fakta tentang gigi

Fakta Tentang Gigi Anak

Posted in 12+ Bulan, Anak, Balita

Fakta tentang gigi yang harus Bunda tahu bahwa proses pembentukan gigi anak sebenarnya sudah terjadi dari saat usia kehamilan 4 bulan. Bayi menyerap kalsium dan fosfat dari aliran darah Bunda, lalu zat tersebut termineralisasi menjadi gigi. Vitamin D dan hormon-hormon pertumbuhan menjadi bagian yang penting dalam proses ini. Setelah lahir, si Kecil akan mengalami fase tumbuh gigi yang biasa disebut dengan gigi susu.

fakta tentang gigi

Fakta Tentang Gigi Anak

Fakta tentang gigi yang perlu Bunda ketahui ialah gigi susu biasanya tumbuh pada usia 6-30 bulan dan tanggal pada usia 6-12 tahun digantikan dengan gigi permanen. Gigi susu terdiri dari 8 gigi seri, 4 gigi taring dan 8 gigi geraham (molar), sehingga ada 20 jumlah gigi susu. Pertumbuhan gigi anak sangat bervariasi, sehingga tidak perlu khawatir jika si Kecil masih belum mengalami tumbuh gigi pada rentang waktu yang sudah disebutkan.

 

Di usia 3 tahun, umumnya si Kecil sudah memiliki gigi susu yang lengkap. Gigi susu biasanya tidak akan tanggal hingga gigi permanen mendorong gigi susu untuk menggantikannya. Beberapa anak ada yang kehilangan gigi susunya di usia 4 tahun tapi ada juga yang mengalaminya saat berumur 7 tahun. Pada umumnya, semakin muda usia anak saat gigi susunya tumbuh, semakin awal juga gigi tersebut akan tanggal. Bisa saja anak kehilangan giginya sebelum gigi permanen siap menggantikan. Hal ini kemungkinan karena kecelakaan atau penyakit pada gigi. Biasanya dokter gigi akan menggunakan penjaga jarak pada gigi yang tanggal hingga gigi permanen tumbuh. Ini dilakukan untuk mencegah masalah pada jarak antar gigi.

 

Yang terpenting tentang gigi anak diusia ini adalah Bunda memberikannya perawatan yang tepat agar gigi si Kecil selalu dengan sehat. Sikat gigi 2 kali sehari terutama saat akan menjelang tidur dan sesudah makan. Pada saat tidur air liur yang bertugas sebagai pembersih alami tidak tersedia sehingga bakteri akan menjadi lebih aktif, oleh karena itu usahakan gigi bersih pada saat menjelang tidur. Biasakan si Kecil merawat gigi dengan rajin menggosok gigi menggunakan pasta gigi yang diformulasikan khusus untuk balita seperti Cussons Kids Sparkling Orange Toothpaste yang dirancang oleh ahli perawatan mulut anak dengan Flouride, Kalsium, Xylitol untuk 3x perlindiungan, yaitu, memperkuat gigi anak, menjaga kesehatan mulut, dan nafas yang segar. Sensasi rasa jeruk yang menyenangkan juga pasti akan disukai anak-anak.

 

Dokter gigi sekaligus founder dari Vatsalya Dental, India, Dr Srivats Bharadwaj menegaskan bahwa dasar utama dari gigi yang sehat, rapi dan kuat justru dimulai dari gigi susu, bukan dari gigi permanen. Ketika gigi susu tak dirawat dan dibiarkan rusak, maka seterusnya pertumbuhan gigi bisa menjadi terganggu.  Gigi susu juga merupakan panduan bagi gigi permanen untuk memiliki posisi tumbuh yang tepat. Keberadaan gigi susu memfasilitasi pertumbuhan yang lebih kuat dari rahang, sehingga menghindari gigi tumbuh berantakan. Jika gigi susu rusak dan tak terawat, juga dapat menimbulkan efek psikologis seperti kurangnya rasa percaya diri. Ketika hal tersebut terjadi, umumnya akan sulit bagi seorang anak untuk membangun kepercayaan dirinya.

Baca Juga : 10 Trik Membuat Anak Mandi

Demikianlah Fakta tentang gigi anak yang Bunda perlu ketahui. Oleh sebab itu perawatan gigi susu pada anak dinilai penting. Untuk memulai perawatan yang tepat orang tua dianjurkan untuk rutin membawa buah hatinya ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali.

Related Posts

Tags: , , , , ,

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top