ARCHIVES VIDEO

Tips Penumbuh Rambut Bayi Yang Aman dan Alami
Tips Penumbuh Rambut Bayi Yang Aman dan Alami

Cara menumbuhkan rambut bayi yang aman? Orang tua mana yang tidak ingin bayinya memiliki rambut yang tumbuh sehat dan lebat. Rambut adalah mahkota semua orang, begitu pula untuk bayi. Tidak hanya untuk memperindah penampilan, namun rambut juga memiliki fungsi yang besar untuk tubuh manusia, diantaranya untuk melindungi dari hawa dingin maupun sengatan matahari. Selain itu rambut juga menghalangi debu dan kotoran untuk menetap pada kulit. Bagi bayi tentu rambut sangat membantu, kulit bayi yang sensitif akan terlindungi oleh rambutnya dari berbagai cuaca.

Penumbuh Rambut Bayi Yang Aman dan Alami

Namun, masalah yang sering dihadapi oleh para Bunda adalah penumbuh rambut bayi yang lambat atau rambut yang sangat tipis. Mungkin banyak pertanyaan dari Bunda tentang bagaimana cara menumbuhkan rambut bayi?

penumbuh rambut bayi
Tips Penumbuh Rambut Bayi Yang Aman dan Alami

Tebal tipisnya rambut bayi merupakan faktor kombinasi dari faktor genetis, etnis, dan hormon. Rambut bayi ini sudah mulai berkembang saat ia berusia 5 bulan di dalam kandungan dan akan rontok dengan sendirinya ketika ia berusia 4 bulan, digantikan dengan rambut baru yang mengikuti pola rambut orangtuanya. Menurut Dan Brennan, dokter anak dari Santa Barbara mengatakan ”Rontoknya rambut bayi bisa saja dramatis, langsung rontok banyak dan botak, atau bisa juga tidak kelihatan, terutama jika rambut baru tumbuh secara bertahap.”

Proses tumbuhnya rambut bayi biasanya akan dimulai saat ia berusia 6 bulan dan ada yang terus berlangsung sampai balita. Rambut yang baru tumbuh berbeda tekstur dan warnanya dengan rambut saat bayi lahir. Ada juga bayi yang terlihat botak di belakang kepala. Ini terjadi karena gesekan antara kepala dan bantal bisa menyebabkan titik-titik botak. Namun ini akan menghilang jika si kecil sudah mulai bisa miring atau tengkurap.

Rambut tipis pada bayi bisa diatasi dengan menggunakan produk perawatan khusus untuk bayi yang memiliki kandungan bahan-bahan alami seperti kemiri. Tidak hanya produknya yang perlu perhatian karena harus mengandung bahan-bahan alami, tapi juga cara perawatannya yang harus baik dan benar agar rambut bayi dapat tumbuh dengan sehat dan indah. Seperti beberapa langkah berikut ini.

Cara Menumbuhkan Rambut Bayi

  1. Bayi yang kurang dari usia 6 bulan hanya sedikit menghasilkan minyak di kepalanya, hal ini dapat membuat kulit kepalanya kering dan mengganggu pertumbuhan rambut. Oleh sebab itu biasakan untuk menggunakan Cussons Baby Candlenut Hair Oil dengan kandungan minyak kemiri alami yang diformulasikan khusus untuk si kecil. Kemiri sendiri mengandung protein dan sarat akan mineral seperti kalium, fosfor, magnesium, kalsium, dan zat besi yang sangat baik untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala sehingga memperlancar pertumbuhan rambut si kecil. Caranya aplikasikan pada rambut si kecil dari kulit kepala hingga ujung rambut, lalu berikan pijatan lembut beberapa saat dan diamkan selama 30 menit agar nutrisinya meresap.
  1. Setelah itu cuci rambut bayi menggunakan Cussons Baby Shampo yang mengandung ekstrak kemiri dan seledri yang baik untuk kesehatan rambut. Seledri sendiri dikenal dengan manfaatnya yang dapat membantu memperlebat pertumbuhan rambut sehingga sangat tepat digunakan untuk Bunda yang ingin bayinya memiliki rambut halus terawat dan tampak tebal.
  1. Langkah terakhir cara menumbuhkan rambut bayi yang perlu Bunda lakukan adalah memberikan Cussons Baby Hair Lotion setelah mencuci rambut bayi hingga bersih dan membasuhnya dengan handuk lembut. Penggunaan hair lotion dapat membuat rambut bayi tidak kusut sehingga tidak mengganggu pertumbuhan rambut. Wewangian alaminya juga dapat membuat rambut bayi lebih harum sepanjang hari.

Demikianlah Tips Cara menumbuhkan rambut bayi. Bunda tidak perlu merasa khawatir apabila rambut si kecil tipis dan jarang, dengan perawatan yang rutin rambut bayi akan tumbuh dengan bagus dan tebal. Selain itu, Bunda juga harus memperhatikan asupan makanan yang bergizi untuk mendukung pertumbuhan rambut bayi sehingga pertumbuhannya lebih sempurna.

5 Cara Merawat Kulit Bayi Tetap Halus, Sehat dan Lembut
5 Cara Merawat Kulit Bayi Tetap Halus, Sehat dan Lembut

Cara merawat kulit bayi tidaklah sulit. Menjaga serta merawat kesehatan kulit bayi sangat penting dan sangat wajib dilakukan oleh setiap orang tua, agar bayi tidak mudah terkena iritasi kulit, seperti biang keringat misalnya. Kulit bayi juga sangat rentan dan sangat sensitif terhadap berbagai hal, misalnya paparan sinar matahari, polusi udara, dan hal-hal lainnya yang membuat kulit bayi menjadi bermasalah. Kulit juga berfungsi sebagai pertahanan tubuh, maka harus dijaga dengan baik dan benar agar kulit bayi tetap halus, lembut dan juga sehat.

5 Cara merawat kulit bayi

Nah, berikut adalah 5 cara merawat kulit bayi agar tetap halus, sehat dan lembut untuk bayi:

  1. Cara merawat kulit bayi yang pertama ialah, memandikan bayi dengan air yang hangat. Cobalah air hangat di telapak tangan Bunda. Pastikan suhunya jangan terlalu panas maupun terlalu dingin. Tambahkan beberapa tetes Baby Oil ke dalam air hangat untuk mandi. Baby Oil ini berfungsi untuk melembabkan kulit bayi. Bunda bisa menggunakan Natural Baby Oil yang mengandung Aloe Vera yang memberikan rasa nyaman, melembabkan. Serta Olive Oil, dan Vitamin E membantu menutrisi kulit bayi.
  2. Gunakan sabun pH yang seimbang 4,5 sampai dengan 5, pH ini sangat cocok untuk kulit bayi. Dengan menggunakan pH yang ringan ini akan bisa menjaga tekstur kulit bayi. Bunda bisa menggunakan, Cussons Baby Soft and Smooth yang menjaga kelembaban kulit bayi Bunda, mengandung Almond Milk untuk melembabkan kulit, serta Rose Oil dengan keharuman yang memberikan kenyamanan untuk si bayi bunda. Gosok secara perlahan ketubuh bayi secara menyeluruh. Bersihkan sela-selakulit bayi dengan hati-hati.
  3. Jika adanya lapisan Vermix Caseosa pada kulit bayi. Vermix Caseosa adalah lapisan putih krem yang berkembang pada kulit bayi yang belum lahir pada sekitar 20 minggu usia kehamilan. Vernix diyakini sebagai pelembab dan melindungi kulit bayi selama dalam rahim. Janganlah digosok agar menghilangkannya, lapisan ini sangat berguna untuk melindungi kulit bayi yang sangat sensitif. Keringkan tubuh bayi dengan teknik menepuk-nepuk lembut tubuh bayi dan juga untuk mengeringkannya, jangan menggosok-gosok kulit bayi dikarenakan akan membuat kulit bayi menjadi rentan dan juga sensitif.
  1. Berikan bedak khusus bagi bayi. Pastikan bedak tidak mengandung bahan parabean. Bunda bisa menggunakan Soft & Smooth Baby Powder, mengandung bahan alami seperti Almond Milk yang menutrisi dan melembabkan kulit. Serta kandungan Rose Oil dengan keharuman dan memberikan rasa nyaman pada kulit bayi. Jangan berikan bedak pada bagian-bagian leher, ketiak, pangkal paha dan kelamin. Dikarenakan, ketika bayi berkeringat, bedak akan bercamput dengan keringat dan menjadikannya biang keringat atau iritasi pada kulit bayi yang menimbulkan kemerahan pada bayi.
  1. Lindungi bayi dari paparan sinar matahari, tetapi jangan biarkan paparan sinar matahari masuk langsung ke kulit bayi, apalagi sinar matahari pada siang hari. Kecuali, untuk sinar matahari pagi, itu banyak manfaatnya bagi bayi. Gunakan pelembab atau body lotion khusus untuk bayi, yang mempunyai komposisi alami yang tidak berbahaya. Bunda bisa gunakan salah satunya yaitu, Soft And Smooth Baby Lotion, selain mengandung Almond Oil untuk melembabkan kulit, dan Rose Oil untuk keharuman dan rasa nyaman pada kulit, lotion ini juga mempunyai pH yang seimbang. Pelembab ini juga berfungsi melindungi kulit bayi yang terlalu kering. Agar kulit anak Bunda tampak halus dan lembut.

Nah, demikianlah cara merawat kulit bayi. Banyak macam-macam jenis kulit pada bayi, orang tua harus lebih pintar merawat bayi dan memilih macam-macam jenis cream yang baik untuk kulit bayi yang mudah sensitif.

Ketahui Gejala Demam Berdarah Pada Bayi
Ketahui Gejala Demam Berdarah Pada Bayi

Gejala Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang bernama nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit demam berdarah ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor demam yang tinggi dan juga terdapat gejala-gejala seperti ruam (bintik merah) pada bayi. Biasanya, ketika bayi tergigit oleh nyamuk Aedes Aegypti, gejala penyakit demam berdarah pada bayi akan muncul dari empat hari sampai dua minggu. Bunda harus waspada terhadap hal ini. Jagalah kebersihan, jangan sampai nyamuk Aedes Aegypti berkeliaran dan menggigit bayi. Selain itu, Bunda juga harus mengenali gejala atau ciri-ciri demam berdarah pada bayi, dan juga tips mengatasi demam berdarah pada bayi, agar tidak terlambat dan bisa langsung melakukan pengobatan.

Gejala demam berdarah pada bayi:

 

  1. Bayi akan mengalami demam yang tinggi (kurang lebih 40 derajat celcius).
  2. Timbulnya bintik-bintik merah pada bayi (ruam).
  3. Kulit bayi akan mudah memar.
  4. Bayi akan mudah terserang penyakit, seperti pilek dan juga batuk.
  5. Bayi akan mengalami mimisan, dan pusing sehingga bayi mudah rewel.
  6. Bayi akan mual dan muntah.
  7. Nafsu makan berkurang.

Gejala yang terparah dari demam berdarah adalah demam itu sendiri yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah, rendahnya trombosit darah. Sindrom renjat dengue yang menyebabkan tekanan darah rendah.

Kebanyakan bayi yang terserang demam berdarah akan merasa sangat lemah dan ini dapat berlangsung selama beberapa waktu, walau bayi sudah dinyatakan sembuh. Setelah Bunda sudah mengetahui ciri-ciri atau gejala demam berdarah pada bayi. Bunda juga harus tahu bagaimana tips untuk mencegah demam berdarah, agar bayi terlindung dari nyamuk Aedes Aegypti .

Tips mencegah terjangkit penyakit demam berdarah pada bayi:

  1. Gunakan kelambu
    Kelambu berfungsi menjaga atau melindungi bayi saat tidur agar tidak tergigit oleh nyamuk, dan serangga lainnya. Serta menutup lubang-lubang ventilasi dengan kasa nyamuk.
  2. Jaga kebersihan
    Jagalah kebersihan rumah, dan pastikanlah tidak ada barang-barang yang kotor atau tempat-tempat yang mudah tergenang oleh air. Barang-barang yang kotor juga merupakan sarang bagi nyamuk. Gantilah air dalam bak mandi secara rutin. Pastikan tidak ada genangan air yang memungkinkan jentik nyamuk berkembang biak. Jika air di dalam wadah memang harus tergenang dalam waktu lama, siapkan penutup yang rapat di bagian atasnya.
  3. Meletakkan tanaman tulsi / selasih
    Cara alami untuk menjauhkan nyamuk, dengan cara meletakkan tanaman tulsi di dekat jendela rumah. Tanaman ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh nyamuk, karena mengandung eugenol, linalool dan geraniol yang dikenal sebagai zat penolak serangga. Komponen yang ada didalam tanaman tulsi atau selasih ini bersifat menguap, yang dapat menghalau nyamuk.
  4. Gunakan produk oles pengusir nyamuk yang banyak tersedia di toko-toko terdekat.

Salah satu contoh yang ada saat ini dipasaran adalah: Cussons Baby Telon Oil Plus, produk yang berfungsi menghangatkan badan ini mampu mengusir nyamuk nyamuk untuk mencegah kulit si kecil digigit nyamuk saat tidur dan juga ketika bermain.

Telon plus ini mempunyai perlindungan 8 jam non stop terhadap  gigitan nyamuk (tanpa harus dipakai ulang), karena kombinasi unik bahan alami pilihan yang telah dipercaya mampu mencegah gigitan nyamuk. Memberikan kenyamanan pada si kecil tanpa harus takut iritasi kulit.

Tips: Gunakan minyak telon ini setelah mandi, sebelum tidur atau setiap saat digunakan. Tuangkan pada tangan dan usapkan merata pada daerah dada, perut, punggung, dan telapak kaki bayi.

Untuk para orang tua harus mengenali dan tahu ciri-ciri apakah bayi terkena demam berdarah atau tidak. Selalu perhatikan lingkungan sekitar, karena demam berdarah lahir dari lingkungan yang kotor.

Usia Berapa Bayi Mulai Merangkak?
Usia Berapa Bayi Mulai Merangkak?

Merangkak adalah salah satu tahap perkembangan pada bayi, sebelum mereka beranjak untuk berjalan, bertumpu dengan kedua kakinya yang mungil. Ketika bayi mulai merangkak, Bunda akan waspada terhadap hal-hal ini dengan kemampuan si bayi merangkak.

Bayi Merangkak

Tahapan atau aktivitas merangkak adalah fase terpenting pada perkembangan bayi baru lahir yang tidak bisa Bunda abaikan. Merangkak adalah pilar utama untuk melatih saraf motorik bayi dan juga perkembangan keseimbangannya.

Jika Bunda perhatikan dengan seksama, si Kecil akan merangkak dengan lengan kanan dan kaki kiri, lalu sebaliknya secara bergantian. Proses inilah yang bisa disebut dengan cross-crawl. Pergerakan tangan dan kaki secara bergantian ini bisa menjadi tanda bahwa otak kiri dan otak kanan bayi seimbang.

Awalnya, untuk si bayi bisa merangkak, biasanya diawali dengan kemampuan bayi tengkurap dengan topangan kedua tangan. Hal ini tidak mudah untuk dilakukan oleh bayi, Bunda harus bisa menstimulasi bayi untuk merangkak. Agar bayi, tumbuh kembang dengan fisik yang baik. Merangkak akan membuat anggota tubuh bayi menjadi lebih terlatih. Tangan sendi, otot-otot besar maupun kecil, supaya lebih seimbang, juga dapat membantu dalam perkembangan dan pemahaman bahasa, dan juga kepekaan terhadap sentuhan dan visualnya.

Pada dasarnya, bayi akan merangkak mulai memasuki usia 6 sampai dengan 10 bulan, sekitar 50% bayi merangkak pada usia 7 bulan, dan 75% nya bayi mulai merangkak pada usia 10 bulan, dan sekitar 90% bayi terampil merangkak pada usia 11 bulan. Ketika bayi tidak bisa merangkak, ini sering terjadi karena bayi mengalami obesitas, malnutrisi, dan juga keterlambatan perkembangan.

Ada beberapa cara atau tipe merangkak pada bayi:

  1. Bayi merangkak dengan tangan dan lututnya
  2. Merangkak dengan tangan dan kakinya
  3. Bayi akan merangkak dengan menggunakan perutnya
  4. Bayi merangkak dengan cara mengesot

Kenapa Tahapan Bayi Merangkak Itu Penting?

Menurut ahli kesehatan, bahwa anak – anak yang telah belajar merangkak sejak masih bayi kebanyakan memiliki kondisi tubuh yang jauh lebih kuat ketimbang anak yang tidak pernah merangkak ketika masih bayi. Merangkak ini membutuhkan koordinasi pergelangan tangan, bahu, siku anak, hingga pergelangan tangannya supaya dapat menahan berat badannya.

Itu kenapa penting untuk mengajarkan dan melatih bayi supaya badannya lebih kuat untuk fase selanjutnya, yaitu belajar berjalan.

Ketika bayi merangkak, Bunda harus memperhatikannya, jauhkan dari benda-benda yang berbahaya bagi si bayi. Bunda juga jangan khawatir, akan adanya bakteri yang menempel pada tangan si bayi ketika ia mulai merangkak. Gunakan Protect Care Antibacterial Wipes, selain untuk membersihkan saat mengganti popok bayi, wipes ini berguna juga untuk membersihkan tangannya, maupun lutut dan kakinya.

Protect Care Antibacterial Wipes mengandung tea tree oli yang memiliki kualitas antiseptic alami, yang menjaga kulit dari bakteri, sehingga kulit bayi bersih, lembut, sehat secara higienis, dan tidak menyebabkan kulit iritasi. Untuk bisa merangkak, bayi perlu distimulasi agar cepat merangkak.

Cara Menstimulasi Bayi Cepat Merangkak:

  1. Bermain dengan mainan favoritnya
    Ajaklah bayi bermain dengan mainan favoritnya, gunakan mainan kesukaan yang mempunyai warna yang mencolok. Bermainlah dengan bayi dengan cara menggeser-geser mainan hingga bayi bisa meraihnya sambil merangkak. Ini sangat berguna untuk melatih agar bayi bisa merangkak dengan lancar.
  1. Ikut merangkak
    Bunda bisa memberikan contoh untuk si bayi dalam keadaan sambil merangkak. Ini berfungsi untuk bayi, yang akan meniru gerakan-gerakan Bunda. Perhatikan si bayi yang merangkak di tempat yang aman, dan jauhkan bayi dari hal-hal yang berbahaya.
  1. Tummy time
    Ini salah satu cara untuk mestimulasi bayi merangkak dengan cara tengkurep atau tummy time. Untuk melatih bayi angkat kepala, perut, dan juga tubuhnya. Bunda bisa melakukan ini ketika sehabis bayi mandi pada sore atau pagi hari, ketika usia bayi diatas 2 bulan. Perhatikan dan juga lakukan pengawasan.
  1. Santai di matras
    Gunakan matras untuk melatih bayi agar merangkak, dan merasakan lebih leluasa untuk bergerak kesana kemari. Bunda juga harus megurangi menggendong bayi agar bayi mau berlatih merangkak dengan menggerakan anggota tubuhnya.
  1. Melakukan pijat
    Jika bayi Bunda sulit mendapatkan stimulasi untuk merangkak, ada baiknya bunda melakukan pijat seperti terapi okupasi, senam, dll. Jika ini tidak bekerja, langsung berkonsultasi dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Setelah bayi Bunda berhasil merangkak, maka perhatikanlah kemampuan merangkak pada bayi, apabila bayi mengesot dan tidak bisa mengangkat perutnya, ini berarti otot-otot bayi masih dalam keadaan yang lemah.

Waktu Yang Tepat Untuk Memandikan Bayi
Waktu Yang Tepat Untuk Memandikan Bayi

Bayi yang baru lahir boleh dimandikan pada waktu kapanpun, tetapi jangan sampai pada waktu makan, atau pun pada waktu tidur mereka. Sebaiknya, untuk memandikan bayi adalah pada waktu pagi hari, setelah bayi berjemur di panasnya matahari pagi, setelah itu dimandikan kira-kira pada pukul 6 pagi sampai dengan pukul 8 pagi, dan mandi sore sekitar pukul 4 sampai dengan pukul 5 sore.

Bayi yang baru lahir sampai usia mereka mencapai 3 bulan sangatlah rentan terhadap udara yang dingin, sebaiknya Bunda menyiapkan air hangat kuku di malam hari untuk memandikan si bayi, dan juga peralatan yang dibutuhkan:

  1. Bak mandi bayi, ini untuk memandikan atau menaruh air hangat untuk mandi bayi, pastikanlah air hangat sudah dicoba suhunya melalui telapak tangan Bunda. Jangan sampai kepanasan, maupun kedinginan.
  2. Perlak mandi, ini sangat berguna untuk alas bayi ketika sudah dimandikan.
  3. Sabun mandi, pakailah sabun mandi yang cocok untuk bayi, lembut dan mempunyai pH yang seimbang. Cussons Soft and Smooth Bath adalah sabun cair untuk bayi yang dikhususkan untuk melembabkan kulit dengan perpaduan Almond Oil untuk membersihkan dan memelihara kelembutan kulit, dan Rose Oil untuk membuat bayi Bunda tenang.
  4. Shampoo bayi, gunakan shampoo yang khusus untuk bayi dan pastikan shampoo lembut di mata bayi ketika dipakai. Cussons Coconut Oil & Aloe Vera Baby Shampoo pilihan yang tepat untuk Bunda, shampoo yang mengandung coconut oil, dan juga aloe vera ini diformulasikan untuk menyuburkan rambut, dan menjaga kesehatan kulit kepala bayi. Coconut oil yang berfungsi untuk melindungi dan melembabkan rambut halus, dan aloe vera yang bertugas untuk meningkatkat pertumbuhan rambut.
  5. Hair lotion, setelah menggunakan shampoo gunakanlah hair lotion untuk menyegarkan dan juga menyehatkan rambut. Cussons Baby Avocado Hair Lotion cocok untuk menghaluskan rambut, dan memberi kenyamanan pada kulit kepala si kecil. Mengandung coconut oil dan aloe vera, gunakanlah setelah keramas, dan sambil pijatlah kulit kepala bayi secara perlahan-lahan.
  6. Handuk, gunakan handuk bayi yang lembut dan juga halus, agar kulit bayi merasa nyaman.
  7. Bedak, gunakan bedak khusus bayi dan juga aman bagi bayi. Fresh and Nourish Baby Powder, sangat tepat untuk menjaga agar kulit bayi harum, lembut, segar, dan dapat menyerap kelebihan kelembabab. Mengandung bluberry extract, yang kaya dengan vitamin a dan c untuk kulit, serta yoghurt, dan vitamin E menjaga kelembabab dan kekenyalan kuilt bayi.
  8. Minyak telon, gunakanlah minyak telon untuk menghangatkan tubuhnya dari suhu disekitar. Minyak telon Cussons Baby memberikan kehangatan, selain itu juga membantu meredakan perut kembung pada bayi. Campuran Fannel Oil (minyak adas), Eucalyptus Oil, dan Coconut Oil (minyak kelapa) menjadikan kulit bayi Bunda lembut dan lembab.
  9. Popok, dan pakaian bayi. Pilihlah popok dan pakaian bayi yang menyerap keringat dan juga terbuat dari bahan katun.

Sangatlah penting untuk memperhatikan dan memandikan si bayi. Karena itu, pilih waktu dimana bunda tidak sedang sibuk, dan bisa fokus memandikan si kecil. Tidak perlu menjawab telepon dan hindari meninggalkan bayi sendirian, selama beberapa waktu untuk melakukan hal lain, ketika sedang memandikannya karena hal ini bisa membahayakan.

Cara Agar Rambut Anak Hitam, Panjang, dan Tebal
Cara Agar Rambut Anak Hitam, Panjang, dan Tebal

Cara melebatkan rambut anak sehingga hitam, panjang, dan tebal. Orang tua mana yang tidak menginginkan buah hatinya memiliki rambut yang sehat, lebat, dan hitam?. Cara menumbuhkan rambut anak berikut ini dapat berguna bagi Bunda. Tidak memerlukan perawatan yang mahal karena ada cara-cara sederhana yang dapat Bunda praktekan untuk menumbuhkan rambut si Kecil menjadi hitam, panjang, dan sehat. 3 Cara melebatkan rambut anak berikut ini akan berguna untuk Bunda.

Cara Melebatkan Rambut Anak Hitam, Panjang, dan Tebal

  1. Perhatikan asupan nutrisi

Untuk membantu pertumbuhan rambut pada anak dibutuhkan aneka vitamin dan gizi dalam makanan anak seperti Vitamin A yang terdapat pada wortel dan sayuran hijau. Vitamin B12 dan B7, kedua macam vitamin ini juga sangat berperan besar dalam menutrisi rambut. Bunda dapat menemukannya pada ayam, telur, susu, dan hati. Omega 3 yang berfungsi untuk memperindah rambut kita dan anak kita. Omega 3 juga bisa membuat rambut anak lebih berkilau dan bersinar, menjaga kesehatan kulit kepala, serta membuat rambut terlihat lebih sehat dan terawat. Kandungan ini terdapat dalam ikan salmon, ikan tuna, dan susu kambing. Vitamin C yang terdapat pada jeruk, tomat, strawberry, dan paprika juga dapat membantu Bunda memperkuat akar rambut dan mengurangi rambut rontok serta mencegah terjadinya kebotakan dini. Seng, sumber seng seperti tiram dan daging menyediakan nutrisi yang diperlukan oleh rambut. Dimana seng berfungsi untuk mencegah rambut rontok dan memperbaiki kerusakan rambut. Selain itu, protein, Vitamin E, Asam folat dalam vitamin B9, kalsium dan mineral, juga semua kebutuhan asupan yang harus diperhatikan untuk membantu pertumbuhan rambut si Kecil.

  1. Perawatan tradisional

Cara menumbuhkan rambut anak bisa dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti minyak kemiri yang sangat terkenal sebagai salah satu bahan herbal untuk melebatkan, membantu pertumbuhan rambut, serta menghitamkan rambut secara alami. Bahan tradisional lain yang juga dapat menjadi pilihan adalah minyak zaitun yang sudah digunakan sebagai penyubur dan perawatan rambut sejak ribuan tahun yang lalu. Selain itu Bunda juga dapat menggunakan lidah buaya, madu, daun seledri, air kelapa, kacang hijau, dan kuning telur yang juga sudah dikenal sejak lama sebagai bahan perawatan untuk rambut si Kecil.

  1. Mencuci rambut

Mencuci rambut anak sebaiknya tidak disamakan dengan ketika mencuci rambut orang dewasa. Selain harus memilih sampo yang sesuai dengan kondisi rambut dan kulit kepala si Kecil, pemijatan juga harus dilakukan dengan perlahan dan lembut karena hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut, pijatan yang lembut dan baik dapat membantu menstimulus perumbuhan rambut si Kecil. Pijatan pada kulit kepala juga mengaktifkan kerja kelenjar lemak dari kulit kepala. Hasilnya, proses pelumasan pada kulit kepala lebih lancar dan rambut akan tampak mengkilat. Untuk membuat rambutnya hitam dan lebat gunakan juga sampo yang mengandung kemiri seperti yang diperkaya Pro Vitamin B5 serta kemiri untuk melembabkan rambut, menghitamkan serta membantunya lebih berkilau. Dengan wangi berries yang tahan lama sepanjang hari, sangat cocok untuk anak-anak yang senang beraktivitas di bawah terik matahari. Tahap mencuci rambut ini dapat melengkapi seluruh cara menumbuhkan rambut anak.

Rambut indah adalah milik semua orang termasuk anak-anak dan untuk mencapainya Bunda hanya perlu rajin & rutin memberikan perawatan dan memperhatikan asupan gizi si Kecil. Demikianlah cara menumbuhkan rambut anak. Yuk rawat terus rambut si buah hati agar selalu indah dan sehat bersama Cussons Kids.