ARCHIVES VIDEO

Rekomendasi Model Rambut Anak Laki-Laki Umur 1 Tahun dan Langkah Sukses Memotongnya
Rekomendasi Model Rambut Anak Laki-Laki Umur 1 Tahun dan Langkah Sukses Memotongnya

Mencari model rambut untuk anak laki-laki umur 1 tahun seringkali menjadi tantangan. Selain jumlah rambut yang masih belum banyak, teksturnya juga yang masih halus dan rentan. Terlebih lagi apabila pertumbuhan rambut si kecil kurang merata.

Bunda seringkali bingung mencari model rambuat yang terbaik agar penampilan si kecil semakin lucu dan menggemaskan. Jangan khawatir bunda, walau pertumbuhan rambut belum sempurna, si kecil tetap bisa berpenampilan keren dan menggemaskan lho! Yuk simak ulasan berikut.

 

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Memotong Rambut Pertama Bayi?

Perlu diketahui, beberapa bayi lahir dengan rambut tipis tapi ada pula sebaliknya. Tidak ada patokan waktu yang tepat untuk memotong rambut bayi baru lahir. Namun disarankan menunggu 1 hingga 2 bulan untuk mulai memotongnya, disaat bayi sudah mulai berusaha menangkap kepalanya ketika menginjak usia 3 bulan. Bunda juga bisa memotong rambutnya ketika berusia 5 hingga 6 bulan, yaitu saat si kecil sudah bisa berusaha duduk sendiri.

Dianjurkan untuk melakukannya saat si kecil sudah kenyang atau sedang tertidur lelap, sehingga ia tidak mudah rewel dan menangis. Jadi bunda harus mengetahui kapan jadwal bayi tertidur , agar si kecil tidak rewel saat dicukur.  Bunda juga dapat melakukannya saat ia bermain, dengan mengalihkan perhatian si kecill dengan menyalakan video atau bermain dengan mainan favoritnya. Apabila si kecil menangis dan gelisah jangan paksakan untuk tetap memotongnya ya bunda. Lebih baik bunda mencari waktu lain atau lakukan  saat ia tertidur.

 

Bagaimana Cara Memotongnya?

Untuk bayi dibawah 3 bulan bisa dipotong dalam kondisi sedang tidur lelap, supaya tidak banyak pergerakan. Bunda bisa memotongnya dalam kondisi digendong dengan posisi berdiri dengan kepala menempel pada bahu yang menggendong.

Untuk bayi diatas 6 bulan yang sudah bisa duduk, bunda dapat menempatkannya pada kursi khusus (High Chair) agar si Kecil tak banyak bergerak saat memotongnya.  Bunda bisa minta bantuan orang di rumah untuk memangku, memeluk atau mengalihkan perhatian si kecil

 

Langkah-Langkah Memotong/Mencukur Rambut Bayi

  • Persiapkan peralatan yang diperlukan
    Sebelum melakukan pemotongan, siapkan alat berikut: sisir, gunting rambut, clipper khusus bayi, air hangat hangat, handuk kecil. Pastikan  peralatan dalam kondisi bersih dan higienis ya bunda. Jangan gunakan gunting kertas ya bunda, namun gunakan gunting rambut khusus rambut bayi yang biasanya ujungnya tumpul, agar hasil guntingan rapih dan tidak merusak ujung rambut si kecil. Apabila bunda ingin mencukurnya, gunakan clipper khusus bayi dimana getarannnya tidak terlalu kencang sehingga tidak menagetkan si kecil.
  •  

  • Posisikan bayi dalam kondisi nyaman agar merasa tenang
    Letakan bayi dengan nyaman dengan kepala diletakan pada siku . Jika leher bayi sudah bisa tegak, peluk dan gendong dalam posisi tegap. Bunda bisa meminta bantuan orang di rumah  untuk menggendongnya. Pastikan suasana sekitarnya dalam kondisi tenang, tidak terlalu panas agar bayi tidak kegerahan.
  •  

  • Gunting dalam kondisi agak basah
    Basahi rambut bayi dengan menggunakan tangan atau dengan water spray. Kondisi agak basah akan mempermudah saat menyisir dan memootong. Bunda bisa menggunakan air hangat agar lebih nyaman untuk si kecil. Terkecuali apabila rambut si kecil masih sangat sedikit, bunda tidak perlu membasahi rambutnya sebelum memotong karena rambut bayi baru lahir masih sangat tipis dan halus
  •  

  • Mulai memotong.
    Sebelum dipotong, rambut  disisir dahulu kemudian jepit menggunakan jari telunjuk dan jari tengah , lalu mulai memotong dengan pola lurus. Bunda Bisa memulai dari bagian puncak kepala lalu ke arah samping dan bawah.

    memcukur rambut bayi
    Ketika mulai memotong rambut bayi, gunakan clipper yang aman dan kondisi rambut si Kecil dalam keadaan kering

    Apabila ingin mencukurnya bunda bisa mulai menggunakan clipper khusus baby. Gerakan clipper secara merata pada seluruh permukaan kepala baby. Apabila ingin mencukur menggunakna clipper, biarkan rambut dalam konsisi kering, karena apabila basah, rambut bayi yang masih sangat halus akan menempel dan lengket di kulit kepala sehingga dapat mempersulit bunda mencukurnya. Perhatikan kemiringan arah clipper dan jangan terlalu menekan ya bunda, karena kondisi tengkorak bayi yang masih agak lunak dan sensitif.

  •  

  • Lakukanlah dengan perlahan dan selalu siaga terhadap pergerakan tiba-tiba
    Bunda harus ekstra  hati-hati ya. Lakukan dengan perlahan jangan sampai bayi terkejut. Bunda harus siaga untuk pergerakan tiba-tiba si kecil ya. Ketika si kecil bergerak tiba-tiba segara tarik gunting dan sisir bunda menjauh dari kepala si kecil
  •  

  • Membersihkan sisa-sisa potongan/cukuran rambut
    Setelah selesai menggunting atau mencukur, bersihkan kepala si kecil dari sisa rambut dengan menggunakan air hangat lalu usapkan pada kepala bayi. Hal ini juga akan membuat bayi lebih rileks, sekaligus melancarkan aliran darah untuk memicu pertumbuhan rambut lebih sehat .
  •  

  • Mengeringkan Kepala Bayi dengan handuk
    Langkah terakhir adalah mengeringkan kepala si kecil sehabis dipotong/dicukur menggunakan handuk yang lembut dan kering. Apabila masih ada sisa rambut kecil-kecil,taburi kepala si kecil dengan sedikit bedak untuk mendinginkan dan meredam iritasi.
  •  

  • Jangan panik apabila ada goresan atau luka,
    Segera obati dengan antiseptik menggunakan cotton buds. Lakukanlah dengan tenang dan ekstra hati-hati.

 

Baca Juga: Tips Cukur Rambut Bayi

 

Rekomendasi Model Rambut Anak Laki-Laki Umur 1 tahun

  1. Side part

Untuk model rambut anak laki-laki bunda hanya perlu melakukan trim secara teratur pada ujung-ujungnya agar bentuknya tetap terjaga. Cocok untuk bunda yang tidak ingin rambut bayi terlalu pendek.

model rambut anak laki laki side part
Model rambut anak laki-laki umur 1 tahun: side part

Model rambut ini sangat mudah untuk bunda buat dan si kecil akan tampil rapih dan menggemaskan. Jangan lupa gunakan hair lotion untuk mempermudah saat menyisir dan membuat belahan yang rapih serta menjadikan rambutnya berkilau.

  1. Natural
model rambut natural
Model rambut anak laki-laki umur 1 tahun: Natural

Rambut anak laki-laki ini sangat sederhana dan mudah ditata. Rambut si kecil dibiarkan jatuh alami tanpa harus sering nyisirnya. Cocok untuk si kecil yang rambutnya lurus maupun ikal. Bunda hanya tinggal membiarkan rambutnya bertumbuh panjang dan menggunting  ujung-ujungnya secara berkala untuk mempertahankan bentuknya.

  1. Spike
rambut spike anak laki 1 tahun
Model rambut anak laki-laki umur 1 tahun: spike

Gaya jigrak – jigrak yang sangat lucu dan menggemaskan. Model rambut ini sangat cocok untuk si kecil yang rambutnya lurus dan kaku. Bunda bisa mengguankan hair lotion untuk menegaskan tekstur dan mempertahankan bentuk penataanya.

  1. Cute Curly

Mencari model rambut untuk si kecil yang berambut keriting seringkali menjadi tantangan buat para bunda. Rambut keriting akan terlihat indah ketika dibiarkan jatuh alami.

anak laki laki keriting
Gaya Rambut Anak Laki – Laki Keriting atau Curly

Agar telihat indah rambut keriting perlu ditrim  teratur pada ujung-ujungynya agar tidak mudah kering dan kusut. Texture keriting cenderung mudah kering, bunda sebaiknya rajin  menggunaakan hair lotion yang  mengandung minyak alami speerti almond oil agar dapat mempertahankan kelembapan rambut sehingga rambut keriting si kecil akan selalu terlihat indah.

  1. Cepak / Barber Style

Gaya rambut anak laki-laki umur 1 tahun ini hanya dengan mencukur pendek rambutnya. Mencukur juga sekaligus membersihkan kotoran-kotoran rambut yang menempel berasal dari lemak dan kotoran dari  rahim ibu, agar kulit kepalanya menjadi bersih. Cuaca yang panas juga  dapat membuat si kecil banyak berkeringat. Jika dibiarkan bisa timbul biang keringat atau merah-merah di kepala si kecil.

rambut cepak
Style Rambut Cepak atau Ala Barber Style Untuk Anak 1 Tahun

Dengan mencukur rambutnya, si kecil akan merasa adem dan lebih nyaman, karena hembusan angin akan langsung mengenai kepalanya dan terhindar dari rasa gerah. Yang bunda perlu ketahu, bayi mengatur suhu tubuhnya melalui kepala. Oleh karennya, bunda perlu berhati2 supaya tidak memotongnya sampai terlalu pelontos ya. Bunda harus melindungi kepalanya agar tidak terkena dingin setelah dipotong, karena akan mempengaruhi suhu tubuhnya

 

Bagaimana Cara Merawat Rambut Bayi Usia 1 Tahun

      • Memberikan asupan nutrisi yang baik kepada si kecil. Banyak mengkonsumsi kandungan protein, kacang-kacangan, sayur dan buah yang banyak mengandung vitamin B, C, dan E agar rambut si kecil tumbuh sehat. Tak lupa Zat Besi yang dapat menjaga rambut dari kerontokan.
      • Selalu gunakan produk perawatan rambut si Kecil yang diformulasikan lembut dan mengandung bahan-bahan alami. Agara rambut tumbuh lebat dan lembut , bunda bisa menggunakan shampo dan rangkaian perawatan yang mengandung minyak kelapa, lidah buaya, minyak almond, dan madu.
      • Gunakan sisir khusus yang menyerupai sikat lembut agar ketika menyisir tidak melukai kulit kepala bayi yang masih lunak dan rentan.
      • Ketika rambut sudah mulai tumbuh, bunda bisa merawatnya menggunakan Hair Lotion untuk menutrisi, menjaga rambut agar tetap lembut dan halus. Jangan lupa untuk sambil memijat ringan untuk melancarkan perederan darah dan merangsang pertumbuhan.
      • Bunda sebaiknya rajin membersihkan kulit kepala menggunakan Hair Oil sambil memijat ringan. Kulit kepala yang bersih menunjang peresapan nutrisi yang baik pada akar dan batang rambut, sehingga rambut si kecil akan tumbuh subur dan indah berkilau.

 

Sekarang bunda bunda tak perlu bingung lagi mencari inspirasi model rambut anak laki-laki umur 1 tahun untuk si kecil. Memotong rambut bayi harus dilakukan dengan hati-hati dan penuh perhatian, karena rambut masih sangat halus dan kulit kepala masih tergolong agak tipis sehingga agak lunak sensitif.

Memotong rambut bayi harus rileks dan tak perlu terburu-buru ya bunda Apabila hasilnya sesuai harapan, pangeran kecil bunda akan terlihat  tampan dan menggemaskan. Namun jangan lupa untuk rajin merawatnya ya bunda, agar rambut si kecil tumbuh lembat dan indah.

Selamat mencoba memotong rambut si kecil di rumah!

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge

 

 

 

 

Tips Styling Rambut Bayi Dengan Hair Lotion Baby
Tips Styling Rambut Bayi Dengan Hair Lotion Baby

Bosan dengan gaya rambut bayi yang itu-itu saja? Namun bunda seringkali khawatir apabila memakaikan berbagai macam produk pada rambut bayi yang masih halus dan rentan. Jangan khawatir, bunda tetap dapat bermain-main menata rambut si kecil hanya dengan menggunakan Hair Lotion Baby.

Hair lotion membantu rambut si kecil tetap rapi, menonjolkan texture rambut yang indah dan berkilau. Menggunakan Hair Lotion merupakan cara mudah untuk menata rambut  si kecil sementara tetap merawat dan memberikan nutrisi. Selain aman, tentunya rambut si kecil akan harum dan segar sepanjang hari.

 

Mengapa perlu memakai Hair Lotion Baby untuk merawat rambut bayi?

Agar Rambut bayi tumbuh lebat dan sehat, bunda perlu memberikan rangsangan nutrisi untuk pertumbuhan rambut, yaitu dengan rajin mengoleskan Hair lotion setiap habis keramas . Kulit kepala bayi yang kurang sehat dan kurang dirawat juga dapat mengakibatkan kerontokan. Oleskan Hair lotion  pada seluruh kulit kepala dan rambut.

Bunda juga dapat melakukan sambil melakukan pijatan ringan ketika mengoleskan Hair lotion pada kepala si kecil agar dapat melancarkan sirkulasi peredaran darah. Penggunaan Hair lotion secara berkala akan membantu menutrisi, dan merangsang pertumbuhan rambut yang lebih sehat.

Jangan lupa untuk memilih produk yang kandungannnya aman dan sesuai untuk jenis kulit kepala si kecil. Kulit kepala bayi masih tipis dan jaringanya masih rentan sehingga kulitnya begitu sensitif, karena itu bunda harus jeli dan selektif memilih produk perawatan rambut untuk si kecil.

Sebaiknya hindari menggunakan produk penataan untuk orang dewasa ya Bunda, karena kandungan yang terlalu keras akan dapat merusak rambut si kecil yang masih sensitif. Pilihlah produk yang terbuat dari bahan-bahan alami yang aman untuk rambut bayi dan juga sekaligus menutrisinya.

 

Kandungan Bahan-Bahan Alami yang Bagus untuk Menutrisi Kulit Kepala dan Rambut Bayi

  • Minyak Kelapa / Coconut Oil
    Untuk menutrisi kulit kepala agar  lebih sehat dan merangsang pertumbuhan rambut. Kandungan Vitamin E dan K yang kaya dalam minyak kepala akan merangsang akar rambut agar lebih kuat dan lebih cepat tumbuh. Minyak Kelapa juga membantu mengurangi pengelupasan kulit kepala bayi tanpa menyebabkan iritasi.

    minyak kelapa
    Kandungan Minyak Kelapa dipercaya dapat merangsang pertumbuhan rambut
  • Lidah Buaya /Aloe Vera
    Berfungsi untuk mencegah rontok dan melembutkan rambut yang sudah tumbuh. Kandungan zinc, zat besi, dan kalsium dapat menunjang pertumbuhan lebih cepat dan kuat dan mencegah kerontokan. Befungsi juga untuk menjaga keseimbangan PH kulit kepala sehingga akar rambut menjadi kuat dan tidak mudah rontok.

    hair lotion baby aloe vera
    Lidah Buaya atau Aloe Vera Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Rambut
  • Minyak Almond / Almond Oil
    Memiliki manfaat anti kusut dan sebagai kondisioner alami. Rajin memijat kepala bayi dengan minyak almond dapat meningkatkan kesehatan rambut, memberikan kelembutan ekstra dan merangsang pertumbuhan batang rambut menjadi lebih kuat.

    minyak almond
    Manfaat minyak almond pada Hair lotion untuk meningkatkan kesehatan rambut si Kecil
  • Madu
    Kandungannya membuat helai rambut lebih halus, mudah diatur, dan berkilau. Madu dapat merangsang pertumbuhan sel-sel rambut baru sehingga sangat ampuh untuk mengatasi masalah rambut rapuh , gampang patah dan mudah rontok. Sifat emolien madu membantu melembutkan folikel rambut sehingga terlihat lebih berkilau terhindar dari kering dan kusam.

    hair lotion baby madu
    Madu Bermanfaat untuk membuat rambut lebih halus dan mudah diatur
  • Kemiri / Candle Nut
    Mengandung asam lenoleat berfungsi untuk menutrisi rambut agar rambut menjadi tebal, hitam,dan sehat bercahaya. Kandungan protein asam amino didalamnya juga mampu menjaga kelembapan kulit kepala agar terlindungi dan terhindar dari kekeringan.

    hair lotion baby kemiri
    Kemiri bermanfaat untuk menebalkan, menghitamkan, dan membuat rambut sehat
  • Seledri
    Memiliki kandungan protein, kalsium yang dipercaya merangsang pertumbuhan rambut dan menebalkan rambut si kecil. Sangat baik untuk menutrisi kulit kepala dan meningkatkan kesuburan pertumbuhan rambut.

    hair lotion seledri
    Seledri Sangat baik untuk menutrisi dan meningkatkan pertumbuhan rambut

Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Kemiri Untuk Rambut Bayi

Tips Menata Rambut Dengan Hair Lotion Baby untuk Bayi Perempuan

  1. Sleek Baby Girl Style

Gaya rambut ini sangat cocok untuk bayi berusia di bawah 6 bulan ketika rambut si kecil masih halus dan belum terlalu banyak. Penggunaan Hair Lotion Baby akan sangat membantu bunda dalam menata dan menyisir rambut si kecil menjadi lebih rapi, terbebas dari anak-anak rambut yang membandel. Bunda bisa mencoba gaya sleek yang tersisir rapih dengan belahan ke arah samping.

gaya sleek
Model rambut styling dengan hair lotion: Sleek Baby Girl

Jangan lupa menambahkan jepit  atau bando yang lucu-lucu sebagai pemanis. Si kecil akan terlihat rapih dan classy namun tetap menggemaskan saat menghadiri pesta dan acara-acara spesial. Pilihlah Hair Lotion yang mengandung coconut oil dan Aloe Vera untuk merangsang pertumbuhan rambut si kecil agar lebih lebat dan kuat.

  1. Ponytail

Rambut si kecil yang masih halus atau yang ikal seringkali mempersulit bunda untuk membuat ponytail yang rapih. Bunda bisa mengakalinya dengan penggunaan Hair Lotion sebelum menyisir dan mengikatnya agar kunciran si kecil lebih tertata rapih sepanjang hari. Selain itu, kondisi rambut yang tertata rapih akan juga  mempermudah bunda dalam bereksperimen dengan berbagai model kunciran yang bervariasi dan lucu-lucu.

rambut ponytail
Model rambut styling dengan hair lotion: Sleek multi Ponytail
  1. Braid Style

Kepang merupakan salah satu gaya favorit para bunda. Selain membuat si kecil tampak stylish, kepang juga membuat si kecil lebih bebas beraktivitas tanpa terganggu rambut yang menutupi pandangan mereka.

Namun, bunda tentunya sering terkendala dalam membuat jalinan kepang yang rapih tertutama saat rambut si kecil belum tumbuh cukup panjang dan masih banyak anak-anak rambut.

braid style
Model rambut styling dengan hair lotion: Braids

Untuk itu, agar mempermudah saat mengepang, bunda dapat membasahkan sedikit rambut si kecil kemudian mengoleskan hair lotion sebelum memulai menyisir dan mengepang, agar menjadi lebih mudah dan rapih terbebas dari anak-anak rambut yang suka membandel. Bunda akan dapat menciptakan kepangan yang lucu dan rapih bagaikan seorang profesional hairstylist!

  1. Cute Curly Style

Memiliki putri berambut keriting merupakan suatu keberuntungan bagi para bunda ketika bunda tau cara menatanya, si kecil akan terlihat sangat menggemaskan seperti malaikat kecil.  Namun, apabila bunda tidak tahu cara menatanya, seringkali rambut keriting si kecil menjadi sulit diatur dan terlihat berantakan. Kendala utama untuk rambut keriting adalah tektsturnya yang mudah kering dan  frizzi.

anak rambut keriting
Model rambut styling dengan hair lotion: Cute Curly

Tips terpenting dalam menjaga rambut keriting si kecil agar tetap indah adalah dengan senantiasa menjaga kelembapannya sepanjang hari,  yaitu dengan menggunakan Hair Lotion secara rutin setiap sehabis keramas.

Pilihlah Hair Lotion yang kaya akan kandungan pelembab alami seperti Almond Oil. Dengan mengoleskan hair lotion secara rutin , maka rambut keriting akan terlihat sangat indah, berkilau dan terbebas dari kusut. Bunda juga sebaiknya menyisir mengggunakan sisir bergigi lebar agar tidak merusak bentuk indah keritingnya. Jangan lupa untuk menambahkan aksesoris yang lucu-lucu untuk melengkapi penampilan si kecil ya bunda.

 

Tips Menata Rambut Dengan Hair Lotion untuk Bayi Laki-Laki

  1. Sleek Style

Gaya Sleek sangat cocok untuk bayi laki-laki usia 0-6 bulan dimana pertumbuhan rambut belum terlalu tebal. Bunda hanya tinggal memberikan hair lotion lalu menyisirnya dengan belahan ke arah samping. Si kecil akan terlihat rapih dan segar sepanjang hari. Bunda bisa memakai Hair Lotion dengan kandungan Coconut Oil dan Aloe Vera agar merangsang pertumbuhan rambut yang lebih lebat dan kuat.

model sleek bayi laki laki
Model rambut styling dengan hair lotion: Sleek Baby Boy
  1. Curly Style

Menata rambut keriting bagi putra bunda seringkali menjadi tantangan. Memiliki bayi berambut keriting, ikal, mungkin akan membutuhkan belajar extra dari bunda, tidak bisa dipastikan keritingnya akan terlihat sama setiap hari. Tapi semakin kita mencintai tekstur alaminya, begitu juga mereka akan belajar mencintainya sejak kecil.

anak laki keriting
Model rambut styling dengan hair lotion: Curly Baby Boy

Yang terpenting adalah terus menjaga kelembapan rambut si kecil dengan pemakaian Hair Lotion Baby secara rutin agar rambut keriting si kecil tampak teratur, lembut, dan berkilau. Gunakan jari jemari bunda untuk menyisir rambut si kecil agar keriting naturalnya tetap indah. Pilihlah jenis hair lotion yang banyak mengandung pelembab alami seperti almond oil dan madu agar kelembapannya selalu terjaga.

  1. Spike

Model ini cocok untuk si kecil yang berambut lurus dan agak kaku. Seringkali rambut lurusnya berdiri tidak teratur. Dengan mengoleskan Hair Lotion, bunda bisa lebih mudah mengatur rambutnya agar terlihat lebih rapih dam trendy. Bunda bisa bereksperimen dengan gaya spike acak ataupn spike mohawk .

rambut spike
Model rambut styling dengan hair lotion: Spike
  1. Naturally Polished

Gaya ini cocok untuk rambut si kecil yang sudah cukup banyak pertumbuhannya. Hanya dengan memberikan Hair Lotion dan membiarkan jatuh alami akan membuat tekstur rambut si kecil yang indah semakin terlihat. Putra bunda akan terlihat segar sepanjang hari. Apabila ingin rambut si kecil tampak lebih lebat, hitam, dan berkilau, bunda bisa memilih hair lotion dengan kandungan kemiri.

 

 

Nah,  Setelah mengetahui manfaat Hair Lotion Baby dan fungsinya dalam menata rambut si kecil, bunda sekarang dapat dengan tenang bermain dengan berbagai gaya rambut si kecil tanpa khawatir merusak rambutnya yang masih halus dan rentan . Selain membantu membantu bunda dalam menata rambut si kecil dengan berbagai macam gaya, Hair Lotion Baby sekaligus menutrisi rambut bayi, jadi sangat aman . Agar hasil penataan rambut si kecil lebih maximal, jangan lupa juga menyertakan rangkaian pemakaian shampoo yang khusus dan sesuai kondisi rambut si kecil ya bunda.

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge

 

 

 

 

Perlukah Bayi Keramas Setiap Hari?
Perlukah Bayi Keramas Setiap Hari?

Adakah Aturan Keramas Bayi? Berapa lama sekali biasanya bayi perlu keramas?

Rambut bayi sangat lembut dan memerlukan perawatan sedari dini. Banyak orang tua merasa cemas tentang seberapa sering harus mencuci rambut bayi atau keramas dalam seminggu. Perlukah bayi keramas setiap hari? Perlukah menggunakan shampoo setiap kali keramas?  Apa sajakah perawatan pada rambut bayi yang perlu diperhatikan?

Selain mencuci rambut bayi dengan shampoo, perlukah mengoleskan hair lotion pada kulit kepala bayi? Apakah aturan keramas pada bayi dengan rambut ikal sama dengan pada bayi berambut lurus?

Apa sajakah yang mempengaruhi perbedaan aturan keramas antara satu bayi dengan bayi lainnya? Aturan keramas pada bayi dipengaruhi oleh:

  • Usia bayi
  • Aktivitas harian bayi
  • Tebal tipisnya rambut bayi
  • Kondisi tempat tinggal bayi
  • Rambut bayi ikal atau lurus
  • Kondisi khusus seperti adanya cradle cap

 

Aturan keramas bayi berdasarkan usia

Bayi baru lahir sampai berusia 1 bulan biasanya tidak perlu dikeramas setiap hari. Hal ini dikarenakan bayi masih banyak tidur. Aturan keramas bayi baru lahir cukup satu hingga dua kali dalam seminggu.

Apabila bayi ditempatkan dalam ruangan bersuhu sejuk atau bertempat tinggal di area yang bersuhu sejuk, maka bayi cukup dikeramas sekali dalam seminggu. Namun apabila bayi ditempatkan dalam ruangan bersuhu panas dan lembab, atau bertempat tinggal di area yang bercuaca panas dan lembab, maka bayi boleh dikeramas dua kali per minggu atau apabila perlu hingga tiga kali per minggu.

Bayi berusia tiga hingga enam bulan yang sudah aktif berguling biasanya sudah dapat dikeramas setiap dua hari sekali atau dapat lebih sering tergantung kelembaban dan suhu serta banyaknya keringat yang dikeluarkan bayi sehari hari.

Pada bayi berusia enam bulan atau lebih, dimana bayi sudah lebih aktif merangkak dan bergerak, bayi dapat dikeramas lebih sering. Terutama apabila bayi aktif dan banyak mengeluarkan keringat. Keramas membantu membersihkan kotoran di kulit kepala bayi serta mencegah penumpukan sumbatan dan sel kulit mati yang dapat mengakibatkan kerak pada kulit kepala bayi. Dan menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman.

 

Selain usia, aktivitas harian bayi juga menentukan aturan keramas pada bayi bunda

Bayi dengan aktivitas harian yang lebih aktif, tentu lebih banyak mengeluarkan keringat disertai produksi kelenjar sebum atau kelenjar minyak yang meningkat. Apabila bayi masih banyak tidur, dan belum banyak beraktivitas, bayi tidak perlu dikeramas setiap hari menggunakan shampoo.

Apabila bunda memandikan bayi, cukup gunakan air hangat untuk membilas kepala bayi tanpa menggunakan shampoo. Membilas kepala bayi dengan air hangat tanpa shampoo untuk bayi yang belum banyak beraktivitas dan berkeringat dinilai cukup efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kulit kepala bayi.

Baca Juga: 9 Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

 

Aturan keramas bayi berdasarkan tebal tipisnya rambut

Bayi dengan rambut yang lebih tebal perlu dikeramas lebih sering. Apabila bayi belum banyak beraktivitas, bayi dengan rambut tebal dapat dikeramas dua kali seminggu. Namun apabila bayi sudah banyak beraktivitas atau bertempat tinggal di lingkungan dengan suhu lebih panas dan lembab, bayi dapat dikeramas tiga kali seminggu atau bahkan setiap hari; apalagi apabila bayi bunda sudah aktif berjalan atau bermain.

 

Aturan keramas bayi untuk bayi berambut ikal

Rambut bayi yang ikal cenderung lebih kering daripada rambut bayi yang lurus. Sehingga pada bayi berambut ikal, keramas sebaiknya dilakukan lebih jarang. Rambut yang ikal apabila dikeramas terlalu sering akan membuat rambut menjadi terlalu kering dan rapuh.

rambut bayi ikal
Rambut Bayi Ikal Lebih Baik Dikeramas Lebih Jarang Karena Kondisi Rambutnya Yang Kering dan Rapuh

Pemilihan shampoo dan hair lotion untuk bayi berambut ikal juga sebaiknya yang mengandung bahan yang bersifat melembabkan rambut dan kulit kepala, seperti minyak almond, avocado, minyak zaitun, atau madu. Frekuensi keramas pada bayi berambut ikal dapat dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu.

 

Bayi dengan kondisi khusus seperti cradle cap atau dermatitis seboroik, atau bayi dengan kulit kepala sensitif

Bayi dengan cradle cap atau memiliki dermatitis seboroik pada kulit kepala biasanya memiliki kecenderungan produksi minyak yang berlebih.

Dengan demikian keramas pada bayi dengan kondisi demikian perlu dilakukan dengan aturan khusus seperti; mengoleskan minyak kelapa atau minyak zaitun sesaat sebelum keramas, dikeramas dengan air hangat, dan dapat dikeramas lebih sering untuk membantu mengangakt kotoran dan lapisan sebum pada kulit kepala.

Bayi dengan cradle cap dapat dikeramas tiga kali seminggu atau lebih sering tergantung tebalnya lapisan kerak dan produktivitas kelenjar sebumnya.

Bayi dengan kulit kepala lebih sensitif yang ditandai dengan rambut yang lebih tipis dan rapuh, kulit kepala yang cenderung mudah mengalami iritasi seperti ruam kemerahan justru harus menghindari keramas terlalu sering. Kondisi kulit kepala bayi yang seperti demikian, akan kehilangan lapisan sebum yang memiliki sifat melindungi kulit kepala dan rambut bayi apabila terlalu sering dikeramas. Akibatnya kulit kepala justru akan semakin mudah iritasi, rambut bayi menjadi lebih kering dan rapuh. Bayi dengan kondisi kulit kepala dan rambut seperti itu cukup dikeramas satu hingga dua kali dalam seminggu dengan menggunakan shampoo, dan sisanya hanya dengan air hangat saja tanpa m,enggunakan shampoo.

 

Beberapa fakta mengenai aturan keramas pada bayi secara umum:

  1. Keramas tidak selalu harus menggunakan shampoo. Keramas dapat hanya dengan menggunakan air hangat apabila bayi belum terlalu banyak beraktivitas atau tinggal di tempat bersuhu sejuk. Air hangat membantu melarutkan kotoran dan mengangkat sel kulit mati
  2. Keramas dapat memakai metode apa saja yang nyaman bagi bayi dan ibu. Beberapa bayi lebih suka keramas dengan air yang diusapkan perlahan ke kepalanya, sedangkan beberapa bayi lain suka menggunakan topi yang membantu agar shampoo dan air tidak masuk ke dalam mata bayi
  3. Keramas pada bayi yang dilakukan pada sore hari dapat membantu bayi untuk tertidur lebih pulas pada malam hari karena kulit kepala yang bersuh membuat bayi lebih nyaman
  4. Pada bayi berambut tebal atau ikal, keramas sambil disisir dengan sisir berujung karet tumpul yang lembut dapat membantu agar rambut bayi tidak kusut dan lembut
  5. Tidak ada aturan baku untuk menentukan seberapa sering bayi harus keramas. Semua kembali pada usia, aktivitas, jenis rambut dan suhu serta kelembaban tempat bayi tinggal
  6. Pilih shampoo dan hair lotion yang tepat sesuai usia dan jenis rambut bayi bunda
  7. Pada bayi berusia di atas 2 tahun, keramas sebaiknya menggunakan air dingin. Karena terlalu sering keramas dengan air hangat dapat melarutkan sebum atau lapisan minyak pada rambut bayi sehingga rambut akan lebih kering. Pada bayi berusia di bawah 2 tahun, keramas dapat menggunakan air hangat atau suam suam kuku
  8. Tidak perlu menggosok terlalu keras saat mencuci rambut bayi. Cukup memijat dengan lembut dan dibilas hingga bersih untuk membantu melepaskan kotoran dan minya pada rambut dan kulit kepala bayi
  9. Pijatan lembut pada kulit kepala bayi memiliki manfaat untuk memperlancar aliran darah selain membersihkan kulit kepala

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

 

 

Rambut Bayi Tipis dan Jarang? Penyebab dan Cara Mengatasinya
Rambut Bayi Tipis dan Jarang? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rambut bayi tipis dan jarang membuat Bunda merasa cemas dan khawatir?

Bunda perlu tahu bahwa fase pertumbuhan rambut bayi seperti juga pada dewasa, memiliki 3 fase yaitu: fase tumbuh atau disebut juga fase anagen, fase istirahat atau disebut juga fase telogen, dan fase transisi atau disebut juga fase katagen.

Dalam kandungan, pertumbuhan rambut dimulai pada usia kehamilan 8 sampai 12 minggu. Tumbuhnya rambut dalam kandungan ini tidak hanya di kepala, namun juga di seluruh tubuh kecuali di bagian bibir, telapak tangan, dan telapak kaki. Rambut yang tumbuh dalam kandungan ini dinamakan lanugo.

Lanugo akan mengalami kerontokan sejak usia kandungan 7 sampai 8 bulan sampai dengan beberapa bulan pertama kelahiran bayi. Rontoknya lanugo merupakan hal yang normal terjadi sehingga bunda tidak perlu khawatir.

Apabila rambut bayi tipis dan jarang yang bunda perlu amati:

  1. Apakah rambut bayi mengalami kerontokan? Apabila iya, apakah rontoknya rambut bayi bunda masih dalam tahap normal atau tidak?
  2. Apakah pada kulit kepala bayi terdapat ruam kemerahan, kerak, bintil gatal atau pitak?
  3. Apakah asupan nutrisi yang didapatkan bayi sudah cukup baik?
  4. Apakah perawatan yang dipakai sudah sesuai?
  5. Apakah bunda sering memakaikan aksesori rambut pada bayi bunda?

Nah mari kita bahas satu persatu poin di atas untuk mengetahui apa penyebab dan bagaimana cara mengatasi rambut bayi tipis dan jarang.

 

Apabila penyebab rambut bayi tipis dan jarang akibat rontok:

Apabila bunda mendapati tipis dan jarangnya rambut bayi akibat rontok, bunda dapat mengamati apakah rontoknya dalam tahap normal atau tidak. Kerontokan yang normal memiliki ciri ciri:

  • Rambut rontok saat keramas atau disisir
  • Rambut rontok dalam jumlah sekitar 50 hingga 100 helai per hari
  • Rontoknya rambut tidak disertai adanya kelainan lain pada kulit kepala bayi

Rambut rontok yang perlu diwaspadai tidak normal:

  • Rambut rontok pada bantal, pakaian atau berjatuhan bahkan saat sedang tidak disisir atau tidak keramas
  • Rambut rontok dalam jumlah yang berlebihan
  • Rambut mudah tercabut dari akarnya dengan tarikan ringan
  • Terdapat kelainan tambahan pada kulit kepala seperti adanya ruam, bintil, kerak ataupun kelainan lainnya

Apabila rontoknya rambut termasuk dalam kerontokan yang tidak normal, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

 

Rambut bayi tipis dan jarang yang disertai adanya kelainan pada kulit kepala bayi:

  • Munculnya area berwarna kemerahan pada kulit kepala bayi dengan atau tanpa disertai rasa gatal. Kemerahan pada kulit kepala bayi bisa merupakan penanda adanya dermatitis seborroik atau dermatitis atopi yang merupakan salah satu penyebab pertumbuhan rambut bayi menjadi kurang baik sehingga menyebabkan rambut bayi menjadi tipis dan jarang.
     
    Dermatitis seboroik atau dermatitis atopi pada kulit kepala bayi dapat diatasi dengan:
    1. Mencari penyebab munculnya dermatitis. Seperti produk perawatan atau makanan tertentu yang memicu respon tubuh
    2. Mengoleskan minyak zaitun atau petroleum jelly pada kulit kepala bayi. Diamkan beberapa saat kemudian keramas dengan air hangat.
    3. Jika penyebab dermatitis seboroik adalah adanya infeksi jamur yang ditandai dengan munculnya ruam kemerahan pada area popok dan lipatan kulit belakang telinga, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk kemudian dokter akan meresepkan obat jamur ketokonazole.
  • Adanya kerak atau sisik pada kulit kepala bayi. Kerak atau lapisan berupa sisik kekuningan pada kulit kepala bayi disebut cradle cap. Cradle cap merupakan salah satu masalah yang lazim ditemui pada bayi. Cradle cap dapat menjadi salah satu penyebab rambut bayi menjadi tipis dan jarang.
     
    Cradle cap dapat diatasi dengan:
    1. Mengoleskan minyak zaitun atau minyak kelapa pada kulit kepala bayi sesaat sebelum keramas lalu diamkan 10 hingga 15 menit
    2. Keramas kepala bayi dengan air hangat sambil memijat lembut kepala bayi
    3. Hindari melepaskan kerak cradle cap secara paksa karena dapat menyebabkan terjadinya iritasi dan infeksi
    4. Keringkan hingga bersih kulit kepala bayi
    5. Gunakan shampoo dan hair lotion yang mengandung pelembab atau ekstrak oil pada kulit kepala bayi
    6. Sisir rambut bayi dengan sisir berbentuk sikat berbulu halus untuk membantu melepaskan kerak cradle cap.
  • Adanya area pitak yang disertai sisik kemerahan pada kulit kepala merupakan salah satu gejala tinea capitis. Tinea capitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit pada kulit kepala dan batang rambut. Tinea capitis dapat menyebabkan rambut bayi tipis dan jarang bahkan mengalami kebotakan yang meluas. Tinea capitis menular melalui perantara benda yang dipakai bersama atau kontak langsung.
     
    Tinea capitis dapat diatasi dengan:
    1. Berkonsultasi dengan dokter
    2. Dokter akan meresepkan shampoo anti jamur atau obat anti jamur yang sesuai untuk bayi bunda
  • Telogen effluvium. Telogen effluvium adalah suatu kondisi dimana siklus hidup rambut berada pada fase telogen atau fase istirahat dalam waktu yang lebih lama daripada normalnya. Normalnya, rambut berada dalam fase telogen atau fase istirahat sekitar 10 hingga 15 persen saja. Pada telogen effluvium banyak rambut berada dalam fase telogen sehingga dalam beberapa minggu atau bulan mengalami kebotakan. Telogen effluvium dapat terjadi karena berbagai faktor:
    1. Demam tinggi
    2. Kekurangan atau kelebihan vitamin A
    3. Stress

    Telogen effluvium akan teratasi dengan sendirinya dan rambut bayi dapat tumbuh kembali dalam waktu enam bulan hingga satu tahun atau bunda dapat berkonsultasi dengan dokter.

  • Adanya area kebotakan atau pitak berbentuk bulat atau oval yang halus saat dipegang. Kondisi ini disebut alopecia aerata. Alopecia aerata adalah kondisi medis yang disebabkan serangan sistem imun terhadap folikel rambut. Alopecia aerata termasuk dalam salah satu kondisi autoimun.
    alopecia aerata
    Alopecia Aerata adalah suatu kondisi yang menyebabkan rambut bayi menjadi tipis dan jarang

    Pola kebotakan alopecia aerata adalah halus, tidak ada kemerahan atau peradangan dan rasa gatal dan dapat terjadi dalam hitungan hari sehingga dapat menyebabkan rambut bayi tipis. Alopecia aerata membutuhkan konsultasi dan penanganan oleh dokter untuk dapat diatasi.

Pemakaian aksesori rambut pada bayi

Penggunaan aksesori rambut seperti ikat rambut atau topi tidak jarang merupakan salah satu penyebab rambut bayi tipis dan jarang. Mengikat rambut bayi terlalu kencang dapat menyebabkan akar dan batang rambut menjadi rapuh sehingga rambut mudah tercabut atau rapuh dan mudah patah.

Penggunaan topi juga dapat menyebabkan asupan oksigen ke kulit kepala menjadi berkurang sehingga rambut menjadi tidak optimal pertumbuhannya. Penekanan topi pada kulit kepala juga dapat menyebabkan pertumbuhan rambut pada area tersebut menjadi terhambat.

Sebaiknya hindari mengikat rambut terlalu kencang dan dalam waktu lama. Begitupula memakai topi terlalu lama atau pada suhu yang panas. Biarkan kulit kepala dan rambut bayi bernapas lega sehingga pertumbuhannyapun dapat maksimal.

 

Cara Mengatasi Rambut bayi tipis dengan asupan nutrisi yang seimbang.

Pertumbuhan rambut bayi yang optimal membutuhkan berbagai nutrisi sebagai berikut:

  • Vitamin A.
  • Vitamin A membantu kulit dalam produksi dan regulasi kelenjar sebum pada rambut dan kulit. Sebum berfungsi melambabkan rambut dan kulit serta berpengaruh pada pH atau kadar asam basa yang melindungi rambut dan kulit dari jamur serta berbagai kuman lainnya.
     
    Vitamin A banyak terdapat dalam : wortel, tomat, sayur bayam, kale, telur, dan salmon. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kerontokan pada rambut, namun hati hati kelebihan vitamin A juga dapat menyebabkan efek yang sama.
     

  • Vitamin B
  • Vitamin B banyak dikaitkan dengan pertumbuhan rambut bayi. Vitamin B yang berpengaruh dalam pertumbuhan rambut antara lain vitamin B1, B2, B6, dan B12 serta vitamin B7 atau biotin. Berbagai studi mengkaitkan kekurangan vitamin B7 atau biotin mengakibatkan kerontokan pada rambut. Kekurangan vitamin B lainnya seperti vitamin B1, B2, B6 dan B12 dikaitkan dengan pembentukan sel darah merah yang penting untuk sirkulasi darah ke kulit kepala sehingga mempengaruhi pertumbuhan rambut dan folikel rambut.
     
    Biotin dan vitamin B lainnya banyak terdapat dalam: kacang kacangan, susu, alpukat, kuning telur, dan ikan.
     

  • Vitamin C
  • Vitamin C adalah vitamin yang berperan juga sebagai anti oksidan. Anti oksidan berperan dalam melindungi sel sel tubuh dari radikal bebas. Termasuk juga melindungi sel folikel rambut dan kulit kepala dari radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan dan kerontokan rambut. Vitamin C juga berperan dalam membantu penyerapan Fe atau zat besi dan mineral lain sehingga asupan vitamin C berperan penting untuk mengatasi rambut bayi tipis.
     
    Vitamin C banyak terdapat dalam: jeruk, paprika, strawberry, dan jambu biji.
     

  • Fe atau zat besi. Salah satu gejala dari kekurangan zat besi atau Fe adalah kerontokan pada rambut dan rambut yang berwarna kemerahan. Hal tersebut terjadi karena Fe atau zat besi berperan penting dalam berbagai proses regenerasi sel dalam tubuh. Asupan Fe sangat penting dalam membantu mengatasi kerontokan rambut si Kecil.
     
    Fe atau zat besi banyak terdapat dalam: hati ayam, daging merah, bayam, dan buah bit.
  •  

  • Vitamin D. Beberapa studi membuktikan bahwa kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rambut bayi tipis dan jarang, bahkan dapat menyebabkan kebotakan. Para ahli bahkan menemukan bahwa vitamin D berperan dalam pembentukkan folikel rambut dan bagian kulit tempat tuimbuhnya rambut.
     
    Cara termudah untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan mendaspatkan cukup paparan sinar matahari dan bisa juga didapatkan dalam makanan seperti: ikan laut seperti ikan cod, ikan salmon, ikan tuna, kuning telur, susu sapi, dan beberapa jenis jamur.
  •  

  • Vitamin E seperti juga vitamin C memiliki fungsi sebagai anti oksidan untuk melawan radikal bebas. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal tropical life sciences research menemukan bahwa konsumsi vitamin E meningkatkan pertumbuhan rambut sekitar 34,5% sehingga konsumsi vitamin E dapat membantu pertumbuhan pada rambut bayi yang tipis dan jarang.
     
    Makanan yang banyak mengandung vitamin E: minyak bunga matahari, kacang almond, bayam, dan buah alpukat.
  •  

  • Zinc atau mineral seng berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan rambut. Zinc juga berfungsi membantu menjaga produksi dan mengatur keseimbangan kelenjar minyak yang banyak terdapat di sekitar folikel rambut. Zinc juga berperan dalam membantu mengatasi rambut bayi yang tipis dan jarang akibat pengaruh hormon selama bayi berada dalam kandungan.
     
    Makanan yang banyak mengandung zinc: daging sapi, buncis, lentil, kacang kacangan, labu, wijen, kacang tanah, mede, dan almond, susu dan keju, telur, kacang hijau, dan kentang.
  •  

  • Protein. Rambut tersusun sebagian besar dari protein dalam bentuk asam amino essensial. Dengan demikian, asupan protein yang cukup sangat baik dalam membantu pertumbuhan rambut. Penelitian membuktikan bahwa kekurangan protein dapat menyebabkan rambut bayi tipis dan jarang.
     
    Makanan yang banyak mengandung protein: telur, dada ayam, susu, ikan tawar dan berbagai makanan laut serta kacang kacangan.
  •  

  • Omega 3. Tidak hanya protein dan mineral, omega 3 juga dikaitkan dengan salah satu penyebab rambut bayi si Kecil tipis apabila kebutuhannya akan asupan omega 3 tidak atau kurang terpenuhi. Omega 3 berperan dalam menjaga kesehatan folikel rambut dan kulit kepala.
     
    Makanan yang banyak mengandung omega 3: makanan laut, telur, ikan salmon, kacang kacangan, brokoli, minyak canola dan yogurt.

 

Penyebab lain dari rambut bayi tipis dan jarang

Selain berbagai faktor yang sudah dibahas diatas, rambut bayi tipis dan jarang dapat pula dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormonal selama bayi berada dalam kandungan. Apabila ayah dan bunda memiliki rambut yang cenderung tipis dan jarang, maka kemungkinan faktor genetik tersebut dapat menurun pada bayi bunda. Demikian juga pengaruh hormon cortisol dan estrogen selama bayi berada dalam kandungan dapat menyebabkan pertumbuhan rambut si Kecil terganggu.

Apabila penyebabnya karena faktor genetik atau keturunan maka bunda cukup melakukan perawatan yang sesuai dan menjaga asupan nutrisi bayi bunda serta tidak perlu cemas. Penggunaan perawatan menggunakan shampoo dan hair lotion yang mengandung ekstrak kemiri, aloe vera atau lidah buaya serta minyak almond dapat membatu pertumbuhan rambut bayi menjadi lebih sehat.

Akan tetapi jika penyebab rambut si Kecil tipis dan jarang adalah karena pengaruh hormon selama dalam kandungan, maka dalam waktu enam bulan hingga satu tahun rambut bayi akan mulai bertumbuh sehingga bunda tidak perlu cemas. Apabila setelah bayi berusia satu tahun dan rambut bayi masih tipis dan mengalami kebotakan atau kerontokan berlebihan, maka bunda dapat berkonsultasi lebih lanut untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

Kenali Tanda – Tanda Hamil Muda dan Cara Menanganinya!
Kenali Tanda – Tanda Hamil Muda dan Cara Menanganinya!

Meskipun tes kehamilan dan ultrasound adalah cara yang paling pasti untuk mengetahui apakah Bunda positif hamil atau tidak, ada gejala-gejala yang akan dialami tubuh Bunda yang juga dapat menjadi tanda – tanda hamil. Gejala-gejala seperti morning sickness (mual di pagi hari), sensitif terhadap bau-bauan, sakit punggung, kram, begah, konstipasi, dan gejala lainnya kadang-kadang akan membuat Bunda merasa tidak nyaman selama masa kehamilan.

Pernahkah Bunda mempertanyakan mengapa ibu hamil mengalami kram atau sakit punggung di awal kehamilan? Padahal berat dan ukuran janin di awal masa kehamilan tentunya masih kecil. Lantas apa yang menyebabkan kram dan sakit punggung yang Bunda alami selama hamil?

 

Penyebab kram di awal kehamilan

Pada awal masa kehamilan, Bunda mungkin mengalami kram yang terasa mirip dengan kram saat menstruasi. Gejala ini mungkin disebabkan oleh rahim yang membesar atau peningkatan kadar progesteron. Pada kebanyakan kasus, sakit perut pada awal kehamilan disebabkan oleh perubahan tubuh yang normal, seperti:

  1. Implantasi embrio.
    Ketika embrio, atau dikenal sebagai telur yang telah dibuahi, menanamkan dirinya ke dalam lapisan dinding rahim, ini dapat menyebabkan sedikit kram di perut bagian bawah. Ini dikenal sebagai kram implantasi dan biasanya bisa menjadi tanda pertama kehamilan.
  2.  

  3. Pertumbuhan rahim.
    Selama dua trimester pertama kehamilan, terjadi pertumbuhan uterus (rahim) yang cepat untuk menampung janin yang sedang tumbuh. Ini juga dapat menyebabkan kram kehamilan di awal kehamilan. Karena ligamen dan otot yang menopang rahim juga tumbuh, Bunda juga dapat merasakan nyeri yang tajam setiap kali Bunda berdiri, berganti posisi atau bersin/batuk.
  4.  

  5. Orgasme.
    Jika Bunda melakukan hubungan seksual saat hamil, mungkin Bunda akan mengalami kram setelah mencapai orgasme. Rasa nyerinya mungkin terasa mirip dengan kram menstruasi dan biasanya akan hilang segera setelahnya. Ini tidak berarti bahwa ibu hamil harus berhenti berhubungan intim. Namun, jika rasa sakitnya parah dan disertai dengan pendarahan, segera konsultasikan dengan dokter.
  6.  

  7. Kontraksi Braxton Hicks.
    Kontraksi Braxton Hicks adalah rasa nyeri seperti saat persalinan yang dapat terjadi pada trimester kedua kehamilan (meskipun lebih sering terjadi pada trimester ketiga). Selama kontraksi ini berlangsung, Bunda biasanya akan merasa rahimnya menegang selama sekitar tiga puluh detik hingga satu menit penuh. Kontraksi Braxton Hicks tidak teratur, jarang, dan tidak dapat diprediksi. Penyebabnya antara lain adalah keaktifan ibu atau bayi, kandung kemih penuh, dan dehidrasi.

 

Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, kram dapat disebabkan oleh beberapa masalah kehamilan seperti:

  • Keguguran dini.

Dalam skenario kasus terburuk, kram bisa berarti keguguran. Jika kram parah dan terus memburuk selama berjam-jam, bisa jadi ini merupakan pertanda keguguran, terutama jika dibarengi keputihan, atau terjadi pendarahan.

  • Kehamilan ektopik.

Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tumbuh di luar rahim. Misalnya, ia dapat menempel pada tuba falopi, rongga perut, atau leher rahim. Jika Bunda mengalami kram yang parah, pergilah ke UGD untuk memeriksakan diri sesegera mungkin.

 

Selain kram, sakit punggung juga merupakan salah satu tanda – tanda hamil yang biasanya Bunda alami.

 

Penyebab sakit punggung pada awal masa kehamilan (trimester pertama):

  1. Peningkatan hormon.

    Selama masa kehamilan, tubuh Bunda akan melepaskan hormon yang membantu ligamen dan sendi di panggul Bunda agar melembut/mengendur, fungsinya adalah untuk membantu ketika proses persalinan bayi di kemudian hari. Namun, hormon ini tidak hanya bekerja di daerah panggul saja, tapi juga bergerak ke seluruh tubuh, dan mempengaruhi semua persendian.

    Pelunakan dan pengenduran ligamen dan sendi inilah yang sering Bunda rasakan dampaknya dalam bentuk rasa nyeri dan sakit pada punggung.

  2.  

  3. Stres.
    Stres bisa menjadi penyebab sakit punggung, baik saat hamil atau tidak, karena dapat meningkatkan rasa nyeri dan kekakuan pada otot. Jika perubahan hormon saja sudah mempengaruhi sendi dan ligamen Bunda, maka sedikit saja kecemasan tentang pekerjaan, keluarga, kehamilan, atau apa pun dapat semakin menambah sakit punggung yang Bunda alami selama kehamilan.

 

Penyebab sakit punggung pada trimester kedua dan ketiga:

  • Pergeseran pusat gravitasi tubuh dan penambahan berat badan.

Semakin lama usia kehamilan, semakin besar pula perut Bunda, sehingga pusat gravitasi tubuh jadi merayap ke bagian depan perut. Hal ini dapat menyebabkan perubahan pada postur tubuh, dan dapat memengaruhi cara kita duduk, berdiri, bergerak, dan tidur. Tubuh kita juga harus menopang berat bayi dalam kandungan yang juga terus bertambah, yang dapat membuat otot tegang. Perpaduan dari postur tubuh yang buruk, berdiri terlalu lama, dan membungkuk dapat memicu atau memperburuk nyeri punggung.

 

Bagaimana mengatasi kram dan sakit punggung selama kehamilan?

Mengatasi kram atau sakit di bagian abdomen:

  • Mandi atau berendam air hangat.
  • Olahraga teratur akan memperkuat dan mengencangkan otot perut. Namun, hindari latihan sambil berbaring telentang selama lebih dari beberapa menit setelah trimester pertama, karena ini dapat menurunkan aliran darah ke bayi yang sedang berkembang.

 

Mencegah dan mengatasi sakit punggung:

  • Jaga agar berat badan terkendali dengan diet dan olahraga yang tepat.
  • Hindari mengonsumsi pereda nyeri kecuali diperlukan; sebagai gantinya, gunakan bantalan pemanas di punggung untuk menghilangkan rasa sakit.
  • Latihan khusus untuk memperkuat otot perut juga bisa membantu mengurangi sakit punggung.
  • Cobalah korset kehamilan untuk menopang perut.
  • Kenakan sepatu atau sisipan sepatu yang dirancang untuk wanita hamil, dan hindari sepatu hak tinggi.
  • Jangan berdiri dalam waktu lama.
  • Duduk tegak.
  • Tidur di kasur yang kokoh, berbaring miring dengan bantal di antara kedua kaki dapat meredakan rasa nyeri.
  • Hati-hati saat mengangkat beban berat.

 

Olahraga selama kehamilan, perlukah?

Selain membantu mencegah dan mengatasi kram dan nyeri punggung selama masa kehamilan, olahraga juga dapat membantu mencegah diabetes gestasional, atau gula darah tinggi selama kehamilan. Namun, perlu diperhatikan juga agar tidak melakukan olahraga di luar batas kemampuan Bunda. Beberapa pertimbangan untuk memilih olahraga yang tepat bagi ibu hamil, antara lain:

  • Hindari olahraga atau aktivitas lain yang berisiko jatuh atau melukai perut.
  • Berjalan kaki atau berenang merupakan pilihan olahraga yang aman.
  • Hindari berolahraga sama sekali jika Bunda memiliki kondisi seperti penyakit jantung atau paru-paru, serviks yang melemah, tekanan darah tinggi (preeklamsia), masalah dengan plasenta, pendarahan, atau mereka yang berisiko mengalami persalinan dini.

Tidak peduli seberapa bugar kondisi Bunda, selalu lakukan konsultasi dengan dokter untuk memutuskan boleh atau tidaknya Bunda berolahraga, dan olahraga seperti apa yang paling cocok untuk Bunda.
 

Baca Juga: Hamil 2 Bulan – Perkembangan Janin Hingga Perubahan Tubuh

 

Apa yang bisa dilakukan jika tidak bisa berolahraga selama kehamilan?

Kondisi kesehatan tidak memungkinkan Bunda untuk melakukan olahraga selama kehamilan? Tenang, masih banyak hal yang bisa Bunda lakukan selama masa kehamilan untuk menyiapkan kedatangan si buah hati, di antaranya:

  • Membaca-baca buku tentang kehamilan dan parenting.
  • Melakukan kegiatan yang dapat memberi stimulasi, sekaligus meningkatkan bonding antara Bunda dan si jabang bayi, seperti misalnya mengajaknya mengobrol, membacakan cerita, atau memperdengarkan lagu.
  • Mempersiapkan kebutuhan untuk si buah hati saat ia lahir nanti.

Dengan begitu banyak hal yang perlu disiapkan, waktu 9 bulan pun seperti tak cukup untuk menyiapkan kedatangan si kecil, mulai dari mempersiapkan kamar bayi, ranjang, perlengkapan tidur, pakaian, popok, botol susu, breastpump, perlengkapan mandi, dan masih banyak lagi. Tak perlu semua langsung dibeli, Bunda. Manfaatkan masa awal kehamilan untuk melakukan riset perlengkapan bayi yang harus dibeli, seperti misalnya perlengkapan mandi khusus untuk bayi baru lahir.

Salah satu riset perlengkapan bayi yang sebaiknya mulai Bunda lakukan adalah memahami perbedaan kulit bayi baru lahir yang lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa sehingga memerlukan perawatan dengan kelembutan ekstra. Rangkaian produk Cussons Baby Newborn mengandung bahan pilihan yang lembut, seperti minyak zaitun organik, chamomile alami, dan air murni, sehingga cocok untuk kulit bayi baru lahir yang lebih tipis dan sensitif, dan bisa jadi salah satu pilihan untuk Si Kecil nanti.

Selain mempersiapkan barang-barang, mempersiapkan dana, mempersiapkan pengetahuan, dan juga mental Bunda, pastikan juga untuk benar-benar menjaga kondisi fisik Bunda. Dengan adanya tanda tanda hamil yang berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh Bunda, ada baiknya untuk tidak melupakan istirahat yang cukup selama masa awal kehamilan.

 

 

 

5 Pilihan Model Rambut Anak Perempuan Berponi
5 Pilihan Model Rambut Anak Perempuan Berponi

Model rambut anak perempuan berponi akan memberikan kesan imut dan lucu untuk muka si kecil. Poni pastinya menjadi yang paling favotit para bunda saat mendandani si kecil karena akan  membuat ia terlihat stylish, cantik dan menggemaskan. Namun ketika bunda memutuskan si kecil untuk berponi, maka bunda juga harus berkomitment untuk merawat dan menjaga kerapihannya dengan rajin melakukan trim atau memotongnya setiap 2-3 minggu sekali agar poni tetap terawat tidak menutupi penglihatan dan mengganggu aktivitas si kecil.

Dalam kondisi sekarang ini, dengan jumlah penyebaran covid-19 yang semakin banyak, bunda tentunya masih khawatir membawa si kecil keluar ke salon hanya untuk memotong poninya. Sementara, rambut si kecil,  terutama poninya sudah cepat panjang dan mulai menusuk mata dan mengganggunya beraktivitas. Alhasil, bunda skrarang harus dapat merawatnya dengan memotongnya sendiri di rumah. Selain itu, memotong rambut dan poni sendiri si kecil tentunya juga dapat menghemat pengeluaran lho bunda.

Apabila bunda belum percaya diri untuk menggunting rambut si kecil, memotong poni bisa menjadi sebuah latihan awal untuk bunda sebelum memotong keseluruhan rambutnya. Bunda pasti bisa kog melakukannya sendiri di rumah.  Yuk simak berbagai inspirasi model rambut anak perempuan berponi anak yang menggemaskan dan tak lupa beberapa tips agar bunda bisa memotongnya sendiri di rumah.

Model Rambut Anak Perempuan Berponi

  • Poni Rata tebal (Blunt Bangs)

Style rambut anak perempuan berponi ini paling populer dan terfavorit para bunda karena tampilannya memberikan kesan innocence dan sangat menggemaskan.

model rambut anak perempuan berponi
Model Rambut Poni: Rata dan Tebal

 

rambut poni anak perempuan
Model Rambut Anak Perempuan: Poni Rata Tebal Yang memberikan kesan lucu dan gemas

Model poni ini  juga akan  menonjolkan mata indah si kecil dan membingkai wajah imutnya.

  • Poni Bulat (Round Bangs)

model rambut anak perempuan berponi
Model Rambut Anak Perempuan Berponi: Poni Bulat

Model rambut poni ini digunting berbentuk oval dengan bagian samping agak memanjang menyerupai bentuk mangkok. Poni ini akan membuat si kecil terlihat semakin chubby menggemaskan dan  lucu. Bentuk poni ini juga cocok dipadukan dengan rambut ikal.

  • Poni Samping (Side Bangs)

poni samping
Model Poni Samping Anak Perempuan

Ingin memanjangkan poni si kecil? Bunda bisa mencoba gaya poni samping ini. Model rambut anak perempuan berponi ini sangat low maintenance.

gaya rambut anak perempuan
Gaya Rambut Anak Perempuan Poni Samping

Bunda tidak perlu memotongnya setiap 2-3 minggu sekali seperti poni rata. Apabila mulai memanjang, bunda tinggal menjepitnya ke samping dengan aksesoris yang lucu-lucu.

  • Baby Bangs

model baby bangs
Rambut Anak perempuan Model Baby Bangs

Poni dipotong pendek, kurang lebih sebatas setengah dahi. Model rambut anak perempuan berponi ini cocok untuk si kecil yang aktif.

rambut poni
Model Rambut Berponi Baby Bangs Yang Simple

Dengan kepanjangan ini, bunda juga tidak perlu terlalu sering memotongnya, karena cukup awet dan tahan lama sehingga tidak cepat tumbuh mengganggu penglihatan si kecil. Namun , hati-hati ya bunda, poni ini cocok untuk si kecil yang berambut lurus dan jatuh.

  • Poni See-Through Bangs ala artis Korea

rambut poni korea
Model Rambut Anak Perempuan Berponi Korea

Bunda pasti seringkali terpesona dengan potongan poni imut ala artis-artis cantik di drama korea. Poni tipis yang tetap memperlihatkan area dahi yang  terlihat sangat cantik dan manis ini juga bisa lho kita terapkan pada si kecil.

gaya rambut korea
Gaya Rambut Korea Berponi See Through Yang Menonjolkan area dahi

Namun untuk si kecil, bunda bisa memotongnya agak lebih pendek kurang lebih sebatas bawah alis ya supaya tidak menusuk-nusuk mata. Model rambut anak permpuan berponi ini juga sangat flexibel bisa juga sesekali disisir ke samping menjadi side bangs yang cantik.

Baca Juga: Model Potongan Rambut Bayi Perempuan Yang Trending dan Cara Memotongnya

 

Cara Memotong Poni

Ingin mencoba memotong sendiri poni si kecil? Yuk ikuti langkah-langkah mudah berikut ini ya.

Step 1  Menentukan batas yang akan dipotong

Setelah menyiapkan segala alat, (gunting, sisir bergigi rapat, kain penutup badan, sikat lembut), bunda terlebih dahulu perlu menentukan batas kepanjangan poni yang bunda inginkan.  Misalkan bunda ingin memotongnya sebatas alis, atau diatas mata. Pastikan kepanjangan poni tidak menusuk mata si kecil supaya tidak mengganggu penglihatan dan aktivitas si kecil. Umumnya, bunda dapat memotonya tepat di atas alis atau 1 cm di atas alis.

Step 2  Tentukan pembagian/parting untuk poni.

Buatlah terlebih dahulu sebuah parting berbentuk segitiga tepat dibagian tengah dahi. Gunanya untuk menentukan batas kiri, kanan, dan tebal rambut yang akan dipotong. Pisahkan bagian yang tidak mau dipotong  dengan jepit atau ikat rambut. Pastikan parting rapih supaya tidak ada rambut yang mengganggu saat memotong poni.

Step 3. Mulai potong dalam kondisi rambut kering

Sisirlah terlebih dahulu dengan rapih. Lakukan dalam kondisi kering, jangan basah. Tujuannya untuk menghindari memotong terlalu pendek. Mulai dari bagian tengah ,potong sedikit bagian tengah dan jadikan patokan kepanjangan. Lalu bunda tinggal menyambung ke bagian samping kiri dan kanannya. Bunda bisa bebas berkreasi apakah mau mencoba poni rata atau agak memanjangke arah samping.

Step 4  Sisir rapih dan cek kembali kerapihannya.

Setelah selesai, sisir kembali seluruh bagain poni lalu cek kembali apakah sudah seimbang kanan kiri kepanjanganya atau masih ada sudut-sudut yang belum terpotong. Apabila masih ada yang belum rata, bunda dapat menyisir dan memotongnya kembali sedikit demi sedikit. Apabila ingin membuat jatuh poni lebih natural dan lembut, bunda dapat menggunakan gunting bergerigi untuk sedikit menipiskan ujung-ujungnya agar jatuhnya lebih alami.

Baca Juga: Tips dan Cara Memotong Rambut Anak

Step 5 Membersihkan sisa-sisa rambut

Setiap kali selesai menggunting per bagian, bunda bisa menyikat muka si kecil dengan lembut agar potongan rambut tidak menusuk mata si kecil . Setelah selesai jangan lupa membersihkan wajah dan tubuh si kecil dari sisa-sisa rambut menggunakan sikat lembut. Bunda juga bisa memandikan si kecil setelah memotong rambut ia kecil terbebas dari gatal-gatal oleh sisa rambut yang menempel.

 

Tips Penting saat memotong poni anak perempuan di rumah

Selain bunda mengetahui caranya, jangan lupa untuk memperhatikan hal-hal berikut saat memotong poni si kecil ya.

  • Sediakan gunting khusus rambut untuk anak. Agar potongan lebih rapih. Bunda bisa menyiapkan 2 jenis gunting, yaitu gunting rata dan gunting bergerigi (untuk menipiskan)
  • Jangan lupa untuk menyiapkan buku, aktivitas menarik, ataupun video favorit si kecil agar ia bisa duduk manis saat bunda memotong poninya.
  • Jangan lupa untuk menyuruh si kecil untuk menutup matanya pada saat dipotong agar tidak ada potongan rambut yang masuk ke matanya.
  • Khusus bagian poni, gunting pada saat kondisi kering untuk menghindari resiko poni terlalu pendek.
  • Mulai belajar dengan mengunting secara rata (horizontal), apabila sudah menguasai bunda dapat mulai menggunting dengan vertikal,  agar rambut jatuh lebih natural.
  • Pada saat menahan rambut dengan jari, jangan menariknya terlalu kuat, karena akan membuat rambutnya melejit saat dilepas dan menjadi terlalu pendek.
  • Apabila ragu, bunda dapat memotongnya sedikit lebih panjang dari yang diinginkan. Baru setelah itu perlahan bunda potong lagi sedikit demi sedikit untuk merapihkannya
  • Untuk jenis rambut yang lurus, tebal, dan kaku, jangan memotongnya terlalu pendek ya bunda. Karena dapat mengakibatkan poni di kecil kaku dan jigrak. Usahakan kepanjangan terpendek adalah pada setengah dahi, sehingga rambut masih ada berat untuk jatuh tertata rapih .
  • Untuk poni rata, bunda dapat merawatnya dengan melakukan trim setiap 2-3 minggu sekali agar tetap tertata rapi tidak mengganggu wajah si kecil

Melalui langkah sederhana memotong poni si kecil tersebut, Bunda bisa mencobanya dirumah juga tanpa perlu ke salon. Selain sudah bisa dengan rutin memotong sendiri poni si kecil, bunda juga bisa bereksperimen dengan berbagai bentuk poni. Si kecil pasti akan sangat gembira dan dapat beraktivitas tanpa harus terganggu oleh poninya yang menusuk-nusuk mata.

Model Rambut anak perempuan berponi juga sangat lucu ketika  dipadupadankan dengan berbagai style rambut yang lucu – lucu seperti kuncir dua, cepol balerina, dan kepang. Bunda juga bisa menambahkan berbagai aksesoris yang lucu-lucu seperti bando dan pita. Dan tentunya , jangan pernah lupa untuk mengajarkan si kecil untuk selalu merawat rambutnya ya bunda, terutama dengan produk yang tepat, agar rambut si kecil indah tertata dan bebas dari kusut.

 

ditulis oleh: Diana Hadisuwarno, Professional Hairstylist and Art Director of Hairbeat Beauty Lounge