ARCHIVES VIDEO

10 Cara Menumbuhkan Rambut Secara Alami
10 Cara Menumbuhkan Rambut Secara Alami

Sejak zaman dahulu, bahan-bahan alami memang dipercaya dapat membantu meningkatkan kesehatan. Tak terkecuali, kesehatan untuk rambut. Bunda, ternyata ada banyak bahan alami penumbuh rambut, lho. Bahan – bahan ini juga dapat digunakan untuk semua orang, baik orang dewasa maupun bayi dan anak-anak. Apa saja ya? Bunda bisa simak artikel berikut ini!

Semua orang pastinya merasa senang memiliki rambut yang dapat tumbuh dengan sehat, lebat, tebal, lembut, dan bersinar. Sebab, rambut yang dianggap sebagai mahkota dapat menjadi daya tarik tersendiri. Namun lingkungan sekitar, seperti sinar matahari, polusi, dan penggunaan produk rambut, bisa membuat rambut jadi rusak. Rambut juga bisa mengalami masalah, seperti rontok, kering, dan berketombe.

 

Bahan Alami Penumbuh Rambut yang Aman

Ketika rambut bermasalah, perawatan rambut harus dilakukan untuk mengembalikan kesehatan rambut. Berbagai produk perawatan rambut yang beredar di pasaran memang banyak. Namun yang paling aman, tentunya Bunda dapat memanfaatkan bahan-bahan alami untuk menumbuhkan rambut dan menyehatkan rambut.

Bahan penumbuh rambut ini sangat aman, baik untuk orang dewasa maupun bayi dan anak-anak, bahkan bahan-bahannya sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Selain itu, Bunda juga dapat meracik sendiri bahan-bahan alami tersebut. Nah, berikut ini beberapa bahan alami penumbuh rambut.

bahan alami penumbuh rambut
Minyak kelapa yang sangat mudah dibuat sendiri ini dapat membantu pertumbuhan rambut

1. Lidah Buaya

Khasiat lidah buaya untuk kesehatan, pengobatan, kecantikan, dan perawatan tubuh memang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Ambil daging lidah buaya yang berbentuk gel bening sebagai bahan penumbuh rambut alami. Sebab dalam lidah buaya terkandung vitamin B12 dan folic acid yang dapat membantu menguatkan dan menyuburkan rambut.

Selain itu, lidah buaya juga berkhasiat untuk mengurangi ketombe dan minyak berlebih pada rambut. Rambut pun akan tumbuh dengan sehat, lebat, dan terhindar dari kerontokan. Kulit kepala juga akan terasa segar.

2. Minyak Kemiri

Bahan alami penumbuh rambut ini dapat dengan mudah ditemukan di dapur. Sudah tidak asing lagi, kemiri sejak dahulu sudah dipercaya dapat bermanfaat untuk menumbuhkan, menyuburkan, memperkuat, dan menghitamkan rambut. Itu berkat kandungan asam linoleat, vitamin B1, serta miristant yang ada di minyak kemiri.

Nah, buatlah minyak dari kemiri dengan membakar beberapa buah kemiri. Setelah dibakar, ditumbuk kasar hingga mengeluarkan sari berupa minyak. Kemudian minyak tersebut dioleskan di kulit kepala dan rambut. Lakukan secara rutin agar rambut sehat.

Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Kemiri Untuk Rambut

3. Minyak Kelapa

Minyak dari kelapa sering dimanfaatkan sebagai perawatan alami untuk menumbuhkan rambut. Kandungan asam lemak yang kaya di dalam minyak kelapa membantu mengurangi hilangnya protein yang dibutuhkan oleh rambut.

Minyak kelapa yang mengandung vitamin E dan K serta memiliki sifat antijamur, antimikroba, dan antibakteri juga dapat membantu mengatasi kulit kepala yang kering dan berketombe. Selain itu, minyak kelapa juga berfungsi sebagai pelembap alami rambut.

Oleskan saja minyak kelapa di area kulit kepala yang mengalami kekeringan, kemudian pijat secara perlahan dan bersihkan. Lakukan secara rutin untuk mendapatkan hasilnya.

4. Minyak Zaitun

Satu lagi bahan alami yang sering digunakan untuk kecantikan dan perawatan tubuh sejak berabad-abad lalu, yaitu minyak zaitun. Kandungan antioksidan, vitamin A, dan vitamin E di dalam minyak zaitun mampu menjaga keratin dalam jumlah besar di rambut sehingga memungkinkan rambut jadi lebih sehat dan bersinar. Hasilnya, rambut yang sehat dapat merangsang pembentukan rambut baru. Unsur asam lemak di dalamnya dapat memperbaiki lapisan rambut yang rusak dan membuat rambut jadi lebih halus. Lakukan perawatan rambut dengan minyak zaitun seminggu sekali.

5. Seledri

Bahan ini sering banget dijadikan bahan tambahan masakan. Nah, Bunda bisa menyisihkan seledri untuk merawat rambut. Seledri mengandung protein, mineral, kalsium, lemak, zat, besi, vitamin A, B, dan C. Kandungan inilah yang dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut, menghitamkan rambut, melembutkan rambut, hingga mengatasi ketombe.

Oleskan saja seledri yang sudah diremas halus ke kulit kepala dan rambut. Tunggu beberapa saat agar nutrisi seledri masuk ke dalam kulit kepala dan batang rambut. Setelah itu, bersihkan. Lakukan secara berkala agar rambut tumbuh dengan subur, lebat, dan hitam.

6. Madu

Cairan kental dan manis ini banyak mengandung protein, mineral, asam amino, antioksidan dan berbagai macam vitamin. Dengan kandungan ini, madu dapat membantu melebatkan rambut, menguatkan akar rambut, dan mencegah kerontokan rambut. Rambut juga akan tambah bersinar.

7. Telur

Bahan baku makanan ini juga dikenal baik untuk kesehatan rambut, salah satunya sebagai bahan alami penumbuh rambut dengan cepat. Telur memiliki kandungan protein dan asam amino esensial yang dapat menyuburkan rambut, dan juga memberikan kelembutan pada rambut.

Caranya hanya dengan mengoleskan telur ke kulit kepala sambil dipijat-pijat secara perlahan. Usai didiamkan selama beberapa saat, bilas rambut dengan sampo agar bau telur dapat menghilang.

8. Almond

Bahan alami dari kacang-kacangan ini merupakan sumber protein dan asam amino esensial. Almond dapat meningkatkan pertumbuhan rambut hingga melebatkan rambut. Bunda bisa mengoleskan minyak almond di kulit kepalanya sekaligus memijat kepalanya.

9. Minyak Jarak

Minyak jarak atau castor oil dihasilkan dari biji jarak yang khasiatnya dapat dimanfaatkan untuk perawatan rambut. Kandungan vitamin E, asam lemak esensial, oleic acid, mineral, dan enzim yang ada di dalam minyak jarak membantu menyuburkan dan memperkuat rambut.

Minyak jarak juga mengandung asam risinolat yang tinggi yang berkhasiat sebagai antibakteri dan antijamur. Hal ini akan membantu menjaga kebersihan akar rambut dan bagian rambut lainnya. Rambut juga terhindar dari kerontokan karena ada kandungan omega 3 dan asam lemak yang menutrisi folikel rambut.

10. Alpukat

buah alpukat penumbuh rambut
Nutrisi yang terkandung dalam alpukat, seperti biotin dan vitamin B kompleks, dapat membantu rambut tumbuh lebih sehat

Nutrisi yang terkandung dalam alpukat, seperti biotin dan vitamin B kompleks, berfungsi sebagai penumbuh rambut yang lebih sehat. Kandungan mineralnya, seperti potasium dan magnesium, dapat membantu rambut tampak halus dan bersinar. Minyak alami alpukat juga mampu menghidrasi rambut sehingga terhindar dari kekeringan.

Bunda hanya tinggal mengambil daging buah alpukat yang kemudian dihaluskan. Adonan alpukat tersebut dijadikan masker rambut. Diamkan beberapa saat, kemudian bilas rambut hingga bersih.

 

Perawatan dengan Bahan Alami Terlengkap

Selain bahan – bahan alami penumbuh rambut di atas, Bunda juga dapat menggunakan produk perawatan rambut tambahan yang aman dan praktis untuk sehari-hari untuk si kecil. Cussons Baby menghadirkan rangkaian produk perawatan rambut yang juga mengandung bahan-bahan alami seperti minyak kelapa, seledri, minyak kemiri, lidah buaya, alpukat, madu, dan lainnya. Mulai dari produk perawatan rambut berupa sampo, hair lotion, hingga hair oil. Beberapa di antaranya adalah Cussons Baby Shampoo Candle Nut & Celery, Cussons Baby Hair Lotion Candle Nut & Celery, Cussons Baby Natural Hair Oil Coconut.

Bahan-bahan alami yang terkandung di dalam sampo, hair lotion, dan hair oil ini memiliki fungsi yang sama untuk kesehatan rambut si kecil. Misalnya, membantu pertumbuhan rambut, menghitamkan rambut, melebatkan rambut, hingga menjaga rambut dan kulit kepala tetap sehat dan lembap. Selain itu, rangkaian produk perawatan rambut yang praktis ini pun sangat lembut untuk penggunaan sehari-hari. Sementara itu, natural hair oil-nya juga dapat digunakan untuk seluruh keluarga.

 

 

 

Cara Cepat Hamil Bagi Pasutri Baru Menikah
Cara Cepat Hamil Bagi Pasutri Baru Menikah

Bagi pasangan yang baru menikah, memiliki anak atau hamil seringkali dianggap sebagai hal yang akan otomatis terjadi, sehingga ketika tak kunjung dikaruniai momongan bahkan setelah lebih dari beberapa tahun berumah tangga, mereka menjadi tertekan. Pada kenyataannya ada berbagai aspek yang dapat mempengaruhi proses kehamilan, mulai dari kondisi fisik dan mental bawaan sang calon ibu, kondisi sang calon ayah, hingga faktor lingkungan eksternal. Sebelum membahas bagaimana cara cepat hamil, mari pahami terlebih dahulu bagaimana proses kehamilan terjadi.

 

Bagaimana kehamilan terjadi?

Kehamilan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan periode di mana janin berkembang di dalam rahim atau rahim calon ibu. Peristiwa yang menyebabkan kehamilan dimulai dengan pembuahan, di mana sperma dari calon ayah menembus sel telur sang ibu. Sel telur yang telah dibuahi (disebut zigot) kemudian berjalan melalui tuba falopi sang calon ibu, ke rahim, di mana ia menanamkan dirinya di dinding rahim. Zigot terdiri dari sekelompok sel yang kemudian membentuk janin dan plasenta. Dari proses ini kita bisa tahu bahwa baik calon ibu maupun calon ayah memegang peranan penting dalam proses kehamilan.

 

Apa itu ovulasi, dan apa bedanya dengan masa subur?

Bagaimana agar proses pembuahan berjalan lancar sehingga calon ibu sukses hamil? Banyak pasangan baru menikah yang ingin menjadi orang tua namun belum mengerti sepenuhnya tentang ovulasi, perhitungan masa subur, hingga proses pembuahan itu sendiri.

Ovulasi adalah bagian dari siklus menstruasi. Ini terjadi ketika sel telur dilepaskan dari ovarium. Ketika proses sel telur ini dilepaskan, jika dibuahi oleh sperma, sel telur dapat melakukan perjalanan ke rahim dan ditanamkan untuk berkembang menjadi kehamilan. Jika tidak dibuahi, telur akan hancur dan lapisan rahim lepas selama menstruasi.

Secara teknis, proses ovulasi dimulai dengan pelepasan hormon perangsang folikel (FSH) dari tubuh Bunda, biasanya antara hari ke 6 dan 14 dari siklus menstruasi. Hormon ini membantu sel telur di dalam ovarium menjadi matang sebagai persiapan untuk melepaskan sel telur nanti. Setelah telur matang, tubuh Bunda melepaskan lonjakan hormon luteinizing (LH), yang memicu pelepasan sel telur. Ovulasi dapat terjadi dalam 28 hingga 36 jam setelah lonjakan LH.

Kehamilan secara teknis hanya mungkin jika hubungan seksual dilakukan selama lima hari sebelum ovulasi atau pada hari ovulasi, dan periode inilah yang disebut masa subur. Alasan mengapa masa subur hanya selama lima hari tersebut adalah karena sperma dapat hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama lima hari setelah melakukan hubungan seksual dalam kondisi yang tepat. Peluang Bunda untuk hamil paling tinggi ketika sperma hidup ada di saluran tuba selama ovulasi. Pada 12-24 jam setelah ovulasi, Bunda tidak lagi bisa hamil selama siklus menstruasi tersebut karena sel telur tidak lagi berada di tuba falopi.

 

Cara menghitung masa subur

Ovulasi terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi Bunda dimulai. Jika rata-rata siklus menstruasi Bunda adalah 28 hari, maka Bunda akan berovulasi pada sekitar hari ke-14, dan masa subur Bunda akan dimulai dari hari ke-10 hingga ke-14.

Jika rata-rata siklus menstruasi Bunda adalah 35 hari, ovulasi terjadi sekitar hari ke-21 dan hari-hari paling subur Bunda dimulai pada hari ke-17 hingga hari ke-21. Sementara itu, jika siklus Bunda lebih pendek, katakanlah 21 hari, maka ovulasi terjadi sekitar hari ke 7 dan hari paling subur Bunda adalah hari ke-3 hingga ke-7.

Selain perhitungan masa subur seperti di atas, Bunda juga bisa mengetahui masa subur dengan patokan gejala ovulasi, seperti:

  • Perubahan sekresi (cairan) vagina
    Tepat sebelum ovulasi, umumnya terjadi peningkatan sekresi (cairan) vagina yang bening, basah, dan lebih cair. Tepat setelah ovulasi, lendir serviks berkurang dan menjadi lebih kental, dan keruh.
  • Perubahan suhu tubuh basal
    Suhu tubuh Bunda saat istirahat (suhu tubuh basal) sedikit meningkat selama ovulasi. Dengan menggunakan termometer yang dirancang khusus untuk mengukur suhu basal tubuh, ukur suhu Bunda setiap pagi sebelum bangun dari tempat tidur. Catat hasilnya dan cari pola yang akan muncul. Kondisi paling subur Bunda adalah selama dua hingga tiga hari sebelum suhu tubuh naik.
  • Menggunakan alat tes ovulasi yang dijual bebas
    Alat ini mengecek urin Bunda untuk melihat lonjakan hormon yang terjadi sebelum ovulasi, yang membantu Bunda mengidentifikasi kapan kemungkinan besar Bunda akan berovulasi.

 

Cara memaksimalkan masa subur

Setelah mengetahui tentang ovulasi dan perhitungan masa subur, adakah tips yang bisa Bunda lakukan agar cepat hamil? Alih-alih menyebutnya cara cepat hamil, ada beberapa anjuran untuk memaksimalkan masa subur agar peluang hamil Bunda pun semakin besar, seperti:

  1. Melakukan hubungan seksual secara teratur. Angka kehamilan tertinggi terjadi pada pasangan yang berhubungan intim setiap hari atau dua hari sekali.
  2. Melakukan hubungan intim menjelang masa ovulasi.
    Jika berhubungan intim setiap hari tidak memungkinkan –atau tidak menyenangkan– lakukan  setiap dua hingga tiga hari setiap minggu dimulai segera setelah menstruasi selesai. Ini dapat membantu memastikan bahwa Bunda berhubungan intim pada saat paling subur.
  3. Pertahankan berat badan normal.
    Alasannya, kelebihan ataupun kekurangan berat badan berisiko mengalami gangguan ovulasi.
  4. Konsultasi dengan dokter fertilitas.
    Jika Bunda mengalami kesulitan untuk hamil, lakukan konsultasi ke klinik fertilitas terpercaya agar mereka bisa mengecek kesehatan Bunda secara keseluruhan, dan membantu mengidentifikasi perubahan gaya hidup apa yang dapat meningkatkan peluang Bunda untuk memiliki kehamilan yang sehat.

Selain anjuran yang sebaiknya diikuti, ada juga hal-hal yang sebaiknya dihindari agar kesempatan hamil lebih besar, seperti:

cara cepat hamil
Berikut ini ialah beberapa tips agar Bunda Cepat Hamil, alih – alih menyebutnya cara cepat hamil
  1. Hindari merokok. Tembakau memiliki banyak efek negatif pada kesuburan, belum lagi kesehatan Bunda secara umum dan kesehatan janin.
  2. Hindari alkohol. Penggunaan alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan penurunan kesuburan.
  3. Batasi kafein. Banyak ibu yang merasa terbebani dengan larangan meminum kopi, atau asupan kafein dalam bentuk lain sebelum atau selama kehamilan, padahal sebenarnya yang dianjurkan adalah membatasi jumlah asupannya. Penelitian menunjukkan bahwa kesuburan tidak dipengaruhi oleh konsumsi kafein kurang dari 200 miligram sehari. Jumlah ini setara dengan sekitar satu hingga dua cangkir berisi 6 hingga 8 ons kopi per hari.
  4. Jangan melakukan olahraga berat secara berlebihan. Olahraga berat dan intens lebih dari lima jam seminggu seringkali dikaitkan dengan penurunan ovulasi.

Konsultasikan juga dengan dokter tentang obat apa pun yang Bunda konsumsi selama ini. Obat-obatan tertentu –bahkan yang dijual bebas tanpa resep– dapat mempengaruhi kondisi tubuh untuk hamil.

Baca Juga: Kenali Tanda – Tanda Hamil Muda dan Cara Menanganinya!

 

Apa yang harus dilakukan setelah kehamilan?

Setelah sukses hamil, Bunda diharapkan untuk menjaga kesehatan Bunda dan si jabang bayi hingga waktu persalinan nanti, dengan melakukan hal-hal sederhana seperti makan dengan benar (hindari lemak dan gula), lengkapi kebutuhan asupan vitamin, tetap terhidrasi, tetap bergerak (olahraga ringan), istirahat yang cukup, dan kurangi stress.

Mempersiapkan kebutuhan untuk si buah hati saat ia lahir nanti bisa jadi salah satu cara melepas stress, lho. Tak perlu yang berat-berat, mulai dari perlengkapan tidur, pakaian, popok, botol susu, breastpump, atau perlengkapan mandi.

Pastikan memperhatikan kebutuhan bayi saat membeli perlengkapan bayi ini. Untuk peralatan mandi, misalnya, kulit bayi baru lahir lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa sehingga memerlukan perawatan dengan kelembutan ekstra. Untuk kebutuhan kulit bayi baru lahir yang sensitif ini, Bunda bisa menggunakan rangkaian produk Cussons Baby Newborn yang cocok untuk kulit bayi baru lahir karena telah teruji secara hypoallergenic dengan pH seimbang dan 0% perwarna & 0% alkohol

Satu hal yang pasti, ketika merencanakan kehamilan, alih-alih terlalu fokus dengan mencari cara cepat hamil, pastikan kondisi fisik dan mental Bunda dan si calon ayah benar-benar dalam kondisi baik. Begitupun dengan kondisi keuangan, lingkungan di sekitar Bunda, dan terutama hubungan antara kedua calon orang tua, diharapkan dalam keadaan kondusif sehingga ketika dipercayakan dengan kehamilan hingga lahir nantinya, si Kecil akan dapat tumbuh secara sehat dan optimal.

 

 

 

Rekomendasi Model Rambut Anak Laki-Laki Umur 1 Tahun dan Langkah Sukses Memotongnya
Rekomendasi Model Rambut Anak Laki-Laki Umur 1 Tahun dan Langkah Sukses Memotongnya

Mencari model rambut untuk anak laki-laki umur 1 tahun seringkali menjadi tantangan. Selain jumlah rambut yang masih belum banyak, teksturnya juga yang masih halus dan rentan. Terlebih lagi apabila pertumbuhan rambut si kecil kurang merata.

Bunda seringkali bingung mencari model rambuat yang terbaik agar penampilan si kecil semakin lucu dan menggemaskan. Jangan khawatir bunda, walau pertumbuhan rambut belum sempurna, si kecil tetap bisa berpenampilan keren dan menggemaskan lho! Yuk simak ulasan berikut.

 

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Memotong Rambut Pertama Bayi?

Perlu diketahui, beberapa bayi lahir dengan rambut tipis tapi ada pula sebaliknya. Tidak ada patokan waktu yang tepat untuk memotong rambut bayi baru lahir. Namun disarankan menunggu 1 hingga 2 bulan untuk mulai memotongnya, disaat bayi sudah mulai berusaha menangkap kepalanya ketika menginjak usia 3 bulan. Bunda juga bisa memotong rambutnya ketika berusia 5 hingga 6 bulan, yaitu saat si kecil sudah bisa berusaha duduk sendiri.

Dianjurkan untuk melakukannya saat si kecil sudah kenyang atau sedang tertidur lelap, sehingga ia tidak mudah rewel dan menangis. Jadi bunda harus mengetahui kapan jadwal bayi tertidur , agar si kecil tidak rewel saat dicukur.  Bunda juga dapat melakukannya saat ia bermain, dengan mengalihkan perhatian si kecill dengan menyalakan video atau bermain dengan mainan favoritnya. Apabila si kecil menangis dan gelisah jangan paksakan untuk tetap memotongnya ya bunda. Lebih baik bunda mencari waktu lain atau lakukan  saat ia tertidur.

 

Bagaimana Cara Memotongnya?

Untuk bayi dibawah 3 bulan bisa dipotong dalam kondisi sedang tidur lelap, supaya tidak banyak pergerakan. Bunda bisa memotongnya dalam kondisi digendong dengan posisi berdiri dengan kepala menempel pada bahu yang menggendong.

Untuk bayi diatas 6 bulan yang sudah bisa duduk, bunda dapat menempatkannya pada kursi khusus (High Chair) agar si Kecil tak banyak bergerak saat memotongnya.  Bunda bisa minta bantuan orang di rumah untuk memangku, memeluk atau mengalihkan perhatian si kecil

 

Langkah-Langkah Memotong/Mencukur Rambut Bayi

  • Persiapkan peralatan yang diperlukan
    Sebelum melakukan pemotongan, siapkan alat berikut: sisir, gunting rambut, clipper khusus bayi, air hangat hangat, handuk kecil. Pastikan  peralatan dalam kondisi bersih dan higienis ya bunda. Jangan gunakan gunting kertas ya bunda, namun gunakan gunting rambut khusus rambut bayi yang biasanya ujungnya tumpul, agar hasil guntingan rapih dan tidak merusak ujung rambut si kecil. Apabila bunda ingin mencukurnya, gunakan clipper khusus bayi dimana getarannnya tidak terlalu kencang sehingga tidak menagetkan si kecil.
  •  

  • Posisikan bayi dalam kondisi nyaman agar merasa tenang
    Letakan bayi dengan nyaman dengan kepala diletakan pada siku . Jika leher bayi sudah bisa tegak, peluk dan gendong dalam posisi tegap. Bunda bisa meminta bantuan orang di rumah  untuk menggendongnya. Pastikan suasana sekitarnya dalam kondisi tenang, tidak terlalu panas agar bayi tidak kegerahan.
  •  

  • Gunting dalam kondisi agak basah
    Basahi rambut bayi dengan menggunakan tangan atau dengan water spray. Kondisi agak basah akan mempermudah saat menyisir dan memootong. Bunda bisa menggunakan air hangat agar lebih nyaman untuk si kecil. Terkecuali apabila rambut si kecil masih sangat sedikit, bunda tidak perlu membasahi rambutnya sebelum memotong karena rambut bayi baru lahir masih sangat tipis dan halus
  •  

  • Mulai memotong.
    Sebelum dipotong, rambut  disisir dahulu kemudian jepit menggunakan jari telunjuk dan jari tengah , lalu mulai memotong dengan pola lurus. Bunda Bisa memulai dari bagian puncak kepala lalu ke arah samping dan bawah.

    memcukur rambut bayi
    Ketika mulai memotong rambut bayi, gunakan clipper yang aman dan kondisi rambut si Kecil dalam keadaan kering

    Apabila ingin mencukurnya bunda bisa mulai menggunakan clipper khusus baby. Gerakan clipper secara merata pada seluruh permukaan kepala baby. Apabila ingin mencukur menggunakna clipper, biarkan rambut dalam konsisi kering, karena apabila basah, rambut bayi yang masih sangat halus akan menempel dan lengket di kulit kepala sehingga dapat mempersulit bunda mencukurnya. Perhatikan kemiringan arah clipper dan jangan terlalu menekan ya bunda, karena kondisi tengkorak bayi yang masih agak lunak dan sensitif.

  •  

  • Lakukanlah dengan perlahan dan selalu siaga terhadap pergerakan tiba-tiba
    Bunda harus ekstra  hati-hati ya. Lakukan dengan perlahan jangan sampai bayi terkejut. Bunda harus siaga untuk pergerakan tiba-tiba si kecil ya. Ketika si kecil bergerak tiba-tiba segara tarik gunting dan sisir bunda menjauh dari kepala si kecil
  •  

  • Membersihkan sisa-sisa potongan/cukuran rambut
    Setelah selesai menggunting atau mencukur, bersihkan kepala si kecil dari sisa rambut dengan menggunakan air hangat lalu usapkan pada kepala bayi. Hal ini juga akan membuat bayi lebih rileks, sekaligus melancarkan aliran darah untuk memicu pertumbuhan rambut lebih sehat .
  •  

  • Mengeringkan Kepala Bayi dengan handuk
    Langkah terakhir adalah mengeringkan kepala si kecil sehabis dipotong/dicukur menggunakan handuk yang lembut dan kering. Apabila masih ada sisa rambut kecil-kecil,taburi kepala si kecil dengan sedikit bedak untuk mendinginkan dan meredam iritasi.
  •  

  • Jangan panik apabila ada goresan atau luka,
    Segera obati dengan antiseptik menggunakan cotton buds. Lakukanlah dengan tenang dan ekstra hati-hati.

 

Baca Juga: Tips Cukur Rambut Bayi

 

Rekomendasi Model Rambut Anak Laki-Laki Umur 1 tahun

  1. Side part

Untuk model rambut anak laki-laki bunda hanya perlu melakukan trim secara teratur pada ujung-ujungnya agar bentuknya tetap terjaga. Cocok untuk bunda yang tidak ingin rambut bayi terlalu pendek.

model rambut anak laki laki side part
Model rambut anak laki-laki umur 1 tahun: side part

Model rambut ini sangat mudah untuk bunda buat dan si kecil akan tampil rapih dan menggemaskan. Jangan lupa gunakan hair lotion untuk mempermudah saat menyisir dan membuat belahan yang rapih serta menjadikan rambutnya berkilau.

  1. Natural
model rambut natural
Model rambut anak laki-laki umur 1 tahun: Natural

Rambut anak laki-laki ini sangat sederhana dan mudah ditata. Rambut si kecil dibiarkan jatuh alami tanpa harus sering nyisirnya. Cocok untuk si kecil yang rambutnya lurus maupun ikal. Bunda hanya tinggal membiarkan rambutnya bertumbuh panjang dan menggunting  ujung-ujungnya secara berkala untuk mempertahankan bentuknya.

  1. Spike
rambut spike anak laki 1 tahun
Model rambut anak laki-laki umur 1 tahun: spike

Gaya jigrak – jigrak yang sangat lucu dan menggemaskan. Model rambut ini sangat cocok untuk si kecil yang rambutnya lurus dan kaku. Bunda bisa mengguankan hair lotion untuk menegaskan tekstur dan mempertahankan bentuk penataanya.

  1. Cute Curly

Mencari model rambut untuk si kecil yang berambut keriting seringkali menjadi tantangan buat para bunda. Rambut keriting akan terlihat indah ketika dibiarkan jatuh alami.

anak laki laki keriting
Gaya Rambut Anak Laki – Laki Keriting atau Curly

Agar telihat indah rambut keriting perlu ditrim  teratur pada ujung-ujungynya agar tidak mudah kering dan kusut. Texture keriting cenderung mudah kering, bunda sebaiknya rajin  menggunaakan hair lotion yang  mengandung minyak alami speerti almond oil agar dapat mempertahankan kelembapan rambut sehingga rambut keriting si kecil akan selalu terlihat indah.

  1. Cepak / Barber Style

Gaya rambut anak laki-laki umur 1 tahun ini hanya dengan mencukur pendek rambutnya. Mencukur juga sekaligus membersihkan kotoran-kotoran rambut yang menempel berasal dari lemak dan kotoran dari  rahim ibu, agar kulit kepalanya menjadi bersih. Cuaca yang panas juga  dapat membuat si kecil banyak berkeringat. Jika dibiarkan bisa timbul biang keringat atau merah-merah di kepala si kecil.

rambut cepak
Style Rambut Cepak atau Ala Barber Style Untuk Anak 1 Tahun

Dengan mencukur rambutnya, si kecil akan merasa adem dan lebih nyaman, karena hembusan angin akan langsung mengenai kepalanya dan terhindar dari rasa gerah. Yang bunda perlu ketahu, bayi mengatur suhu tubuhnya melalui kepala. Oleh karennya, bunda perlu berhati2 supaya tidak memotongnya sampai terlalu pelontos ya. Bunda harus melindungi kepalanya agar tidak terkena dingin setelah dipotong, karena akan mempengaruhi suhu tubuhnya

 

Bagaimana Cara Merawat Rambut Bayi Usia 1 Tahun

      • Memberikan asupan nutrisi yang baik kepada si kecil. Banyak mengkonsumsi kandungan protein, kacang-kacangan, sayur dan buah yang banyak mengandung vitamin B, C, dan E agar rambut si kecil tumbuh sehat. Tak lupa Zat Besi yang dapat menjaga rambut dari kerontokan.
      • Selalu gunakan produk perawatan rambut si Kecil yang diformulasikan lembut dan mengandung bahan-bahan alami. Agara rambut tumbuh lebat dan lembut , bunda bisa menggunakan shampo dan rangkaian perawatan yang mengandung minyak kelapa, lidah buaya, minyak almond, dan madu.
      • Gunakan sisir khusus yang menyerupai sikat lembut agar ketika menyisir tidak melukai kulit kepala bayi yang masih lunak dan rentan.
      • Ketika rambut sudah mulai tumbuh, bunda bisa merawatnya menggunakan Hair Lotion untuk menutrisi, menjaga rambut agar tetap lembut dan halus. Jangan lupa untuk sambil memijat ringan untuk melancarkan perederan darah dan merangsang pertumbuhan.
      • Bunda sebaiknya rajin membersihkan kulit kepala menggunakan Hair Oil sambil memijat ringan. Kulit kepala yang bersih menunjang peresapan nutrisi yang baik pada akar dan batang rambut, sehingga rambut si kecil akan tumbuh subur dan indah berkilau.

 

Sekarang bunda bunda tak perlu bingung lagi mencari inspirasi model rambut anak laki-laki umur 1 tahun untuk si kecil. Memotong rambut bayi harus dilakukan dengan hati-hati dan penuh perhatian, karena rambut masih sangat halus dan kulit kepala masih tergolong agak tipis sehingga agak lunak sensitif.

Memotong rambut bayi harus rileks dan tak perlu terburu-buru ya bunda Apabila hasilnya sesuai harapan, pangeran kecil bunda akan terlihat  tampan dan menggemaskan. Namun jangan lupa untuk rajin merawatnya ya bunda, agar rambut si kecil tumbuh lembat dan indah.

Selamat mencoba memotong rambut si kecil di rumah!

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge

 

 

 

 

Tips Styling Rambut Bayi Dengan Hair Lotion Baby
Tips Styling Rambut Bayi Dengan Hair Lotion Baby

Bosan dengan gaya rambut bayi yang itu-itu saja? Namun bunda seringkali khawatir apabila memakaikan berbagai macam produk pada rambut bayi yang masih halus dan rentan. Jangan khawatir, bunda tetap dapat bermain-main menata rambut si kecil hanya dengan menggunakan Hair Lotion Baby.

Hair lotion membantu rambut si kecil tetap rapi, menonjolkan texture rambut yang indah dan berkilau. Menggunakan Hair Lotion merupakan cara mudah untuk menata rambut  si kecil sementara tetap merawat dan memberikan nutrisi. Selain aman, tentunya rambut si kecil akan harum dan segar sepanjang hari.

 

Mengapa perlu memakai Hair Lotion Baby untuk merawat rambut bayi?

Agar Rambut bayi tumbuh lebat dan sehat, bunda perlu memberikan rangsangan nutrisi untuk pertumbuhan rambut, yaitu dengan rajin mengoleskan Hair lotion setiap habis keramas . Kulit kepala bayi yang kurang sehat dan kurang dirawat juga dapat mengakibatkan kerontokan. Oleskan Hair lotion  pada seluruh kulit kepala dan rambut.

Bunda juga dapat melakukan sambil melakukan pijatan ringan ketika mengoleskan Hair lotion pada kepala si kecil agar dapat melancarkan sirkulasi peredaran darah. Penggunaan Hair lotion secara berkala akan membantu menutrisi, dan merangsang pertumbuhan rambut yang lebih sehat.

Jangan lupa untuk memilih produk yang kandungannnya aman dan sesuai untuk jenis kulit kepala si kecil. Kulit kepala bayi masih tipis dan jaringanya masih rentan sehingga kulitnya begitu sensitif, karena itu bunda harus jeli dan selektif memilih produk perawatan rambut untuk si kecil.

Sebaiknya hindari menggunakan produk penataan untuk orang dewasa ya Bunda, karena kandungan yang terlalu keras akan dapat merusak rambut si kecil yang masih sensitif. Pilihlah produk yang terbuat dari bahan-bahan alami yang aman untuk rambut bayi dan juga sekaligus menutrisinya.

 

Kandungan Bahan-Bahan Alami yang Bagus untuk Menutrisi Kulit Kepala dan Rambut Bayi

  • Minyak Kelapa / Coconut Oil
    Untuk menutrisi kulit kepala agar  lebih sehat dan merangsang pertumbuhan rambut. Kandungan Vitamin E dan K yang kaya dalam minyak kepala akan merangsang akar rambut agar lebih kuat dan lebih cepat tumbuh. Minyak Kelapa juga membantu mengurangi pengelupasan kulit kepala bayi tanpa menyebabkan iritasi.

    minyak kelapa
    Kandungan Minyak Kelapa dipercaya dapat merangsang pertumbuhan rambut
  • Lidah Buaya /Aloe Vera
    Berfungsi untuk mencegah rontok dan melembutkan rambut yang sudah tumbuh. Kandungan zinc, zat besi, dan kalsium dapat menunjang pertumbuhan lebih cepat dan kuat dan mencegah kerontokan. Befungsi juga untuk menjaga keseimbangan PH kulit kepala sehingga akar rambut menjadi kuat dan tidak mudah rontok.

    hair lotion baby aloe vera
    Lidah Buaya atau Aloe Vera Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Rambut
  • Minyak Almond / Almond Oil
    Memiliki manfaat anti kusut dan sebagai kondisioner alami. Rajin memijat kepala bayi dengan minyak almond dapat meningkatkan kesehatan rambut, memberikan kelembutan ekstra dan merangsang pertumbuhan batang rambut menjadi lebih kuat.

    minyak almond
    Manfaat minyak almond pada Hair lotion untuk meningkatkan kesehatan rambut si Kecil
  • Madu
    Kandungannya membuat helai rambut lebih halus, mudah diatur, dan berkilau. Madu dapat merangsang pertumbuhan sel-sel rambut baru sehingga sangat ampuh untuk mengatasi masalah rambut rapuh , gampang patah dan mudah rontok. Sifat emolien madu membantu melembutkan folikel rambut sehingga terlihat lebih berkilau terhindar dari kering dan kusam.

    hair lotion baby madu
    Madu Bermanfaat untuk membuat rambut lebih halus dan mudah diatur
  • Kemiri / Candle Nut
    Mengandung asam lenoleat berfungsi untuk menutrisi rambut agar rambut menjadi tebal, hitam,dan sehat bercahaya. Kandungan protein asam amino didalamnya juga mampu menjaga kelembapan kulit kepala agar terlindungi dan terhindar dari kekeringan.

    hair lotion baby kemiri
    Kemiri bermanfaat untuk menebalkan, menghitamkan, dan membuat rambut sehat
  • Seledri
    Memiliki kandungan protein, kalsium yang dipercaya merangsang pertumbuhan rambut dan menebalkan rambut si kecil. Sangat baik untuk menutrisi kulit kepala dan meningkatkan kesuburan pertumbuhan rambut.

    hair lotion seledri
    Seledri Sangat baik untuk menutrisi dan meningkatkan pertumbuhan rambut

Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Kemiri Untuk Rambut Bayi

Tips Menata Rambut Dengan Hair Lotion Baby untuk Bayi Perempuan

  1. Sleek Baby Girl Style

Gaya rambut ini sangat cocok untuk bayi berusia di bawah 6 bulan ketika rambut si kecil masih halus dan belum terlalu banyak. Penggunaan Hair Lotion Baby akan sangat membantu bunda dalam menata dan menyisir rambut si kecil menjadi lebih rapi, terbebas dari anak-anak rambut yang membandel. Bunda bisa mencoba gaya sleek yang tersisir rapih dengan belahan ke arah samping.

gaya sleek
Model rambut styling dengan hair lotion: Sleek Baby Girl

Jangan lupa menambahkan jepit  atau bando yang lucu-lucu sebagai pemanis. Si kecil akan terlihat rapih dan classy namun tetap menggemaskan saat menghadiri pesta dan acara-acara spesial. Pilihlah Hair Lotion yang mengandung coconut oil dan Aloe Vera untuk merangsang pertumbuhan rambut si kecil agar lebih lebat dan kuat.

  1. Ponytail

Rambut si kecil yang masih halus atau yang ikal seringkali mempersulit bunda untuk membuat ponytail yang rapih. Bunda bisa mengakalinya dengan penggunaan Hair Lotion sebelum menyisir dan mengikatnya agar kunciran si kecil lebih tertata rapih sepanjang hari. Selain itu, kondisi rambut yang tertata rapih akan juga  mempermudah bunda dalam bereksperimen dengan berbagai model kunciran yang bervariasi dan lucu-lucu.

rambut ponytail
Model rambut styling dengan hair lotion: Sleek multi Ponytail
  1. Braid Style

Kepang merupakan salah satu gaya favorit para bunda. Selain membuat si kecil tampak stylish, kepang juga membuat si kecil lebih bebas beraktivitas tanpa terganggu rambut yang menutupi pandangan mereka.

Namun, bunda tentunya sering terkendala dalam membuat jalinan kepang yang rapih tertutama saat rambut si kecil belum tumbuh cukup panjang dan masih banyak anak-anak rambut.

braid style
Model rambut styling dengan hair lotion: Braids

Untuk itu, agar mempermudah saat mengepang, bunda dapat membasahkan sedikit rambut si kecil kemudian mengoleskan hair lotion sebelum memulai menyisir dan mengepang, agar menjadi lebih mudah dan rapih terbebas dari anak-anak rambut yang suka membandel. Bunda akan dapat menciptakan kepangan yang lucu dan rapih bagaikan seorang profesional hairstylist!

  1. Cute Curly Style

Memiliki putri berambut keriting merupakan suatu keberuntungan bagi para bunda ketika bunda tau cara menatanya, si kecil akan terlihat sangat menggemaskan seperti malaikat kecil.  Namun, apabila bunda tidak tahu cara menatanya, seringkali rambut keriting si kecil menjadi sulit diatur dan terlihat berantakan. Kendala utama untuk rambut keriting adalah tektsturnya yang mudah kering dan  frizzi.

anak rambut keriting
Model rambut styling dengan hair lotion: Cute Curly

Tips terpenting dalam menjaga rambut keriting si kecil agar tetap indah adalah dengan senantiasa menjaga kelembapannya sepanjang hari,  yaitu dengan menggunakan Hair Lotion secara rutin setiap sehabis keramas.

Pilihlah Hair Lotion yang kaya akan kandungan pelembab alami seperti Almond Oil. Dengan mengoleskan hair lotion secara rutin , maka rambut keriting akan terlihat sangat indah, berkilau dan terbebas dari kusut. Bunda juga sebaiknya menyisir mengggunakan sisir bergigi lebar agar tidak merusak bentuk indah keritingnya. Jangan lupa untuk menambahkan aksesoris yang lucu-lucu untuk melengkapi penampilan si kecil ya bunda.

 

Tips Menata Rambut Dengan Hair Lotion untuk Bayi Laki-Laki

  1. Sleek Style

Gaya Sleek sangat cocok untuk bayi laki-laki usia 0-6 bulan dimana pertumbuhan rambut belum terlalu tebal. Bunda hanya tinggal memberikan hair lotion lalu menyisirnya dengan belahan ke arah samping. Si kecil akan terlihat rapih dan segar sepanjang hari. Bunda bisa memakai Hair Lotion dengan kandungan Coconut Oil dan Aloe Vera agar merangsang pertumbuhan rambut yang lebih lebat dan kuat.

model sleek bayi laki laki
Model rambut styling dengan hair lotion: Sleek Baby Boy
  1. Curly Style

Menata rambut keriting bagi putra bunda seringkali menjadi tantangan. Memiliki bayi berambut keriting, ikal, mungkin akan membutuhkan belajar extra dari bunda, tidak bisa dipastikan keritingnya akan terlihat sama setiap hari. Tapi semakin kita mencintai tekstur alaminya, begitu juga mereka akan belajar mencintainya sejak kecil.

anak laki keriting
Model rambut styling dengan hair lotion: Curly Baby Boy

Yang terpenting adalah terus menjaga kelembapan rambut si kecil dengan pemakaian Hair Lotion Baby secara rutin agar rambut keriting si kecil tampak teratur, lembut, dan berkilau. Gunakan jari jemari bunda untuk menyisir rambut si kecil agar keriting naturalnya tetap indah. Pilihlah jenis hair lotion yang banyak mengandung pelembab alami seperti almond oil dan madu agar kelembapannya selalu terjaga.

  1. Spike

Model ini cocok untuk si kecil yang berambut lurus dan agak kaku. Seringkali rambut lurusnya berdiri tidak teratur. Dengan mengoleskan Hair Lotion, bunda bisa lebih mudah mengatur rambutnya agar terlihat lebih rapih dam trendy. Bunda bisa bereksperimen dengan gaya spike acak ataupn spike mohawk .

rambut spike
Model rambut styling dengan hair lotion: Spike
  1. Naturally Polished

Gaya ini cocok untuk rambut si kecil yang sudah cukup banyak pertumbuhannya. Hanya dengan memberikan Hair Lotion dan membiarkan jatuh alami akan membuat tekstur rambut si kecil yang indah semakin terlihat. Putra bunda akan terlihat segar sepanjang hari. Apabila ingin rambut si kecil tampak lebih lebat, hitam, dan berkilau, bunda bisa memilih hair lotion dengan kandungan kemiri.

 

 

Nah,  Setelah mengetahui manfaat Hair Lotion Baby dan fungsinya dalam menata rambut si kecil, bunda sekarang dapat dengan tenang bermain dengan berbagai gaya rambut si kecil tanpa khawatir merusak rambutnya yang masih halus dan rentan . Selain membantu membantu bunda dalam menata rambut si kecil dengan berbagai macam gaya, Hair Lotion Baby sekaligus menutrisi rambut bayi, jadi sangat aman . Agar hasil penataan rambut si kecil lebih maximal, jangan lupa juga menyertakan rangkaian pemakaian shampoo yang khusus dan sesuai kondisi rambut si kecil ya bunda.

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge

 

 

 

 

Perlukah Bayi Keramas Setiap Hari?
Perlukah Bayi Keramas Setiap Hari?

Adakah Aturan Keramas Bayi? Berapa lama sekali biasanya bayi perlu keramas?

Rambut bayi sangat lembut dan memerlukan perawatan sedari dini. Banyak orang tua merasa cemas tentang seberapa sering harus mencuci rambut bayi atau keramas dalam seminggu. Perlukah bayi keramas setiap hari? Perlukah menggunakan shampoo setiap kali keramas?  Apa sajakah perawatan pada rambut bayi yang perlu diperhatikan?

Selain mencuci rambut bayi dengan shampoo, perlukah mengoleskan hair lotion pada kulit kepala bayi? Apakah aturan keramas pada bayi dengan rambut ikal sama dengan pada bayi berambut lurus?

Apa sajakah yang mempengaruhi perbedaan aturan keramas antara satu bayi dengan bayi lainnya? Aturan keramas pada bayi dipengaruhi oleh:

  • Usia bayi
  • Aktivitas harian bayi
  • Tebal tipisnya rambut bayi
  • Kondisi tempat tinggal bayi
  • Rambut bayi ikal atau lurus
  • Kondisi khusus seperti adanya cradle cap

 

Aturan keramas bayi berdasarkan usia

Bayi baru lahir sampai berusia 1 bulan biasanya tidak perlu dikeramas setiap hari. Hal ini dikarenakan bayi masih banyak tidur. Aturan keramas bayi baru lahir cukup satu hingga dua kali dalam seminggu.

Apabila bayi ditempatkan dalam ruangan bersuhu sejuk atau bertempat tinggal di area yang bersuhu sejuk, maka bayi cukup dikeramas sekali dalam seminggu. Namun apabila bayi ditempatkan dalam ruangan bersuhu panas dan lembab, atau bertempat tinggal di area yang bercuaca panas dan lembab, maka bayi boleh dikeramas dua kali per minggu atau apabila perlu hingga tiga kali per minggu.

Bayi berusia tiga hingga enam bulan yang sudah aktif berguling biasanya sudah dapat dikeramas setiap dua hari sekali atau dapat lebih sering tergantung kelembaban dan suhu serta banyaknya keringat yang dikeluarkan bayi sehari hari.

Pada bayi berusia enam bulan atau lebih, dimana bayi sudah lebih aktif merangkak dan bergerak, bayi dapat dikeramas lebih sering. Terutama apabila bayi aktif dan banyak mengeluarkan keringat. Keramas membantu membersihkan kotoran di kulit kepala bayi serta mencegah penumpukan sumbatan dan sel kulit mati yang dapat mengakibatkan kerak pada kulit kepala bayi. Dan menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman.

 

Selain usia, aktivitas harian bayi juga menentukan aturan keramas pada bayi bunda

Bayi dengan aktivitas harian yang lebih aktif, tentu lebih banyak mengeluarkan keringat disertai produksi kelenjar sebum atau kelenjar minyak yang meningkat. Apabila bayi masih banyak tidur, dan belum banyak beraktivitas, bayi tidak perlu dikeramas setiap hari menggunakan shampoo.

Apabila bunda memandikan bayi, cukup gunakan air hangat untuk membilas kepala bayi tanpa menggunakan shampoo. Membilas kepala bayi dengan air hangat tanpa shampoo untuk bayi yang belum banyak beraktivitas dan berkeringat dinilai cukup efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kulit kepala bayi.

Baca Juga: 9 Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

 

Aturan keramas bayi berdasarkan tebal tipisnya rambut

Bayi dengan rambut yang lebih tebal perlu dikeramas lebih sering. Apabila bayi belum banyak beraktivitas, bayi dengan rambut tebal dapat dikeramas dua kali seminggu. Namun apabila bayi sudah banyak beraktivitas atau bertempat tinggal di lingkungan dengan suhu lebih panas dan lembab, bayi dapat dikeramas tiga kali seminggu atau bahkan setiap hari; apalagi apabila bayi bunda sudah aktif berjalan atau bermain.

 

Aturan keramas bayi untuk bayi berambut ikal

Rambut bayi yang ikal cenderung lebih kering daripada rambut bayi yang lurus. Sehingga pada bayi berambut ikal, keramas sebaiknya dilakukan lebih jarang. Rambut yang ikal apabila dikeramas terlalu sering akan membuat rambut menjadi terlalu kering dan rapuh.

rambut bayi ikal
Rambut Bayi Ikal Lebih Baik Dikeramas Lebih Jarang Karena Kondisi Rambutnya Yang Kering dan Rapuh

Pemilihan shampoo dan hair lotion untuk bayi berambut ikal juga sebaiknya yang mengandung bahan yang bersifat melembabkan rambut dan kulit kepala, seperti minyak almond, avocado, minyak zaitun, atau madu. Frekuensi keramas pada bayi berambut ikal dapat dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu.

 

Bayi dengan kondisi khusus seperti cradle cap atau dermatitis seboroik, atau bayi dengan kulit kepala sensitif

Bayi dengan cradle cap atau memiliki dermatitis seboroik pada kulit kepala biasanya memiliki kecenderungan produksi minyak yang berlebih.

Dengan demikian keramas pada bayi dengan kondisi demikian perlu dilakukan dengan aturan khusus seperti; mengoleskan minyak kelapa atau minyak zaitun sesaat sebelum keramas, dikeramas dengan air hangat, dan dapat dikeramas lebih sering untuk membantu mengangakt kotoran dan lapisan sebum pada kulit kepala.

Bayi dengan cradle cap dapat dikeramas tiga kali seminggu atau lebih sering tergantung tebalnya lapisan kerak dan produktivitas kelenjar sebumnya.

Bayi dengan kulit kepala lebih sensitif yang ditandai dengan rambut yang lebih tipis dan rapuh, kulit kepala yang cenderung mudah mengalami iritasi seperti ruam kemerahan justru harus menghindari keramas terlalu sering. Kondisi kulit kepala bayi yang seperti demikian, akan kehilangan lapisan sebum yang memiliki sifat melindungi kulit kepala dan rambut bayi apabila terlalu sering dikeramas. Akibatnya kulit kepala justru akan semakin mudah iritasi, rambut bayi menjadi lebih kering dan rapuh. Bayi dengan kondisi kulit kepala dan rambut seperti itu cukup dikeramas satu hingga dua kali dalam seminggu dengan menggunakan shampoo, dan sisanya hanya dengan air hangat saja tanpa m,enggunakan shampoo.

 

Beberapa fakta mengenai aturan keramas pada bayi secara umum:

  1. Keramas tidak selalu harus menggunakan shampoo. Keramas dapat hanya dengan menggunakan air hangat apabila bayi belum terlalu banyak beraktivitas atau tinggal di tempat bersuhu sejuk. Air hangat membantu melarutkan kotoran dan mengangkat sel kulit mati
  2. Keramas dapat memakai metode apa saja yang nyaman bagi bayi dan ibu. Beberapa bayi lebih suka keramas dengan air yang diusapkan perlahan ke kepalanya, sedangkan beberapa bayi lain suka menggunakan topi yang membantu agar shampoo dan air tidak masuk ke dalam mata bayi
  3. Keramas pada bayi yang dilakukan pada sore hari dapat membantu bayi untuk tertidur lebih pulas pada malam hari karena kulit kepala yang bersuh membuat bayi lebih nyaman
  4. Pada bayi berambut tebal atau ikal, keramas sambil disisir dengan sisir berujung karet tumpul yang lembut dapat membantu agar rambut bayi tidak kusut dan lembut
  5. Tidak ada aturan baku untuk menentukan seberapa sering bayi harus keramas. Semua kembali pada usia, aktivitas, jenis rambut dan suhu serta kelembaban tempat bayi tinggal
  6. Pilih shampoo dan hair lotion yang tepat sesuai usia dan jenis rambut bayi bunda
  7. Pada bayi berusia di atas 2 tahun, keramas sebaiknya menggunakan air dingin. Karena terlalu sering keramas dengan air hangat dapat melarutkan sebum atau lapisan minyak pada rambut bayi sehingga rambut akan lebih kering. Pada bayi berusia di bawah 2 tahun, keramas dapat menggunakan air hangat atau suam suam kuku
  8. Tidak perlu menggosok terlalu keras saat mencuci rambut bayi. Cukup memijat dengan lembut dan dibilas hingga bersih untuk membantu melepaskan kotoran dan minya pada rambut dan kulit kepala bayi
  9. Pijatan lembut pada kulit kepala bayi memiliki manfaat untuk memperlancar aliran darah selain membersihkan kulit kepala

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

 

 

Rambut Bayi Tipis dan Jarang? Penyebab dan Cara Mengatasinya
Rambut Bayi Tipis dan Jarang? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rambut bayi tipis dan jarang membuat Bunda merasa cemas dan khawatir?

Bunda perlu tahu bahwa fase pertumbuhan rambut bayi seperti juga pada dewasa, memiliki 3 fase yaitu: fase tumbuh atau disebut juga fase anagen, fase istirahat atau disebut juga fase telogen, dan fase transisi atau disebut juga fase katagen.

Dalam kandungan, pertumbuhan rambut dimulai pada usia kehamilan 8 sampai 12 minggu. Tumbuhnya rambut dalam kandungan ini tidak hanya di kepala, namun juga di seluruh tubuh kecuali di bagian bibir, telapak tangan, dan telapak kaki. Rambut yang tumbuh dalam kandungan ini dinamakan lanugo.

Lanugo akan mengalami kerontokan sejak usia kandungan 7 sampai 8 bulan sampai dengan beberapa bulan pertama kelahiran bayi. Rontoknya lanugo merupakan hal yang normal terjadi sehingga bunda tidak perlu khawatir.

Apabila rambut bayi tipis dan jarang yang bunda perlu amati:

  1. Apakah rambut bayi mengalami kerontokan? Apabila iya, apakah rontoknya rambut bayi bunda masih dalam tahap normal atau tidak?
  2. Apakah pada kulit kepala bayi terdapat ruam kemerahan, kerak, bintil gatal atau pitak?
  3. Apakah asupan nutrisi yang didapatkan bayi sudah cukup baik?
  4. Apakah perawatan yang dipakai sudah sesuai?
  5. Apakah bunda sering memakaikan aksesori rambut pada bayi bunda?

Nah mari kita bahas satu persatu poin di atas untuk mengetahui apa penyebab dan bagaimana cara mengatasi rambut bayi tipis dan jarang.

 

Apabila penyebab rambut bayi tipis dan jarang akibat rontok:

Apabila bunda mendapati tipis dan jarangnya rambut bayi akibat rontok, bunda dapat mengamati apakah rontoknya dalam tahap normal atau tidak. Kerontokan yang normal memiliki ciri ciri:

  • Rambut rontok saat keramas atau disisir
  • Rambut rontok dalam jumlah sekitar 50 hingga 100 helai per hari
  • Rontoknya rambut tidak disertai adanya kelainan lain pada kulit kepala bayi

Rambut rontok yang perlu diwaspadai tidak normal:

  • Rambut rontok pada bantal, pakaian atau berjatuhan bahkan saat sedang tidak disisir atau tidak keramas
  • Rambut rontok dalam jumlah yang berlebihan
  • Rambut mudah tercabut dari akarnya dengan tarikan ringan
  • Terdapat kelainan tambahan pada kulit kepala seperti adanya ruam, bintil, kerak ataupun kelainan lainnya

Apabila rontoknya rambut termasuk dalam kerontokan yang tidak normal, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

 

Rambut bayi tipis dan jarang yang disertai adanya kelainan pada kulit kepala bayi:

  • Munculnya area berwarna kemerahan pada kulit kepala bayi dengan atau tanpa disertai rasa gatal. Kemerahan pada kulit kepala bayi bisa merupakan penanda adanya dermatitis seborroik atau dermatitis atopi yang merupakan salah satu penyebab pertumbuhan rambut bayi menjadi kurang baik sehingga menyebabkan rambut bayi menjadi tipis dan jarang.
     
    Dermatitis seboroik atau dermatitis atopi pada kulit kepala bayi dapat diatasi dengan:
    1. Mencari penyebab munculnya dermatitis. Seperti produk perawatan atau makanan tertentu yang memicu respon tubuh
    2. Mengoleskan minyak zaitun atau petroleum jelly pada kulit kepala bayi. Diamkan beberapa saat kemudian keramas dengan air hangat.
    3. Jika penyebab dermatitis seboroik adalah adanya infeksi jamur yang ditandai dengan munculnya ruam kemerahan pada area popok dan lipatan kulit belakang telinga, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk kemudian dokter akan meresepkan obat jamur ketokonazole.
  • Adanya kerak atau sisik pada kulit kepala bayi. Kerak atau lapisan berupa sisik kekuningan pada kulit kepala bayi disebut cradle cap. Cradle cap merupakan salah satu masalah yang lazim ditemui pada bayi. Cradle cap dapat menjadi salah satu penyebab rambut bayi menjadi tipis dan jarang.
     
    Cradle cap dapat diatasi dengan:
    1. Mengoleskan minyak zaitun atau minyak kelapa pada kulit kepala bayi sesaat sebelum keramas lalu diamkan 10 hingga 15 menit
    2. Keramas kepala bayi dengan air hangat sambil memijat lembut kepala bayi
    3. Hindari melepaskan kerak cradle cap secara paksa karena dapat menyebabkan terjadinya iritasi dan infeksi
    4. Keringkan hingga bersih kulit kepala bayi
    5. Gunakan shampoo dan hair lotion yang mengandung pelembab atau ekstrak oil pada kulit kepala bayi
    6. Sisir rambut bayi dengan sisir berbentuk sikat berbulu halus untuk membantu melepaskan kerak cradle cap.
  • Adanya area pitak yang disertai sisik kemerahan pada kulit kepala merupakan salah satu gejala tinea capitis. Tinea capitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit pada kulit kepala dan batang rambut. Tinea capitis dapat menyebabkan rambut bayi tipis dan jarang bahkan mengalami kebotakan yang meluas. Tinea capitis menular melalui perantara benda yang dipakai bersama atau kontak langsung.
     
    Tinea capitis dapat diatasi dengan:
    1. Berkonsultasi dengan dokter
    2. Dokter akan meresepkan shampoo anti jamur atau obat anti jamur yang sesuai untuk bayi bunda
  • Telogen effluvium. Telogen effluvium adalah suatu kondisi dimana siklus hidup rambut berada pada fase telogen atau fase istirahat dalam waktu yang lebih lama daripada normalnya. Normalnya, rambut berada dalam fase telogen atau fase istirahat sekitar 10 hingga 15 persen saja. Pada telogen effluvium banyak rambut berada dalam fase telogen sehingga dalam beberapa minggu atau bulan mengalami kebotakan. Telogen effluvium dapat terjadi karena berbagai faktor:
    1. Demam tinggi
    2. Kekurangan atau kelebihan vitamin A
    3. Stress

    Telogen effluvium akan teratasi dengan sendirinya dan rambut bayi dapat tumbuh kembali dalam waktu enam bulan hingga satu tahun atau bunda dapat berkonsultasi dengan dokter.

  • Adanya area kebotakan atau pitak berbentuk bulat atau oval yang halus saat dipegang. Kondisi ini disebut alopecia aerata. Alopecia aerata adalah kondisi medis yang disebabkan serangan sistem imun terhadap folikel rambut. Alopecia aerata termasuk dalam salah satu kondisi autoimun.
    alopecia aerata
    Alopecia Aerata adalah suatu kondisi yang menyebabkan rambut bayi menjadi tipis dan jarang

    Pola kebotakan alopecia aerata adalah halus, tidak ada kemerahan atau peradangan dan rasa gatal dan dapat terjadi dalam hitungan hari sehingga dapat menyebabkan rambut bayi tipis. Alopecia aerata membutuhkan konsultasi dan penanganan oleh dokter untuk dapat diatasi.

Pemakaian aksesori rambut pada bayi

Penggunaan aksesori rambut seperti ikat rambut atau topi tidak jarang merupakan salah satu penyebab rambut bayi tipis dan jarang. Mengikat rambut bayi terlalu kencang dapat menyebabkan akar dan batang rambut menjadi rapuh sehingga rambut mudah tercabut atau rapuh dan mudah patah.

Penggunaan topi juga dapat menyebabkan asupan oksigen ke kulit kepala menjadi berkurang sehingga rambut menjadi tidak optimal pertumbuhannya. Penekanan topi pada kulit kepala juga dapat menyebabkan pertumbuhan rambut pada area tersebut menjadi terhambat.

Sebaiknya hindari mengikat rambut terlalu kencang dan dalam waktu lama. Begitupula memakai topi terlalu lama atau pada suhu yang panas. Biarkan kulit kepala dan rambut bayi bernapas lega sehingga pertumbuhannyapun dapat maksimal.

 

Cara Mengatasi Rambut bayi tipis dengan asupan nutrisi yang seimbang.

Pertumbuhan rambut bayi yang optimal membutuhkan berbagai nutrisi sebagai berikut:

  • Vitamin A.
  • Vitamin A membantu kulit dalam produksi dan regulasi kelenjar sebum pada rambut dan kulit. Sebum berfungsi melambabkan rambut dan kulit serta berpengaruh pada pH atau kadar asam basa yang melindungi rambut dan kulit dari jamur serta berbagai kuman lainnya.
     
    Vitamin A banyak terdapat dalam : wortel, tomat, sayur bayam, kale, telur, dan salmon. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kerontokan pada rambut, namun hati hati kelebihan vitamin A juga dapat menyebabkan efek yang sama.
     

  • Vitamin B
  • Vitamin B banyak dikaitkan dengan pertumbuhan rambut bayi. Vitamin B yang berpengaruh dalam pertumbuhan rambut antara lain vitamin B1, B2, B6, dan B12 serta vitamin B7 atau biotin. Berbagai studi mengkaitkan kekurangan vitamin B7 atau biotin mengakibatkan kerontokan pada rambut. Kekurangan vitamin B lainnya seperti vitamin B1, B2, B6 dan B12 dikaitkan dengan pembentukan sel darah merah yang penting untuk sirkulasi darah ke kulit kepala sehingga mempengaruhi pertumbuhan rambut dan folikel rambut.
     
    Biotin dan vitamin B lainnya banyak terdapat dalam: kacang kacangan, susu, alpukat, kuning telur, dan ikan.
     

  • Vitamin C
  • Vitamin C adalah vitamin yang berperan juga sebagai anti oksidan. Anti oksidan berperan dalam melindungi sel sel tubuh dari radikal bebas. Termasuk juga melindungi sel folikel rambut dan kulit kepala dari radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan dan kerontokan rambut. Vitamin C juga berperan dalam membantu penyerapan Fe atau zat besi dan mineral lain sehingga asupan vitamin C berperan penting untuk mengatasi rambut bayi tipis.
     
    Vitamin C banyak terdapat dalam: jeruk, paprika, strawberry, dan jambu biji.
     

  • Fe atau zat besi. Salah satu gejala dari kekurangan zat besi atau Fe adalah kerontokan pada rambut dan rambut yang berwarna kemerahan. Hal tersebut terjadi karena Fe atau zat besi berperan penting dalam berbagai proses regenerasi sel dalam tubuh. Asupan Fe sangat penting dalam membantu mengatasi kerontokan rambut si Kecil.
     
    Fe atau zat besi banyak terdapat dalam: hati ayam, daging merah, bayam, dan buah bit.
  •  

  • Vitamin D. Beberapa studi membuktikan bahwa kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rambut bayi tipis dan jarang, bahkan dapat menyebabkan kebotakan. Para ahli bahkan menemukan bahwa vitamin D berperan dalam pembentukkan folikel rambut dan bagian kulit tempat tuimbuhnya rambut.
     
    Cara termudah untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan mendaspatkan cukup paparan sinar matahari dan bisa juga didapatkan dalam makanan seperti: ikan laut seperti ikan cod, ikan salmon, ikan tuna, kuning telur, susu sapi, dan beberapa jenis jamur.
  •  

  • Vitamin E seperti juga vitamin C memiliki fungsi sebagai anti oksidan untuk melawan radikal bebas. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal tropical life sciences research menemukan bahwa konsumsi vitamin E meningkatkan pertumbuhan rambut sekitar 34,5% sehingga konsumsi vitamin E dapat membantu pertumbuhan pada rambut bayi yang tipis dan jarang.
     
    Makanan yang banyak mengandung vitamin E: minyak bunga matahari, kacang almond, bayam, dan buah alpukat.
  •  

  • Zinc atau mineral seng berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan rambut. Zinc juga berfungsi membantu menjaga produksi dan mengatur keseimbangan kelenjar minyak yang banyak terdapat di sekitar folikel rambut. Zinc juga berperan dalam membantu mengatasi rambut bayi yang tipis dan jarang akibat pengaruh hormon selama bayi berada dalam kandungan.
     
    Makanan yang banyak mengandung zinc: daging sapi, buncis, lentil, kacang kacangan, labu, wijen, kacang tanah, mede, dan almond, susu dan keju, telur, kacang hijau, dan kentang.
  •  

  • Protein. Rambut tersusun sebagian besar dari protein dalam bentuk asam amino essensial. Dengan demikian, asupan protein yang cukup sangat baik dalam membantu pertumbuhan rambut. Penelitian membuktikan bahwa kekurangan protein dapat menyebabkan rambut bayi tipis dan jarang.
     
    Makanan yang banyak mengandung protein: telur, dada ayam, susu, ikan tawar dan berbagai makanan laut serta kacang kacangan.
  •  

  • Omega 3. Tidak hanya protein dan mineral, omega 3 juga dikaitkan dengan salah satu penyebab rambut bayi si Kecil tipis apabila kebutuhannya akan asupan omega 3 tidak atau kurang terpenuhi. Omega 3 berperan dalam menjaga kesehatan folikel rambut dan kulit kepala.
     
    Makanan yang banyak mengandung omega 3: makanan laut, telur, ikan salmon, kacang kacangan, brokoli, minyak canola dan yogurt.

 

Penyebab lain dari rambut bayi tipis dan jarang

Selain berbagai faktor yang sudah dibahas diatas, rambut bayi tipis dan jarang dapat pula dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormonal selama bayi berada dalam kandungan. Apabila ayah dan bunda memiliki rambut yang cenderung tipis dan jarang, maka kemungkinan faktor genetik tersebut dapat menurun pada bayi bunda. Demikian juga pengaruh hormon cortisol dan estrogen selama bayi berada dalam kandungan dapat menyebabkan pertumbuhan rambut si Kecil terganggu.

Apabila penyebabnya karena faktor genetik atau keturunan maka bunda cukup melakukan perawatan yang sesuai dan menjaga asupan nutrisi bayi bunda serta tidak perlu cemas. Penggunaan perawatan menggunakan shampoo dan hair lotion yang mengandung ekstrak kemiri, aloe vera atau lidah buaya serta minyak almond dapat membatu pertumbuhan rambut bayi menjadi lebih sehat.

Akan tetapi jika penyebab rambut si Kecil tipis dan jarang adalah karena pengaruh hormon selama dalam kandungan, maka dalam waktu enam bulan hingga satu tahun rambut bayi akan mulai bertumbuh sehingga bunda tidak perlu cemas. Apabila setelah bayi berusia satu tahun dan rambut bayi masih tipis dan mengalami kebotakan atau kerontokan berlebihan, maka bunda dapat berkonsultasi lebih lanut untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO