Cara Meluruskan Rambut Untuk Anak

Bagi sebagian orang, memiliki rambut yang lurus, lembut, dan bersinar adalah sebuah impian. Berbagai cara pun dilakukan untuk meluruskan rambut.

Namun, apakah anak-anak sudah diperbolehkan untuk meluruskan rambut? Bagaimana caranya meluruskan rambut untuk anak? Simak penjelasannya berikut ini yuk, Bunda!

Setiap anak dilahirkan dengan keunikannya masing-masing. Salah satu hal unik yang paling tampak secara fisik adalah rambut.

Setiap anak memiliki jenis, warna, tekstur, dan ketebalan rambut yang berbeda-beda dengan ciri dan karakteristiknya sendiri.

Ada anak yang memiliki rambut tipis, tebal, atau bahkan nyaris botak. Ada pula anak yang memiliki rambut lurus, bergelombang, ikal, atau keriting.

 

Mengapa Jenis Rambut Setiap Anak Bisa Berbeda?

Karakter Rambut Anak
(Foto: Freepik)

Jenis rambut yang berbeda-beda pada setiap anak itu tergantung pada genetik yang diwariskan oleh orangtuanya. Selain itu, ada faktor lain yang juga ikut mempengaruhi jenis rambut. Antara lain adalah folikel rambut dan faktor geografis.

Folikel rambut merupakan bagian dari rambut yang berbentuk seperti lubang kecil atau pori. Letak folikel rambut ini ada di bagian epidermis atau lapisan terluar kulit. Folikel inilah yang menjadi tempat pertumbuhan rambut.

Selain itu, sifat folikel rambut juga mempengaruhi kelengkungan setiap helai rambut yang tumbuh, baik itu rambut lurus, keriting, ikal, maupun bergelombang.

Jika folikel rambut bulat akan menghasilkan rambut yang lurus. Sementara folikel rambut yang oval akan memproduksi rambut cenderung keriting saat tumbuh.

Ada pula folikel rambut yang bentuknya tidak terlalu lonjong dan tidak terlalu melingkar. Bentuk folikel seperti ini akan menghasilkan helaian rambut yang bergelombang.

Kemudian, faktor lain yang mempengaruhi bentuk rambut seseorang adalah kondisi geografis atau lingkungan orang tersebut tinggal. Contohnya seperti kondisi lingkungan yang memiliki udara lembap.

Udara yang lembap akan menyebabkan ikatan hidrogen terbentuk antara molekul air dan protein di rambut. Hal ini akan memicu rambut menjadi ikal dan keriting.

 

Pertumbuhan Rambut Si Kecil Bisa Berubah

Bunda, pertumbuhan rambut Si Kecil akan berubah menjadi bervariatif sejak ia lahir hingga ia berusia dua tahun. Jadi, ketika Si Kecil terlahir dengan rambut yang tipis, bukan berarti rambutnya akan menjadi tipis terus hingga ia dewasa. Selama 24 bulan, ada tiga fase perubahan yang dilewati rambut Si Kecil.

  1. Fase Rambut Lanugo. Ini merupakan rambut bayi yang tumbuh ketika ia masih di dalam rahim. Folikel rambut Si Kecil menghasilkan rambut lembut dan tebal yang disebut lanugo. Biasanya, ketika Si Kecil lahir, rambut lanugo akan rontok dalam beberapa minggu kemudian.
  1. Fase Rambut Vellus. Ini adalah rambut tipis, pendek, dan halus yang menutupi sebagian besar tubuh seseorang. Menurut Advanced Neonatal Care, rambut vellus dapat membentuk 6-25 % dari rambut kulit kepala bayi. Kemudian sisanya, akan menjadi rambut lanugo atau terminal. Hal tersebut tergantung pada tahap pertumbuhan rambut si bayi.
  1. Fase Rambut Terminal. Ketika Si Kecil berusia dua tahun, rambut kulit kepala vellusnya diganti dengan rambut yang lebih tebal, lebih panjang, dan lebih gelap yang disebut rambut terminal anak atau rambut dewasanya. Pada fase ini, folikel rambut Si Kecil akan tumbuh dan berkembang menjadi bentuk yang unik. Diameter folikel rambutnya juga akan membesar seiring pertumbuhan Si Kecil. Perubahan bentuk folikel rambut inilah yang mempengaruhi perubahan pada setiap helai rambut anak menjadi bentuk rambut dewasanya.

 

Meluruskan Rambut Anak

Perlu diingat Bunda, semua jenis dan bentuk rambut, baik rambut lurus maupun keriting, sama bagusnya. Yang terpenting adalah menjaga kebersihan dan kesehatan rambut Si Kecil.

Namun terkadang, ada kalanya sebagian orang ingin memiliki gaya dan model rambut yang berbeda, seperti rambut lurus. Rambut lurus dianggap lebih rapi, lebih mudah diatur, dan lebih feminin.

Mungkin juga nih, Bunda ada yang ingin meluruskan rambut Si Kecil untuk menambah keindahan dan kecantikan penampilannya pada momen tertentu.

Memang, tak ada usia minimum untuk meluruskan rambut anak. Namun, Bunda sepertinya perlu mempertimbangkannya terlebih dulu, apalagi meluruskan rambut sejak usia anak masih dini.

Baca juga : Tips Penumbuh Rambut Bayi Yang Aman dan Alami

Pasalnya, anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, termasuk pertumbuhan rambutnya. Dibandingkan rambut orang dewasa, rambut anak-anak biasanya juga masih terasa lembut.

Selain itu, treatment meluruskan rambut seringkali menggunakan alat pelurus rambut yang bersuhu panas dan bahan-bahan kimiawi.

Proses pelurusan rambut ini, bisa jadi malah akan merusak rambut Si Kecil akibat rambutnya terpapar suhu panas dan bahan kimia.

Bahan kimia yang digunakan dalam proses pelurusan rambut ini juga dapat membahayakan kesehatan anak. Itu karena sistem pernapasan anak  masih berkembang dan bisa lebih sensitif terhadap asap. Selain itu, kulit anak juga lebih rentan terhadap bahan kimia yang dapat memicu reaksi alergi.

Baca juga : cara melebatkan rambut bayi

Meluruskan Rambut Anak secara Alami

Nah, untuk menghindari paparan suhu panas dari alat pelurus rambut dan bahan-bahan kimiawi, Bunda bisa menggunakan cara alami dalam proses meluruskan rambut untuk anak berikut ini.

Meluruskan rambut dengan pepaya
(Foto: Pexels)

 

1. Menggunakan Masker Rambut Dari Bahan Alami.

  • Pepaya dan Madu. Kandungan mineral di dalam pepaya efektif membantu rambut keriting dan bergelombang menjadi lurus. Caranya mudah, Bunda hanya cukup menghaluskan pepaya, kemudian dicampurkan madu. Bahan pepaya dan madu ini langsung dioleskan di seluruh rambut dan kulit kepala Si Kecil. Diamkan beberapa saat agar nutrisi di dalamnya dapat bekerja, lalu bilas hingga bersih. Lakukan perawatan secara rutin untuk mendapatkan rambut lurus yang maksimal.
  • Seledri. Meluruskan rambut untuk anak tanpa harus takut rambutnya jadi rusak, Bunda bisa menggunakan seledri. Apalagi seledri mengandung vitamin, antioksidan, mineral, protein, dan poliasetinela yang dapat menyehatkan rambut Si Kecil. Bunda siapkan seledri secukupnya untuk dihaluskan. Sambil Si Kecil keramas, tuangkan jus seledri halus tersebut ke rambutnya. Pijat-pijat perlahan, lalu diamkan selama 30 menit. Bilas hingga rambut bersih kembali.
  • Pisang dan Pepaya. Pisang yang mengandung vitamin C dan vitamin A mempersiapkan protein, yaitu kolagen, untuk memberikan kekuatan dan ketebalan pada rambut sehingga menjadikan rambut lurus. Untuk perawatan meluruskan rambut, pisang dapat dicampur dengan pepaya. Kemudian, kedua bahan tersebut dihaluskan hingga menjadi masker rambut. Lakukan perawatan rambut dengan masker pisang dan pepaya secara rutin untuk mendapatkan rambut lurus.
  • Santan Kelapa dan Jus Lemon. Kombinasi antara santan kelapa dan jus lemon dapat memberikan kesehatan pada rambut, seperti menambah nutrisi vitamin C ke kulit kepala. Selain itu, jus lemon memang berguna untuk meluruskan rambut. Nah, ramuan santan kelapa dan jus lemon yang dijadikan masker ini mampu memberikan efek lembut dan halus pada rambut. Rambut pun terlihat lebih halus dan lurus.

2. Membungkus rambut

ni merupakan salah satu teknik meluruskan rambut yang cukup populer. Caranya, Bunda cukup menyisir rambut Si Kecil dengan sisir yang ‘giginya’ tidak terlalu rapat agar rambutnya tidak kusut.

Kemudian, bagi rambut menjadi beberapa bagian. Kemudian, arahkan rambut ke atas hingga seluruh area kepala tertutup. Untuk memastikan rambut tidak bergeser dan keluar dari pembungkus, Bunda bisa menggunakan jepit rambut. Bungkus rambut dengan kain satin atau syal dan biarkan semalaman.

3. Menggunakan rol rambut jumbo

Caranya, tata rambut Si Kecil dengan rol besar atau jumbo. Saat menggunakan rol rambut, arahkan rambut ke bagian dalam. Kemudian bungkus rambut tersebut, dan biarkan semalaman. Keesokan paginya, Bunda akan mendapati rambut Si Kecil tampak lurus dan halus.

4. Menggunakan minyak esensial

Minyak esensial seperti minyak kelapa, minyak argan, dan minyak almond, ternyata juga berguna untuk meluruskan rambut.

Dengan bahan alami yang terkandung di dalamnya, minyak esensial ini mampu diserap oleh rambut, bahkan hingga menembus folikel rambut. Minyak esensial ini akan membantu memperbaiki sel-sel di dalam rambut.

5. Menggunakan minyak zaitun

Minyak zaitun ini mengandung berbagai macam vitamin, seperti vitamin A, E, dan K. Minyak zaitun juga memiliki kandungan antioksidan, asam oleat, palmitic acid, sualene, emolien, asam lemak.

Nah, kandungan ini dapat memberikan nutrisi, kekuatan, dan kelembapan pada rambut. Karena efek kelembapannya inilah, rambut yang keriting akan lebih halus, lembut, dan tampak lurus.

Baca juga : 8 Manfaat Minyak Untuk Rambut Sehat Dan Tebal

Apalagi minyak zaitun ini dapat menembus hingga ke batang rambut. Minyak zaitun juga bisa dikombinasikan dengan telur untuk mendapatkan efek rambut lurus.

 

 REFERENSI
“Why Humidity Makes Your Hair Curl”. Smithsonianmag.com
“3 Faktor yang Mempengaruhi Jenis Rambut Bayi”. Halodoc.com
“Hair Texture Can Change”. Genetics.thetech.org
“Straighten a Child’s Hair”. Hairfinder.com
“Hair Straightening for Children”. Hairfinder.com
“15 Cara Meluruskan Rambut Secara Alami Tanpa Alat, Mudah, dan Tidak Merusaknya”. Liputan6.com
“10 Manfaat Seledri Untuk Rambut Keriting Lebih Sehat”. Manfaat.co.id
“How To Use Banana For Hair Straightening”. 365gorgeus.in
“10 Natural Ways To Straighten Your Hair”. Stylecraze.com
“11 Cara Meluruskan Rambut Secara Alami yang Mudah Dilakukan di Rumah”. Sehatq.com
“Olive Oil is the Surprising (and Super Cheap) Ingredient That Will Give You the Glossiest Hair Ever”. Glamourmagazine.co.uk

 

 

x

Dapatkan Produk Kami di Sini:

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Artikels

Ayo, Jadilah Bagian dari Sahabat Bunda Cussons!