Apa Yang Harus Dilakukan Apabila Ditemukan Kutu Rambut Pada Bayi?

Kutu rambut pada bayi seringkali didapati pada bayi yang tinggal di lingkungan lembab dan bersuhu panas, walaupun dapat pula ditemukan pada bayi yang tinggal di lingkungn bersuhu sejuk.

Apabila bunda menemukan kutu rambut pada bayi bunda, tidak perlu panik dan lakukan Langkah Langkah perawatan untuk membantu mengobatinya serta pencegahan agar tidak timbul Kembali.

 

Apa Itu Kutu Rambut Pada Bayi?

Kutu rambut adalah parasit yang hidup di kulit kepala dengan menghisap darah. Ukurannya sangat kecil dan umumnya ditemukan di kulit kepala, garis leher, dan belakang telinga.

Apabila ada kutu, maka dapat ditemukan pula telur kutu. Telur kutu berukuran kecil dan berwarna kuning atau kecoklatan serta sulit lepas dari rambut apabila menggunakan sisir biasa. Telur kutu dapat ditemukan di pangkal rambut pada belakang telinga atau sekitar tengkuk.

Baca juga : Kulit Kepala Bayi Berkerak? Ini Cara Mengatasinya

Tanda Tanda Adanya Kutu Rambut Pada Bayi

Apabila bayi bunda ternyata memiliki kutu di rambutnya, maka gejala yang akan tampak antara lain:

  1. Gatal adalah gejala yang menonjol apabila bayi memiliki kutu pada rambutnya. Bayi dan anak akan tampak sering menggaruk kepalanya secara intens, dan pada bayi lebih kecil yang belum bisa menggaruk, bayi akan tampak gelisah dan berusaha menyentuh kepalanya.
  2. Tampak kutu rambut dan telur pada kulit kepala dan rambut bayi. Kutu rambut sangat kecil dan sulit terlihat karena tersembunyi antara rambut, namun bunda akan dapat dengan mudah menemukan telur kutu pada area belakang telinga, dan sekitar tengkuk menempel pada batang rambut

Baca juga : Penyebab Bruntusan Di Kepala Bayi Baru Lahir

Bagaimana Mengatasi Kutu Rambut Pada Bayi?

Kutu Rambut

Apabila bayi bunda memiliki kutu pada rambutnya, tidak perlu merasa malu karena adanya kutu rambut bukan berarti bayi bunda kotor atau jorok. Lakukan Langkah Langkah perawatan berikut ini untuk mengatasinya:

  • Potong rambut bayi sependek mungkin. Hal ini dikarenakan telur kutu menempel pada batang rambut. Sehingga semakin pendek rambut, telur akan semakin sulit menempel. Atau bunda dapat mencukur rambut bayi hingga botak untuk lebih memastikan kutu dan telur kutu sulit hidup
  • Sisir rambut bayi bunda saat masih basah karena lebih memudahkan telur kutu untuk luruh
  • Hindari menggunakan sisir khusus kutu pada bayi bunda atau yang biasa disebut serit karena sisir tersebut terbuat dari besi dan tajam dan dapat melukai kulit kepala bayi bunda. Apabila bunda ingin menggunakan sisir tersebut untuk membantu meluruhkan telur kutu, pastikan bayi dlam keadaan tenang dan gunakan sisir dari tengah hingga ujung rambut pada rambut basah tanpa menyentuh kulit kepala bayi
  • Bunda dapat menggunakan bahan alami untuk dioleskan pada rambut bayi dan anak sebelum keramas untuk membantu membunuh kutu rambut dan telurnya.

Bahan alami yang dapat dipakai antara lain: cuka apel, minyak kelapa, tea tree oil, dan bawang putih. Cara menggunakannya :

  1. Semprotkan cuka apel pada seluruh rambut bayi, diamkan 3-5 menit kemudian sisir rambut bayi menggunakan sisir bergigi halus. Amati setiap sisiran mungkin akan menyebabkan kutu atau telur menempel pada sisir. Celupkan sisir pada semangkuk air untuk melepaskan kutu rambut dan telurnya dari sisir. Ulang beberapa kali kemudian cuci rambut bayi dengan air hangat dan shampoo
  1. Oleskan minyak kelapa pada rambut bersih dan kering. Tutup dengan shower cap dan diamkan selama 8 jam atau semalaman. Setelah itu sisir rambut bayi dengan metode seperti poin nomor 1
  1. Oleskan tea tree oil pada rambut bayi sesaat sebelum bayi mandi dan keramas. Tutup dengan shower cap dan diamkan selama 30 hingga 60 menit, kemudian sisir rambut bayi seperti metode diatas kemudian bilas dan cuci rambut bayi
  1. Bunda dapat pula menggunakan bawang putih pada kasus kutu rambut pada bayi yang ekstrim. Caranya hancurkan bawang putih kemudian campurkan dengan minyak kelapa hingga membentuk pasta. Oleskan pada rambut bayi, diamkan selama 30 menit dengan ditutup haircap. Kemudian sisir rambut bayi dan cuci dengan menggunakan air hangat dan shampoo
  1. Apabila bunda telah mengaplikasikan keempat metode diatas dan kutu rambut pada bayi masih membandel, bunda dapat membeli sampo bayi terbaik khusus untuk kutu. Perhatikan label dan petunjuk pada kemasan shampoo. Ada shampoo yang aman digunakan bayi berusia 2 hingga 3 bulan, namun ada juga yang hanya dapat digunakan untuk anak berusia di atas 1 tahun. Cukup gunakan shampoo tersebut selama 3 hari sekali selama tiga kali. Apabila kutu rambut pada bayi masih belum teratasi, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat

Baca juga : minyak kemiri untuk rambut bayi

Bagaimana Mencegah Kutu Rambut Pada Bayi Agar Tidak Berulang ?

Setelah kutu rambut pada bayi dapat teratasi, bunda tentu tidak mau apabila kutu rambut Kembali lagi di kepala bayi bunda. Lakukan Langkah Langkah berikut ini untuk mencegahnya:

  1. Cari apakah ada orang terdekat atau yang sering bersama dengan bayi bunda yang juga memiliki kutu pada rambutnya. Obati juga orang tersebut untuk menghindari ping pong atau berpindahnya Kembali kutu ke kepala bayi
  1. Rutin mencuci handuk, sarung bantal dan guling hingga seprai yang dipakai oleh bayi
  1. Rendam pakaian bayi dengan air hangat karena kutu dapat terbang dan menempel pada pakaian bayi

Nah, berikut adalah paparan mengenai kutu rambut pada bayi dan bagaimana mengatasi serta mencegahnya.

 

ditulis oleh: dr. Cindy Paulina, Dipl CIBTAC, Dipl CIDESCO

 

 

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Artikels

Ayo, Jadilah Bagian dari Sahabat Bunda Cussons!