Penyebab Scabies Pada Bayi Dan Cara Mengatasinya

Penyakit scabies pada bayi – Apabila bunda mendapati bayi bunda sering rewel dan muncul ruam merah pada kulitnya waspadai kemungkinan adanya scabies pada bayi.

Penyakit scabies pada bayi sering dijumpai dan sangat menular. Kulit bayi yang tipis membuat scabies dapat berkembang lebih luas sehingga membutuhkan penanganan secepatnya.

 

Apa itu scabies dan apa penyebabnya?

Scabies pada bayi disebabkan oleh Sarcoptes scabiei . Menurut WHO ( World Health Organization) terdapat sekitar 300 juta kasus scabies di dunia setiap tahunnya dengan 30 hingga 65 % diantaranya menyerang bayi dan anak anak.

Sarcoptes scabiei adalah tungau atau kutu yang masuk ke dalam kulit melalui kulit yang lebih tipis, umumnya pada area lipatan.

Tungau betina yang masuk ke dalam kulit kemudian akan menggali terowongan pada kulit yang menyebabkan muculnya ruam kemerahan berbentuk garis dengan tonjolan berukuran 1-2 mm di ujungnya.

Tungau betina kemudian akan bertelur, dan telur tersebut nantinya akan menetas menjadi larva.

Baca juga : Penyebab Bruntusan Di Kepala Bayi Baru Lahir

Gejala scabies pada bayi

Bentuk ruam dan terowongan scabies pada bayi

Scabies atau kudis pada bayi menimbulkan gejala antara lain:

  1. Adanya tonjolan berukuran 1-2 mm pada kulit yang menyambung pada ruam berbentuk garis yang berliku liku atau lurus pada area berkulit tipis seperti pada lengan bagian dalam atau lipat siku, pergelangan tangan, serta pada kepala dan kulit kepala bayi
  1. Terowongan yang dibentuk tungau di dalam kulit menyebabkan munculnya ruam berbentuk garis pada permukaan kulit terutama pada area lipatan seperti sela jari, lipat siku, selangkangan dan pinggang
  1. Scabies akan menyebabkan bayi atau anak mengalami rasa gatal yang amat sangat terutama pada malam hari atau setelah mandi air hangat
  1. Ruam dan gatal dapat disertai kulit yang bersisik dan menebal
  1. Scabies pada bayi dapat disertai munculnya luka atau ruam yang disertai nanah. Hal ini disebabkan apabila ruam scabies digaruk sehingga menyebabkan infeksi

 

Bagaimana mengobati scabies?

ruam scabies pada bayi yang meluas

Scabies pada bayi dapat diobati dengan membawa bayi ke dokter untuk kemudian diresepkan beberapa pengobatan berikut ini:

  • Dokter akan meresepkan krim dan losion yang mengandung permethrin, lindane, sulfur, atau crotamiton untuk dioleskan ke seluruh kulit yang terkena scabies
  • Untuk scabies bayi yang lebih luas, dokter akan memberikan obat minum ivermectin yang diberikan dosisnya sesuai berat badan bayi atau anak
  • Dikarenakan scabies menimbulkan reaksi alergi atau hipersensitivitas yang menyebabkan rasa gatal amat sangat, dokter akan meresepkan juga obat anti histamin untuk meredakannya
  • Apabila terdapat luka atau area bernanah akibat adanya infeksi karena garukan, dokter akan menambahkan juga antibiotic berupa salep atau obat minum

Selain pengobatan yang diberikan oleh dokter, scabies pada bayi juga dapat diatasi dengan melakukan Langkah Langkah berikut ini:

  1. Periksa semua anggota keluarga apakah ada yang terkena scabies juga. Hal ini dikarenakan scabies mudah menular. Apabila ada anggota keluarga lain yang juga terkena, maka sebaiknya segera diobati agar tidak terjadi ping pong atau infeksi berulang
  1. Jemur Kasur, bantal, guling dan selimut selama beberapa hari di bawah matahari. Hal ini untuk mecegah masih adanya kutu di Kasur, bantal guling maupun selimut yang dapat Kembali menyebabkan scabies
  1. Potong kuku bayi untuk mencegah scabies menjadi terinfeksi akibat garukan
  1. Cuci semua pakaian, boneka maupun barang barang bayi atau anak dengan air panas atau setidaknya dengan suhu minimal 70 derajat celcius untuk mematikan kutu atau telur yang mungkin menempel di sana
  1. Oleskan krim atau losion yang diresepkan dokter untuk scabies pada bayi ke seluruh permukaan kulit bayi atau anak, termasuk wajah dan telinga. Tidak hanya pada area dengan ruam. Hal ini dilakukan untuk mencegah kutu berpindah ke area kulit yang tidak dioleskan krim atau losion. Diamkan selama 8-12 jam baru kemudian dimandikan dengan air hangat. Hati hati jangan sampai terkena mata atau mulut
  1. Pengobatan dinilai efektif apabila tidak didapatkan ruam atau lubang tonjolan baru setelah 3-4 hari

 

Bagaimana mencegah scabies pada bayi?

  1. Jaga kebersihan seprai, Kasur, selimut dan bantal anak. Vacuum dengan penyedot debu khusus atau jemur secara berkala
  2. Hindari menitipkan anak pada penitipan anak yang kurang terjaga kebersihannya
  3. Hindari memakai bersama peralatan pribadi untuk mencegah tertular tungau
  4. Amati kulit anak untuk melihat adanya ruam atau benjolan sebelum menyebar luas

Apabila bunda mendapati adanya scabies pada bayi, maka bunda tidak perlu panik. Segera bawa bayi ke dokter untuk diperiksa dan diberikan pengobatan. Scabies pada bayi dapat sembuh dengan pengobatan selama 2 hingga 8 minggu.

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Artikels

Ayo, Jadilah Bagian dari Sahabat Bunda Cussons!