ARCHIVES VIDEO

Kenali Tanda – Tanda Hamil Muda dan Cara Menanganinya!
Kenali Tanda – Tanda Hamil Muda dan Cara Menanganinya!

Meskipun tes kehamilan dan ultrasound adalah cara yang paling pasti untuk mengetahui apakah Bunda positif hamil atau tidak, ada gejala-gejala yang akan dialami tubuh Bunda yang juga dapat menjadi tanda – tanda hamil. Gejala-gejala seperti morning sickness (mual di pagi hari), sensitif terhadap bau-bauan, sakit punggung, kram, begah, konstipasi, dan gejala lainnya kadang-kadang akan membuat Bunda merasa tidak nyaman selama masa kehamilan.

Pernahkah Bunda mempertanyakan mengapa ibu hamil mengalami kram atau sakit punggung di awal kehamilan? Padahal berat dan ukuran janin di awal masa kehamilan tentunya masih kecil. Lantas apa yang menyebabkan kram dan sakit punggung yang Bunda alami selama hamil?

 

Penyebab kram di awal kehamilan

Pada awal masa kehamilan, Bunda mungkin mengalami kram yang terasa mirip dengan kram saat menstruasi. Gejala ini mungkin disebabkan oleh rahim yang membesar atau peningkatan kadar progesteron. Pada kebanyakan kasus, sakit perut pada awal kehamilan disebabkan oleh perubahan tubuh yang normal, seperti:

  1. Implantasi embrio.
    Ketika embrio, atau dikenal sebagai telur yang telah dibuahi, menanamkan dirinya ke dalam lapisan dinding rahim, ini dapat menyebabkan sedikit kram di perut bagian bawah. Ini dikenal sebagai kram implantasi dan biasanya bisa menjadi tanda pertama kehamilan.
  2.  

  3. Pertumbuhan rahim.
    Selama dua trimester pertama kehamilan, terjadi pertumbuhan uterus (rahim) yang cepat untuk menampung janin yang sedang tumbuh. Ini juga dapat menyebabkan kram kehamilan di awal kehamilan. Karena ligamen dan otot yang menopang rahim juga tumbuh, Bunda juga dapat merasakan nyeri yang tajam setiap kali Bunda berdiri, berganti posisi atau bersin/batuk.
  4.  

  5. Orgasme.
    Jika Bunda melakukan hubungan seksual saat hamil, mungkin Bunda akan mengalami kram setelah mencapai orgasme. Rasa nyerinya mungkin terasa mirip dengan kram menstruasi dan biasanya akan hilang segera setelahnya. Ini tidak berarti bahwa ibu hamil harus berhenti berhubungan intim. Namun, jika rasa sakitnya parah dan disertai dengan pendarahan, segera konsultasikan dengan dokter.
  6.  

  7. Kontraksi Braxton Hicks.
    Kontraksi Braxton Hicks adalah rasa nyeri seperti saat persalinan yang dapat terjadi pada trimester kedua kehamilan (meskipun lebih sering terjadi pada trimester ketiga). Selama kontraksi ini berlangsung, Bunda biasanya akan merasa rahimnya menegang selama sekitar tiga puluh detik hingga satu menit penuh. Kontraksi Braxton Hicks tidak teratur, jarang, dan tidak dapat diprediksi. Penyebabnya antara lain adalah keaktifan ibu atau bayi, kandung kemih penuh, dan dehidrasi.

 

Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, kram dapat disebabkan oleh beberapa masalah kehamilan seperti:

  • Keguguran dini.

Dalam skenario kasus terburuk, kram bisa berarti keguguran. Jika kram parah dan terus memburuk selama berjam-jam, bisa jadi ini merupakan pertanda keguguran, terutama jika dibarengi keputihan, atau terjadi pendarahan.

  • Kehamilan ektopik.

Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tumbuh di luar rahim. Misalnya, ia dapat menempel pada tuba falopi, rongga perut, atau leher rahim. Jika Bunda mengalami kram yang parah, pergilah ke UGD untuk memeriksakan diri sesegera mungkin.

 

Selain kram, sakit punggung juga merupakan salah satu tanda – tanda hamil yang biasanya Bunda alami.

 

Penyebab sakit punggung pada awal masa kehamilan (trimester pertama):

  1. Peningkatan hormon.

    Selama masa kehamilan, tubuh Bunda akan melepaskan hormon yang membantu ligamen dan sendi di panggul Bunda agar melembut/mengendur, fungsinya adalah untuk membantu ketika proses persalinan bayi di kemudian hari. Namun, hormon ini tidak hanya bekerja di daerah panggul saja, tapi juga bergerak ke seluruh tubuh, dan mempengaruhi semua persendian.

    Pelunakan dan pengenduran ligamen dan sendi inilah yang sering Bunda rasakan dampaknya dalam bentuk rasa nyeri dan sakit pada punggung.

  2.  

  3. Stres.
    Stres bisa menjadi penyebab sakit punggung, baik saat hamil atau tidak, karena dapat meningkatkan rasa nyeri dan kekakuan pada otot. Jika perubahan hormon saja sudah mempengaruhi sendi dan ligamen Bunda, maka sedikit saja kecemasan tentang pekerjaan, keluarga, kehamilan, atau apa pun dapat semakin menambah sakit punggung yang Bunda alami selama kehamilan.

 

Penyebab sakit punggung pada trimester kedua dan ketiga:

  • Pergeseran pusat gravitasi tubuh dan penambahan berat badan.

Semakin lama usia kehamilan, semakin besar pula perut Bunda, sehingga pusat gravitasi tubuh jadi merayap ke bagian depan perut. Hal ini dapat menyebabkan perubahan pada postur tubuh, dan dapat memengaruhi cara kita duduk, berdiri, bergerak, dan tidur. Tubuh kita juga harus menopang berat bayi dalam kandungan yang juga terus bertambah, yang dapat membuat otot tegang. Perpaduan dari postur tubuh yang buruk, berdiri terlalu lama, dan membungkuk dapat memicu atau memperburuk nyeri punggung.

 

Bagaimana mengatasi kram dan sakit punggung selama kehamilan?

Mengatasi kram atau sakit di bagian abdomen:

  • Mandi atau berendam air hangat.
  • Olahraga teratur akan memperkuat dan mengencangkan otot perut. Namun, hindari latihan sambil berbaring telentang selama lebih dari beberapa menit setelah trimester pertama, karena ini dapat menurunkan aliran darah ke bayi yang sedang berkembang.

 

Mencegah dan mengatasi sakit punggung:

  • Jaga agar berat badan terkendali dengan diet dan olahraga yang tepat.
  • Hindari mengonsumsi pereda nyeri kecuali diperlukan; sebagai gantinya, gunakan bantalan pemanas di punggung untuk menghilangkan rasa sakit.
  • Latihan khusus untuk memperkuat otot perut juga bisa membantu mengurangi sakit punggung.
  • Cobalah korset kehamilan untuk menopang perut.
  • Kenakan sepatu atau sisipan sepatu yang dirancang untuk wanita hamil, dan hindari sepatu hak tinggi.
  • Jangan berdiri dalam waktu lama.
  • Duduk tegak.
  • Tidur di kasur yang kokoh, berbaring miring dengan bantal di antara kedua kaki dapat meredakan rasa nyeri.
  • Hati-hati saat mengangkat beban berat.

 

Olahraga selama kehamilan, perlukah?

Selain membantu mencegah dan mengatasi kram dan nyeri punggung selama masa kehamilan, olahraga juga dapat membantu mencegah diabetes gestasional, atau gula darah tinggi selama kehamilan. Namun, perlu diperhatikan juga agar tidak melakukan olahraga di luar batas kemampuan Bunda. Beberapa pertimbangan untuk memilih olahraga yang tepat bagi ibu hamil, antara lain:

  • Hindari olahraga atau aktivitas lain yang berisiko jatuh atau melukai perut.
  • Berjalan kaki atau berenang merupakan pilihan olahraga yang aman.
  • Hindari berolahraga sama sekali jika Bunda memiliki kondisi seperti penyakit jantung atau paru-paru, serviks yang melemah, tekanan darah tinggi (preeklamsia), masalah dengan plasenta, pendarahan, atau mereka yang berisiko mengalami persalinan dini.

Tidak peduli seberapa bugar kondisi Bunda, selalu lakukan konsultasi dengan dokter untuk memutuskan boleh atau tidaknya Bunda berolahraga, dan olahraga seperti apa yang paling cocok untuk Bunda.
 

Baca Juga: Hamil 2 Bulan – Perkembangan Janin Hingga Perubahan Tubuh

 

Apa yang bisa dilakukan jika tidak bisa berolahraga selama kehamilan?

Kondisi kesehatan tidak memungkinkan Bunda untuk melakukan olahraga selama kehamilan? Tenang, masih banyak hal yang bisa Bunda lakukan selama masa kehamilan untuk menyiapkan kedatangan si buah hati, di antaranya:

  • Membaca-baca buku tentang kehamilan dan parenting.
  • Melakukan kegiatan yang dapat memberi stimulasi, sekaligus meningkatkan bonding antara Bunda dan si jabang bayi, seperti misalnya mengajaknya mengobrol, membacakan cerita, atau memperdengarkan lagu.
  • Mempersiapkan kebutuhan untuk si buah hati saat ia lahir nanti.

Dengan begitu banyak hal yang perlu disiapkan, waktu 9 bulan pun seperti tak cukup untuk menyiapkan kedatangan si kecil, mulai dari mempersiapkan kamar bayi, ranjang, perlengkapan tidur, pakaian, popok, botol susu, breastpump, perlengkapan mandi, dan masih banyak lagi. Tak perlu semua langsung dibeli, Bunda. Manfaatkan masa awal kehamilan untuk melakukan riset perlengkapan bayi yang harus dibeli, seperti misalnya perlengkapan mandi khusus untuk bayi baru lahir.

Salah satu riset perlengkapan bayi yang sebaiknya mulai Bunda lakukan adalah memahami perbedaan kulit bayi baru lahir yang lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa sehingga memerlukan perawatan dengan kelembutan ekstra. Rangkaian produk Cussons Baby Newborn mengandung bahan pilihan yang lembut, seperti minyak zaitun organik, chamomile alami, dan air murni, sehingga cocok untuk kulit bayi baru lahir yang lebih tipis dan sensitif, dan bisa jadi salah satu pilihan untuk Si Kecil nanti.

Selain mempersiapkan barang-barang, mempersiapkan dana, mempersiapkan pengetahuan, dan juga mental Bunda, pastikan juga untuk benar-benar menjaga kondisi fisik Bunda. Dengan adanya tanda tanda hamil yang berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh Bunda, ada baiknya untuk tidak melupakan istirahat yang cukup selama masa awal kehamilan.

 

 

 

5 Pilihan Model Rambut Anak Perempuan Berponi
5 Pilihan Model Rambut Anak Perempuan Berponi

Model rambut anak perempuan berponi akan memberikan kesan imut dan lucu untuk muka si kecil. Poni pastinya menjadi yang paling favotit para bunda saat mendandani si kecil karena akan  membuat ia terlihat stylish, cantik dan menggemaskan. Namun ketika bunda memutuskan si kecil untuk berponi, maka bunda juga harus berkomitment untuk merawat dan menjaga kerapihannya dengan rajin melakukan trim atau memotongnya setiap 2-3 minggu sekali agar poni tetap terawat tidak menutupi penglihatan dan mengganggu aktivitas si kecil.

Dalam kondisi sekarang ini, dengan jumlah penyebaran covid-19 yang semakin banyak, bunda tentunya masih khawatir membawa si kecil keluar ke salon hanya untuk memotong poninya. Sementara, rambut si kecil,  terutama poninya sudah cepat panjang dan mulai menusuk mata dan mengganggunya beraktivitas. Alhasil, bunda skrarang harus dapat merawatnya dengan memotongnya sendiri di rumah. Selain itu, memotong rambut dan poni sendiri si kecil tentunya juga dapat menghemat pengeluaran lho bunda.

Apabila bunda belum percaya diri untuk menggunting rambut si kecil, memotong poni bisa menjadi sebuah latihan awal untuk bunda sebelum memotong keseluruhan rambutnya. Bunda pasti bisa kog melakukannya sendiri di rumah.  Yuk simak berbagai inspirasi model rambut anak perempuan berponi anak yang menggemaskan dan tak lupa beberapa tips agar bunda bisa memotongnya sendiri di rumah.

Model Rambut Anak Perempuan Berponi

  • Poni Rata tebal (Blunt Bangs)

Style rambut anak perempuan berponi ini paling populer dan terfavorit para bunda karena tampilannya memberikan kesan innocence dan sangat menggemaskan.

model rambut anak perempuan berponi
Model Rambut Poni: Rata dan Tebal

 

rambut poni anak perempuan
Model Rambut Anak Perempuan: Poni Rata Tebal Yang memberikan kesan lucu dan gemas

Model poni ini  juga akan  menonjolkan mata indah si kecil dan membingkai wajah imutnya.

  • Poni Bulat (Round Bangs)

model rambut anak perempuan berponi
Model Rambut Anak Perempuan Berponi: Poni Bulat

Model rambut poni ini digunting berbentuk oval dengan bagian samping agak memanjang menyerupai bentuk mangkok. Poni ini akan membuat si kecil terlihat semakin chubby menggemaskan dan  lucu. Bentuk poni ini juga cocok dipadukan dengan rambut ikal.

  • Poni Samping (Side Bangs)

poni samping
Model Poni Samping Anak Perempuan

Ingin memanjangkan poni si kecil? Bunda bisa mencoba gaya poni samping ini. Model rambut anak perempuan berponi ini sangat low maintenance.

gaya rambut anak perempuan
Gaya Rambut Anak Perempuan Poni Samping

Bunda tidak perlu memotongnya setiap 2-3 minggu sekali seperti poni rata. Apabila mulai memanjang, bunda tinggal menjepitnya ke samping dengan aksesoris yang lucu-lucu.

  • Baby Bangs

model baby bangs
Rambut Anak perempuan Model Baby Bangs

Poni dipotong pendek, kurang lebih sebatas setengah dahi. Model rambut anak perempuan berponi ini cocok untuk si kecil yang aktif.

rambut poni
Model Rambut Berponi Baby Bangs Yang Simple

Dengan kepanjangan ini, bunda juga tidak perlu terlalu sering memotongnya, karena cukup awet dan tahan lama sehingga tidak cepat tumbuh mengganggu penglihatan si kecil. Namun , hati-hati ya bunda, poni ini cocok untuk si kecil yang berambut lurus dan jatuh.

  • Poni See-Through Bangs ala artis Korea

rambut poni korea
Model Rambut Anak Perempuan Berponi Korea

Bunda pasti seringkali terpesona dengan potongan poni imut ala artis-artis cantik di drama korea. Poni tipis yang tetap memperlihatkan area dahi yang  terlihat sangat cantik dan manis ini juga bisa lho kita terapkan pada si kecil.

gaya rambut korea
Gaya Rambut Korea Berponi See Through Yang Menonjolkan area dahi

Namun untuk si kecil, bunda bisa memotongnya agak lebih pendek kurang lebih sebatas bawah alis ya supaya tidak menusuk-nusuk mata. Model rambut anak permpuan berponi ini juga sangat flexibel bisa juga sesekali disisir ke samping menjadi side bangs yang cantik.

Baca Juga: Model Potongan Rambut Bayi Perempuan Yang Trending dan Cara Memotongnya

 

Cara Memotong Poni

Ingin mencoba memotong sendiri poni si kecil? Yuk ikuti langkah-langkah mudah berikut ini ya.

Step 1  Menentukan batas yang akan dipotong

Setelah menyiapkan segala alat, (gunting, sisir bergigi rapat, kain penutup badan, sikat lembut), bunda terlebih dahulu perlu menentukan batas kepanjangan poni yang bunda inginkan.  Misalkan bunda ingin memotongnya sebatas alis, atau diatas mata. Pastikan kepanjangan poni tidak menusuk mata si kecil supaya tidak mengganggu penglihatan dan aktivitas si kecil. Umumnya, bunda dapat memotonya tepat di atas alis atau 1 cm di atas alis.

Step 2  Tentukan pembagian/parting untuk poni.

Buatlah terlebih dahulu sebuah parting berbentuk segitiga tepat dibagian tengah dahi. Gunanya untuk menentukan batas kiri, kanan, dan tebal rambut yang akan dipotong. Pisahkan bagian yang tidak mau dipotong  dengan jepit atau ikat rambut. Pastikan parting rapih supaya tidak ada rambut yang mengganggu saat memotong poni.

Step 3. Mulai potong dalam kondisi rambut kering

Sisirlah terlebih dahulu dengan rapih. Lakukan dalam kondisi kering, jangan basah. Tujuannya untuk menghindari memotong terlalu pendek. Mulai dari bagian tengah ,potong sedikit bagian tengah dan jadikan patokan kepanjangan. Lalu bunda tinggal menyambung ke bagian samping kiri dan kanannya. Bunda bisa bebas berkreasi apakah mau mencoba poni rata atau agak memanjangke arah samping.

Step 4  Sisir rapih dan cek kembali kerapihannya.

Setelah selesai, sisir kembali seluruh bagain poni lalu cek kembali apakah sudah seimbang kanan kiri kepanjanganya atau masih ada sudut-sudut yang belum terpotong. Apabila masih ada yang belum rata, bunda dapat menyisir dan memotongnya kembali sedikit demi sedikit. Apabila ingin membuat jatuh poni lebih natural dan lembut, bunda dapat menggunakan gunting bergerigi untuk sedikit menipiskan ujung-ujungnya agar jatuhnya lebih alami.

Baca Juga: Tips dan Cara Memotong Rambut Anak

Step 5 Membersihkan sisa-sisa rambut

Setiap kali selesai menggunting per bagian, bunda bisa menyikat muka si kecil dengan lembut agar potongan rambut tidak menusuk mata si kecil . Setelah selesai jangan lupa membersihkan wajah dan tubuh si kecil dari sisa-sisa rambut menggunakan sikat lembut. Bunda juga bisa memandikan si kecil setelah memotong rambut ia kecil terbebas dari gatal-gatal oleh sisa rambut yang menempel.

 

Tips Penting saat memotong poni anak perempuan di rumah

Selain bunda mengetahui caranya, jangan lupa untuk memperhatikan hal-hal berikut saat memotong poni si kecil ya.

  • Sediakan gunting khusus rambut untuk anak. Agar potongan lebih rapih. Bunda bisa menyiapkan 2 jenis gunting, yaitu gunting rata dan gunting bergerigi (untuk menipiskan)
  • Jangan lupa untuk menyiapkan buku, aktivitas menarik, ataupun video favorit si kecil agar ia bisa duduk manis saat bunda memotong poninya.
  • Jangan lupa untuk menyuruh si kecil untuk menutup matanya pada saat dipotong agar tidak ada potongan rambut yang masuk ke matanya.
  • Khusus bagian poni, gunting pada saat kondisi kering untuk menghindari resiko poni terlalu pendek.
  • Mulai belajar dengan mengunting secara rata (horizontal), apabila sudah menguasai bunda dapat mulai menggunting dengan vertikal,  agar rambut jatuh lebih natural.
  • Pada saat menahan rambut dengan jari, jangan menariknya terlalu kuat, karena akan membuat rambutnya melejit saat dilepas dan menjadi terlalu pendek.
  • Apabila ragu, bunda dapat memotongnya sedikit lebih panjang dari yang diinginkan. Baru setelah itu perlahan bunda potong lagi sedikit demi sedikit untuk merapihkannya
  • Untuk jenis rambut yang lurus, tebal, dan kaku, jangan memotongnya terlalu pendek ya bunda. Karena dapat mengakibatkan poni di kecil kaku dan jigrak. Usahakan kepanjangan terpendek adalah pada setengah dahi, sehingga rambut masih ada berat untuk jatuh tertata rapih .
  • Untuk poni rata, bunda dapat merawatnya dengan melakukan trim setiap 2-3 minggu sekali agar tetap tertata rapi tidak mengganggu wajah si kecil

Melalui langkah sederhana memotong poni si kecil tersebut, Bunda bisa mencobanya dirumah juga tanpa perlu ke salon. Selain sudah bisa dengan rutin memotong sendiri poni si kecil, bunda juga bisa bereksperimen dengan berbagai bentuk poni. Si kecil pasti akan sangat gembira dan dapat beraktivitas tanpa harus terganggu oleh poninya yang menusuk-nusuk mata.

Model Rambut anak perempuan berponi juga sangat lucu ketika  dipadupadankan dengan berbagai style rambut yang lucu – lucu seperti kuncir dua, cepol balerina, dan kepang. Bunda juga bisa menambahkan berbagai aksesoris yang lucu-lucu seperti bando dan pita. Dan tentunya , jangan pernah lupa untuk mengajarkan si kecil untuk selalu merawat rambutnya ya bunda, terutama dengan produk yang tepat, agar rambut si kecil indah tertata dan bebas dari kusut.

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge

 

 

 

Fakta dan Mitos Perawatan Rambut Bayi
Fakta dan Mitos Perawatan Rambut Bayi

Di masyarakat banyak beredar berbagai mitos mengenai perawatan rambut bayi. Namun apakah semua mitos tersebut terbukti? Manakah yang boleh diikuti dan memberikan manfaat bagi pertumbuhan rambut bayi bunda?

Mari Kita Bahas Satu Persatu Mitos yang Beredar:

  1. Rambut bayi akan tumbuh lebih lebat apabila dicukur. Mitos ini paling banyak dijumpai di masyarakat dan dipercaya terbukti berhasil. Sehingga banyak orang tua memutuskan untuk mencukur rambut bayinya dengan harapan akan tumbuh lebih lebat. Namun apakah benar demikian? Jawabannya: tidak benar.
     
    Baca Juga: Tips dan Cara Mencukur Rambut Bayi
     
    Mencukur rambut tidak mempunyai efek membuat rambut bayi tumbuh lebih lebat. Mencukur hanya membuat rambut si Kecil tumbuh pada satu fase yang sama secara bersamaan sehingga rambut tampak lebih lebat dan terasa lebih tebal.
  2.  

  3. Minyak kemiri memiliki manfaat untuk membuat rambut bayi tumbuh lebih lebat dan hitam. Mitos tersebut benar dan terbukti. Tanaman kemiri (Aleurites moluccana L. willd) atau candlenut biasanya ditemukan pada lereng gunung di Asia Tenggara atau Asia Pasifik.
     
    Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Kemiri Untuk Merawat Rambut
     
    Biji dari buah kemiri mengandung minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh yaitu asam linoleat dan asam linolenat sebesar 66,2% dari total asam lemak minyak kemiri. Asam linoleat mengandung asam lemak omega 3 dan asam linolenat mengandung asam lemak omega 6. Ekstrak minyak kemiri terbukti mampu membantu menguatkan dan mengembalikan kesehatan rambut serta melancarkan sirkulasi darah pada kulit kepala dan merangsang pertumbuhan rambut.
  4.  

  5. Ekstrak seledri berkhasiat untuk membuat rambut bayi lebat. Mitos ini benar dan terbukti. Hal ini karena seledri mengandung magnesium, kalium, zinc, vitamin A,B,C dan K. Seledri juga memiliki kandungan protein, dan tinggi phytonutrient yang bersifat anti inflamasi dan antioksidan sehingga selain bermanfaat untuk menutrisi akar rambut, seledri ternyata bermanfaat juga untuk melindungi kulit kepala dan akar rambut dari kerusakan akibat radikal bebas dan meredakan kulit kepala yang sensitif. Berikut adalah langlahnya:
    • Ambil satu ikat seledri dan hancurkan hingga mengeluarkan air
    • Boleh campur dengan sedikit air
    • Oleskan ke kulit kepala bayi
    • Diamkan beberapa saat (10 hingga 15 menit)
    • Bilas hingga bersih dengan menggunakan shampoo dan air hangat
  1. Madu bermanfaat untuk membuat rambut bayi. Mitos ini benar dan terbukti. Madu terbukti mampu menguatkan akar rambut dan mencegah kerontokan. Madu mengandung vitamin dan mineral yang membantu menguatkan akar rambut dan mencegah kerontokan. Selain itu madu bermanfaat juga untuk menjaga kelembaban dan memiliki sifat anti inflamasi. Sehingga selain bermanfaat untuk menguatkan akar rambut dan mencegah kerontokan, madu juga dapat membuat rambut lebih lembut dan terjaga kelambaban alaminya. Bagaimana caranya apabila bunda ingin memakai madu untuk perawatan rambut bayi bunda?
    • Bunda dapat memakainya bersamaan dengan alpukat sebagai pasta madu dan alpukat
    • Atau bunda dapat memakai madu saja dan dioleskan ke kulit kepala bayi dan diamkan selama 15 menit untuk kemudian dibilas
  1. Alpukat bermanfaat untuk membuat rambut bayi lebih sehat. Mitos ini benar dan terbukti. Alpukat mengandung nutrisi antara lain: protein, lemak baik, karotenoid, lutein, vitamin dan mineral, serta asam folat. Kandungan protein alpukat terdiri dari 18 jenis asam amino esensial yang sangat bermanfaat untuk menutrisi dan menguatkan akar rambut.
     
    Kandungan karotenoid dan lutein dalam alpukat merupakan anti oksidan alami yang dapat melindungi kulit kepala dan akar rambut dari kerusakan. Bukan hanya itu, alpukat ternyata mengandung vitamin C, E, selenium, zinc, dan omega 3 yang merupakan nutrisi penting untuk akar rambut bayi bunda. Alpukat dapat digunakan Bersama madu untuk dijadikan pasta. Caranya :

    • Ambil alpukat segar, kupas dan ambil dagingnya. Haluskan daging alpukat. Tidak perlu menambahkan air.
    • Tambahkan satu sendok makan madu murni kemudian aduk hingga terbentuk pasta halus
    • Oleskan campuran alpukat madu tersebut ke kulit kepala dan rambut bayi
    • Diamkan selama 10 menit
    • Bilas dengan menggunakan air hangat dan shampoo hingga bersih
    • Dapat dilakukan seminggu sekali secara berkala
  1. Minyak zaitun memiliki manfaat untuk membuat rambut bayi tumbuh lebih subur. Mitos ini benar dan terbukti. Minyak zaitun atau olive oil memiliki manfaat antara lain:
    • Membuat rambut bayi lebih lebat
    • Merawat kesehatan rambut si Kecil
    • Memperbaiki tekstur rambut
    • Mengobati cradle cap atau kerak ketombe pada kulit kepala bayi

Apabila bunda ingin menggunakan minyak zaitun untuk perawatan bagi rambut si Kecil, bunda dapat mengoleskan minyak zaitun pada kulit kepala bayi sesaat sebelum keramas. Pijat dengan lembut kemudian diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air hangat dan shampoo hingga bersih.

  1. Lidah buaya membuat rambut bayi menjadi lebih tebal. Mitos ini benar dan terbukti. kandungan vitamin A, B, C, dan E, serta kalsium, zinc, asam folat, magnesium dan zat besi pada lidah buaya memang terbukti berguna untuk menutrisi akar rambut dan membantu mencegah rambut bayi rontok. apabila bunda ingin memakai lidah buaya untuk merawat rambut bayi bunda, caranya ialah:
    • kupas bagian luar lidah buaya dan sisakan bagian daging yang berwarna putih
    • Oleskan bagian daging lidah buaya ke kulit kepala bayi bunda
    • Pijat lembut selama 10 menit
    • Bilas dengan air hangat dan shampoo
    • Atau bunda dapat memotong bagian daging lidah buaya hingga kecil kecil dan menghancurkannya dengan menambahkan sedikit air dan gunakan sebagai kondisioner sesaat setelah keramas dengan shampoo untuk kemudian dibilas hingga bersih
    • Lakukan seminggu satu hingga dua kali secara berkala untuk hasil maksimal.
  1. Sering keramas membuat rambut lebih cepat tumbuh. Mitos ini tidak benar. Terlalu sering keramas justru akan membuat rambut menjadi kering dan mudah rontok. Hal ini dikarenakan rambut bayi memiliki kelembaban alami yang berbeda dengan rambut orang dewasa. Terlalu sering keramas akan merusak kelembaban alami rambut si Kecil dan jusrru akan membuat rambut si Kecil menjadi kering sehingga rambut justru akan rontok dan mudah patah.
  2.  

  3. Shampoo berbusa banyak mencuci rambut lebih bersih dan lebih bagus untuk pertumbuhan rambut. Hal ini adalah mitos yang tidak benar. Banyak atau sedikitnya busa pada shampoo tidak menjadi jaminan nahwa shampoo tersebut lebih efektif atau kurang efektif untuk mencuci. Rambut bayi tumbuh lebih baik dan sehat apabila bunda melakukan perawatan yang sesuai. Seperti mencuci rambut seminggu satu sampai dua kali untuk bayi baru lahir, dan setiap dua hari sekali untuk bayi lebih besar. Rambut dicuci menggunakan shampoo yang sesuai untuk jenis rambut bayi, dan dibilas hingga bersih.
  4.  

  5. Memakai topi membuat rambut bayi tidak tumbuh. Mitos ini benar dan terbukti. hal ini dikarenakan tekanan bagian tepi topi pada area kulit kepala sehingga pada area tekanan tersebut rambut terhambat pertumbuhannya. Selain itu topi yang terlalu ketat dapat menghalangi suhu panas keluar. Akibatnya dapat menimbulkan kerontokan pada rambut.
     
    Apabila bunda ingin memakaikan topi untuk si kecil, sebaiknya pilih yang berbahan lembut dan adem. Dan jangan terlalu ketat. Sehingga tidak menyebabkan aliran darah dan udara panas terganggu. Dan hindari memakaiakn topi terus menerus untuk si kecil. Bunda dapat memakaikan topi untuk si kecil saat hendak bepergian ke tempat berangin banyak atau bersuhu dingin, dan hindari memakaikan topi saat udara panas dan lembab.
  6.  

  7. Ibu banyak makan kacang hijau saat hamil akan melahirkan bayi dengan rambut lebat. Mitos ini tidak benar. Saat hamil ibu memang dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang. Kacang hijau mengandung protein dan vitamin yang bermanfaat bagi Kesehatan. Namun tebalnya rambut lebih banyak dipengaruhi oleh factor genetik. Sehingga tidak murni oleh konsumsi kacang hijau saat kehamilan.
  8.  

  9. Mengikat rambut bayi perempuan terlalu kencang dapat menyebabkan rambut menjadi rapuh. Mitos ini benar dan terbukti. hal ini dikarenakan mengikat rambut terlalu kencang dapat mengakibatkan akar rambut menjadi lemah sehingga rambut menjadi mudah rontok dan merusak folikel rambut. Sebaiknya apabila bunda ingin mengikat rambut si kecil, gunakan ikat rambut yang berbahan lembut dan hindari mengikat terlalu kencang.
  10.  

  11. Minyak kelapa dapat membuat rambut lebih sehat. Mitos ini benar dan terbukti. minyak kelapa mengandung asam lemak yang terdiri dari diantaranya: asam laurat, asam kaprat, asam oleat, dan asam linoleat. Kandungan tersebut membuat minyak kelapa memiliki sifat anti jamur, anti mikroba, dan anti virus. Minyak kelapa juga memiliki manfaat untuk mengkal radikal bebas dan melembabkan kulit kepala. Sehingga minyak kelapa dapat pula digunakan untuk mengobati cradle cap atau kerak ketombe. Cara penggunaannya cukup dengan mengoleskan minyak kelapa ke kulit kepala sesaat sebelum keramas dan diamkan selama 10 hingga 15 menit untuk kemudian dibilas dengan menggunakan shampoo dan air hangat hingga bersih.
  12.  

  13. Minyak argan dapat membuat rambut si Kecil menjadi lebih sehat. Mitos ini benar dan terbukti. minyak argan berasal dari biji pohon argan (Argania spinosa) yang banyak ditemukan di Maroko. Minyak argan mengandung berbagai jenis minyak nabati dan asam lemak, diantaranya: asam oleat, asam linoleat, asam stearate, dan asam palmitat.
    minyak argan untuk rambut
    Minyak Argan Merupakan bahan alami yang faktanya dapat menyehatkan rambut karena mengandung vitamin E, Omega 3, dan Beta Karoten

    Minyak argan juga mengandung vitamin E, omega 3, beta karoten, polifenol sebagai anti oksidan, serta xantofil. Kandungan minyak arga tersebut terbukti dapat melembabkan, menutrisi, serta menjadikan rambut lebih sehat serta lembut. Cara penggunaan minyak argan pada rambut:

    • Gunakan beberapa tetes minyak argan pada ujung rambut untuk menjadikan rambut lebih lembab, lembut, serta mudah disisir
    • Gunakan minyak argan pada kulit kepala. Hangatkan satu sendok makan minyak argan untuk kemudian dioleskan pada kulit kepala. Pijat lembut dan diamkan selama 10 menit kemudian bilas dengan air hangat dan shampoo hingga bersih
    • Gunakan minyak argan sebagai campuran pada produk perawatan rambut si kecil. Campurkan satu hingga dua tetes minyak argan pada hair lotion bayi bunda untuk kemudian dioleskan pada kulit kepala bayi bunda

Nah, setelah bunda mengetahui berbagai fakta dan mitos mengenai perawatan rambut bayi bunda, tentunya bunda dapat memilih mana mitos yang terbukti dan dapat diikuti; dan mana mitos yang salah dan belum terbukti kebenarannya.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 
 
 

Model Rambut Bayi Perempuan yang Menggemaskan dan Mudah Dibuatnya
Model Rambut Bayi Perempuan yang Menggemaskan dan Mudah Dibuatnya

Model rambut bayi perempuan sangat beraneka ragam dan menggemaskan. Salah satu hal yang menyenangkan ketika memiliki anak perempuan adalah keceriaan dan kesenangan saat mendadani si kecil.

Sebagai orang tua, bunda tentu ingin si kecil terlihat cantik di setiap penampilannya terutama saat membawanya keluar jalan-jalan. Selain senang mendandani si kecil dengan pakaian yang lucu-lucu, jangan lupa menata rambut si kecil untuk melengkapi penampilannya agar ia terlihat mempesona layaknya seorang putri. Menambah gaya rambut baru juga akan  memberikan suasana baru yang menggembirakan buat si kecil.

Berikut beberapa inspirasi model rambut bayi perempuan yang sangat lucu dan menggemaskan untuk bunda coba di rumah. Cara membuatnya mudah, cepat, dan tentunya nyaman untuk si kecil beraktivitas sepanjang hari. Ketika ada acara kusus bunda tidak perlu ke salon, bunda bisa membuatnya sendiri di rumah. Yuk ikuti panduan berikut dan selamat mencoba!

 

Alat-alat yang Perlu Disiapkan

Sebelum menatanya, pastikan bunda sudah siapkan alat-alat berikut ya:

  • Sisir anti Kusut (Detangling Brush), rambut si kecil yang masih halus terkadang suka kusut, bunda perlu sisir khusus ini agar tidak sakit dan rambut tidak rontok
  • Sisir gigi rapat, untuk menyisir dan merapihkan serat rambut agar lebih halus
  • Karet jepang warni warni, karet khusus yang lembut agar tidak sakit dan tidak merusak rambut si kecil
  • Semprotan air , rambut dibasahkan agar tidak licin, lebih mudah menyisir dan menatanya
  • Hair Lotion , untuk merapihkan tekstur rambut yang terbang-terbang
  • Jepit Bobby Pin, pilih yang ujungnya tumpul/pentul agar tidak melukai kulit kepala si kecil
  • Aktivitas berupa video, buku, atau mainan favoritnya; agar si kecil bisa duduk diam saat ditata rambutnya

 

Model  Rambut Bayi Perempuan yang Cantik dan Menggemaskan

Gaya Rambut Bayi Perempuan dengan HeadBand/ Bandana Style

model rambut bayi perempuan
Model Rambut Bayi Perempuan: Menggunakan Bandana/Bando

Style ini cocok untuk bayi di bawah umur 1 tahun. Styling ini sangat simpel, klasik, dan sangat pas untuk bayi yang masih kecil. Walau si kecil belum memiliki rambut yang lebat dan panjang, bukan berarti bunda tidak bisa berkreasi dan bermain dengan rambutnya. Bunda hanya tinggal menyisirnya rapih, lalu menambahkan dengan headband dan pita yang lucu-lucu.  Pilihlah bahan yang lembut dan anti alergi agar si kecil nyaman memakainya sepanjang hari.

Double Pig Tails

Model rambut bayi perempuan ini sangat cocok saat bunda ingin membawa si kecil bermain keluar di taman. Bunda pastinya sering terkendala ketika membuat kuncir dua, dimana banyak rambut-rambut kecil yang  berantakan terlepas hanya dalam kurang dari satu jam. Dengan style ini, maka rambut si kecil  akan tetap rapih walau si kecil banyak berlari dan bergerak.

gaya rambut double buns
Gaya Rambut Bayi Perempuan: Model Kepang dua

Caranya sangat mudah, bunda hanya tinggal membagi rambutnya jadi empat bagian. Lalu mulai menguncir pada bagian depan sisi kanan- kiri secara sejajar, kemudian bagi rambut di belakangnya lalu ambil kunciran dan gabungkan dengan kunciran berikutnya. Jangan lupa untuk menambahkan pita warna-warni. Tak usah khawatir apabila si kecil belum punya rambut yang panjang, style ini juga cocok untuk segala kepanjangan rambut dari panjang hingga bob.

Multi Ponytail

Ingin membuat tampilan yang imut dan menggemaskan namun dengan model yang simpel dan mudah? Bunda juga bisa berkreasi dengan rambut tipis. Bunda hanya tinggal menguncir dari bagian depan, bagi rambut di belakangnya ambil kunciran tersebut dan gabungkan dengan kunciran berikutnya, begitu seterusnya. Bunda bisa bebas berkreasi dengan jumlah kunciran sesuai dengan ketebalan rambut si kecil, lalu jangan lupa ikat kunciran dengan karet warna warni. Dengan gaya ini si kecil akan sangat bebas beraktivitas tanpa khawatir rambutnya berantakan.

Ponytail Veil

Rambut panjang si kecil yang dibiarkan terurai saat si kecil beraktivitas tentunya mengganggu.  Gaya rambut ini  sangat unik dan seru. Bunda bisa berlatih kreativitas dengan style ini dari peletakan, ukuran dan jumlah kunciran. Bunda hanya tinggal mengikat rambutnya beberapa bagian saling menyambung. Caranya, mulai dengan menguncir kecil. membagi  dua lalu menggabungkannya dengan kunciran yang lain, begitu seterusnya sampai membentuk sebuah pola seperti tirai .

Fringe Twist

model rambut fringe twist
Model Rambut Bayi: Fringe Twist

Mungkin tiba saatnya bunda ingin memanjangkan poni si kecil. Ketika poni sudah mulai tumbuh panjang dan menutupi muka , bunda harus mencari cara agar poninya tidak menutupi mata sehingga tidak mengganggu penglihatannya.  Bunda bisa membuat  style Twist/Pelintir pada bagian poni kearah samping lalu kencangkan ujungnya dengan karet atau jepit. si kecil akan tampil cantik dan sekaligus membuatnya bebas bergerak tanpa terganggu poni yang sudah panjang

Braids

Model rambut bayi perempuan yang paling favorit melihat si kecil tampak stylish namun tetap menggemaskan di segala kesempatan . Bisa divariasikan sesuai dengan keinginan, bisa kepang satu, kepang dua , dan sebagainya.Tidak seperti ponytail yang ketika si kecil berlari-lari terkadang akan teplepas,  kepang akan membuat rambut si kecil rapih bertahan sepanjang hari. Sangat cocok juga untuk berenang,  karena akan membuat rambut si kecil terlindung dari chlorine

Bagi balita yang masih berumur dibawah 2 tahun tentunya agak sulit untuk mengepangnya, karena rambutnya masih halus dan tipis. Namun jangan khawatir, bunda masih bisa mengepangnya, yaitu kepangnya sampai setengahnya, bisa dilakukan pada puncak kepala, lalu amankan dengan karet.angan lupa unntuk menutup karet dengan pita lucu, atau jepit.

model rambut bayi perempuan
Model Braids untuk Rambut bayi Perempuan

MilkMaid Braids

Si kecil adalah puteri kecil bunda. Yuk dandani si kecil dengan sebuah mahota kepang ini. Caranya sangat mudah,  rambut dikepang pada bagian kanan dan kiri, sehingga tercipta dua untaian kepang kanan dan kiri . Lalu silangkan kedua kepang tersebut ke arah atas melingkari kepala menyerupai bando sampai melewati puncak kepala lalu jepit supaya kencang. Style rambut bayi perempuan ini cocok untuk acara spesial atau pesta, si kecil akan menjadi pusat perhatian dan semua orang pasti akan mengaguminya.

Baca Juga: Model Rambut Bayi Laki – Laki Sesuai Jenis Rambut

Double Buns

Style ini akan membuat rambut anak lebih ringkas tanpa harus memotongnya. Cocok untuk si kecil yang aktif bergerak sehingga tidak usah terus menerus merapihkan rambutnya.

rambut perempuan double buns
Rambut Bayi Perempuan Model Double Buns

Gaya cepol ini bisa  dipadukan dengan gaya pakaian kasual maupun gaun pesta yang lucu, Rambut hanya dikuncir 2 kanan kiri, lalu dililitkan dibuat bulat, dan dijepit dengan bobby pin. Jangan lupa tambahkan pita atau aksesoris bunga yang lucu. Apabila rambut si kecil masih tipis, bunda juga bisa  membuat cepol dengan cara menguncirnya, lalu pada saat ikatan kedua, jangan mengeluarkan ujung rambutnya , melainkan hanya sampai setengahnya saja agar membentuk sebuah cepol.

Balerina Bun

Model rambut bayi perempuan ini bisa jadi pilihan agar si kecil terlihat anggun, terutama saat membawanya ke acara spesial. Bunda juga bisa memadukannya dengan dress ala princess yang banyak digemari si kecil.

rambut model balerina
Model Rambut Anak Perempuan Gaya Balerina

Caranya, sisir rambut si kecil semuanya ke belakang, lalu kuncir menyerupai ekor kuda di puncak kepala, kemudian  pelintir dan putar rambut si kecil mengelillingi pangkal kunciran. Kaitkan ujungnya dengan jepit bobby pin. Model ini sangat lucu bila dipadukan dengan poni, pita , bunga, atau aksesoris lainnya.

 

Rambut adalah mahkota para wanita, termasuk juga mahkota bagi si kecil. Rambut adalah hal utama yang akan menarik perhatian, jadi memiliki rambut yang indah dengan penataan yang lucu akan membuat putri bunda menjadi pusat perhatian. Tapi ingat ya bunda , si kecil tentunya tidak betah duduk berlama-lama.  Yang terpenting adalah penataan yang simpel, mudah, dan cepat untuk dilakukan dan tentunya nyaman bagi si kecil untuk beraktivitas sepanjang hari.

Selain itu, jangan menarik, menyisir, atau mengikatnya terlalu kencang, karena akan mengakibatkan ketidaknyamanan bagi si kecil dan mengganggu pertumbuhannya . Tatalah rambut si kecil dengan lembut. Karena si kecil tentunya akan meniru dan belajar memperlakukan rambutnya seperti bunda memberi contoh.  Jangan mengikatnya terlalu sering, rambut harus juga diistirahatkan dibiarkan bebas terurai agar dapat bertumbuh dengan sehat.

Selain menatanya jangan lupa untuk merawatnya ya. Tunjukan dan ajarkan si kecil untuk selalu menjaga agar rambutnya tetap sehat dan buatlah style yang mudah hingga suatu hari si kecil bisa dengan mudah menatanya sendiri. Pakailah shampo,Hair lotion, dan perawatan yang sesuai untuk usia dan kondisi rambut si kecil. Dengan perawatan yang tepat, rambut si kecil akan tumbuh sehat, kuat, dan berkilau.

Tentunya bunda dan si kecil akan semakin senang menghabiskan waktu bersama berdandan dan berkreasi berbagai model rambut bayi perempuan yang cantik dan menggemaskan. Si kecil pasti tak berhenti tersenyum cantik dan bergaya di depan cermin sepanjang hari.

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge

 

 

 

Tips Agar Rambut Bayi Cepat Tumbuh dan Lebat
Tips Agar Rambut Bayi Cepat Tumbuh dan Lebat

Apa Sajakah Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Rambut Bayi?

Setiap ibu pasti menginginkan agar rambut bayi lebat dan sehat. Namun tidak semua bayi terlahir dengan kondisi rambut yang seperti itu. Beberapa terlahir dengan rambut yang cenderung tipis ataupun berwarna kemerahan. Apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi? Dan bagaimanakah tips perawatan rambut bayi agar rambut si Kecil lebat dan sehat?

 

Beberapa Hal Yang Harus Bunda Ketahui Terlebih Dahulu Tentang Pertumbuhan Rambut Bayi:

  1. Rambut bayi baru lahir merupakan rambut janin yang disebut juga Lanugo tumbuh tidak hanya di kepala namun juga di tubuh bayi. Fungsi lanugo untuk membantu melindungi janin dalam kandungan, mengatur suhu tubuh janin, dan memudahkan vernix atau zat lilin menempel pada kulit janin. Umumnya lanugo akan rontok saat bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan.
  2. Pertumbuhan rambut setiap bayi berbeda beda. Tidak semua bayi dilahirkan dengan kecepatan pertumbuhan rambut yang sama. Pertumbuhan rambut bayi dipengaruhi oleh genetik, nutrisi, dan kadar hormon ibu selama bayi berada dalam kandungan.
    • Asupan nutrisi yang dimaksud diantaranya; nutrisi selama ibu mengandung, nutrisi yang didapat selama menyusui maupun mpasi.
    • Kadar hormon ibu selama mengandung berperan menentukan kecepatan pertumbuhan rambut bayi
    • Sementara genetik mempengaruhi diantaranya; warna rambut, tebal dan tipisnya helaian rambut serta tekstur dari rambut bayi
  3. Ketebalan dan tekstur rambut bayi baru lahir tidak menentukan bagaimana rambut bayi di kemudian hari. Beberapa bayi yang terlahir dengan rambut yang halus dan tipis saat lahir dapat memiliki rambut yang tebal dan lebat di kemudian hari; dan begitupula sebaliknya. Hal ini dikarenakan rambut bayi dalam pertumbuhannya juga akan dipengaruhi oleh perawatan, asupan nutrisi, dan genetik serta faktor lingkungan.

 

Baca Juga: Penyebab Rambut Rontok Pada Bayi

 

Mitos tentang perawatan rambut bayi agar lebat dan apakah terbukti benar?

  1. Mencukur rambut bayi dapat membuat rambut tumbuh lebih lebat. Mitos ini salah ya bunda. Karena pertumbuhan rambut bayi dipengaruhi oleh folikel rambut. Mencukur atau membotaki kepala bayi hanya akan membuat rambut tumbuh bersama sama dengan panjang yang sama sehingga memberi kesan lebih lebat.
  2. Mengoleskan kemiri dapat membuat rambut tumbuh lebih lebat. Minyak kemiri mengandung asam amino essensial yaitu asam linoleat dan asam linolenat. Kedua asam amino essensial tersebut memiliki manfaat untuk menutrisi folikel rambut.
  3. Makan banyak kacang hijau selama hamil dapat membuat rambut bayi tumbuh lebat. Kacang hijau memang mengandung banyak protein yang bermanfaat untuk pertumbuhan rambut, namun mengkonsumsi kacang hijau tidak memberi jaminan bahwa rambut bayi akan tumbuh lebat. Rambut yang lebat dipengaruhi olef faktor lain seperti genetik.
  4. Makan makanan pedas selama hamil akan membuat rambut bayi menjadi tipis atau bahkan botak. Mitos ini juga salah ya, bunda. Seperti hal nya makan kacang hijau membuat rambut bayi menjadi lebat, makanan pedas juga tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi. Rambut yang tipis atau jarang dipengaruhi oleh genetik dan kadar hormon ibu.
  5. Sering keramas dapat membuat rambut bayi cepat panjang. Ini juga mitos yang salah ya, bunda. Terlalu sering keramas justru akan membuat minyak alami di kulit kepala bayi anda akan berkurang sehingga rambut justru akan rontok dan kulit kepala menjadi lebih sensitif dan mudah iritasi.
  6. Lidah buaya dapat membantu agar rambut bayi lebat. Lidah buaya kaya akan : allantoin, anti oksidan seperti vitamin C dan E, dan Lidah buaya juga memiliki sifat anti mikroba daan anti bakteri. Berbagai kandungan lidah buaya ini benar dan terbukti dapat membantu agar rambut bayi lebat.

Tips Merawat Rambut si Kecil Agar Tumbuh Sehat dan Lebat:

  1. Gunakan shampoo bayi yang sesuai. Rambut dan kulit kepala bayi memiliki struktur yang berbeda dari rambut orang dewasa. Kulit kepala bayi memiliki lebih banyak kelenjar sebasea atau kelenjar minyak. Sehingga penggunaan shampoo dewasa untuk bayi tidak dianjurkan.
  2. Nutrisi yang berperan dalam membantu agar rambut bayi lebat antara lain:
    • Vitamin A
      Makanan yang banyak mengandung vitamin A diantaranya: bayam, wortel, pepaya, jeruk, brokoli, labu kuning
    • Vitamin B6 dan B12
      Makanan yang banyak mengandung vitamin B6 dan B12 diantaranya : kacang kacangan, serealia, daging merah, daging ayam, ikan, telur, susu dan produk olahannya.
    • Protein
      Makanan yang banyak mengandung protein diantaranya: daging ikan, daging ayam, daging merah, telur, susu, dan kacang kacangan
    • Zat besi
      Makanan tinggi zat besi diantaranya: hati, bayaam merah, bit, kacang merah, daging merah, dan tidak lupa juga ASI atau air susu ibu.
    • Vitamin C
      Vitamin C dibutuhkan agar rambut lebat karena vitamin C membantu penyerapan zat besi. Makanan tinggi vitamin C antara lain: buah buahan seperti berries, jeruk, apel, wortel, dan labu kuning.
    • Vitamin E
      Makanan yang banyak mengandung vitamin E diantaranya: alpukat, kacang almond, bayam, brokoli, mangga, dan golongan berry.
  3. Hindari keramas terlalu sering karena terlalu sering keramas dapat membuat rambut bayi rontok. Frekuensi keramas untuk bayi baru lahir adalah sekali atau dua kali dalam seminggu, dan setiap dua hari sekali pada bayi lebih besar.
  4. Hindari mengikat rambut si Kecil terlalu erat karena dapat menyebabkan pertumbuhan rambut bayi terganggu dan mudah rontok.
  5. Gunakan hair lotion bayi yang mengandung bahan bahan alami yang dapat membantu menutrisi kulit kepala dan rambut bayi.
  6. Minyak kemiri sudah terbukti membantu agar rambut bayi lebat. Bunda dapat membuat sendiri atau membelinya. Aplikasikan secara merata pada kulit kepala bayi sambil dipijat lembut sesaat sebelum keramas, diamkan selama 10-15 menit kemudian bilas hingga bersih.
  7. Menggunakan lidah buaya. Apabila bunda ingin menggunakan lidah buaya agar rambut bayi lebat, bunda dapat mengikuti langkah langkah berikut ini: potong bilah daun lidah buaya, pisahkan bagian daging dari kulitnya. Potong atau haluskan. Dapat dicampur dengan sedikit air atau bisa dipakai langsung sebagai conditioner setelah bayi keramas. Oleskan pada kulit kepala bayi bunda sambil dipijat lembut, kemudian bilas hingga bersih.
manfaat lidah buaya
Cara Melebatkan Rambut Bayi Dengan Lidah Buaya

Nah, setelah bunda mengetahui tentang rambut bayi serta faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan rambut si Kecil, tentu bunda tidak perlu panik apabila mendapati bayi bunda memiliki rambut yang tipis atau kurang lebat.

Setiap bayi berbeda beda dan unik, demikian pula pertumbuhan rambut bayi tidak dapat disamakan antara bayi satu dengan yang lainnya karena ada banyak faktor yang mempengaruhi. Yang terpenting, bunda memberikan bayi bunda nutrisi yang tepat dan seimbang serta melakukan perawatan sesuai anjuran agar rambut bayi lebat.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

Apa Itu Cradle Cap? Penyebab dan Cara Mengatasinya
Apa Itu Cradle Cap? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apa itu cradle cap?

Cradle cap merupakan salah satu bentuk dermatitis seboroik pada bayi. Dermatitis seboroik merupakan gangguan kulit yang menyebabkan kulit menjadi bersisik dan kemerahan. Apabila terjadi pada kulit kepala maka akan menyebabkan ketombe pada orang dewasa dan pada bayi disebut cradle cap.

Hal ini lazim terjadi pada bayi usia 2 minggu hingga 12 bulan, dan akan berangsur angsur menghilang sendiri setelah usia tersebut.  cradle cap tidak menular dan tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan kerontokan pada rambut bayi bunda.

 

Gejala cradle cap:

  1. Umumnya tampak seperti lapisan berminyak kekuningan yang melapisi kulit kepala bayi dan sulit dilepaskan.
  2. Terkadang area kulit sekitar dapat berwarna sedikit kemerahan.
  3. Cradle cap dapat muncul sebagai dermatitis seboroik atau area kemerahan dan bersisik pada kulit wajah bayi bunda sekitar alis, lipatan leher, belakang telinga, ketiak, dan area sekitar popok.
  4. Tidak menyebabkan rasa gatal maupun nyeri pada kulit kepala bayi bunda

 

Penyebab cradle cap

Cradle cap disebabkan oleh beberapa hal:

1. Kelenjar sebaceous yang terlalu aktif pada bayi

Kelenjar sebaceous merupakan kelenjar minyak yang normal berada pada kulit kepala dan tubuh bayi. Kelenjar sebaceous yang terlalu aktif pada bayi bisa disebabkan oleh hormon ibu selama dalam kandungan yang masih menetap kadarnya pada bayi beberapa saat setelah dilahirkan. Hormon tersebut menyebabkan peningkatan produksi kelenjar sebacous pada bayi sehingga menyebabkan terbentuknya lapisan bersisik pada kulit kepala bayi.

2. Infeksi jamur malassezia

Infeksi jamur malassezia pada kulit kepala bayi lazim terjadi pada bayi yang tinggal di area dengan lingkungan bersuhu panas dan lembab, serta produksi minyak serta keringat berlebih. Beberapa ahli mengaitkan pertumbuhan jamur malassezia dengan kadar hormon dan kekebalan tubuh.

3. Konsumsi antibiotik

Ibu yang mengkonsumsi antibiotik sebelum melahirkan dapat menyebabkan matinya flora bakteri normal pada kulit bayi. Pada kulit manusia termasuk juga pada kulit bayi bunda terdapat bakteri normal yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan kulit dan menjaga kulit dari infeksi bakteri patogen atau bakteri jahat maupun infeksi jamur. Apabila flora normal bakteri baik mati, maka kulit akan kehilangan daya imunitasnya terhadap bakteri jahat maupun jamur.

4. Kebersihan kulit kepala bayi yang kurang terjaga

Beberapa mitos seperti tidak memandikan bayi sebelum berusia 40 hari saat sore hari terutama apabila bunda tinggal di lingkungan bersuhu panas dan lembab serta tidak berpendingin ruangan dapat menyebabkan terjadinya penumpukan keringat dan minyak pada kulit kepala bayi sehingga menyebabkan tersumbatnya kelenjar minyak dan menyebabkan cradle cap.

5. Adanya riwayat dermatitis dalam keluarga

Penelitian menunjukkan pada bayi yang mengalami cradle cap biasanya memiliki anggota keluarga lain yang memiliki riwayat dermatitis.

6. Penggunaan produk yang berlebihan dan tidak tepat

Mengoleskan minyak kelapa maupun minyak zaitun pada kulit kepala bayi memang baik untuk pertumbuhan rambut bayi anda. Namun perlu diingat, penggunaan yang berlebihan dapat mengakibatkan terbentuknya sumbatan pada kelenjar sebaceous di kulit kepala bayi sehingga menyebabkan terbentuknya kerak kepala.

Cara mengatasi cradle cap atau Kerak Kepala Pada Bayi:

  1. Mencuci rambut bayi anda secara rutin

Anjuran keramas pada bayi baru lahir adalah seminggu sekali atau dua kali apabila bunda tinggal di area bersuhu dingin atau ruang ber ac, dan dua hari sekali pada bayi dengan usia lebih besar.

Apabila bunda tinggal pada area bersuhu panas dan lembab, atau tidak memiliki pendingin dalam rumah bunda, maka keramas dapat dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore hari setiap dua hari sekali, dan setiap hari pada bayi yang berusia lebih besar. Pastikan anda menggunakan Shampoo Cussons Baby yang telah teruji secara klinis, lembut di mata dan  diformulasikan khusus untuk membersihkan rambut bayi.

  1. Gunakan produk berbahan dasar minyak atau pelembab sebelum keramas

Produk yang dapat digunakan:

  • Cussons Baby Hair Oil atau Cussons Baby Oil
  • Minyak zaitun atau petroleum jelly
  • Minyak tumbuhan atau minyak kelapa

Oleskan secukupnya pada kulit kepala bayi anda sesaat sebelum keramas lalu diamkan selama 10-15 menit untuk membantu melunakkan lapisan sisik kekuningan pada kulit kepala bayi.

  1. Keramas dengan air hangat

Gunakan air hangat untuk mencuci kepala bayi anda. Hal ini dilakukan karena air hangat dapat membantu melunakkan dan melepaskan secara alami lapisan berminyak dari kulit kepala bayi bunda.

  1. Gunakan shampoo yang tepat

Kulit kepala bayi memerlukan shampoo berbahan lembut dan mengandung minyak tumbuhan alami untuk menjaga kelembabannya dan hindari shampoo yang mengandung detergen terlalu banyak. Shampoo yang mengandung detergen dapat menyebabkan kulit kepala dan rambut terlalu kering dan mudah iritasi sehingga jamur mudah tumbuh dan kulit kepala menjadi sensitif. Demikian pula shampoo untuk dewasa kurang tepat apabila digunakan untuk kulit kepala bayi bunda.

  1. Bilas kulit kepala sampai bersih

Salah satu cara alami adalah dengan membilas kulit kepala bayi dari semua produk perawatan hingga bersih. Hal ini mencegah terjadinya iritasi dan penumpukkan sisa produk pada kulit kepala bayi bunda yang dapat menjadi pemicu.

  1. Menyisir kepala bayi bunda dengan sisir yang tepat

Ada tiga macam sisir bayi:

  • Sisir berbentuk sikat lembut
  • Sisir bergigi karet lunak
  • Sisir bergigi keras

Sisir yang paling baik digunakan untuk membantu menghilangkan kerak kepala bayi ini adalah sisir berbentuk sikat lembut atau dapat pula menggunakan sisir bergigi karet yang lunak.

  1. Keringkan kulit kepala dan rambut dengan handuk lembut

Gunakan handuk berbahan lembut untuk mengeringkan kulit kepala dan rambut bayi bunda, dan pastikan tidak ada sisa minyak, maupun shampoo pada kulit kepala bayi anda.

  1. Hindari faktor pencetus

Perhatikan apakah kerak pada bayi bunda muncul atau bertambah parah setelah bunda mengkonsumsi makanan tertentu (apabila bunda menyusui), atau setelah bayi mengkonsumsi makanan tertentu (setelah bayi mulai MPASI). Apabila iya, bunda sebaiknya menghindari jenis makanan tersebut.

Begitupula dengan penggunaan produk tertentu. Apabila bunda memperhatikan cradle cap muncul atau meluas setelah bunda memakaikan produk perawatan tertentu pada bayi bunda, maka segera hentikan penggunaan produk tersebut.

Hindari juga menempatkan bayi pada ruangan bersuhu terlalu panas, memakaikan bayi bunda dengan pakaian atau topi berbahan terlalu tebal saatu suhu terasa panas dan lembab. Hal tersebut dapat mengakibatkan produksi minyak yang berlebihan pada kulit kepala bayi.

  1. Tempatkan bayi dalam ruangan bersuhu sejuk dan hindari menggunakan topi apabila suhu terasa panas dan lembab untuk mengurangi terjadinya kerak
  2. Usahakan agar bayi tidak menggaruk kepalanya untuk mencegah terlepasnya sisik secara paksa yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi

 

Hal yang perlu bunda hindari pada bayi:

  1. Jangan memaksa melepaskan sisik secara paksa dengan menggosok gosok maupun mengupas dengan jari secara paksa. Biarkan lepas secara alami
  2. Jangan menggunakan pelembab atau minyak secara berlebihan dengan harapan dapat mempercepat lepasnya sisik. Hal tersebut justru dapat memperparah cradle cap. Cukup oleskan secukupnya
  3. Jangan menggunakan shampoo anti ketombe dewasa. Bentuk cradle cap yang menyerupai ketombe membuat bunda berpikir dapat memakai shampoo anti ketombe untuk dewasa sebagai perawatan untukj bayi bunda. Namun shampoo ketombe justru dapat menyebabkan iritasi pada kulit kepala bayi bunda
  4. Jangan menggunakan sisir bergigi yang keras untuk menyisir kulit kepala bayi bunda karena dapat menyebabkan terlepasnya secara paksa sisik tersebut dan menimbulkan perdarahan ataupun infeksi
  5. Jangan membubuhkan bedak bayi dengan harapan dapat membantu meringankan penyakit, karena bedak justru dapat mempertebal sisik dan membuatnya semakin sulit terlepas
  6. Jangan mencoba mengobati sendiri dengan salep atau obat yang dibeli bebas karena dapat memperburuk kondisi

Baca Juga: Kulit Kepala Bayi Berkerak? Ini Cara Mengatasinya

Kapan bunda perlu mewaspadai cradle cap pada bayi bunda?

Pada umumnya cradle cap bukan merupakan masalah serius. Namun ada beberapa hal yang harus bunda perhatikan, diantaranya apabila terjadi:

  • Area kulit kepala dimana terdapat cradle cap tampak memerah dan bengkak
  • Bayi tampak tidak nyaman dan tampak berusaha menggaruk atau menyentuh kulit kepala terus menerus
  • Terdapat ruam kemerahan pada area lain seperti alis, belakang leher, ketiak, maupun ruam popok yang menyertai timbulnya kerak kepala pada bayi
  • Semakin meluas di seluruh permukaan kepala terutama sehabis bayi mengkonsumsi makanan tertentu
  • Bayi mengalami gejala lain yang menyertai munculnya sisik seperti; infeksi pada telinga, sariawan atau diare
  • Terjadi infeksi pada area yang ditandai dengan munculnya pembengkakan, maupun nanah
  • Keluarnya cairan kekuningan atau berbau
  • Hal ini menetap sampai bayi berusia lebih dari 12 bulan
  • Disertai dengan rontoknya rambut bayi secara berlebihan atau rambut bayi tidak kunjung tumbuh dalam waktu lama
  • Munculnya sisik pada kulit kepala bayi yang meluas dan disertai dengan demam pada bayi.
gejala cradle cap
Pahami Gejala dan Tanda si Kecil mengalami cradle cap

Apabila bunda menemukan salah satu atau beberapa hal tersebut diatas, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter sehingga bayi bunda bisa mendapatkan perawatan yang tepat.

Cradle cap umumnya akan menghilang sendiri setelah bayi berusia 12 bulan. Bayi dengan riwayat penyakit ini memiliki kemungkinan untuk mengalami dermatitis seboroik atau ketombe pada usia setelah pubertas. Hal tersebut disebabkan karena adanya kaitan antara genetik dan kerentanan kulit tertentu yang menjadi pemicu munculnya hal tersebut pada bayi dengan keluarga yang memiliki riwayat dermatitis dan dermatitis pada usia dewasa.

Nah setelah bunda mengetahui lebih banyak tentang cradle cap, tentu bunda tidak perlu khawatir berlebihan apabila mendapati bayi bunda mengalami hal ini. Cukup lakukan perawatan yang dianjurkan untuk meringankan gejala pada bayi bunda.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO