Mitos Seputar Jenis Kelamin Buah Hati

“Hmm, anakku nanti laki-laki atau perempuan ya?”. Pertanyaan seperti ini tentu pernah hinggap di benak Bunda. Penasaran apakah si kecil berjenis kelamin laki-laki atau perempuan? Yuk, Bun, main tebak-tebakan sejenak melalui mitos-mitos yang ada di berbagai belahan dunia berikut ini!

Mitos Si Kecil 1: Bentuk Perut Bunda

Di Indonesia, ada yang bilang, kalau perut Bunda buncit, berarti anak Bunda laki-laki. Tapi, kalau perut Bunda rata, berarti anak Bunda berjenis kelamin perempuan. Terdapat banyak versi yang tersebar tentang mitos ini. Misalnya, bila perut Bunda berada di bawah, berarti anak Bunda laki-laki. Namun, bila kandungan Bunda berada di atas, berarti anak Bunda perempuan.

Mitos Si Kecil 2: Penampilan Wajah Bunda Memperlihatkan Jawabannya

Berdasarkan kepercayaan orang Cina, kulit yang sehat dan bersinar ketika Bunda sedang hamil menandakan Bunda sedang mengandung anak perempuan. Ketika kulit Bunda kasar dan tidak terlihat cerah, berarti anak Bunda kemungkinan laki-laki. Di beberapa Negara, mitos ini malah berlaku terbalik. Bila wajah Bunda tampak tidak segar, itu tandanya Bunda mengandung anak perempuan karena si kecil sedang ‘mengambil alih’ pesona Bunda. Hmm, menarik ya Bun!

Mitos Si Kecil 3: Garis Pusar

Saat Bunda hamil, timbul garis gelap di daerah perut yang posisinya horizontal. Garis ini disebut linea nigra, Bun. Mitosnya, bila garis linea ini muncul dari atas perut ke arah tulang iga Bunda, maka si kecil dalam kandungan berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan, bila garis linea nigra terbentuk dari pusar ke bawah, maka si kecil Bunda berjenis kelamin perempuan.

Mitos Si Kecil 4: Tes Ayunan

Menurut kepercayaan, untuk menentukan apakah si kecil berjenis kelamin perempuan atau laki-laki, ambil cincin kawin Bunda atau sebuah jarum lalu gantungkan pada benang katun. Kemudian, letakan jarum atau cincin bunda tersebut di atas perut, bila benda tersebut bergerak maju mundur, maka anak Bunda perempuan. Namun, bila gerakannya memutar, maka anak Bunda berjenis kelamin laki-laki.

Mitos Si Kecil 5: Ukuran Payudara

Ini bisa jadi mitos yang paling aneh tentang prediksi jenis kelamin si kecil. Mitosnya adalah, apabila dada kanan Bunda lebih besar dibandingkan dada sebelah kiri, maka jenis kelamin Bunda adalah laki-laki. Namun bila sebaliknya, tandanya anak Bunda berjenis kelamin perempuan!

Mitos Si Kecil 6: Ngidam Makanan

Bunda ngidam makanan yang manis-manis? Itu pertanda kalo si kecil Bunda berjenis kelamin perempuan! Kalau Bunda ngidam makan yang asam atau asin-asin, maka anak Bunda kemungkinan berjenis kelamin laki-laki. Vesi lain dari mitos ini adalah, bila Bunda senang makan 7sayur saat hamil, maka anak Bunda adalah laki-laki. Sebaliknya, bila Bunda lebih suka makan buah-buahan saat hamil, tandanya si kecil berjenis kelamin perempuan. Bingung ya, Bun?

Mitos Si Kecil 7: Pipi tembem atau bagian bawah yang melebar?

Apakah wajah Bunda membulat saat sedang hamil? Itu artinya Bunda mengandung anak perempuan. Sebaliknya, tubuh bagian bawah Bunda melebar? Itu tandanya si kecil berjenis kelamin laki-laki.

Mitos Si Kecil 8: Berat Badan Ayah

Coba perhatian tubuh Ayah deh, Bunda. Apa Ayah mengalami kenaikan berat badan semenjak Bunda hamil? Kalau begitu si kecil berjenis kelamin perempuan, Bun. Kalo Ayah tetap langsing singset, tandanya si kecil laki-laki, Bunda.

Mitos Si Kecil 9: Kaki terasa dingin

Apa telapak kaki Bunda sering terasa dingin? Itu bisa jadi pertanda Bunda sedang hamil anak laki-laki menurut kepercayaan Cina.

Mitos Si Kecil 10: Rambut pertama si kecil

Sebuah mitos dari Ukraina menyebutkan kalau garis rambut si kecil Bunda berada di belakang lehernya, ada kemungkinan itu pertanda penentu jenis kelaminnya, Bun. Bila garisnya lurus, maka si kecil berjenis kelamin laki-laki. Bila melengkung, tandanya Bunda akan punya anak perempuan.

Bunda baru menemukan jawaban atas jenis kelamin si kecil? Nah, sekarang yuk lihat apa saja yang akan terjadi di bulan pertama masa kehamilan Bunda disini

Fakta Seputar Si Kecil

Bunda, kromosom adalah penentu paling pasti mengenai jenis kelamin si kecil. Bila sperma yang membuahi sel telur Bunda merupakan kromosom X, maka si kecil akan berjenis kelamin perempuan. Namun, bila sperma membawa kromosom Y, maka bayi yang Bunda kandung berjenis kelamin laki-laki.

Related Posts

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Subscribe via RSS Feed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top