Aneka Gaya Menyusui

Setiap bayi memang memiliki pola menyusu yang berbeda, Bunda. Namun ASI lebih mudah dicerna daripada susu formula, sehingga bayi ASI umumnya minum lebih sering. Bayi baru lahir biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 10-20 menit tiap payudara, lalu disendawakan sejenak, setelah itu berganti dengan payudara yang lain untuk lanjut menyusu.

Ada berbagai macam gaya menyusui buah hati. Tiap bayi memiliki cara yang berbeda-beda dalam menyusui. Di bawah ini ada beberapa gaya menyusui si kecil hasil pengamatan para ahli dari Universitas Yale, Amerika Serikat yang juga dipengaruhi pola menyusunya, yaitu:

  • Tipe ‘Barakuda’. Begitu mereka diletakkan di depan payudara sang ibu, mereka langsung menghisap puting dengan energik untuk sepuluh hingga duapuluh menit. Saking antusiasnya, si kecil kerap menggigit puting ibu terlalu keras sehingga ini akan melukai sang ibu. Namun dengan berlalunya waktu si kecil pun akan semakin tenang.
  • Tipe antusias. Terlihat antusias di awal seperti bayi yang sangat kelaparan, bahkan terkadang sampai menjerit-jerit karena frustrasi sehingga Bunda harus menenangkan si kecil berkali-kali saat menyusui. Kuncinya adalah selalu menyusui setiap si kecil terbangun sebelum ia benar-benar merasa lapar sehingga mereka menjadi lebih tenang.
  • Tipe penunda. Si kecil tampak tidak berusaha untuk menyusu atau memberi sinyal bahwa ia lapar. Ia hanya tampak acuh tak acuh hingga ASI mengalir ke dalam mulutnya. Jika dipaksa ia akan marah dan menolak. Kuncinya adalah bersabar, karena bisa saja ia sedang menyesuaikan diri dengan ‘dunia’ barunya. Jangan lelah membujuknya. Setelah beberapa saat ia akan menyesuaikan diri dengan jadwal menyusunya. Namun jika ia melewatkan jadwalnya, Bunda dapat memerah ASI untuk tetap merangsang produksinya.
  • Tipe coba-coba. Si kecil suka bermain-main dengan puting Bunda terlebih dahulu. Mencicipi ASI Bunda lalu, menolaknya kembali. Jika diburu-buru dia akan protes. Kuncinya : sabar. Setelah beberapa menit mencoba , ia akan mulai menyusu dengan tenang.
  • Tipe penidur. Tipe ini akan menyusu selama beberapa menit, lalu tidur beberapa menit, kembali menyusu lalu kembali tidur. Terus begitu. Tentu hal ini akan merepotkan ibu yang sibuk. Namun bayi tipe ini memang tidak bisa diburuburu. Kuncinya? Menyesuaikan diri dengan kebutuhan mereka sefleksibel mungkin. Lama kelamaan si kecil akan mengikuti satu pola yang lebih teratur.

Bisa saja bayi Bunda tidak sesuai dengan tipe-tipe tersebut, namun yang perlu dimahami adalah bagaimana gaya menyusu si kecil untuk mempermudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan mereka. Yang terpenting bukanlah lamanya bayi menyusu, namun tepatnya posisi pelekatan mulut bayi pada payudara Bunda

Semoga informasi ini berguna Bunda

"Happy Breastfeeding"
Koleksi Photo Cussons Mum & Me Indonesia FB

Related Posts

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 Comment

Trackback URL Comments RSS Feed

  1. Devia says:

    Usia bayiku sekarang 11 bulan, aku menyusui ASI eksklisif saja, walaupun aku kerja aku selalu stok ASI, dan saat menyusui seara langsung anakku itu suka tipe barakuda dan kalau lagi ditinggal kerja aku pulang langsung tipe antusia, tapi kalau aku sedang full dirumah suka tipe coba-coba, dan kalau pada malam hari baru deh anakku suka tipe penidur kalau anakku mah gimana sikon.

Top