3 Kebiasaan Tidur Bayi yang Dapat Mengacaukan Kualitas Tidurnya

Tahukah Bunda, saat terlelap, ternyata bayi mungil bisa memiliki beberapa kebiasaan yang dapat mengacaukan kualitas tidurnya. Bagi sebagian Bunda, melihat kebiasaan ini dapat menimbulkan rasa khawatir.

Ada 3 kebiasaan yang sering dialami bayi. Jika kebiasaan-kebiasaan ini berlangsung lama, kapan Bunda perlu ke dokter? Yuk cek di bawah ini:

  1. Gigi gemeretak ketika tidur
    Sebagian besar bayi memiliki kebiasaan menggemeretak gigi saat tidur. Kondisi ini paling sering terjadi saat bayi mendapatkan gigi pertamanya. Kemungkinan bayi melakukan ini karena ada sensasi dari gigi baru, rasa sakit akibat tumbuh gigi atau dari infeksi telinga dan bisa juga karena masalah pernapasan.
    Kapan perlu dikhawatirkan? Jika kebiasaan ini berlangsung terus menerus di satu malam, ada baiknya Bunda  berkonsultasi ke dokter.
  2. Sering bergerak saat tidur
    Di sekitar usia enam bulan, biasanya si kecil mulai sering menggerakkan badan saat tidur. Kadangkala ia juga senang membenturkan kepalanya pada kasur atau kisi-kisi boks hingga terlelap. Gerakan ini adalah salah satu perilaku untuk menenangkan dirinya sendiri.
    Umumnya kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan selama tidak membahayakan si kecil. Bunda dapat memberi pengaman (bantal yang diikat di sekitar boks) untuk menghindari cedera pada si Kecil.
  3. Berkeringat saat tidur
    Beberapa bayi berkeringat lebih banyak saat tidur. Hal ini disebabkan karena si Kecil menghabiskan waktu lebih banyak dalam tahap terdalam tidurnya. Kondisi ini yang membuat bayi lebih cenderung berkeringat di malam hari dibanding orang dewasa atau anak-anak yang lebih tua.Meskipun keringat adalah kondisi umum, tapi jika terlalu berlebihan bisa menunjukkan adanya masalah kesehatan. Misalnya, terjadi infeksi, sleep apnea atau overheating yang dapat memicu sindroma kematian bayi mendadak (SIDS) terutama jika si kecil menggunakan baju atau selimut berlapis-lapis.Untuk mengatasinya, coba pakaikan si kecil baju berbahan katun tipis, dan jagalah agar suhu kamar tetap stabil (sekitar 18-23 derajat Celcius).

Bunda memiliki pengalaman atau cerita mengenai si Kecil pada saat tidur? Share ke Bunda lainnya di kolom komentar di bawah ini, yuk!

Koleksi Photo Cussons Mum & Me Indonesia FB
Dari berbagai sumber

Related Posts

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top