambut bayi bunda atau tidak, ada beberapa hal di bawah ini yang mungkin dapat membantu:

  • Memotong rambut bayi hingga botak atau menggunduli bayi saat bayi berusia terlalu kecil dapat meningkatkan resiko terjadinya luka pada kulit kepala bayi. Kulit kepala bayi baru lahir masih sangat halus dan lembut. Penggunaan pisau cukur dapat menyebabkan kulit kepala bayi luka atau iritasi. Sehingga bunda mungkin dapat menunda untuk memotong rambut bayi hingga bayi berusia lebih besar atau menggunakan pisau cukur yang bersih dan baru, serta hindari menggunakan silet atau peralatan cukur yang beresiko menimbulkan luka pada kulit kepala bayi.
    Baca Juga: Tips Cara Memotong Rambut Bayi
  • Memotong rambut bayi hingga botak hanya membuat rambut tumbuh secara bersamaan. Secara alami rambut memiliki beberapa fase pertumbuhan yang berbeda. Memotong rambut bayi hingga botak atau menggunduli rambut bayi akan membuat rambut bayi tumbuh dalam fase yang sama sehingga memberikan kesan rambut bayi tumbuh lebih lebat dan hitam seusai digunduli.
  • Pada bayi yang sudah aktif bergerak, memotong rambut bayi akan membuat bayi merasa lebih nyaman terutama saat cuaca panas dan lembab.
  • Apabila orang di sekitar bayi ternyata memiliki kutu rambut, memotong rambut bayi akan membantu mengurangi resiko bayi tertular kutu rambut.
  • Pada bayi yang memiliki kulit sensitif, memotong rambut bayi dapat membantu bayi terhindar dari gatal gatal atau biang keringat, atau biasa disebut Hal ini dikarenakan rambut yang terlalu panjang dapat menyebabkan penumpukan keringat dan minyak pada area kepala dan leher terutama saat bayi banyak bergerak dan cuaca panas.
  • Folikel rambut pada beberapa bayi yang cenderung lebih rapuh. Rambut yang terlalu panjang akan memberi beban tambahan pada folikel atau akar rambut. Sehingga memotong rambut bayi dapat membantu mengurangi beban pada folikel dan akar rambut bayi, sehingga diharapkan folikel atau akar rambut dapat lebih kuat.
  • Rambut bayi yang pendek akan lebih mudah dibersihkan dan ditata.

 

Bagaimana Pendapat Para Ahli Mengenai Hal Tersebut?

Beberapa ahli berpendapat bahwa memotong rambut bayi bukanlah keharusan. Efek rambut bayi tidak dipotong yang menyebabkan rambut bayi tipis dan tidak berwarna hitam; tidak terbukti. Efek rambut bayi tidak dipotong menyebabkan kesialan tentu saja hanyalah sebuah kepercayaan yang tidak terbukti.

Efek rambut bayi tidak dipotong lebih mengarah kepada alasan fungsional seperti untuk mencegah ketidaknyamanan saat bayi aktif bergerak, serta untuk menghindari memberi beban kepada folikel rambut apabila rambut bayi terlalu panjang.

Dampak rambut bayi tidak dipotong lainnya adalah akan memudahkan kutu rambut untuk berkembang sehingga sebaiknya bunda memotong rambut bayi saat bayi sudah berusia lebih besar untuk mencegahnya menjadi terlalu panjang.

Tidak ada keharusan untuk memotong rambut bayi segera setelah bayi lahir, ataupun keharusan untuk memotong rambut bayi hingga botak.

 

Jadi Apa Saja Efek Rambut Bayi Tidak Dipotong?

Secara kesehatan tidak ada efek yang mengharuskan bunda memotong rambut bayi. Jadi apabila bunda memutuskan untuk tidak memotong rambut bayi, bunda tidak perlu khawatir. Bunda dapat menunda untuk memotong rambut bayi bunda hingga bayi berusia lebih besar.

Apabila rambut bayi tumbuh dengan cepat sehingga mengganggu kenyamanan bayi bunda dalam beraktivitas, maka bunda dapat memotong rambut bayi bunda dengan memperhatikan kebersihan gunting serta alat cukur yang akan digunakan. Hindari menggunakan pisau cukur bekas pakai karena selain tidak steril, ketajaman pisau cukur yang sudah berkurang akan menyebabkan gesekan berulang pada kulit kepala bayi dan menyebabkan iritasi.

Setelah bunda mengetahui fakta fakta kesehatan mengenai pertumbuhan rambut bayi dan efek kesehatan rambut bayi tidak dipotong, tentunya bunda dapat terbantu dalam mengambil keputusan apakah akan memotong rambut bayi bunda hingga botak segera setelah lahir maupun menundanya. Apapun pilihan bunda, jangan lupa melakukan perawatan yang sesuai untuk rambut dan kulit kepala bayi bunda sesuai dengan kondisi dan usia, ya.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

 

 

Rambut Bayi Botak di Depan? Apa Penyebab dan solusinya?
Rambut Bayi Botak di Depan? Apa Penyebab dan solusinya?

Rambut Bayi Botak di Depan Apakah Normal?

Bunda menemukan rambut bayi bunda botak di bagian depan kepala saat menyisir rambutnya? Kebotakan tersebut bisa terdapat pada bagian depan kepala saja atau menyebar pada bagian kepala lainnya. Meskipun jarang terjadi, namun kebotakan ternyata juga dapat menyerang bayi dan anak anak.

Apa penyebab kebotakan tersebut? Apakah normal? Dan bagaimana mengatasinya?

 

Penyebab Rambut Bayi Botak di Depan

Kebotakan pada bagian depan kepala bayi disebut juga alopecia areata. Penyebab alopecia areata belum diketahui secara pasti, namun menurut peneliti ada beberapa kemungkinan penyebab terjadinya alopecia areata diantaranya:

rambut bayi botak di depan
Rambut Bayi Botak di Depan atau Alopecia Areata terjadi karena beberapa penyebab seperti autoimun, genetik, ataupun hormonal si Kecil
  • Autoimun
    Penyakit autoimun adalah suatu kondisi dimana sel imun tubuh menyerang sel sehat. Pada kasus alopecia areata, imun atau sistim kekebalan tubuh menyerang folikel rambut sehingga folikel rambut mengkerut dan mengalami kerusakan sehingga rambut tumbuh menjadi lebih lambat atau bahkan tidak tumbuh selama berbulan bulan.
  • Genetik
    Alopecia areata juga dapat terjadi pada kondisi genetik tertentu, dimana terdapat anggota keluarga lainnya yang juga mengalami masalah serupa. Alopecia areata dikaitkan juga dengan dermatitis atopi atau eksim dan asma pada garis keturunan yang sama. Alopecia areata merupakan masalah poligenik. Dimana genetik bukanlah satu satunya penyebab, namun dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya alopecia areata apabila terdapat factor penunjang lainnya.
  • HormonalMenurut The Australian Journal of General Practice, alopecia areata berkaitan dengan kondisi hormonal hypothyroid. Hypothyroid adalah kondisi dimana kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid yang kurang dari semestinya

 

Gejala Alopecia Areata

Rambut bayi botak di depan atau disebut juga alopecia areata memiliki gejala antara lain:

  • Terdapat area botak yang licin
    Area yang botak ditandai dengan permukaan kulit kepala yang licin dan tanpa helaian rambut sama sekali
  • Area kebotakan umumnya berbentuk bulat atau oval
  • Lokasi kebotakan berada di bagian depan dan dapat menyebar ke area lainnya
  • Tidak adanya kemerahan maupun bintik bintik pada area tersebut
    Kebotakan tidak didahului oleh adanya lesi kulit seperti bintik merah maupun gatal sebelumnya
  • Tidak didahului adanya kerak maupun sisik pada area kebotakan
  • Bayi tidak merasa sakit atau gatal pada area yang mengalami kebotakan

 

Baca Juga: Apa Itu Cradle Cap? Penyebab dan Cara Mengatasinya

 

Jenis – Jenis Alopecia Areata atau Rambut Bayi Botak di Depan:

  • Rambut bayi botak di depan berupa bercak atau patchy alopecia areata
  • Rambut si Kecil botak di depan yang berbentuk seperti jaring atau alopecia areata reticular
  • Rambut botak di depan yang berbentuk seperti pita atau ophiasis alopecia areata
  • Rambut bayi botak di depan yang meluas hingga merata ke seluruh kepala atau disebut juga diffuse alopecia areata

 

Bagaimana mengetahui apakah kebotakan pada rambut bayi bunda termasuk dalam alopecia areata atau bukan?

Alopecia areata sangat jarang terjadi pada bayi berusia kurang dari 6 bulan. Jadi apabila bayi bunda berusia kurang dari 6 bulan dan mengalami kebotakan maka kemungkinan bukanlah alopecia areata. Karena bayi berusia kurang dari 6 bulan memang akan kehilangan sebagian besar rambut janinnya atau lanugo.

Salah satu ciri lain yang membedakan alopecia areata dan kebotakan yang disebabkan oleh hal lain adalah tidak adanya rambut sama sekali pada lokasi yang mengalami kebotakan alias mulus. Kalaupun terdapat rambut biasanya hanya sedikit dan berwarna lebih terang daripada rambut di sekitarnya.

Kebotakan pada alopecia areata umumnya dimulai dari area bagian depan kepala bayi baru kemudian meluas ke area lainnya. Kebotakan juga tidak didahului oleh kemerahan, bintik atau sisik pada kulit kepala.

Alopecia areata juga ditandai dengan cepatnya bayi kehilangan rambut. Pada alopecia areata rambut bayi akan mengalami kerontokan dengan sangat cepat hingga tiba tiba sudah terjadi kebotakan yang meluas.

 

Bagaimana Mengatasi dan Mengobati Rambut Bayi yang Botak di Depan atau Alopecia Areata?

Sayangnya hingga saat ini alopecia areata belum ada obatnya. Pengobatan hanya efektif untuk alopecia areata derajat ringan atau patchy alopecia areata, dan sifatnya hanya meringankan saja.untuk alopecia areata derajat sedang hingga berat, dokter akan menunda untuk memberi pengobatan dikarenakan beberapa efek samping dari obat yang dikhawatirkan dapat mengganggu pertumbuhan bayi sehingga disarankan untuk menunggu hingga bayi berusia lebih dari 18 bulan.

alopecia areata
Alopecia Areata atau Kebotakan pada Rambut Bayi belum ada obatnya Bun. Cara mengatasinya hanyalah dengan bahan – bahan alami

Oleh karena itu pada bayi yang berusia kurang dari 18 bulan pengobatan alopecia areata hanya disarankan berupa perawatan menggunakan bahan bahan alami yang bersifat menstimulasi pertumbuhan rambut baru.

 

Baca Juga: Rambut Bayi Tipis dan Jarang? Penyebab dan Cara Mengatasinya

 

Berapa Lama Hingga Rambut Bayi yang Mengalami Alopecia Areata Dapat Tumbuh Kembali?

Pertumbuhan rambut pada bayi yang mengalami alopecia areata dibedakan sesuai derajat keparahannya. Pada alopecia areata ringan dimana bayi mengalami botak depan pada satu area kecil saja, pertumbuhan rambut bayi diharapkan akan terjadi dalam hitungan bulan.

Namun apabila alopecia areata terjadi lebih luas atau bahkan hingga seluruh kepala maka pertumbuhan rambut bayi dapat terjadi hingga bertahun tahun kemudian.

 

Apa yang Harus Bunda Lakukan Apabila Bayi Bunda Mengalami Botak di Depan yang Kemudian Meluas atau Alopecia Areata?

Yang paling pertama adalah bunda jangan panik apabila mendapati bayi bunda ternyata menderita alopecia areata. Alopecia areata tidak berbahaya, tidak mengganggu tumnuh kembang bayi bunda, dan tidak menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman pada bayi bunda.

Alopecia areata dapat sembuh sendiri, sehingga bunda hanya perlu bersabar menunggu rambut bayi tumbuh Kembali. Bunda dapat membantu pertumbuhan rambut bayi bunda dengan memakaikan produk perawatan yang bersifat merangsang pertumbuhan rambut bayi bunda, diantaranya:

  • Perawatan dengan produk yang mengandung ekstrak minyak kemiri. Minyak kemiri mengandung asam linoleate dan asam linolenat yang membantu merangsang pertumbuhan rambut dan memulihkan folikel rambut yang mengalami kerusakan
  • Perawatan dengan lidah buaya atau produk yang mengandung ekstrak lidah buaya. Lidah buaya memiliki kandungan vitamin A, B,C dan E serta kalsium, zinc, asam folat, magnesium serta zat besi yang membantu menutrisi akar rambut.
  • Perawatan dengan alpukat dan madu atau produk yang mengandung ekstrak alpukat serta madu. Alpukat memiliki kandungan vitamin E yang bermanfaat meningkatkan pertumbuhan rambut, sedangkan madu memiliki sifat anti inflamasi sehingga membantu folikel rambut untuk memulihkan diri.
  • Perawatan dengan minyak zaitun atau produk yang mengandung ekstrak minyak zaitun. Minyak zaitun kaya akan anti oksidan yang bermanfaat dalam membantu menangkal efek radikal bebas terhadap akar dan folikel rambut.
  • Perawatan dengan seledri atau produk yang mengandung ekstrak seledri. Seledri kaya akan kalium, magnesium, zinc, vitamin A, B,C dan zinc yang bersifat sebagai ainti inflamasi sehingga membantu folikel rambut pada alopecia areata untuk dapat memulihkan diri dengan lebih cepat.

Apabila bunda akan membawa bayi bunda bepergian keluar rumah, maka sebaiknya bunda memakaikan topi untuk melindungi area yang botak dari sinar matahari.

Lakukan rutinitas perawatan rambut seperti biasa dengan shampoo bayi yang sesuai dan hair lotion. Berikan nutrisi yang cukup untuk menunjang pertumbuhan rambut bayi bunda. Makanan makanan yang dapat membantu pertumbuhan rambut bayi antara lain;

  • Makanan yang kaya akan vitamin B6 dan B12 seperti: kacang kacangan, serealia, daging merah, daging ayam, ikan, telur, dan susu
  • Makanan yang kaya akan vitamin E seperti alpukat, kacang almond, brokoli, dan golongan berry
  • Makanan tinggi protein seperti: kacang hijau, telur, susu, ikan, daging ikan dan ayam
  • Makanan tinggi vitamin C seperti: buah buahan seperti jeruk, berries, apel, wortel, dan labu kuning
  • Makanan kaya akan zat besi diantaranya: hati, bayam merah, bit, kacang merah, dan daging sapi
  • Makanan tinggi vitamin A seperti: bayam, wortel, brokoli, dan labu kuning
  • Makanan kaya zinc, seperti: daging sapi, buncis, lentil, kacang kacangan, labu, wijen, kacang tanah, kacang almond, susu, keju, telur, kacang hijau dan kentang
  • Makanan yang kaya akan omega 3, seperti: makanan laut, telur, kacang kacangan, minyak kanola, dan yogurt

Nah tentunya setelah bunda mengetahui lebih lanjut tengan penyebab rambut bayi botak di depan atau alopecia areata, serta bagaimana penanganan dan perawatan yang tepat; tentunya bunda tidak perlu panik dan cemas berlebihan. Cukup lakukan langkah-langkah perawatan di atas dan bersabar menunggu hingga rambut bayi tumbuh Kembali.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO