Makanan Bayi Tak Perlu Garam

Halo Bunda πŸ™‚ Adakah Bunda yang si kecil nya baru memulai atau sedang MPASI?

Hasil penelitian di Jerman menunjukkan bahwa makanan bayi tak perlu dibubuhi garam. Kenapa ya?
Bolehkah menambahkan garam pada bubur bayi? Jangan! Karena, reaksi bayi terhadap garam sangat sensitif. Begitu si kecil menerima garam dari makanannya, tekanan darahnya akan melonjak tinggi. Hal ini dapat berdampak jangka panjang. Di satu tahun pertama, usahakan makanan yang diberikan pada bayi tidak diberikan garam sama sekali. Dalam ASI, sayuran, kacang-kacangan dan daging sebenarnya sudah terdapat kandungan garam alami yang mencukupi kebutuhan bayi. Yuk simak lebih lanjut penjelasan mengenai penambahan garam pada makanan bayi!

Jadi, haruskah makanan bayi hambar? Bunda lah yang merasakan bubur bayi hambar, karena selera makan kita sudah terbiasa dengan rasa asin. Sementara pada bayi, langit-langit mulutnya belum berkembang sempurna dan dia belum mengetahui banyak mengenai rasa, termasuk rasa asin. Jadi, makanan yang kita anggap hambar, untuk bayi enak-enak saja.

Apakah ginjal bayi belum dapat memproses garam? Ya, ginjal bayi belum dapat memproses garam dalam jumlah tinggi. Bayi memiliki sistem pencernaan yang masih sangat rapuh, dan ginjal adalah salah satu organ bayi yang paling rapuh. Terlalu banyak garam dari sumber selain makanan alami seperti ASI, susu formula, sayur dan buah-buahan, dapat merusak ginjal bayi, bahkan dapat menyebabkan kerusakan otak.

Apa yang terjadi pada garam di ginjal? Setelah tubuh mengambil sari-sari makanan yang dibutuhkan dari makanan yang dikonsumsi, sisanya akan dibawa darah menuju ginjal. Jika ginjal tidak membuang sisa sari makanan tersebut, maka akan menumpuk dan merusak tubuh. Tugas ginjal adalah memastikan zat-zat seperti natrium (salah satu unsur garam), fosfor dan kalium dilepaskan ke darah untuk diedarkan kembali dalam tubuh. Dengan cara inilah ginjal menjaga keseimbangan zat-zat tersebut.

Jadi, kapan makanan si kecil boleh diberi garam? Kebutuhan garam bagi anak usia 6-12 bulan hanya 1 gram per hari dengan kandungan natrium 0,4 gram. Jumlah ini sudah terpenuhi dari ASI dan makanan pendamping ASI. Untuk si kecil dengan usia yang lebih besar, kebutuhan garam sedikit lebih banyak: usia 1-3 tahun butuh sampai 2 gram per hari (mengandung natrium 0,8 gram). Di usia ini Bunda dapat manambahkan garam maksimal ΒΌ sendok teh garam dapur sehari.

Bagaimana dengan keju, margarin dan mentega sebagai penambah rasa? Keju, margarin dan mentega (butter) memiliki rasa yang dapat membangkitkan selera makan si kecil. Mengingat si kecil yang lebih besar yang sudah dapat mentolelir lebih banyak garam, maka akan lebih baik bila keju, margarin dan mentega diberikan pada bayi yang sudah siap menerima produk ini, yaitu usia 8 bulan. Carilah keju, margarin dan mentega yang rendah natrium dengan memeriksa label kemasan. Biasanya, dengan keterangan unsalted pada kemasannya, Bunda.

Lalu, bagaimana dengan kebutuhan kolesterol untuk tumbuh kembang otak bayi usia 6-8 bulan yang belum boleh mengonsumsi margarin dan mentega? Kebutuhan tersebut bisa diperoleh dari ASI yang memenuhi 80% kebutuhan bayi. Bila Bunda akan menambahkan kolesterol β€œbaik” (High Density Lipoprotein –HDL) pada bubur bayi, bisa dengan minyak extra virgin olive oil. Tambahkan setelah makanan bayi matang dan dalam kondisi hangat ya, Bun πŸ™‚

Apakah bayi mau makan makanan dengan tambahan rempah dan bawang putih? Bayi adalah kosumen makanan yang pasif. Artinya, si kecil akan menerima makanan apa pun yang Bunda hidangkan untuknya. Namun, perlakukan tambahan β€œperasa alami” berupa rempah-rempah dan bawang putih seperti makanan baru bagi bayi Bunda. Berikan tambahan satu per satu setidaknya selama empat hari, untuk membantu Bunda mengidentifikasi dan menghindari reaksi alergi pada makanan tambahan alami ini.

Nah, Bunda memiliki pengalaman atau tips seputar MPASI? Share ke Bunda lainnya melalui kolom komentar dibawah ini, yuk πŸ™‚

Related Posts

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 Comments

Trackback URL Comments RSS Feed

  1. Wie Irawan says:

    Dear cussons…babyku sekarang menginjak 7 bulan,semenjak usia 6 bulan sudah diperkenalkan MPASI dalam bentuk siap saji ato kemasan yg biasa jual dipasaran, kadang saya juga suka membuat MPASI sendiri jika sedang berada di rmh, mengingat saya juga bekerja diluar rmh dari pagi hinhga sore hari,yang mau saya tanyakan..apakah baik mengkonsumsi MPASI kemasan selama bayi blm bs mkn makanan seperti yg biasa kita konsumsi?apakah MPASI kemasan itu mengandung pengawet? Terima kasih …..

  2. Cussons Baby says:

    Hai Bunda Siti, silakan share di Twitter ya! Terima kasih sudah mengunjungi dan membaca artikel Sahabat Bunda πŸ™‚

  3. Bayiku gak pasif tuh min makannya, sejak awal MP-ASI makanannya sudah pilih2, saya sudah harus menghapal makanan yg dia suka & tidak. Kalau diberi yg dia gak suka begitu masuk mulut langsung dimuntahkan. Katanya ingatan bayi juga masih lemah kan ya? tapi buat bayiku juga gak berlaku deh kayaknya. Setelah diberi makanan yg dia tidak suka, sesuap saja, bisa seharian atau bahkan berhari2 mogok makan apapun. Masuk 9 bulan saya biarkan dia icip2 makanan rumah (resep biasa, mengandung garam), dia suka banget, bahkan sepertinya lebih suka dari pada makanannya sendiri yg tidak berasa. Pernah saya coba buatkan beberapa resep bubur khusus untuk dia dg rempah2 biasa hanya saja tanpa garam, dianya gak suka πŸ™ hiks saya harus gimana dong min? susah banget punya anak kayak dia min.. dilematis

    • Cussons Baby says:

      Hai Bunda, rasa makanan yang gurih biasanya membuat bayi lebih lahap makannya, ya. Untuk mendapatkan rasa gurih pada menu masakannya, Bunda bisa coba mencampurkan buburnya dengan kaldu buatan rumah, Bun. πŸ™‚
      Selamat mencoba ya, Bunda.

  4. Yusnita Yusnita says:

    Gmn pnambahan garam n bwang bwt ank usia 1,5 thn

    • Cussons Baby says:

      Hai Bunda Yusnita.
      Setelah lewat usia 6 bulan, bayi boleh mulai diperkenalkan dengan bumbu masak, lho. Bunda bisa menambahkan bawang, lada, ketumbar, dan lain-lain. Gula dan garam bisa mulai bunda perkenalkan pada si kecil setelah usianya 12 bulan.
      Si kecil suka makan apa di rumah, Bun? Yuk share resepnya di sini. πŸ™‚

      • dian says:

        anak saya bru mnginjak 7 bulan,saya sdh beri mpasi,saya gak asi karna bermasalah dngan payudara,jadi anak saya sufor,stelah saya kasi mknan pndamping anak sya jd jarang mau mnum susu,dia lbh suka mnum air mneral,jd aank saya kurusan,mhn sarannya?terimakasih

        • Cussons Baby says:

          Hai Bunda, si kecil lebih suka makan masakan buatan Bunda ya?
          Agar nutrisi si kecil tercukupi, Bunda bisa berikan makanan yang lengkap dan kaya gizi ya, Bun.
          Semakin besar, biasanya aktivitas anak akan semakin banyak dan berat badannya bisa jadi berkurang. Tapi Bunda tidak perlu kuatir selama tumbuh kembang si kecil sesuai dengan umurnya. πŸ™‚

Top